Senin, 12 April 2010

ALHAMDU LILLAHI

ALHAMDU LILLAHI

a’udzu billahi minas-syaithanir-rajim , bismillahir rahmanir rahim , alhamdulillahi rabbil ‘alamin .
innallaha wa malaikatahu yushalluna ‘alan nabiy ya ayyuhal lazina amanu shallu alaihi wa sallimu taslima.
allahumma shalli ‘ala muhammadin fil awwalina sirri hayatil wujudi wa sababil a’dzami wa sallim taslima.
allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin wil akhirina analu hifdhal qur’ani wal ‘amala bihi warzuqniy minhu ‘ilman muniran wa sallim tasliman katsira, wa ‘ala alihi wa shahbihi-th thayyibina-th thahirina ajma’ina wa thahhirhum tathhira.
allahumma nawwir bihi shadriy wasta’mil bihi jasadiy bi khaulika wa quwwatika fainnahu la haula wala quwwata illa bika, amin.
allahummaj’alil qur’ana lana fid dunya qarina, wa fil qabri munisa, wa fil qiyamati syafi’a, wa ‘ala-sh shirati nura, wa ilal jannati rafiqa, wa minan nari sitran wa hijaba, wa ilal khairati kulliha dalilan wa imama,
jaza-llahu ‘anna muhammadan shalla-llahu ‘alaihi wa sallama ma huwa ahluhu, subhanaka rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashifuna, wasalamun ‘alal mursalina walhamdu lillahi rabbil ‘alamina, amin.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

MAHA BENAR ALLAH

MAHA BENAR ALLAH

 Maha Benar Engkau Ya Allah, Tuhan Yang Maha Agung atas segala firman-Mu
 Rasul-Mu yang yang mulia, Muhammad S.A.W. telah menyampaikan seluruh firman-Mu.
 Dan kami, termasuk para saksi yang mengimani dan membenarkan rasul-Mu Muhammad S.A.W. dan kami mendaras firman-firman-Mu.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 114 AN NAAS ( MANUSIA )

Surat : An Naas ( Manusia )
Surat : Ke 114 ; 6 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ALLAH PELINDUNG MANUSIA DARI KEJAHATAN BISIKAN SYAITAN DAN MANUSIA

01. Katakanlah (Muhammad) bahwa : “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
02. Raja manusia,
03. Sembahan manusia,
04. dari kejahatan (bisikan) syaitan yang bersembunyi,
05. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
06. dari (golongan) jin dan manusia”.

---mic---
Haji Muhammmad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com

SURAT KE : 113 AL FALAQ ( WAKTU SUBUH )

Surat : Al Falaq ( Waktu Subuh )
Surat : Ke 113 ; 5 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ALLAH PELINDUNG DARI SEGALA KEJAHATAN

01. Katakanlah (Muhammad) bahwa : “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),
02. dari kejahatan (makhluk) yang Dia ciptakan,
03. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
04. dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
05. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki”.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com

SURAT KE : 112 AL IKHLAASH ( MEMURNIKAN KE-ESA-AN ALLAH )

Surat : Al Ikhlaash ( Memurnikan Ke-Esa-an Allah )
Surat : Ke 112 ; 3 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ARTI KE-ESA-AN TUHAN

01. Katakanlah (Muhammad) bahwa : “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
02. Allah tempat meminta (kepada-Nya bergantung) segala sesuatu’
03. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
04. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia”.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Minggu, 11 April 2010

SURAT KE : 111 AL LAHAB ( GEJOLAK API )

Surat : Al Lahab (Gejolak Api )
Surat : Ke 111 ; 5 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

TUKANG FITNAH PASTI AKAN CELAKA

01. Binasalah ke dua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia !.
02. Tidakah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
03. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).
04. Dan (begitu pula) isterinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
05. Di lehernya ada tali dari sabut (yang dipintal).

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHATAROM
( mic.ok.1214@gmail.com )

SURAT KE : 110 AN NASHR ( PERTOLONGAN )

Surat : An Nashr ( Pertolongan )
Surat : Ke 110 ; 3 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

PERTOLONGAN DAN KEMENANGAN ITU DATANGNYA DARI ALLAH MAKA PUJILAH DIA

01. Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
02. dan kamu melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah,
03. maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima taubat.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com

SURAT KE : 109 AL KAAFIRUUN ( ORANG-ORANG KAFIR )

Surat : Al Kaafiruun ( Orang-Orang Kafir )
Surat : Ke 109 ; 6 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

TIDAK ADA TOLERANSI DALAM HAL KEIMANAN DAN PERIBADATAN

01. Katakanlah (Muhammad) : “Hai orang-orang kafir !
02. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sekalian sembah,
03. dan kamu sekalian bukan penyembah apa yang aku sembah,
04. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sekalian sembah,
05. dan kamu sekalian tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
06. Untuk kamu sekalian agama kamu sekalian, dan untukku agamaku”.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 108 AL KAUTSAR ( SUNGAI DI SYURGA )

Surat : Al Kautsar (Sungai Di Syurga )
Surat : Ke 108 ; 3 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

SHALAT DAN BERKORBAN TANDA BERSYUKUR KEPADA NI’MAT ALLAH

01. Sesunguhnya Kami telah memberi kepadamu (Muhammad) berupa sungai di syurga (ni’mat yang banyak)
02. Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)
03. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah)

---mic---
Haji Muhammmad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com

SURAT KE : 107 AL MAA'UUN ( BARANG-BARANG YANG BERHARGA )

Surat : Al Maa’uun ( Barang-Barang Yang Berguna )
Surat : Ke 107 ; 7 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

BEBERAPA SIFAT YANG DIPANDANG SEBAGAI MENDUSTAKAN AGAMA

01. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama.
02. Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,
03. dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.
04. Maka celakalah orang-orang yang shalat,
05. (yaitu) orang-orang yang melalikan terhadap shalatnya,
06. mereka yang berbuat riya’,
07. dan enggan (memberikan) bantuan.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Sabtu, 10 April 2010

SURAT KE : 106 QURAISY ( SUKU QURAISY )

Surat : Quraisy ( Suku Quraisy )
Surat : Ke 106 ; 4 Ayat

Denganmenyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

KEMAKMURAN DAN KETENTERAMAN SEHARUSNYA MENJADIKAN ORANG BERBAKTI KEPADA ALLAH

01. Karena kebiasan orang-orang Quraisy,
02. (yaitu) kebiasaaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.
03. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka’bah),
04. yang telah memberi makan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 105 AL FIIL ( GAJAH )

Surat : Al Fiil ( Gajah )
Surat : Ke 105 ; 5 Ayat


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

AZAB ALLAH KEPADA TENTARA BERGAJAH YANG AKAN MENGHANCURKAN KA’BAH

01. Tidakkah kamu (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah ?
02. Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia ?
03. dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong,
04. yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,
05. sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan (ulat)

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 104 AL HUMAZAH ( PENGUMPAT )

Surat : Al Humazah ( Pengumpat )
Surat : Ke 104 ; 9 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

AMAT CELAKALAH PENIMBUN HARTA YAG TIDAK MENAFKAHKANNYA DI JALAN ALLAH

01. Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela,
02. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,
03. dia (manusia) mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.
04. Sekali-kali tidak ! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Huthamah.
05. Dan tahukah kamu apakah (neraka) Huthamah itu ?
06. (Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan,
07. yang (membakar) sampai ke hati.
08. Sungguh api itu ditutup rapat atas (diri) mereka,
09. (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 103 AL 'ASHR ( MASA )

Surat : Al ‘Ashr ( Masa )
Surat : Ke 103 ; 3 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

AMAT RUGILAH MANUSIA YANG TIDAK MEMANFAATKAN WAKTUNYA UNTUK BERBAKTI

01. Demi masa.
02. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian,
03. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 102 AT TAKAATSUR ( BERMEGAH - MEGAH )

Surat : At Takaatsur ( Bermegah-megahan )
Surat : Ke 102 ; 8 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ANCAMAN ALLAH TERHADAP ORANG YANG LALAI BERMEGAH-MEGAHAN

01. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu sekalian,
02. sampai kamu sekalian masuk ke dalam kubur.
03. Sekali-kali tidak ! Kelak kamu sekalian akan mengetahui (akibat perbuatan kamu sekalian itu),
04. kemudian sekali-kali tidak ! Kelak kamu sekalian akan mengetahui.
05. Sekali-kali tidak ! Sekiranya kamu sekalian mengetahui dengan pasti,
06. niscaya kamu sekalian akan melihat neraka Jahim
07. niscaya kamu sekalian benar-benar akan melihatnya dengan mata kepala sendiri,
08. kemudian kamu sekalian benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenik’matan (yang megah di dunia itu)

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com

Jumat, 09 April 2010

SURAT KE : 101 AL QAARI'AH ( HARI KIAMAT )

Surat : Al Qaari’ah ( Hari Kiamat )
Surat : Ke 101 ; 11 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.


01. Hari Kiamat.
02. Apakah hari Kiamat itu ?
03. Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu ?
04. Pada hari itu manusia seperti laron yang berterbangan,
05. dan gunung-gunung seperti bulu yang dihamburkan.
06. Maka adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya,
07. maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan (senang).
08. Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya,
09. maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah.
10. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu ?
11. (Yaitu) api yang sangat panas.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 100 AL 'AADIYAAT ( KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG )

Surat : Al ‘Aadiyaat ( Kuda Perang Yang Berlari Kencang )
Surat : Ke 100 ; 11 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

MANUSIA MENJADI KIKIR KARENA TAMAKNYA KEPADA HARTA

01. Demi kuda perang yang lari kencang terengah-engah,
02. dan kuda yang memercikan bunga api (dengan pukulan kuku kakinya),
03. dan kuda yang menyerang (dengan tiba-tiba) waktu pagi,
04. sehingga menerbangkan debu,
05. lalu menyerbu ke tengah-tengah kumpulam musuh,
06. sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya,
07. dan sesungguhnya dia (manusia) menyaksikan (mengakui) keingkarannya,
08. dan sesugguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan.
09. Maka tidaklah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan,
10. dan apa yang tersimpan di dalam dada dilahirkan ?
11. sungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui terhadap keadaan mereka

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com

SURAT KE : 99 AL ZALZALAH ( KEGONCANGAN )

Surat : Al Zalzalah ( Kegoncangan )
Surat : Ke 99 ; 8 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha penyayang.

DI HARI BERBANGKIT MANUSIA MELIHAT BALASAN PERBUATANNYA BIARPUN YANG SEBESAR DZARRAH

01. Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,
02. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,
03. dan mausia bertanya ; “Apa yang terjadi pada bumi ?”
04. Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya,
05. karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) padanya.
06. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya.
07. Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.
08. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 98 AL BAYYINAH ( BUKTI )

Surat : Al Bayyinah ( Bukti )
Surat : Ke 98 ; 8 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

AHLI KTAB BERPECAH BELAH MENGHADAPI MUHAMMAD S.A.W. SEDANG AJARAN YANG DIBAWANYA ADALAH WAJAR

01. Orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (agama mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata,
02. (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membaca lembaran-lembaran yang suci (Al Qur’an),
03. di dalamnya terdapat (isi) kitab-kitab yang lurus (benar),
04. Dan tidaklah terpecah belah orang-orang Ahli Kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.
05. Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).
06. Sesunggungnya orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk.
07. Sesunguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk,
08. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai ; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merkapun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Kamis, 08 April 2010

SURAT KE : 97 AL QADR ( KEMULYAAN )

Surat : Al Qadr ( Kemuliaan )
Surat : Ke 97 : 5 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

KEMULIAAN LAILATUL QADR

01. Sesungguhya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam qadar (kemuliaan)
02. Dan tahukah kamu apakah malam qadar (kemuliaan)itu ?
03. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
04. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhan mereka untuk mengatur semua urusan.
05. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 96 AL 'ALAQ ( SEGUMPAL DARAH )

Surat : Al ‘Alaq ( Segumpal Darah )
Surat : Ke 96 ; 19 Ayat

Denganmenyebut nama Allah Yang Pemurah lagi Maha Penyayang.

TULIS BACA ADALAH KUNCI ILMU PENGETAHUAN

01. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
02. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
03. Bacalah ! dan Tuhanmu Yang Maha Mulia.
04. Yang mengajar (manusia) dengan (perantaraan) pena
05. Dia mengajarkan (manusia) apa yang tidak diketahuinya.

MANUSIA MENJADI JAHAT KARENA MERASA CUKUP

06. Sekali-kali tidak ! Sungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas,
07. apabila melihat dirinya serba cukup.
08. Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmu-lah tempat kembali(mu).
09. Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang ?
10. seorang hamba ketika ia melaksanakan shalat,
11. bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang shalat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),
12. atau dia menyuruh bertaqwa (kepada Allah) ?
13. Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling ?
14. Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat (segala perbuatannya) ?
15. Sekali-kali tidak ! Sesungguhnya jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
16. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.
17. Maka biarlah mereka memanggil golongannya (untuk menolongnya),
18. kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah (penyiksa orang-orang yang berdosa)
19. Sekali-kali tidak ! Janganlah kamu patuh kepadanya ; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 95 AT TIIN ( BUAH TIN )

Surat : At Tiin ( Buah Tin )
Surat : Ke 95 ; 8 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

MANUSIA DICIPTAKAN DALAM BENTUK YANG SEBAIK-BAIKNYA

01. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
02. dan demi gunung Sinai,
03. dan demi negeri (Mekah) yang aman damai ini.
04. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,
05. kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka)

YANG MENJADI POKOK KEMULIAAN MANUSIA IALAH IMAN DAN AMALNYA

06. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjalkan amal shaleh ; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya.
07. Maka apa yang menyebabkan ia mendustakan kamu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu ?
08. Bukankah Allah Hakim yang paling adil ?

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 94 AL INSYIRAH ( MELAPANGKAN )

Surat : Al Insyirah ( Melapangkan )
Surat : Ke 94 ; 8 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

PERINTAH ALLAH KEPADA MUHAMMAD S.A.W. AGAR TERUS BERJUANG DENGAN IKHLAS DAN TAWAKAL

01. Bukankan Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad) ?,
02. dan Kamipun telah menurunkan beban darimu,
03. yang memberatkan punggungmu,
04. dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu bagimu.
05. Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,
06. sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.
07. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain),
08. dan hanya kepada Tuhanmu-lah kamu berharap.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Rabu, 07 April 2010

SURAT KE : 93 ADH DHUHAA ( WAKTU MATAHARI SEPENGGALAN NAIK )

Surat : Adh Dhuhaa ( Waktu Matahari Sepenggalan Naik )
Surat : Ke 93 : 11 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

BEBERAPA NI’MAT YANG DIANUGERAHKAN KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W.

01. Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalan),
02. dan demi malam apabila telah sunyi,
03. Tuhanmu tidak meninggalkan kamu (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,
04. dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.
05. Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-nya kepadamu, sehingga kamu menjadi puas.
06. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu).
07. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
08. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekuarangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
09. Maka terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
10. Dan terhadap orang yang meminta-minta, jaganlah kamu menghardik(nya).
11. Dan terhadap ni’mat Tuhanmu, hendaklah kamu nyatakan (dengan bersyukur).

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 92 AL LAIL ( MALAM )

Surat : Al Lail ( Malam )
Surat : Ke 92 ; 21 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

USAHA MANUSIA ADALAH BERMACAM-MACAM YANG TERPENTING IALAH MENCARI KEREDHAAN ALLAH

01. Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),
02. demi siang apabila terang benderang,
03. demi penciptaan laki-laki dan perempuan,
04. sungguh, usahamu memang beraneka macam.
05. Maka barangsiapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa,
06. dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (syurga),
07. maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan).
08. Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup (tidak perlu pertolongan Allah),
09. serta mendustakan (pahala) yang terbaik,
10. maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kesukaran (kesengsaraan).
11. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila dia telah binasa.
12. Sesungguhnya Kami-lah yang memberi petunjuk,
13. dan sesungguhnya milik Kami-lah akhirat dan dunia itu.
14. Maka Aku memperingatkan kamu sekalian dengan neraka yang menyala-nyala,
15. yang hanya dimasukli oleh orang-orangt\ yang paling celaka,
16. yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).
17. Dan akan dijauhkan darinya (neraka) orang-orang yang paling betaqwa,
18. yang menginfaqkan hartanya (dijalan Allah) untuk membersihkan (dirinya),
19. dan tidak ada seorangpun memberikan suatu ni’mat padanya yang harus dibalasnya,
20. tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya Yang Maha Tinggi.
21. Dan niscaya kelak dia akan mendapat kesenangan (yang sempurna).

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 91 ASY SYAMS ( MATAHARI )

Surat : Asy Syams ( Matahari )
Surat : Ke 91 ; 15 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

MANUSIA DI ILHAMI ALLAH JALAN YANG BURUK DAN YANG BAIK

01. Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari,
02. demi bulan apabila mengirinya,
03. demi siang apabila menampakkannya,
04. demi malam apabila menutupinya (gelap gulita),
05. demi langit serta pembinaannya (yang menakjubkan),
06. demi bumi serta penghamparannya,
07. demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya,
08. maka Dia mengilhamlakan kepadanya(JIWA) itu (jalan) kejahatan dan ketaqwaannya,
09. sungguh beruntung orang yang mennyucikannya (jiwa itu),
10. (Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas (zalim),
11. ketika bangkit orang yang paling celaka di antaraa mereka,
12. lalu Rasul Allah (Shaleh) berkata kepada mereka ; “(Biarkanlah) unta betina dari Allah ini dengan minumannya”.
13. Lalu mereka mendustakannya dan menyembelihnya, karena itu Tuhan membinasakan mereka karena dosanya, lalu diratakan-Nya (dengan tanah).
14. Dan Dia tidak takut terhadap akibatnya.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Selasa, 06 April 2010

SURAT KE : 90 AL BALAD ( NEGERI )

Surat : Al Balad (Negeri )
Surat : Ke 90 ; 20 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

HIDUP MANUSIA PENUH DENGAN PERJUANGAN

01. Aku bersumpoah dengan negeri ini (Mekah),
02. dan kamu (Muhammad), bertempat di kota (Mekah) ini,
03. dan demi (pertalian) bapak dan anaknya.
04. Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.
05. Apakah dia (manusia) itu mengira bahwa tidak ada sesuatupun yang berkuasa atasnya ?
06. Dia mengatakan, “Aku telah menghabiskan harta yang banyak”.
07. Apakah dia mengira bahwa tidak ada seorangpun yang melihatnya ?
08. Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata,
09. dan lidah dan sepasang bibir ?
10. Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan (kebaikan dan kejahatan).
11. Maka dia tidak pernah menempuh jalan yang mendaki dan sukar ?
12. Dan tahukah kamu apakah jalan mendaki dan sukar itu ?
13. (Yaitu) melepaskan perbudakan (memerdekakan hamba sahaya),
14. atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan,
15. (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
16. atau orang miskin yang sangat fakir.
17. Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman, dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
18. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
19. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.
20. Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 89 AL FAJR ( FAJAR )

Surat : Al Fajr ( Fajar )
Surat : Ke 89 ; 30 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

MEREKA YANG MENTANG NABI MUHAMMAD S.A.W. PASTI BINASA SEPERTI UMAT DAHULU YANG MENENTANG RASULNYA

01. Demi fajar.
02. demi malam yang sepuluh,
03. demi yang genap dan yang ganjil,
04. demi malam apabila berlalu.
05. Adakah pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) bagi orang-orang yang berakal ?
06. Tidakkah kamu (Muhammad memperhatikan) bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) ‘Aad ?
07. (yaitu) penduduk Iram (ibu kota kaum ‘Aad) yang memilk bangunan-bangunan yang tinggi,
08. yang belum pernah dibangun (suatu) kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,
09. dan (terhadap) kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah,
10. dan (terhadap) Fir’aun yang mempuyai pasak-pasak (bangunan yang besar),
11. yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri,
12. lalau mereka banyak berbuat kerusakan dalam negeri itu,
13. karena itu Tuhanmu menimpakan cemeti azab kepada mereka,
14. sungguh Tuhanmu benar-benar mengawasi.

KEKAYAAN DAN KEMISKINAN ADALAH UJIAN TUHAN BAGI HAMBA-HAMBANYA

15. Maka adapun manusia apabila Tuhan menguji lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata ; “Tuhanku telah memuliakan aku”.
16. Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata ; “Tuhanku telah menghina aku”.
17. Sekali-kali tidak, bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim,
18. dan kamu tidak saling mengajak memberi makan kepada orang miskin,
19. sedangkan kamu memakan harta warisan dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan haram),
20. dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.

PENYESALAN MANUSIA YANG TENGELAM DALAM KEHIDUPAN DUNIAWI DI HARI KIAMAT

21. Sekali-kali tidak ! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan),
22. dan datanglah Tuhanmu ; dan malaikat berbaris bershaf,
23. dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam, pada hari itu sadarlah manusia, tetapi tidak berguna lagi baginya kesadaran itu.
24. Dia berkata ; “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (amal shaleh) untuk hidupku ini”,
25. Maka pada hari itu tidak ada seorangpun yang mengazab seperti azab-Nya (yang adil),
26. dan tidak ada seorangpun yang mengikat seperti ikatan-Nya.

PENGHARGAAN ALLAH TERHADAP MANUSIA YANG SEMPURNA IMANNYA

27. Hai jiwa yang tenang !
28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya.
29. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,
30. dan masukkalh ke dalam syurga-Ku.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 88 AL GHAASYIYAH ( HARI PEMBALASAN )

Surat : Al Ghaasyiyah ( Hari Pembalasan )
Surat : Ke 88 ; 26 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

KEADAAN PENGHUNI-PENGHUNI NERAKA DAN PENGHUNI-PENGHUNI SYURGA

01. Sudahkah sampai kepadamu berita tentang (hari Kiamat) ?
02. Pada hari itu banyak wajah yang tertunduk terhina,
03. (karena) bekerja keras, lagi kepayahan,
04. mereka memasuki api yang sangat panas (neraka),
05. diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas.
06. Tidak ada makanan bagi mereka selain dari pohon yang berduri,
07. yang tidak menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar.
08. Pada hari itu banyak (pula) wajah yang berseri-seri,
09. mereka senang karena usahanya (sendiri)
10. (mereka) dalam syurga yang tinggi,
11. (di sana) kamu tidak mendengar perkataan yang tidak berguna.
12. Di sana ada mata air yang mengalir.
13. Di sana ada dipan-dipan yang ditinggikan,
14. dan gelas-gelas yang tersedia (di dekatnya)
15. dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,
16. dan permadani-permadani yang terhampar,

ANJURAN MEMPERHATIKAN ALAM SEMESTA

17. Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan ?
18. Dan langit, bagaimana ditinggikan ?.
19. Dan gunung-gunung bagaimana ditegakkan ?
20. Dan bumi bagaimana dihamparkan ?
21. Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan.
22. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka,
23. kecuali (jika ada) orang yang berpaling dan kafir,
24. maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar.
25. Sesungguhnya, kepada Kami-lah mereka kembali,
26. kemudian sesungguhnya (kewajiban) Kami-lah membuat perhitungan atas mereka.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com )

Senin, 05 April 2010

SURAT KE : 87 AL A'LA ( YANG PALING TINGGI )

Surat : Al A’la (Yang Paling Tinggi )
Surat : Ke 87 ; 19 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

BERTASBIH DAN MENSUCIKAN DIRI ADALAH PANGKAL KEBERUNTUNGAN

01. Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi,
02. yang menciptakan, lalu menyempurnakan (penciptaan-Nya),,
03. yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,
04. dan Yang menumbuhkan rerumputan,
05. lalu dijadikan-Nya (rumput-rumput) itu kering kehitaman.
06. Kami akan membacakan (Al Qur’an) kepadamu (Muhammad) sehingga kamu tidak akan lupa,
07. kecuali jika Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
08. Dan Kami akan memudahkan bagimu ke jalan kemudahan (mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat),
09. oleh sebab itu berikanlah peringatan, karena peringatan itu bermanfa’at,
10. orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran,
11. dan orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,
12. (yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka),
13. selanjutnya dia di sana tidak mati dan tidak (pula) hidup.
14. Sungguh beruntung orang yang mensucikan diri (dengan beriman),
15. dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia shalat.
16. Sedangkan kamu sekalian (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia,
17. padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
18. Sesungguhnya ini terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,
19. (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 86 ATH THAARIQ ( YANG DATANG DI MALAM HARI )

Surat : Ath Thaariq ( Yang Datang Di Malam Hari )
Surat : Ke 86 ; 17 Ayat

Dengan memnyebut nama Allah Yang Pemurah lagi Maha Penyayang

TIAP TIAP MANUSIA ITU ADA YANG MENJAGANYA

01. Demi langit dan yang datAng pada malam hari.
02. Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu,
03. (yaitu) bintang yang besinar tajam,
04. setiap jiwa (manusia) pasti ada penjaganya.

ALLAH YANG KUASA MENCIPTAKAN MANUSIA, KUASA PULA MEMBANGKITKANNYA

05. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apa dia diciptakan.
06. Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar,
07. yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada.
08. sungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup setelah mati).
09. Pada hari ditampakkan segala rahasia,
10. maka manusia tidak lagi mempunyai suatu kekuatan dan tidak (pula) ada penolong.

AL QUR’AN PEMISAH ANTARA YANG HAK DAN YANG BATHIL

11. Demi langit yang mengandung hujan,
12. dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
13. sesungguhnya (Al Qur’an) itu benar-benar firman pemisah (antara yang hak dan yang batil),
14. dan (Al Qur’an) itu bukanlah sendaugurauan.
15. Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu merencakan tipu daya yang jahat,
16. dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) dengan rencana (yang jitu).
17. Karena itu berilah penangguhan kepada orang-orang kafir. Berilah mereka kesempatan untuk semenatara waktu.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 85 AL BURUUJ ( GUGUSAN BINTANG )

Surat : Al Buruuj (Gugusan Bintang )
Surat : Ke 85 ; 22 Ayat

Dengan menyebut nama AllahYang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ORANG-ORANG YANG MENENTANG MUHAMMAD S.A.W. AKAN MENGALAMI KEHANCURAN SEBAGAIMANA YANG DIALAMI UMAT UMAT DAHULU YANG MENENTANG RASUL RASUL MEREKA.

01. Demi langit yang mempunyai gugusan buntang,
02. dan demi hari yang dijanjikan.
03. Demi yang menyaksikan dan yang disaksikan.
04. Binasalah orang-orang yang membuat parit (yaitu para pembesar Najran di Yaman),
05. yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,
06. ketika mereka duduk disekitarnya,
07. dan mereka sedang menyaksiakan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang mu’min.
08. Dan mereka menyiksa orang-orang mu’min itu hanya karena (orang-orang mu’min itu) beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,
09. yang memiliki kerajaan kerajaan langit dan bumi. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
10. Sesunguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan (bencana, membunuh, menyiksa) kepada orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan lalu mereka tidak bertaubat, maka mereka akan mendapat azab Jahannam dan mereka akan mendapat azab (neraka) yang membakar.
11. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, mereka akan mendapat syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, itulah kemenangan yang besar.
12. Sesungguhnya azab Tuhanmu sangat keras.
13. Sesungguhnya Dia-lah yang memulai penciptaan (makhluk) dan yang menghidupkannya (kembali).
14. Dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,
15. Yang memiliki ‘Arasy, lagi Maha Mulia,
16. Maha Kuasa berbuat apa yang Dia kehendaki.
17. Sudahkah sampai kepadamu berita tenang bala tentara (penentang),
18. (yaitu kaum) Fir’aun dan Tsamud ?
19. Memang orang-orang kafir (selau) mendustakan,
20. padahal Allah mengepung dari belakang mereka (sehingga tidak dapat lolos).
21. Bahkan (yang didustakan itu) ialah Al Qur’an yang mulia,
22. yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauh Mahfuzh).

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 84 AL INSYIQAAQ ( TERBELAH )

Surat : Al Insyiqaaq ( Terbelah )
Surat : Ke 84 : 25 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ORANG-ORANG MU’MIN MENERIMA CATATAN AMALNYA DI SEBELAH KANAN DAN AKAN MENERIMA PEMERIKSAAN YANG MUDAH

01. Apabila langit terbelah,
02. dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh,
03. dan apabila bumi diratakan,
04. dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
05. dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.
06. Hai manusia ! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras menuju Tuhanmu, maka kamu akan menemui-Nya.
07. Maka adapun orang yang kitabnya (catatan amalnya) diberikan dari sebelah kanannya,
08. maka dia akan diperiksa dengan pemerikasaan yang mudah,
09. dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.

ORANG-ORANG YANG DURHAKA MENERIMA CATATAN AMALNYA DARI BELAKANG DAN AKAN DIMASUKKAN KE DLAM NERAKA

10. Dan apdapun orang yang kitabnya (catatan amalnya) diberikan dari sebelah belakang,
11. maka ia akan berteriak : “Celakalah aku !”
12. Dan dia akan masuk kedalam api yang menyala-nyala (neraka).
13. Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).
14. Sesunguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).
15. Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.

MANUSIA MENGALAMI PROSES KEHIDUPAN TINGKAT DEMI TINGKAT

16. Maka Aku bersumpah demi cahaya yang merah pada waktu senja,
17. demi malam dan apa yang diselubunginya,
18. demi bulan apabila jadi purnama,
19. sungguh akan kamu jalani tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).
20. Maka mengapa mereka tidak mau beriman ?
21. Dan apabila Al Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,
22. bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).
23. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
24. Maka beri kabar gembira kepada mereka (ancaman) azab yang pedih,
25. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka akan mendapat pahala yang tidak putus-putusnya.


---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 83 AL MUTHAFFIFIN ( ORANG-ORANG YANG CURANG )

Surat : Al Muthaffifin (Orang-Orang Yang Curang )
Surat : Ke 83 ; 36 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

ANCAMAN TERHADAP ORANG YANG CURANG DALAM MENAKAR DAN MENIMBANG

01. Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang) !
02. (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan,
03. dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka megurangi.
04. Tidakkah mereka itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,
05. pada suatu hari yang besar,
06. (yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam.

KEADAAN ORANG YANG DURHAKA PADA HARI KIAMAT

07. Sekali-kali jangan begitu ! Sesungguhnya catatan orang yang durhaka benar-benar tersimpan dalan sijjin.
08. Dan tahukah kamu apakah sijjin itu ?
09. (Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal).
10. Celakalah pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan !
11. (yaitu) orang-orang yang mendustakan (hari pembalasan)
12. Dan tidak ada yang mendustakannya (hari pembalasan) kecuali setiap orang yang melampaui batas dan berdosa,
13. yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata ; “Itu adalah dongeng orang-orang yang dahulu”.
14. Sekali-kali tidak ! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.
15. Sekali-kali tidak ! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhannya.
16. Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.
17. Kemudian dikatakan (kepada mereka) ; “Inilah (azab) yang dahulu kamu sekalian dustakan”.

KEADAAN ORANG-ORANG YANG BERBAKTI KEPADA ALLAH PADA HARI KIAMAT

18. Sekali-kali tidak ! Sesungguhnya catatan orang-orang yang berbakti benar-benar tersimpan dalam ‘illiyyin.
19. Dan tahukah kamu apakah ’illiyyin itu ?
20. (Yaitu) Kitab yang berisi catatan (amal),
21. yang disaksikan oleh (malaikat-malaikt) yang didekatkan (kepada Allah).
22. Sesungguhnya orang-orang yang berbkti benar-benar berada dalam (syurga yang penuh) keni’matan,
23. mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
24. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup yang penuh keni’matan.
25. Mereka diberi minum dari khamar murni (tidak memabukkan) yang (tempatnya) masih dilak (disegel),
26. laknya dari kasturi. Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.
27. Dan camputrannya dari tasnim,
28. (yaitu) mata air yang diminum oleh mereka yang dekat (kepada Allah).

EJEKAN-EJEKAN TERHADAP ORANG-ORANG MU’MIN DI DUNIA DAN BALASANNYA DI AKHIRAT

29. Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang dahulu mentertawakan orang-orang yang beriman.
30. Dan apabila mereka (orang-orang yang beriman) lalu dihadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya,
31. dan apabila kembali kepada kaumnya, mereka kemabali dengan gembira ria.
32. Dan apabila mereka melihat (orang-orang mu’min), mereka mengatakan : “Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang sesat”,
33. padahal (orang-orang yang berdosa itu), mereka tidak diutus sebagai penjaga (orang-orang mu’min).
34. Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman yang mentertawakan orang-orang kafir,
35. mereka (duduk) di atas dipan-dipan melepas pandangan.
36. Apakah orang-orang kafir itu diberi balasan (hukuman) terhadap apa yang telah mereka kerjakan ?

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 82 AL INFITHAAR ( TERBELAH )

Surat : Al Infithaar ( Terbelah )
Surat : Ke 82 ; 19 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

CELAAN TERHADAP MANUSIA YANG DURHAKA KEPADA ALLAH

01. Apabila langit terbelah,
02. dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
03. dan apabila lautan dijadikan meluap,
04. dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
05. (maka) setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikan (nya).
06. Wahai manusia ! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap tuhanmu Yang Maha Pengasih.
07. Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
08. dalam benmtuk apa saja yang dikehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
09. Sekalai-kali jangan begitu ! Bahkan kamu sekalian mendustakan hari pembalasan.

SEMUA PERBUATAN MANUSIA DICATAT OLEH MALAIKAT DAN AKAN MENDAPAT BALASAN YANG SEIMBANG

10. Dan sesungguhnya bagi kamu sekalian ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
11. yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu),
12. mereka mengetahui apa yang kamu sekalian kerjakan.
13. Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (syurga yang penuh) keni’matan,
14. dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
15. Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
16. Dan mereka tidak dapat keluar dari neraka itu.
17. Dan tahukah kamu apakah hari pembalasan itu ?
18. Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu ?
19. (Yaitu) pada hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 81AT TAKWIIR ( MENGGULUNG )

Surat : At Takwiir ( Menggulung )
Surat : Ke 81 ; 29 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang

DI KALA TERJADINYA PERISTIWA-PERISTIWA BESAR PADA HARI KIAMAT, TAHULAH TIAP-TIAP JIWA APA YANG TELAH DIKERJAKANNYA WAKTU DI DUNIA.

01. Apabila matahari digulung,
02. dan apabila bintang-bintang berjatuhan,
03. dan apabila gunung-gunung dihancurkan,
04. dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diurus),
05. dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,
06. dan apabila lautan dipanaskan
07. dan apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh)
08. dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,
09. karena dosa apa dia dibunuh ?
10. Dan apabila lembaran-lembaran (catatan amal) telah dibuka lebar-lebar,
11. dan apabila langit dilenyapkan,
12. dan apabila neraka Jahin dinyalakan,
13. dan apabila syurga didekatkan,
14. setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.

MUHAMMAD BUKANLAH SEORANAG GILA, MELAINKAN RASUL, KEPADANYA DITURUNKAN AL QUR’AN

15. Sungguh, Aku bersumpah demi bintang-bintang,
16. yang beredar dan terbenam,
17. demi malam apabila telah larut,
18. dan demi subuh apabila fajar telah menyingsing,
19. sesungguhnya Al Qur’an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),
20. yang memiliki kekuatan, memiliki kedudukan tinggi disisi (Allah) yang memiliki ‘Arasy,
21. yang di sana (di alam malaikat) di taati dan dipercaya.
22. Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah orang gila.
23. Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (Jibril) diufukyang terang.
24. Dan dia (Muhammad) bukanlah seorang yang kikir (enggan) untuk menerangkan yang ghaib.
25. Dan (Al Qur’an) itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk,
26. maka kemanakah kamu sekalian akan pergi ?
27. (Al Qur’an) itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam,
28. (yaitu) bagi siapa di antara kamu sekalian yang menghendaki menempuh jalan yang lurus.
29. Dan kamu sekalian tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.

---mic---
Haji Muhammad MASUD-CHATIM Bani MUHTATOM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 80 'ABASA ( IA BERWAJAH MASAM )

Surat : ‘Abasa ( Ia Berwajah Masam )
Surat : Ke 80 ; 42 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

TEGURAN KEPADA RASULULLAH S.A.W.

01. Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,
02. karena sorang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin Ummi Maktum).
03. Dan tahukah kamu (Muhammad) barangkali ia akan menyucikan dirinya (dari dosa),
04. atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, yang memberi manfaat kepadanya ?
05. Adapun orang-orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembesar Quraisy),
06. maka kamu (Muhammad) memberi perhatian kepadanya,
07. padahal tidak ada (cela) atas kamu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).
08. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
09. sedang dia takut (kepada Allah),
10. kamu (Muhammad) malah mengabaikannya.
11. Sekali-kali jangan (begitu) ! Sesungguhnya, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,
12. maka barangsiapa menghendaki, tentulah dia akan memperhatikannya,
13. di dalam kitab-kitab yang muliakan ( di sisi Allah),
14. yang ditinggikan (dan) disucikan,
15. di tangan para utusan (malaikat),
16. yang mulia lagi berbakti.

PERINGATAN TUHAN KEPADA MANUSIA YANG TIDAK TAHU HAKIKAT DIRINYA

17. Celakalah manusia ! Alangkah kufurnya dia !
18. Dari apakah Dia (Allah) menciptakannya ?
19. Dari setetes mani, Dia menciptakannya lalu menentukannya.
20. Kemudian jalannya Dia mudahkan,
21. kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya
22. kemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitknnya kembali.
23. Sekali-kali jangan (begitu) ! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
24. Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makannannya,
25. Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
27. lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,
28. dan anggur dan sayur-sayuran,
29. dan zaitun dan pohon kurma,
30. dan kebun-kebn (yang) rindang,
31. dan buah-buahan serta rerumputan.
32. (Semua itu) untuk kesenangan kamu sekalian dan untuk hewan ternak kamu sekalian.
33. Maka apabila datang suara yang memekakan (tiupan sangkakala yang ke dua),
34. pada hari itu manusia lari dari saudaranya,
35. dan dari ibu dan bapaknya,
36. dan dari isteri dan anak-anaknya.
37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
38. Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
39. tertawa dan gembira ria,
40. dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),
41. tertutup oleh kegelapan (ditimpa kehinaan dan kesusahan).
42. Mereka itulah orang-orang kafir yang durhaka.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 79 AN NAAZI'AAT ( MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT )

Surat : An Naazi’aat ( Malaikat-Malaikat Yang Mencabut )
Surat : Ke 79 ; 46 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

PENEGASAN HARI BERBANGKIT KEPADA ORANG-ORANG MUSYRIK YANG MENGINGKARINYA

01. Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
02. Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.
03. Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
04. dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,
05. dan (malaikat) yang megatur urusan (dunia)
06. (Sesungguhnya kamu-sekalian akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,
07. (tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan ke dua.
08. Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,
09. pandangannya tunduk,
10. (orang-orang kafir) berkata : “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula ?
11. Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kita telah menjadi tulang belulang yang hancur ?”
12. Mereka berkata : “Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan”.
13. Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja.
14. Maka seketika itu mereka hidup kembali ke bumi (yang baru)

KISAH MUSA A.S. DAN FIR’AUN SEBAGAI PENGHIBUR BAGI NABI MUHAMMAD S.A.W.

15. Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) kisah Musa ?
16. Ketika Tuhannya memanggilnya (Musa) di lembah suci yaitu Lembah Thuwa;
17. pergilah kamu kepada Fir’aun ! Sesungguhnya dia telah melampaui batas.
18. Maka katakanlah (kepada Fir’aun) : “Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri (dari kesesatan),
19. dan kamu akan kubimbing ke jalan Tuhanmu agar kamu takut kepada-Nya ?”
20. Lalu (Musa) memperlihatkan kepadanya mu’jizat yang besar.
21. Tetapi dia (Fir’aun) mendustakan dan mendurhakai.
22. Kemudian dia berpaling seraya berasa menantang (Musa).
23. Kemudian dia mengumpulkan (pembesar-pembesanya) lalu berseru (memanggil kaumnya)
24. (Seraya) berkata ; “Akulah tuhan kamu sekalian yang paling tinggi”.
25. Maka Allh menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaaan di dunia.
26. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah).

MEMBANGKITN MANUSIA ADALAH MUDAH BAGI ALLAH SEPERTI MENCIPTAKAN ALAM SEMESTA
27. Apakah penciptaan kamu sekalian yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibanguyn-Nya ?
28. Dia telah meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
29. dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang).
30. Dan setelah itu bumi Dia hamparkan.
31. Darinya Dia pancarkan mata air, dan (ditumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
32. Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan nteguh.
33. (Semua itu) untuk kesenangan kamu sekalian dan untuk hewan ternak kamu sekalian.

DI HARI KIAMAT ITU TERINGATLAH MANUSIA AKAN PERBUATANNYA DI DUNIA

34. Maka apabila malapetaka besar (hari Kiamat) telah datang,
35. yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah ia kerjakan,
36. dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
37. Maka adapun orang yang melampaui batas,
38. dan lebh mengutamakan kehidupan dunia,
39. maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya.
40. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
41. maka sesungguhnya, syurgalah tempat tinggal-(nya).
42. Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari Kiamat ; “Kapankah terjadinya ?”
43. Untuk apa kamu perlu menyebutkannya (waktunya) ?
44. Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahannya (ketentuan waktunya)
45. Kamu (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan bagi siapa bagi yang takut kepadanya (hari Kiamat).
46. Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal ( di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Kamis, 01 April 2010

SURAT KE : 78 AN NABA' ( BERITA BESAR )

Surat : An Naba’ ( Berita Besar )
Surat : Ke 78 ; 40 Ayat

Juz 30

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

HARI BERBANGKIT

Kekuasaan Allah Menciptakan Alam dan Ni’mat-Ni’mat Yang diberikan-Nya Adalah Bukti Bagi Kekuasaan-Nya Membangkitkan Manusia

01. Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya ?
02. Tentang berita yang besar (Hari berbangkit),
03. yang dalam itu mereka berselisih.
04. Tidak ! Kelak mereka akan mengetahui,
05. sekali lagi tidak ! Kelak mereka akan mengetahui.
06. Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan,
07. dan gunung-gunung sebagai pasak ?
08. Dan Kami menciptakan kamu sekalian berpasang-pasangan,
09. dan Kami menjadikan tidur kamu sekalian sebagai istirahat,
10. dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,
11. dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan,
12. dan Kami membangun di atas kamu sekalian tujuh (langit) yang kokoh,
13. dan Kami menjadikan pelita yang terang benderang (matahari),
14. dan Kami turunkan dari awan, air hujan lebat yang tercurah,
15. untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman,
16. dan kebun-kebun yang rindang.


Kehebatan Hari Berbangkit

17. Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan,
18. (yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu sekalian dating berbondong-bondong,
19. dan langit pun dibukakan, maka terdapatlah beberapa pintu,
20. dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.

Balasan Terhadap Orang Yang Durhaka

21. Sesungguhnya (neraka) Jahannam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang megawasi isi neraka),
22. menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.
23. Mereka tinggal di sana dalam batas yang lama,
24. mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
25. selain air yang mendidih dan nanah,
26. sebagai balasan yang setimpal.
27. Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan,
28. dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.
29. Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu Kitab (buku catatan amalan manusia).
30. Maka karena itu rasakanlah ! Maka tidak ada yang akan Kami tambahkan kepada kamu sekalian selain azab.

Balasan Terhadap Orang-Orang Yang Bertaqwa

31. Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan,
32. (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
33. dan gadis-gadis montok sebaya,
34. dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
35. Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan dusta).
36. Sebagai balassan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhan kamu.
37. Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi apa yang ada di antara keduanya ; Yang Maha Pemurah, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia.

Perintah Agar Manusia Memilih Jalan Yang Benar Kepada Tuhannya

38. Pada hari, ketika Ruh dan malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah dan dia hanya mengatakan yang benar.
39. Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
40. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepada kamu sekalian (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya ; dan orang kafir berkata : “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah”.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 77 AL MURSALAAT ( MALAIKAT-MALAIKAT YANG DIUTUS )

Surat : Al Mursalaat ( Malaikat-Malaikat Yang Diutus )
Surat : Ke 77 : 50 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

KEADAAN MANUSIA DI HARI KEPUTUSAN

Segala Ancaman Allah Pasti Terjadi

01. Demi (malaikat-malaikat) yang diutus untuk membawa kebaikan,
02. dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya,
03. dan (Malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Allah) dengan seluas-luasnya,
04. dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang baik dan yang buruk) dengan sejelas-jelasnya,
05. dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,
06. untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan.
07. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kamu sekalian pasti terjadi.
08. Maka apabila bintang-bintang dihapuskan,
09. dan apabila langit dibelah,
10. dan apabila gunung-gunung dihancurkan menjadi debu,
11. dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka).
12. (Niscaya dikatakan kepada mereka) ; “Sampai hari apakah ditangguhkan (azab orang-orang kafir itu) ?”
13. Sampai hari keputusan.
14. Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu ?
15. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
16. Bukankah telah Kami binasakan orang-orang yang dahulu ?
17. Lalu Kami susulkan (azab Kami terhadap) orang-orang yang datang kemudian.
18. Demikianlah Kami perlakukan orang-orang yang berdosa.
19. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).
20. Bukankah kami menciptakan kamu sekalian dari air yang hina (mani)
21. kemudian Kami letakkan ia dalam tempat yang kokoh (rahim),
22. sampai waktu yang ditentukan,
23. lalu Kami tentukan (bentuknya), maka (Kami-lah) sebaik-baik yang menentukan.
24. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran),
25. Bukankah Kami jadikan bumi untuk (tempat) berkumpul,
26. (bagi orang-orang) yang masih hidup dan yang sudah mati ?

Azab-Azab Yang Ditimpakan Atas Orang-Orang Yang Mendustakan Kebenaran Dan Balasan Kepada Orang_Orang Yang Bertaqwa

27. Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu sekalian dengan air tawar ?
28. Celakalah pada hari itu, bagai mereka yang mendustakan (kebenaran).
29. (Akan dikatakan) : “Pergilah kamu sekalian mendapatkan apa (azab) yang dahulu kamu sekalian dustakan.
30. Pergilah kamu sekalian mendapatkan naungan (lidah api neraka) yang mempunyai tiga cabang,
31. yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka”.
32. Sesungguhnya (neraka) itu menyemburkan bunga api (sebesar dan setinggi) istana,
33. seakan-akan iring-iringan unta yang kuning.
34. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)
35. Inilah hari saat mereka tidak dapat berbicara,
36. dan tidak diizinkan kepada mereka mengemukakan alasan agar mereka dimaafkan.
37. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)
38. Inilah hari keputusan ; (pada hari ini) kami kumpulkan kamu sekalian dan orang-orang yang terdahulu.
39. Maka jika kamu sekalian mempunyai tipu daya, maka lakukanlah (tipu daya) itu terhadap-Ku.
40. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)
41. Sesungguya orang-orang yang bertaqwa dalam naungan (pepohonan syurga yang teduh) dan (di sekitar) mata air,
42. dan buah-buahan yang mereka sukai.
43. (dikatakan kepada mereka) : “Makan dan minumlah dengan rasa ni’mat sebagai balasan dari apa yang telah kamu sekalian kerjakan”.
44. Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
45. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)
46. (dikatakan kepada orang-orang kafir) : “Makan dan bersenang-senanglah kamu sekalian (di dunia) sebentar, sesugguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang durhaka !”
47. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)
48. Dan apabila dikatakan kepada mereka ; “Ruku’lah”, mereka tidak mau ruku’.
49. Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran)
50. Maka kepada ajaran manakah (selain Al Qur’an) ini mereka akan beriman ?

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 76 AL INSAAN ( MANUSIA )

Surat : Al Insaan ( Manusia )
Surat : Ke 76 ; 31 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

KEHIDUPAN MANUSIA MENUJU KESEMPURNAAN

Proses Kejadian Manusia

01. Bukankah telah datang kepada manusia waktu dari masa, yang ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut ?
02. Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
03. Sesungguhnya Kami telah menunjukkan kepadanya jalan yang lurus ; ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur.
04. Sesungguhnya Kami telah menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala.

Balasan Allah Kepada Orang-Orang Yang Berbuat Kebajikan Dan Tingkatan-Tingkatan Balasan-Balasan itu

05. Sungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan akan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur,
06. (yaitu) mata air (dalam syurga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya.
07. Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
08. Dan mereka memberika makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan,
09. (sambil berkata) : “Sesungguhnya kami memberikan makanan kepada kamu sekalian hanyalah karena mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak megharap balasan dan terima kasih dari kamu sekalian.
10. Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan pada hari (ketika) orang-orang berwajah masam penuh kesulitan”.
11. Maka Allah melindungi mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka keceriaan dan kegembiraan hati.
12. Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabarannya (berupa) syurga dan (pakaian) sutera,
13. di sana mereka duduk bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat (merasakan teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan.
14. Dan naungan (pepohonan)nya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik (buah)nya.
15. Dan kepada mereka di edarkan bejana-bejana dari perak dan piala-piala (cangkir) yang bening laksana kristal,
16. kristal yang jernih terbuat dari perak, mereka tentukan ukurannya yang sesuai (dengan kehendak mereka).
17. Dan di sana mereka diberi segelas minuman berjampur jahe.
18. (Yang di datangkan dari) sebuah mata air ( di syurga) yang dinamakan salsabil
19. Dan mereka dikelilingi oleh para pemuda-pemuda yang tetap muda. Apabila kamu sekalian melihatnya, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.
20. Dan apanbila kamu melihat (keadaan) di sana (syurga), niscaya kamu akan melihat bebagai macam keni’matan dan kerajaan yang besar.
21. Mereka berpakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan memakai gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih (dan suci).
22. Sesungguhnya ini balasan untuk kamu sekalian, dan usaha kamu sekalian diterima dan diakui (Allah).

Tuntutan-Tuntutan Allah Kepada Muhammad S.A.W.

23. Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an kepadamu (Muhammad) secara berangsur-angsur.
24. Maka bersabarlah untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.
25. Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.
26. Dan pada sebahagian dari malam, maka bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bahagian yang panjang di malam hari.
27. Sesungguhnya mereka (orang kafir) itu mencintai kehidupan (dunia) dan mereka meninggalkan hari yang berat (hari akhirat) di belakangnya.
28. Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan pesendian tubuh mereka. Tetapi jika Kami menghendaki, Kami dapat mengganti dengan yang serupa mereka.
29. Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) tentu dia mengambil jalan menuju kepada Tuhannya.
30. Dan kamu sekalian tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali apabila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
31. Dia memasukkan siapapun yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya (syurga). Adapun bagi orang-orang zalim disediakan disediakan-Nya azab yang pedih.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

SURAT KE : 75 AL QIYAAMAH ( HARI KIAMAT )

Surat : Al Qiyaamah ( Hari Kiamat )
Surat : Ke 75 ; 40 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

HARI KIAMAT DAN HURU-HARANYA

Kekuasaan Allah Menghidupkan Manusia Seperti Semula

01. Aku bersumpah dengan hari Kiamat,
02. dan Aku bersumpah dengan jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri).
03. Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya ?
04. (Bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna.
05. Tetapi manusia hendak membuat maksiat terus menerus.
06. Dia bertanya ; “ Kapankah hari Kiamat itu ?”
07. Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
08. dan bulanpun telah hilang cahayanya,
09. lalu matahari dan bulan dikumpulkan,
10. pada hari itu manusia berkata ; “Kemana tempat lari ?”
11. Tidak ! Tidak ada tempat berlindung !
12. Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu.
13. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
14. Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri,
15. dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

Tertip Ayat-Ayat Dan Surat-Surat Dalam Al Qur’an Menurut Ketentuan Allah

16. Jangan kamu (Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al Qur’an) karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.
17. Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya.
18. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.
19. Kemudian sesungguhnya Kami yang akan menjelaskannya
20. Tidak ! Bahkan kamu mencintai kehidupan dunia,
21. dan mengabaikan (kehidupan) akhirat.
22. Wajah-wajah (orang mu’min) pada hari itu berseri-seri.
23. Memandang Tuhannya.
24. Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,
25. mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya mala petaka yang sangat dahsyat.


Keradaan Manusia Di Saat Sakaratul Maut

26. Tidak ! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan,
27. dan dikatakan (kepadanya), “Siapa yang dapat menyembuhkan ?”
28. dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia),
29. dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan),
30. kepada Tuhanmulah pada hari utu kamu dihalau.
31. Karena dia (dahulu) tidak mau membenarkan (Al Qur’an dan Rasul) dan tidak mau melaksanakan shalat,
32. tetapi justru dia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran),
33. kemudian dia pergi kepada keluarganya dengan sombong.
34. Celakalah kamu (orang kafir) ! Maka celakalah !
35. sekali lagi, celakalah kamu (orang kafir) Maka celakalah !

Manusia Dijadikan Allah Tidak Dengan Sia-Sia

36. Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban) ?
37. Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
38. kemudian (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat (segumpal darah), lalu Allah menciptakannya dan menyempurnakannya,
39. lalu Dia menjadikan dari sepasang laki-laki dan perempuan.
40. Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati ?

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )