Kamis, 01 April 2010

SURAT KE : 75 AL QIYAAMAH ( HARI KIAMAT )

Surat : Al Qiyaamah ( Hari Kiamat )
Surat : Ke 75 ; 40 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

HARI KIAMAT DAN HURU-HARANYA

Kekuasaan Allah Menghidupkan Manusia Seperti Semula

01. Aku bersumpah dengan hari Kiamat,
02. dan Aku bersumpah dengan jiwa yang selalu menyesali (dirinya sendiri).
03. Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya ?
04. (Bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna.
05. Tetapi manusia hendak membuat maksiat terus menerus.
06. Dia bertanya ; “ Kapankah hari Kiamat itu ?”
07. Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
08. dan bulanpun telah hilang cahayanya,
09. lalu matahari dan bulan dikumpulkan,
10. pada hari itu manusia berkata ; “Kemana tempat lari ?”
11. Tidak ! Tidak ada tempat berlindung !
12. Hanya kepada Tuhanmu tempat kembali pada hari itu.
13. Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
14. Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri,
15. dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

Tertip Ayat-Ayat Dan Surat-Surat Dalam Al Qur’an Menurut Ketentuan Allah

16. Jangan kamu (Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al Qur’an) karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.
17. Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya.
18. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.
19. Kemudian sesungguhnya Kami yang akan menjelaskannya
20. Tidak ! Bahkan kamu mencintai kehidupan dunia,
21. dan mengabaikan (kehidupan) akhirat.
22. Wajah-wajah (orang mu’min) pada hari itu berseri-seri.
23. Memandang Tuhannya.
24. Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,
25. mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya mala petaka yang sangat dahsyat.


Keradaan Manusia Di Saat Sakaratul Maut

26. Tidak ! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan,
27. dan dikatakan (kepadanya), “Siapa yang dapat menyembuhkan ?”
28. dan dia yakin bahwa itulah waktu perpisahan (dengan dunia),
29. dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan),
30. kepada Tuhanmulah pada hari utu kamu dihalau.
31. Karena dia (dahulu) tidak mau membenarkan (Al Qur’an dan Rasul) dan tidak mau melaksanakan shalat,
32. tetapi justru dia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran),
33. kemudian dia pergi kepada keluarganya dengan sombong.
34. Celakalah kamu (orang kafir) ! Maka celakalah !
35. sekali lagi, celakalah kamu (orang kafir) Maka celakalah !

Manusia Dijadikan Allah Tidak Dengan Sia-Sia

36. Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban) ?
37. Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
38. kemudian (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat (segumpal darah), lalu Allah menciptakannya dan menyempurnakannya,
39. lalu Dia menjadikan dari sepasang laki-laki dan perempuan.
40. Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati ?

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar