SURAT : AL FURQAN ( PEMBEDA )
SURAT : KE 25 ; 77 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
AL QUR’AN ADALAH PERINGATAN UNTUK SELURUH MANUSIA
Kekuasaan Allah Dan Keharmonisan Ciptaan-Nya
01. Maha Suci (Allah) Yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Qur’an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,
02. Yang bagi(milik)-Nya kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan tepat.
03. Dan mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), tuhan-tuhan itu tidak dapat menciptakan apapun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) suatu kemudharatan terhadap dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) sesuatu kemanfaatan dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.
Tuduhan-Tuduhan Palsu Dari Orang-Orang Kafir Terhadap Al Qur’an.
04. Dan orang –orang kafir berkata : “(Al Qur’an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan olehnya (Muhammad), dibantu oleh kaum lainnya ; maka sesungguhnya mereka telah berbuat sesuatu kezaliman dan dusta yang besar.
05. Dan mereka berkata : “(Itu hanyalah) dongengan-dongengan orang-orang terdahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang”.
06. Katakanlah (Muhammad): “(Al Qur’an) itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
Keheranan Orang Kafir Tentang Diutusnya Rasul Dari Manusia Biasa.
07. Dan mereka berkata : “Mengapa Rasul (Muhammad) ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar ? Mengapa malaikat tidak diturunkan kepadanya (agar malaikat) itu memberikan peringatan bersama dia,
08. atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya harta kekayaan atau (mengapa tidak ada) kebun baginya, sehingga dia dapat makan dari (hasil)nya ?” Dan orang-orang yang zalim itu berkata ; “Kamu sekalian hanyalah mengikuti seorang laki-laki yang kena sihir”.
09. Perhatikanlah, bagaimaa mereka membuat perbandigan perbandingan tentang kamu, lalu sesatlah mereka, mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu).
10. Maha Suci (Allah) Yang jika Dia mengendaki, niscaya dijadikan-Nya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) syurga-syurga yang mengalir sungai-sungai dibawahnya, dan dijadikan-Nya (pula) untukmu istana-istana.
11. Bahkan mereka mendustakan hari Kiamat. Dan Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari Kiamat.
12. Apabila ia (neraka) melihat mereka dari tempat jauh, mereka mendengar kegeramannya dan gemuruh nyalanya.
13. Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka dengan dibelenggu, mereka di sana berteriak mengharapkan kebinasaan.
14. (Akan dikatakan kepada mereka) : “Janganlah kamu sekalian mengharapkannya satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak.
15. Katakanlah (Muhammad) : “Apakah (azab) seperti itukah yang baik, atau syurga yang kekal yang telah di janjikan kepada orang-orang yang bertakwa ?” Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka”.
16. Bagi mereka di dalam syurga itu apa yang mereka kehendaki, mereka kekal di dalamnya (syurga). (Hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan (kepada-Nya)
Soal Jawab Antara Allah Dengan Sembahan-Sembahan Orang-Orang Kafir Di Hari Akhirat.
17. Dan(ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka bersama dengan apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Dia berfirman (kepada yang disembah) : “Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar) ?”
18. Mereka (yang disembah itu) menjawab : “Maha Suci Engkau, tidak pantas bagi kami mengambil selain Engkau (untuk jadi) pelindung, akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka keni’matan hidup, sampai mereka lupa mengingat (kepada Engkau) ; dan mereka adalah kaum yang binasa”.
Para Rasul Diutus Dari Manusia Biasa.
19. Maka sesungguhnya mereka (yang disembah itu) telah mendustakan apa yang kamu katakan, maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak (pula) menolong (dirimu), dan barangsiapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar.
20. Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar ? ; dan adalah Tuhanmu Maha Melihat
JUZ 19
Keadaaan Manusia Yang Tidak Membenarkan Al Qur’an Pada Hari Kiamat.
21. Dan berkata orang-orang yang tidak mengaharapkan pertemuan denga Kami : “Mengapa tidak diturunkan kepada kita malaikat atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita ?”. Sesungguhnya mereka memandang besar tentang diri mereka dan mereka benar-benar telah melampaui batas (dalam melakukan kezaliman)
22. Pada hari (ketika) mereka melihat para malaikat, pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berbuat dosa dan mereka berkata : “hijran mahjuura”. (tidak mengatakan : “inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun”)
23. Dan Kami hadapkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan ia (amal itu) menjadi (seperti) debu yang bertebaran.
24. Para penghuni syurga pada hari itu paling baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya.
25. Dan (ingatlah) hari (ketika) langit terbelah mengeluarkan kabut putih dan diturunkan para malaikat secara bergelombang.
26. Kerajaan yang hak pada hari itu adalah milik (Dzat) Yang Maha Pemurah. Dan adalah (hari itu), suatu hari yang penuh kesukaran bagi orang-orang kafir.
27. dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang yang zalim menggigit dua tangannya (menyesali perbuatannya) seraya berkata : “Aduhai seandainya (dahulu) aku mengambil jalan bersama rasul “.
28. Celakalah bagiku ! Sekiranya aku (dahulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab(ku).
29. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Zikr (Al Qur’an) ketika ia (Al Qur’an itu) telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu penghianat bagi manusia.
30. Dan Rasul (Muhammad) berkata : “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur’an ini (suatu yang) diabaikan”.
31. Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk dan Penolong.
32. Dan orang-orang kafir berkata : “Mengapa Al Qur’an itu tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) sekaligus saja ?” ; demikianlah, agar Kami perkuat hatimu dengannya (Al Qur’an) dan Kami membacakannya secara tartil (teratur, perlahan dan benar)
33. Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya.
34. Orang-orang yang dikumpulkan di neraka Jahannam dengan diseret wajah mereka, mereka itulah orang yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya.
PELAJARAN-PELAJARAN DARI KISAH-KISAH UMAT YANG DAHULU.
35. Dan sesungguhnya, Kami telah memberikan kepada Musa Al Kitab (Taurat) dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertai di sebagai wazir (pembantu).
36. Kemudian Kami berfirman kepada keduanya : “Pergilah kamu berdua kepada kaum yang, mendustakan ayat-ayat Kami”. Maka Kami menghancucrkan mereka sehancur-hancurnya.
37. Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh tatkala mereka mendustakan rasul-rasul. Kami tenggelamkan mereka dan Kami jadikan (ceritera) mereka itu pelajaran bagi mansia. Dan Kami telah menyediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih.
38. dan (Kami binasakan) kaum ‘Aad dan Tsamud dan penduduk Rass serta banyak (lagi) generasi-generasi di antara (kaum-kaum) itu.
39. Dan masing-masing telah Kami jadikan perumpamaan dan masing-masing telah Kami hancurkan dengan sehancur-hancurnya.
40. Dan sesungguhnya mereka (kaum musyrik Mekkah) telah melalui sebuah negeri (Sodom) yang (dulu) dihujani dengan hujan yang sejelek-jeleknya (hujan batu). Maka apakah mereka tidak menyaksikan reruntuhan itu; bahkan adalah mereka itu tidak mengharapkan hari kebangkitan.
41. Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanya menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan) : “Inikah orangnya yang di utus Allah sebagai Rasul ?
42. Sesungguhnya hampir saja ia menyesatkan kita dari sembahan-sembahan kita, seandainya kita tidak sabar (menyembah)nya”. Dan kelak mereka akan mengetahui di saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya.
43. Sudah tahukah kamu (Muhammad) orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu akan menjadi pelindungnya ?
44. atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka mendengar atau memahami ? Mereaka itu hanyakalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya.
TANDA-TANDA KEKUASAAN ALLAH DALAM ALAM
45. Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-banyang ; dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu,
46. kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu, kemudian Kami menarik banyang–bayang itu kepada Kami dengan tarikan yang perlahan-lahan.
47. Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha.
48. Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang sangat bersih,
49. agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebahagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.
50. Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan (hujan) itu di antara mereka agar mereka mengambil pelajaran ; tetapi kebanyakan manusia tidak mau (bersyukur), bahkan mereka mengingkari (nikmat).
51. Da sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami utus seorang pemberi peringatan pada setiap negeri.
52. Maka janganlah kamu taati orang-orang kafir, dan berjuanglah terhadap mereka dengannya (Al Qur’an) dengan jihad yang besar.
53. Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit ; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.
54. Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (mempunyai) keturunan dan mushaharah dan Tuhanmu adalah Maha Kuasa.
55. Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) mendatangkan bencana kepada mereka. Orang-orang kafir itu adalah penolong (syaitan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya.
56. Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad) kecuali hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.
57. Katakanlah : “Aku tidak meminta upah sediktpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan (menharapkan kepatuhan agar) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhannya”.
58. Dan bertakwalah kepada Allah Yang Hidup (Kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya,
59. Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya dalam enam hari (masa), kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah tentang Allah kepada yang lebih mengetahui (Muhammad).
60. Dan apabila dikatakan kepada mereka ; “Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Penyayang”. Mereka menjawab ; “sipakah Yang Maha Penyayang itu ? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu perintahkan kami (bersujud kepada-Nya) ?”, dan (perintah sujud itu) menambah mereka lari menjauh (dari iman).
61. Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan bintang-bintang dan Dia juga menjadikian padanya matahari bercahaya dan bulan yang bersinar.
62. Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau yang ingin bersyukur.
SIFAT-SIFAT HAMBA ALLAH YANG MENDAPAT KEMULYAAN
63. Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata “salam”,
64. dan orang-orang yang melalui waktu malam hari (beribadah) dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.
65. Dan orang-orang yang berkata : “Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu menjadikan kebinasaan yang kekal”,
66. Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
67. Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan (membelanjakannya) berada di antara keduanya secara wajar.
68. Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa (manusia) yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina ; barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia akan mendapat (hukuman atas) dosa(nya),
69. (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari Kamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
70. kecuali orang-orang yang bertaubat dan beriman dan mengerjakan amal shaleh; maka kejahataan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
71. Dan barangsiapa bertaubat dan mengerjakan amal shaleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.
72. Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya,
73. dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang tuli dan orang buta,
74. Dan orang-orang yang berkata : “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami, dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami Imam bagi orang-orang yang bertakwa.
75. Mereka itu akan diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam syurga) atas kesabaran mereka, dan di dalamnya (syurga) mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam.
76. mereka kekal di dalamnya. (Syurga) itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman.
77. Katakanlah (Muhammad, kepada orang-orang musyrik) : “Tuhanku tidak mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu berbadat kepada-Nya), padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya ? Karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)”.
Haji Muhammad MAS’UD Bani MUHTAROM
Jumat, 18 September 2009
SURAT KE ; 24 AN - NUUR ( CAHAYA )
SURAT : AN NUUR (CAHAYA)
Surat : Ke 24 ; 64 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang.
HUKUM-HUKUM PERZINAAN DAN HUKUM-HUKUM PERGAULAN
Hukum Perzinaan.
01. (Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalamnya) dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas, agar kamu selalu ingat.
02. Pezina perempuan dan pezina laki-laki, maka deralah tiap-tiap seorang dari ke duanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari Akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.
03. Pezina laki-laki tidak boleh menikah kecuali dengan pezina perempuan, atau dengan perempuan musyrik; dan pezina perempuan tidak boleh menikah kecuali dengan pezina laki-laki atau dengan laki-laki musyrik; dan yang demikian itu diharamkan bagi orang-orang mu’min.
Hukum Menuduh Wanita Yang Baik-Baik Berzina.
04. Dan orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan yang baik (berzina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka delapan puluh kali, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka untuk selama-lamanya. Mereka itulah orang-orang yang fasik,
05. kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Hukum Li’an.
06. Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), padahal mereka tidak mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka kesaksian masing-masing orang itu ialah empat kali bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa sesungguhnya dia termasuk orang-orangyang benar.
07. Dan (sumpah) yang ke lima bahwa laknat Allah akan menimpanya, jika dia termasuk orang-orang yang berdusta,
08. Dan isterinya itu terhindar dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah sesungguhnya ia (suaminya) itu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta,
09. dan (sumpah) yang ke lima bahwa kemurkaan Allah akan menimpanya (isteri), jika ia (suaminya) itu termasuk orang-orang yang benar.
10. Dan seandainya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu (niscaya kamu akan menemui kesulitan). Dan sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Bijaksana.
Tuduhan Yang Bohong Terhadap ‘Aisyah R.A. Ummul Mu’minin.
11. Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa (berita bohong) itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap orang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa diantara mereka yang megambil bahagian yang terbesar (dalam penyiaran berita bohong itu) baginya azab yang besar.
12. Mengapa di waktu kamu sekalian mendengarnya (berita bohong itu) orang-orang mu’min dan mu’minat tidak berbaik sangka terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak ) berkata : “Ini adalah (suatu berita) bohong yang nyata”.
13. Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi ?.Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itu pada sisi Allah adalah orang-orang yang dusta.
14. Dan seandainya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, disebabkan oleh pembicaraan kamu tentang hal (berita bohong) itu.
15. (Ingatlah) ketika kamu menerima (berita bohong) itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikitpun, dan kamu menganggapnya suatu yang remeh saja. Padahal dalam pandangan Allah, itu soal yang besar.
16. Dan mengapa kamu tidak berkata ketika mendengarnya : “Tidak pantas bagi kita membicarakan ini. Maha Suci Engkau (ya Tuhan Kami), ini adalah dusta yang besar”.
17. Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman,
18. dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
19. Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang sangat keji itu (berita bohong) tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
20. Dan sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar), dan sesungguhnya Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang,
21. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Kalau bukan karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, akan tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
22. Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu ? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
23. Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (dengan tuduhan berzina) mereka di la’nat di dunia dan di akhirat, dan bagi mereka azab yang besar,
24. pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
25. Pada hari itu, Allah akan memberi balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allah Maha Benar, lagi Maha Menjelaskan (hakikat yang sebenarnya).
26. Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk wanita-waniya yang keji (pula) dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baikk (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (syurga).
Pedoman-Pedoman Untuk Memasuki Rumah Orang Lain.
27. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.
28. Maka jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu : “Kembali-lah”, maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
29. Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak dihuni, yang di dalamnya ada kepentingan kamu ; Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.
Pedoman Pergaulan Antara Laki-Laki Dan Wanita Yang Bukan Muhram.
30. Katakanlah kepada laki-laki yang beriman : “Hendaklah mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.
31. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) napak dari padanya. Dan hendaklaha mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasaannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara –saudara laki-laki mereka, atau putera putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki (terkebiri) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan mereka yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman agar supaya kamu beruntung.
Anjuran Berkawin.
32. Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Menegetahui.
33. Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehngga Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan kurnia-Nya. Dan budak-budak yang kamu miliki yang menginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang di kurniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Dan barangsiapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka di paksa (itu)
Pencerminan Ayat-Ayat Al-Qur’an Sebagai Nur Ilahi Pada Langit Dan Bumi.
34. Dan sesunggunya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
35. Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak disebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyak (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Mereka Yang Mendapat Pancaran Nur Ilahi
36. (Cahaya itu) di rumah-rumah yang di sana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya, di sana bertasbih (mensucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang.
37. Orang laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.
38. (mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
Mereka Yang Tidak Mendapatkan Pancaran Nur Ilahi.
39. Dan orang-orang yang kafir amal perbuatan mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah di sisinya, lalau Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-perbuatan dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.
40. Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang bergelombang-gelombang, di atasnya ada (lagi) awan; itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya, hampir tidak dapat melihatya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah maka dia tidak mempunyai cahaya sedikitpun.
Pencerminan Kekuasaan Allah.
41. Tidakkah kamu (Muhammad) tahu bahwasanya Allah; kepada-Nya bertasbih apa yang ada di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) shalat dan tasbihya, dan Allah Maha Mengetahui apa yanag mereka kerjakan.
42. Dan milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk)
43. Tidakkah kamu melihat bahwa Allah menggiring awan, kemudian mengumpulkan antara (bahagian-bahagian)nya, kemudian menjadikannya bertumpuk-tumpuk, maka kelihatan olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang di kehendaki-Nya dan di palingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.
44. Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan.
45. Dan Allah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebahagian dari hewan itu ada yang berjalan dengan perutnya dan sebahagian lain berjalan dengan dua kaki, sedang sebahagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
46. Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.
Perbedaan Sikap Orang-Orang Munafik Dan Orang-Orang Yang Mu’min Dalam Bertahkim Kepada Rasul.
47. Dan mereka berkata : “Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami mentaati (keduanya)”. Kemudian sebahagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.
48. Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya, agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebahagian dari mereka menolak untuk datang.
49. Tetapi jika keputusan itu untuk (kemaslahatan) mereka, mereka datang kepada rasul dengan patuh.
50. apakah (ketidak datangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka ? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim.
51. Sesungguhnya ucapan orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, mereka menjawab : “Kami mendengar dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
52. Danbarangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan.
53. Dan mereka bersumpah dengan (nama) Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh, jika kamu suruh mereka berperang, pastilah mereka akan pergi. Katakanlah : “Janganlah kamu bersumpah, (karena ketaatan yang diminta ialah) ketaatan yang dikenal-baik. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
Kekuasaan Yang Dijanjikan Allah Kepada Orang Yang Ta’at Dan Mengerjakan Amal Shaleh.
54. Katakanlah : “Ta’atlah kepada Allah dan ta’atlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibenankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah apa yang dibebankan kepadamu sekalian. Jika kamu ta’at kepadanya (rasul), niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajibana rasul itu hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan jelas”.
55. Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antrara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shaleh bahwa Dia sunguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagai mana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan ) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
56. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ta’atlah kepada rasul supaya kamu diberi rahmat.
57. Janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (luput dari siksa Allah) di muka bumi ini, sedang tempat tingggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan itulah sejelek-jelek tempat kembali.
Pedoman Pergaulan Dalam Rumah Tangga.
58. Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-belian (hamba sahaya lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu sebelum shalat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah shalat isya’ (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atas kamu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bjaksana.
59. Dan apabila anak-anakmu telah mencapai umur baligh, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
60. Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tidak ingin kawin (lagi), tidak ada dosa menanggalkan pakaian (luar) mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar Maha Mengetahui.
61. Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri, makan (bersama-sama mereka) di rumah kamu sendiri atau di rumah bapak-bapakmu, di rumah ibu-ibumu, di rumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudara-saudara kamu yang perempuan, di rumah saudara bapakmu yang laki-laki, di rumah saudara bapakmu yang perempuan, di rumah saudara ibumu yang laki-laki, di rumah saudara ibumu yang perempuan, di rumah yang kamu miliki kuncinya atau rumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian. Maka apabila kamu memasuki suatu rumah (dari rumah-rumah itu) hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah yang penuh berkah dan baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat (Nya) bagimu, agar kamu mengerti.
Adab Pergaulan Orang-Orang Mu’min Terhadap Rasul S.A.W.
62. Sesungguhnya yang sebenar-benar orang mu’min ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan apabila mereka berada bersama-sama dengan dia (Rasulullah) dalam suatu urusan bersama, mereka tidak meninggalkan (Rasulullah) sebelum meminta izin kepadanya. Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu (Muhammad), mereka itulah orang-orang yang (benar-benar) beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Maka apabila mereka minta izin kepadamu karena suatu keperluan, berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka, dan mohonkan ampunan untuk mereka kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
63. Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhya Allah mengetahui orang-orang yang pergi (secara) sembunyi-sembunyi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan mendapat cobaan atau ditimpa azab yang pedih.
64. Ketahuilah, sesungghuhnya milik Allah-lah apa yang ada di langit dan di bumi. Dia mengetahui keadaan kamu sekarang. Dan (mengetahui pula) hari (ketika manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Disunting : Masud CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com)
Surat : Ke 24 ; 64 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang.
HUKUM-HUKUM PERZINAAN DAN HUKUM-HUKUM PERGAULAN
Hukum Perzinaan.
01. (Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalamnya) dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas, agar kamu selalu ingat.
02. Pezina perempuan dan pezina laki-laki, maka deralah tiap-tiap seorang dari ke duanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari Akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.
03. Pezina laki-laki tidak boleh menikah kecuali dengan pezina perempuan, atau dengan perempuan musyrik; dan pezina perempuan tidak boleh menikah kecuali dengan pezina laki-laki atau dengan laki-laki musyrik; dan yang demikian itu diharamkan bagi orang-orang mu’min.
Hukum Menuduh Wanita Yang Baik-Baik Berzina.
04. Dan orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan yang baik (berzina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka delapan puluh kali, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka untuk selama-lamanya. Mereka itulah orang-orang yang fasik,
05. kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Hukum Li’an.
06. Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), padahal mereka tidak mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka kesaksian masing-masing orang itu ialah empat kali bersumpah dengan (nama) Allah, bahwa sesungguhnya dia termasuk orang-orangyang benar.
07. Dan (sumpah) yang ke lima bahwa laknat Allah akan menimpanya, jika dia termasuk orang-orang yang berdusta,
08. Dan isterinya itu terhindar dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah sesungguhnya ia (suaminya) itu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta,
09. dan (sumpah) yang ke lima bahwa kemurkaan Allah akan menimpanya (isteri), jika ia (suaminya) itu termasuk orang-orang yang benar.
10. Dan seandainya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu (niscaya kamu akan menemui kesulitan). Dan sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Bijaksana.
Tuduhan Yang Bohong Terhadap ‘Aisyah R.A. Ummul Mu’minin.
11. Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa (berita bohong) itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap orang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa diantara mereka yang megambil bahagian yang terbesar (dalam penyiaran berita bohong itu) baginya azab yang besar.
12. Mengapa di waktu kamu sekalian mendengarnya (berita bohong itu) orang-orang mu’min dan mu’minat tidak berbaik sangka terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak ) berkata : “Ini adalah (suatu berita) bohong yang nyata”.
13. Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi ?.Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itu pada sisi Allah adalah orang-orang yang dusta.
14. Dan seandainya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, disebabkan oleh pembicaraan kamu tentang hal (berita bohong) itu.
15. (Ingatlah) ketika kamu menerima (berita bohong) itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikitpun, dan kamu menganggapnya suatu yang remeh saja. Padahal dalam pandangan Allah, itu soal yang besar.
16. Dan mengapa kamu tidak berkata ketika mendengarnya : “Tidak pantas bagi kita membicarakan ini. Maha Suci Engkau (ya Tuhan Kami), ini adalah dusta yang besar”.
17. Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman,
18. dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
19. Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar perbuatan yang sangat keji itu (berita bohong) tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
20. Dan sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar), dan sesungguhnya Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang,
21. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Kalau bukan karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, akan tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
22. Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu ? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
23. Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (dengan tuduhan berzina) mereka di la’nat di dunia dan di akhirat, dan bagi mereka azab yang besar,
24. pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
25. Pada hari itu, Allah akan memberi balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allah Maha Benar, lagi Maha Menjelaskan (hakikat yang sebenarnya).
26. Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk wanita-waniya yang keji (pula) dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baikk (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (syurga).
Pedoman-Pedoman Untuk Memasuki Rumah Orang Lain.
27. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.
28. Maka jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu : “Kembali-lah”, maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
29. Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak dihuni, yang di dalamnya ada kepentingan kamu ; Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.
Pedoman Pergaulan Antara Laki-Laki Dan Wanita Yang Bukan Muhram.
30. Katakanlah kepada laki-laki yang beriman : “Hendaklah mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.
31. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) napak dari padanya. Dan hendaklaha mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasaannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara –saudara laki-laki mereka, atau putera putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki (terkebiri) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan mereka yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman agar supaya kamu beruntung.
Anjuran Berkawin.
32. Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Menegetahui.
33. Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sehngga Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan kurnia-Nya. Dan budak-budak yang kamu miliki yang menginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan mereka, jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada mereka sebahagian dari harta Allah yang di kurniakan-Nya kepadamu. Dan janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pelacuran, sedang mereka sendiri mengingini kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Dan barangsiapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (kepada mereka) sesudah mereka di paksa (itu)
Pencerminan Ayat-Ayat Al-Qur’an Sebagai Nur Ilahi Pada Langit Dan Bumi.
34. Dan sesunggunya Kami telah menurunkan kepada kamu ayat-ayat yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
35. Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak disebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyak (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Mereka Yang Mendapat Pancaran Nur Ilahi
36. (Cahaya itu) di rumah-rumah yang di sana telah diperintahkan Allah untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya, di sana bertasbih (mensucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang.
37. Orang laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.
38. (mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.
Mereka Yang Tidak Mendapatkan Pancaran Nur Ilahi.
39. Dan orang-orang yang kafir amal perbuatan mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah di sisinya, lalau Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-perbuatan dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.
40. Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang bergelombang-gelombang, di atasnya ada (lagi) awan; itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya, hampir tidak dapat melihatya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah maka dia tidak mempunyai cahaya sedikitpun.
Pencerminan Kekuasaan Allah.
41. Tidakkah kamu (Muhammad) tahu bahwasanya Allah; kepada-Nya bertasbih apa yang ada di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) shalat dan tasbihya, dan Allah Maha Mengetahui apa yanag mereka kerjakan.
42. Dan milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk)
43. Tidakkah kamu melihat bahwa Allah menggiring awan, kemudian mengumpulkan antara (bahagian-bahagian)nya, kemudian menjadikannya bertumpuk-tumpuk, maka kelihatan olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang di kehendaki-Nya dan di palingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.
44. Allah mempergantikan malam dan siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat pelajaran yang besar bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan.
45. Dan Allah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebahagian dari hewan itu ada yang berjalan dengan perutnya dan sebahagian lain berjalan dengan dua kaki, sedang sebahagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
46. Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah memimpin siapa yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.
Perbedaan Sikap Orang-Orang Munafik Dan Orang-Orang Yang Mu’min Dalam Bertahkim Kepada Rasul.
47. Dan mereka berkata : “Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami mentaati (keduanya)”. Kemudian sebahagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.
48. Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya, agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebahagian dari mereka menolak untuk datang.
49. Tetapi jika keputusan itu untuk (kemaslahatan) mereka, mereka datang kepada rasul dengan patuh.
50. apakah (ketidak datangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka ? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim.
51. Sesungguhnya ucapan orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, mereka menjawab : “Kami mendengar dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
52. Danbarangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan.
53. Dan mereka bersumpah dengan (nama) Allah dengan sumpah yang sungguh-sungguh, jika kamu suruh mereka berperang, pastilah mereka akan pergi. Katakanlah : “Janganlah kamu bersumpah, (karena ketaatan yang diminta ialah) ketaatan yang dikenal-baik. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
Kekuasaan Yang Dijanjikan Allah Kepada Orang Yang Ta’at Dan Mengerjakan Amal Shaleh.
54. Katakanlah : “Ta’atlah kepada Allah dan ta’atlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibenankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah apa yang dibebankan kepadamu sekalian. Jika kamu ta’at kepadanya (rasul), niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajibana rasul itu hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan jelas”.
55. Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antrara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shaleh bahwa Dia sunguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagai mana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan ) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
56. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ta’atlah kepada rasul supaya kamu diberi rahmat.
57. Janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (luput dari siksa Allah) di muka bumi ini, sedang tempat tingggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan itulah sejelek-jelek tempat kembali.
Pedoman Pergaulan Dalam Rumah Tangga.
58. Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-belian (hamba sahaya lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu sebelum shalat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah shalat isya’ (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atas kamu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bjaksana.
59. Dan apabila anak-anakmu telah mencapai umur baligh, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
60. Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tidak ingin kawin (lagi), tidak ada dosa menanggalkan pakaian (luar) mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar Maha Mengetahui.
61. Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit, dan tidak (pula) bagi dirimu sendiri, makan (bersama-sama mereka) di rumah kamu sendiri atau di rumah bapak-bapakmu, di rumah ibu-ibumu, di rumah saudara-saudaramu yang laki-laki, di rumah saudara-saudara kamu yang perempuan, di rumah saudara bapakmu yang laki-laki, di rumah saudara bapakmu yang perempuan, di rumah saudara ibumu yang laki-laki, di rumah saudara ibumu yang perempuan, di rumah yang kamu miliki kuncinya atau rumah kawan-kawanmu. Tidak ada halangan bagi kamu makan bersama-sama mereka atau sendirian. Maka apabila kamu memasuki suatu rumah (dari rumah-rumah itu) hendaklah kamu memberi salam (kepada penghuninya, yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah yang penuh berkah dan baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat (Nya) bagimu, agar kamu mengerti.
Adab Pergaulan Orang-Orang Mu’min Terhadap Rasul S.A.W.
62. Sesungguhnya yang sebenar-benar orang mu’min ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan apabila mereka berada bersama-sama dengan dia (Rasulullah) dalam suatu urusan bersama, mereka tidak meninggalkan (Rasulullah) sebelum meminta izin kepadanya. Sesungguhnya orang-orang yang meminta izin kepadamu (Muhammad), mereka itulah orang-orang yang (benar-benar) beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Maka apabila mereka minta izin kepadamu karena suatu keperluan, berilah izin kepada siapa yang kamu kehendaki di antara mereka, dan mohonkan ampunan untuk mereka kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
63. Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhya Allah mengetahui orang-orang yang pergi (secara) sembunyi-sembunyi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan mendapat cobaan atau ditimpa azab yang pedih.
64. Ketahuilah, sesungghuhnya milik Allah-lah apa yang ada di langit dan di bumi. Dia mengetahui keadaan kamu sekarang. Dan (mengetahui pula) hari (ketika manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Disunting : Masud CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com)
Kamis, 17 September 2009
SURAT KE ; 23 AL MU'MINUN ( ORANG-ORANG YANG BERIMAN )
Surat Al MU'MINUN ( ORANG-ORANG YANG BERIMAN )
Surat Ke : 23 ; 118 Ayat
JUZ : 18
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KEMENANGAN ORANG-ORANG MU’MIN
Tujuh Buah Sifat Yang Menjadikan Orang-Orang Mu’min Beruntung
01. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
02. (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya,
03. dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,
04. dan orang-orang yang menunaikan zakat,
05. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
06. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki ; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela.
07. Barangsiapa yang yang mencari dibalik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas
08. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanatnya (yang dipikul) dan janjinya,
09. dan orang-orangyang memelihara shalatnya.
10. Merka itulah orang-orang yang mewarisi,
11. (yaitu) yang akan mewarisi syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Perkembangan Kejadian Manusia Dan Kehidupannya Di Akhirat.
12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.
13. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bunghkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
15. Kemudian sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian akan mati.
16. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kubur) di hari Kiamat.
Langit Dan Segala Sesuatu Yang Ada Di Bumi, Diciptakan Allah Untuk Kelanjutan Kehidupan Manusia Yang Wajib Disyukuri.
17. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu tujuh buah jalan (tujuh langit). Dan Kami tidak lengah terhadap ciptaan (Kami)
18. Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran ; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.
19. Lau dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan,
20. dan pohon kayu ke luar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak, dan menjadi kuah (saos) bagi orang-orang yang makan,
21. Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat suatu pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebahagian darinya kamu makan,
22. dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kamu diangkut.
KISAH BEBERAPA ORANG RASUL
23. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata : “Hai Kaumku, sembahlah Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya) ?”.
24. Maka menjawab pemuka-pemuka orang yang kafir di antara mereka : “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu. Dan kalau Allah menghendaki, tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada (masa) nenek-moyang kami terdahulu.
25. Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu”,
26. Nuh berdo’a : “Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku”.
27. Lau Kami wahyukan kepadanya : “Buatlah perahu-kapal di bawah pengawasan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami telah datang dan tannur (dapur) telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam (perahu-kapal) itu sepasang sepasang dari setiap jenis, juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa siksaan) di antara amereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
28. Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada dalam perahu-kapal itu, maka ucapkanlah : “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim.
29. Dan berdo’alah : “Ya Tuhanku tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat”.
30. Sesungguhnya, pada (kejadian) itu benar-benar terdapat beberapa tanda (kebenaran Allah) dan sesungguhnya Kami menimpakan azab (kepada kaum Nuh itu)
31. Kemudian, Kami jadikan sesudah mereka umat yang lain.
32. Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata) ; “Sembahlah Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya) ?”
33. Dan berkatakah para pemuka kaum kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat dan mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia, “(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum dari apa yang kamu minum.
34. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia seperti kamu, niscaya kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi.
35. Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian, bila kamu telah mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, sesungguhnya kamu akan dikeluarkan (dari kuburmu) ?,
36. jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu,
37. (kehidupan itu) tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi,
38. ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-ada kebohongan terhadap Allah, dan sekali-kali tidak akan beriman kepadanya”.
39. Dia (rasul itu) berdo’a : “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku”.
40. Dia (Allah) berfirman : “Dalam waktu sedikit lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal.
41. Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak, dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah yang di bawa banjir, maka kebinasaan bagi orang-orang yang zalim.
42. Kemudia setelah mereka kami ciptakan umat-uamt yang lain.
43. Tidak ada satu umat-pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka menangguhkan (dari ajal itu).
44. Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silih-gantikan sebahagian mereka dengan sebahagian yang lain. Dan Kami jadikan mereka bahan ceritera (manusia) maka kebinasaan bagi orang-orang yang tidak beriman.
45. Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (Kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,
46. kepada Fir’aun dan para pembesar kaumnya, maka mereka ini takabur dan mereka adalah orang-orang yang sombong.
47. dan mereka berkata : “Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita ?”
48. Maka (tetaplah) mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka adalah termasuk orang-orang yang dibinasakan.
49. Dan sesungguhnya telah Kami berikan Al Kitab (Taurat) kepadaMusa, agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.
50. Dan Kami jadikan (Isa) putera Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi (kekuasaan Kami), dan Kami melindungi mereka di suatu daratan tinggi (banyak padang rumput pohon buah yang rindang) dengan mata air yang mengalir.
AGAMA-AGAMA YANG DI BAWA NABI-NABI ADALAH SATU .
Hawa Nafsu Memecah Belah Manusia.
51. Hai para rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
52. Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.
53. Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan urusan (agama) mereka terpecah menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing).
54. Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.
55. Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa),
56. Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka ? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.
Sifat-Sifat Seorang Muslim Yang Mukhlis.
57. Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka.
58. Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka.
59. Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Tuhan mereka,
60. Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka,
61. mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan mereka orang-orang yang segera memperolehnya.
Kewajiban Menjalankan Agama Menurut Kadar Kemampuan Mereka.
62. Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya.
Tempelakan Terhadap Orang-Orang Kafir Dan Azab Yang Diancamkan Kepada Mereka.
63. Tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan dari (memahami Al Qur’an) ini, dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain dari itu, mereka tetap mengerjakannya.
64. Hingga apabila ditimpakan azab kepada orang-orang yang hidup mewah di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong.
65. Janganlah kamu memekik minta tolong pada hari ini. Sesungguhnya kamu tidak akan mendapat pertologan dari Kami.
66. Sesungguhnya ayat-ayat-Ku (Al Qur’an) selalu dibacakan kepada kamu sekalian, maka kamu selalu berpaling ke belakang,
67. dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya (Al Qur’an) diwaktu kamu bercakap-cakap di malam hari.
68. Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami), atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu ?
69. Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka, karena itu mereka memungkirinya ?
70. Atau mereka berkata : “Padanya (Muhammad) ada penyakit gila”. Sebenarnya dia (Muhammad) telah membawa kebenaran kepada mereka, dan kebanyakan mereka benci kepada kebenaran.
71. Dan seandainya kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka, tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.
72. Atau kamu meminta upah kepada mereka ?, maka upah dari Tuhan-mu adalah lebih baik, dan Dia adalah Pemberi rezeki Yang Paling Baik.
73. Dan sesungguhnya kamu telah menyeru mereka kepada jalan yang lurus.
74. Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat benar-benar telah meyimpang dari jalan (yang lurus).
75. Dan seadainya mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudharatan yang mereka alami, benar-benar mereka akan terus terombang-ambing dalam keterlaluan (kesesatan) mereka.
76. Dan sesungguhnya Kami telah menimpakan azab kepada mereka, maka mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon (kepada-Nya) dengan merendahkan diri.
77. Hingga apabila Kami bukakan untuk mereka suatu pintu yang ada azab yang sangat keras (di waktu itulah) tiba-tiba mereka menjadi putus-asa.
Kendatipun Dalil-Dalil Bagi Kemungkinan Terjadinya Berbangkit Di Akhirat Cukup Banyak, Namun Orang-Orang Kafir Tetap Mengingkarinya.
78. Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati, sangat sedikit sekali kamu bersyukur.
79. Dan Dialah yang menciptakan serta mengembang biakkan kamu di bumi ini dan kepada-Nya kamu akan dihimpun.
80. Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya ?
81. Sebenarnya mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan perkataan yang diucapkan oleh orang-orang terdahulu.
82. Mereka berkata : “Apakah betul, apabila kami telah mati dan kami telah menjadi tanah dan tulang belulang, sungguhkah kami akan dibangkitkan ?
83. Sesungguhnya kami dan bapak-bapak kami telah diberi ancaman (dengan) ini dahulu, ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang terahulu”.
Sanggahan Terhadap Pendirian Orang Kafir Yang Batil, Terutama Anggapan Bahwa Tuhan Punya Anak Atau Sekutu.
84. Katakanlah (Muhammad) : “Milik siapakah bumi dan semua yang ada di dalamnya, jika kamu mengetahui ?”.
85. Mereka akan menjawab : “Milik Allah”, Katakanlah : “Maka apakah kamu tidak ingat ?”
86. Katakanlah : “Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki ‘Arasy yang agung ?’
87. Merka akan menjawab ; “Milik Allah”, Katakanlah : “Maka kenapa kamu tidak bertakwa ?”
88. Katakanlah : “Siapakah yang ditangan-Nya berada kekuasaan segala sesuatu. Dia melindungi, dan tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui.
89. Mereka akan menjawab : “Milik Allah”, Katakanlah : “(Kalau demikian) maka bagaimana kamu sampai ditipu ?”
90. Padahal Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
91. Allah tidak memmpuyai anak, dan tidak ada tuhan (yang lain) berserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebahagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebahagian yang yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,
92. Yang mengetahui semua yang ghaib dan semua yang nampak, maka Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
Do’a Agar Kita Tidak Dimasukkan Ke Dalam Golongan Orang-Orang Yang Zalim, Pedomaman Dalam Menghadapi Lawan Dan Perintah Berlindung Dari Godaan Syaitan.
93. Katakanlah (Muhammad) : “Ya Tuahan-ku seandainya Engkau akan memperlihatkan kepadaku apa (azab) yang diancamkan kepada mereka,
94. ya Tauhanku, maka jaganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang zalim”.
95. Dan sesungguhnya Kami kuasa untuk memperlihatkan kepadamu (Muhammad) apa yang Kami ancamkan kepada mereka.
96. Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan (cara) yang lebih baik, Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan (kepada Allah)
97. Dan katakanlah : “Ya Tuhan-ku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan Syaitan.
98. Dan aku belindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku”.
99. (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata ; “Ya Tuhan-ku, kembalikanlah aku (ke dunia),
100. agar aku dapat beramal shaleh terhadap yang telah aku tinggalkan”. Sekali-kali tidak ! Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding (barzakh) sampai hari mereka di bangkitkan.
Peristiwa-Peristiwa Pada Hari Kiamat Dan Kedahsyatannya.
101. Apabila sangkakala ditiup maka tidak ada lagi pertalian keluarga (nasab) di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada (pula) mereka saling bertanya.
102. Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)-nya, maka mereka itulah orang-orang yang mendapat keberuntungan.
103. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal didalam neraka Jahannam.
104. Muka mereka dibakar api neraka, dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.
105. Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu sekalian, tetapi kamu selalu mendustakannya ?
106. Mereka berkata : “Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai kejahatan kami, dan kami adalah orang-orang yang sesat.
107. Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari padanya (dan kembalikan kami ke dunia) maka jika kami kembali (kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”.
108. Dia (Allah) berfrirman : “Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku”.
109. Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdo’a (di dunia) : “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.
110. Lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan kamu selalu mentertawakan mereka,
111. Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka ; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang”.
112. Dia (Allah) bertanya : “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi ?”
113. Mereka menjawab : “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakan kepada orang-orang yang menghitung”.
114. Dia (Allah) berfirman : “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sungguh mengetahui”.
Tuhan Menciptakan Manusia Bukanlah Dengan Percuma.
115. Maka apakah kamu mengira, bahwa sesunggnya Kami menciptakan kamu secara main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu akan dikembalikan kepada Kami ?.
116. Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang mempunyai ) ‘Arasy yang mulia.
117. Dan barangsiapa menyembah tuhan yang selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti-pun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tidak akan beruntung.
118. Dan katakanlah (Muhammad) : “Ya Tuhan-ku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang paling baik”.
Disunting : Masud CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com)
Surat Ke : 23 ; 118 Ayat
JUZ : 18
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KEMENANGAN ORANG-ORANG MU’MIN
Tujuh Buah Sifat Yang Menjadikan Orang-Orang Mu’min Beruntung
01. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
02. (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya,
03. dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,
04. dan orang-orang yang menunaikan zakat,
05. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
06. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki ; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela.
07. Barangsiapa yang yang mencari dibalik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas
08. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanatnya (yang dipikul) dan janjinya,
09. dan orang-orangyang memelihara shalatnya.
10. Merka itulah orang-orang yang mewarisi,
11. (yaitu) yang akan mewarisi syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Perkembangan Kejadian Manusia Dan Kehidupannya Di Akhirat.
12. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah.
13. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
14. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bunghkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
15. Kemudian sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian akan mati.
16. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kubur) di hari Kiamat.
Langit Dan Segala Sesuatu Yang Ada Di Bumi, Diciptakan Allah Untuk Kelanjutan Kehidupan Manusia Yang Wajib Disyukuri.
17. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu tujuh buah jalan (tujuh langit). Dan Kami tidak lengah terhadap ciptaan (Kami)
18. Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran ; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.
19. Lau dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan,
20. dan pohon kayu ke luar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyak, dan menjadi kuah (saos) bagi orang-orang yang makan,
21. Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat suatu pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebahagian darinya kamu makan,
22. dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kamu diangkut.
KISAH BEBERAPA ORANG RASUL
23. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata : “Hai Kaumku, sembahlah Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya) ?”.
24. Maka menjawab pemuka-pemuka orang yang kafir di antara mereka : “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih tinggi dari kamu. Dan kalau Allah menghendaki, tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. Belum pernah kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada (masa) nenek-moyang kami terdahulu.
25. Ia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila, maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu”,
26. Nuh berdo’a : “Ya Tuhanku, tolonglah aku, karena mereka mendustakan aku”.
27. Lau Kami wahyukan kepadanya : “Buatlah perahu-kapal di bawah pengawasan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami telah datang dan tannur (dapur) telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam (perahu-kapal) itu sepasang sepasang dari setiap jenis, juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa siksaan) di antara amereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim, karena sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
28. Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada dalam perahu-kapal itu, maka ucapkanlah : “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim.
29. Dan berdo’alah : “Ya Tuhanku tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat”.
30. Sesungguhnya, pada (kejadian) itu benar-benar terdapat beberapa tanda (kebenaran Allah) dan sesungguhnya Kami menimpakan azab (kepada kaum Nuh itu)
31. Kemudian, Kami jadikan sesudah mereka umat yang lain.
32. Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan mereka sendiri (yang berkata) ; “Sembahlah Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya) ?”
33. Dan berkatakah para pemuka kaum kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat dan mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia, “(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum dari apa yang kamu minum.
34. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian mentaati manusia seperti kamu, niscaya kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi.
35. Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian, bila kamu telah mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, sesungguhnya kamu akan dikeluarkan (dari kuburmu) ?,
36. jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu,
37. (kehidupan itu) tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi,
38. ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-ada kebohongan terhadap Allah, dan sekali-kali tidak akan beriman kepadanya”.
39. Dia (rasul itu) berdo’a : “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakan aku”.
40. Dia (Allah) berfirman : “Dalam waktu sedikit lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal.
41. Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak, dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah yang di bawa banjir, maka kebinasaan bagi orang-orang yang zalim.
42. Kemudia setelah mereka kami ciptakan umat-uamt yang lain.
43. Tidak ada satu umat-pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka menangguhkan (dari ajal itu).
44. Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silih-gantikan sebahagian mereka dengan sebahagian yang lain. Dan Kami jadikan mereka bahan ceritera (manusia) maka kebinasaan bagi orang-orang yang tidak beriman.
45. Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (Kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,
46. kepada Fir’aun dan para pembesar kaumnya, maka mereka ini takabur dan mereka adalah orang-orang yang sombong.
47. dan mereka berkata : “Apakah (patut) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita (juga), padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang menghambakan diri kepada kita ?”
48. Maka (tetaplah) mereka mendustakan keduanya, sebab itu mereka adalah termasuk orang-orang yang dibinasakan.
49. Dan sesungguhnya telah Kami berikan Al Kitab (Taurat) kepadaMusa, agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.
50. Dan Kami jadikan (Isa) putera Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi (kekuasaan Kami), dan Kami melindungi mereka di suatu daratan tinggi (banyak padang rumput pohon buah yang rindang) dengan mata air yang mengalir.
AGAMA-AGAMA YANG DI BAWA NABI-NABI ADALAH SATU .
Hawa Nafsu Memecah Belah Manusia.
51. Hai para rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
52. Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku.
53. Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan urusan (agama) mereka terpecah menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing).
54. Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.
55. Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa),
56. Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka ? Tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.
Sifat-Sifat Seorang Muslim Yang Mukhlis.
57. Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka.
58. Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka.
59. Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Tuhan mereka,
60. Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan (sedekah) dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka,
61. mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan mereka orang-orang yang segera memperolehnya.
Kewajiban Menjalankan Agama Menurut Kadar Kemampuan Mereka.
62. Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya.
Tempelakan Terhadap Orang-Orang Kafir Dan Azab Yang Diancamkan Kepada Mereka.
63. Tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan dari (memahami Al Qur’an) ini, dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain dari itu, mereka tetap mengerjakannya.
64. Hingga apabila ditimpakan azab kepada orang-orang yang hidup mewah di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong.
65. Janganlah kamu memekik minta tolong pada hari ini. Sesungguhnya kamu tidak akan mendapat pertologan dari Kami.
66. Sesungguhnya ayat-ayat-Ku (Al Qur’an) selalu dibacakan kepada kamu sekalian, maka kamu selalu berpaling ke belakang,
67. dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya (Al Qur’an) diwaktu kamu bercakap-cakap di malam hari.
68. Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami), atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu ?
69. Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka, karena itu mereka memungkirinya ?
70. Atau mereka berkata : “Padanya (Muhammad) ada penyakit gila”. Sebenarnya dia (Muhammad) telah membawa kebenaran kepada mereka, dan kebanyakan mereka benci kepada kebenaran.
71. Dan seandainya kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka pasti binasalah langit dan bumi, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka, tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.
72. Atau kamu meminta upah kepada mereka ?, maka upah dari Tuhan-mu adalah lebih baik, dan Dia adalah Pemberi rezeki Yang Paling Baik.
73. Dan sesungguhnya kamu telah menyeru mereka kepada jalan yang lurus.
74. Dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat benar-benar telah meyimpang dari jalan (yang lurus).
75. Dan seadainya mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudharatan yang mereka alami, benar-benar mereka akan terus terombang-ambing dalam keterlaluan (kesesatan) mereka.
76. Dan sesungguhnya Kami telah menimpakan azab kepada mereka, maka mereka tidak tunduk kepada Tuhan mereka, dan (juga) tidak memohon (kepada-Nya) dengan merendahkan diri.
77. Hingga apabila Kami bukakan untuk mereka suatu pintu yang ada azab yang sangat keras (di waktu itulah) tiba-tiba mereka menjadi putus-asa.
Kendatipun Dalil-Dalil Bagi Kemungkinan Terjadinya Berbangkit Di Akhirat Cukup Banyak, Namun Orang-Orang Kafir Tetap Mengingkarinya.
78. Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati, sangat sedikit sekali kamu bersyukur.
79. Dan Dialah yang menciptakan serta mengembang biakkan kamu di bumi ini dan kepada-Nya kamu akan dihimpun.
80. Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya ?
81. Sebenarnya mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan perkataan yang diucapkan oleh orang-orang terdahulu.
82. Mereka berkata : “Apakah betul, apabila kami telah mati dan kami telah menjadi tanah dan tulang belulang, sungguhkah kami akan dibangkitkan ?
83. Sesungguhnya kami dan bapak-bapak kami telah diberi ancaman (dengan) ini dahulu, ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang terahulu”.
Sanggahan Terhadap Pendirian Orang Kafir Yang Batil, Terutama Anggapan Bahwa Tuhan Punya Anak Atau Sekutu.
84. Katakanlah (Muhammad) : “Milik siapakah bumi dan semua yang ada di dalamnya, jika kamu mengetahui ?”.
85. Mereka akan menjawab : “Milik Allah”, Katakanlah : “Maka apakah kamu tidak ingat ?”
86. Katakanlah : “Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki ‘Arasy yang agung ?’
87. Merka akan menjawab ; “Milik Allah”, Katakanlah : “Maka kenapa kamu tidak bertakwa ?”
88. Katakanlah : “Siapakah yang ditangan-Nya berada kekuasaan segala sesuatu. Dia melindungi, dan tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui.
89. Mereka akan menjawab : “Milik Allah”, Katakanlah : “(Kalau demikian) maka bagaimana kamu sampai ditipu ?”
90. Padahal Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
91. Allah tidak memmpuyai anak, dan tidak ada tuhan (yang lain) berserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebahagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebahagian yang yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,
92. Yang mengetahui semua yang ghaib dan semua yang nampak, maka Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
Do’a Agar Kita Tidak Dimasukkan Ke Dalam Golongan Orang-Orang Yang Zalim, Pedomaman Dalam Menghadapi Lawan Dan Perintah Berlindung Dari Godaan Syaitan.
93. Katakanlah (Muhammad) : “Ya Tuahan-ku seandainya Engkau akan memperlihatkan kepadaku apa (azab) yang diancamkan kepada mereka,
94. ya Tauhanku, maka jaganlah Engkau jadikan aku berada di antara orang-orang yang zalim”.
95. Dan sesungguhnya Kami kuasa untuk memperlihatkan kepadamu (Muhammad) apa yang Kami ancamkan kepada mereka.
96. Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan (cara) yang lebih baik, Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan (kepada Allah)
97. Dan katakanlah : “Ya Tuhan-ku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan Syaitan.
98. Dan aku belindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku”.
99. (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata ; “Ya Tuhan-ku, kembalikanlah aku (ke dunia),
100. agar aku dapat beramal shaleh terhadap yang telah aku tinggalkan”. Sekali-kali tidak ! Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding (barzakh) sampai hari mereka di bangkitkan.
Peristiwa-Peristiwa Pada Hari Kiamat Dan Kedahsyatannya.
101. Apabila sangkakala ditiup maka tidak ada lagi pertalian keluarga (nasab) di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada (pula) mereka saling bertanya.
102. Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)-nya, maka mereka itulah orang-orang yang mendapat keberuntungan.
103. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal didalam neraka Jahannam.
104. Muka mereka dibakar api neraka, dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat.
105. Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu sekalian, tetapi kamu selalu mendustakannya ?
106. Mereka berkata : “Ya Tuhan kami, kami telah dikuasai kejahatan kami, dan kami adalah orang-orang yang sesat.
107. Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari padanya (dan kembalikan kami ke dunia) maka jika kami kembali (kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”.
108. Dia (Allah) berfrirman : “Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku”.
109. Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdo’a (di dunia) : “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik.
110. Lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan kamu selalu mentertawakan mereka,
111. Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka ; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang”.
112. Dia (Allah) bertanya : “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi ?”
113. Mereka menjawab : “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakan kepada orang-orang yang menghitung”.
114. Dia (Allah) berfirman : “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sungguh mengetahui”.
Tuhan Menciptakan Manusia Bukanlah Dengan Percuma.
115. Maka apakah kamu mengira, bahwa sesunggnya Kami menciptakan kamu secara main-main (tanpa ada maksud) dan bahwa kamu akan dikembalikan kepada Kami ?.
116. Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang mempunyai ) ‘Arasy yang mulia.
117. Dan barangsiapa menyembah tuhan yang selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti-pun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tidak akan beruntung.
118. Dan katakanlah (Muhammad) : “Ya Tuhan-ku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang paling baik”.
Disunting : Masud CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com)
Kamis, 10 September 2009
SURAT KE : 22 AL HAJJI ( HAJI )
Surat Al Hajji
Surat Ke 22 : 78 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KEHIDUPAN DI HARI KEMUDIAN
Kedahsyatan Hari Kiamat
01. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
02. (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, semua wanita yang menyusui anaknya lupa akan anak-anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan semua wanita yang hamil, dan kamu lihat semua manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.
Celaan Terhadap Orang-Orang Yang Membantah Tuhan
03. Dan di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti para syaitan yang sangat jahat,
04. yang telah ditetapkan terhadap syaitan itu, bahwa barangsiapa yang berkawan dengan denga dia, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka.
Prosesd Kejadian Manusia dan Tumbuh-tumbuhan, Adalah Bukti Yang Nyata Tentang Kebenaran Hari Berbangkit.
05. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan diantara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) dia antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, sehingga dia tidak megetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah serta menumbuhkan berbagai pasangan jenis tumbuh-tumbuhan yang indah.
06. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Haq, dan sesunggunya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,
07. dan sesungguhnya (hari) Kiamat itu pastilah datang, tidak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.
Celaaan Terhadap Orang Yang Membantah Tuhan Karena Kesombongan Dan Untuk Menyesatkan Orang Lain
08. Dan diantara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya (memberi penerangan)
09. dengan memalingkan lambungnya (sombong) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia dan di hari Kiamat, dan Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar.
10. (Akan dikatakan kepadanya) : “Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya”.
Cobaan Terhadap Orang-Orang Yang Tidak Berpendirian.
11. Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang (kembali kafir). Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugisan yang nyata.
12. Ia menyeru selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat dan tidak (pula) memberi manfa’at kepadanya. Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.
13. Ia menyeru sesuatu yang sebanrnya mudharatnya lebih dekat dari manfa’atnya. Sesungguhnya yang diserunya itu adalah sejahat-jahat penolong dan sejahat-jahat kawan.
BalasanTerhadap Orang Yang Beriman Dan Beramal Shaleh
14. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shaleh ke dalam syurga-syurga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
Pertolongan Allah Pasti Datang
15. Barangsiapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan di akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia menitinya (bergantung), kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.
16. Dan demikianlah Kami telah menurunkan (Al Qur’an) yang merupakan ayat-ayat yang nayata; dan sesungguhnya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
17. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orag-orang Yahudi, Shabi’in, Nasrani, Majusi serta orang-orang musyrik, Allah pasti akan memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.
18. Apakah kamu tidak mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan , bintang, gunung, pepohonan, binatang yang melata dan sebahagian besar dari manusia ? Dan banyak di antara manusia telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
Keadaaan Orang-Orang Kafir Di Dalam Neraka Dan Balasan Terhadap Orang-Orang Yang Beriman.
19. Inilah dua golongan (golongan mu’min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.
20. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka)
21. Dan (azab) untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.
22. Setiap kali mereka hendak keluar darinya (neraka) karena kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan) : “Rasakanlah azab yang membakar ini”.
23. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh ke dalam syurga-syurga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di sana (syurga) mereka diberi perhisasan gelang-gelang dari emas dan mutiara dan pakaian mereka dari sutera.
24. Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji
25. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidil Haram yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepada mereka siksa yang pedih.
HAJI , MANASIKNYA DAN SYI’ARNYA
26. Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan) : “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku’ dan sujud.
27. Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang datang dari segenap penjuru yang jauh,
28. agar mereka menyaksikan berbagai manfa’at bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir.
29. Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan thawaf (berkeliling) rumah yang tua itu (Baitullah).
30. Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta,
31. (Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.
32. Demikanlah, (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.
33. Bagi kamu padanya (binatang had-yu) itu ada beberapa manfa’at, sampai kepada waktu yang ditentukan, kemudian tempat wajib (serta akhir masa) menyembelihnya ialah setelah sampai ke Baitul Atiq (Baitulah).
34. Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari’atkan penyembelihan (kurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),
35. (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan shalat dan orang-orang yang menafkahkan sebahagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.
36. Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagaian dari syi’ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya. Maka sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat). Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan (unta-unta itu) untukmu, agar kamu sekalian bersyukur.
37. Daging-daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaaan dari kamu sekalian yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu selakian. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
IZIN BERPERANG BAGI ORANG-ORANG MU’MIN
38. Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi kufur ni’mat.
39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.
40. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata : “Tuhan kami hanyalah Allah”. Dan sekiranya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebahagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sesunguhnya Allah benar-benar Maha Kuasa lagi Maha Perkasa,
41. (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan di bumi, mereka melaksanakan shalat, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.
AYAT-AYAT ALLAH SEBAGAI PENAWAR HATI MUHAMMAD S.A.W.
42. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) mendustakan kamu, maka sesunggguhya telah mendustakan juga sebelum mereka kaum Nuh, ‘Aad dan Tsamud,
43. dan kaum Ibrahim dan kaum Luth,
44. dan penduduk Madyan, dan telah didustakan Musa, lalu Aku tangguhkan (azab-Ku) untuk orang-orang kafir, kemudian Aku azab mereka, maka (lihatlah) bagaimana besarnya kebencian-Ku (kepada mereka itu)
45. Berapa banyak kota yang Kami telah membinasakannya, yang penduduknya dalam keadaan zalim, maka (tembok-tembok) kota itu roboh menutupi atap-atapnya dan (berapa banyak) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi (tanpa penghuni).
46. Maka tidak pernahkah mereka berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar ?. Karena sesungguhnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.
47. Dan mereka meminta kepadamu agar disegerakan azab itu, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.
48. Dan berapa banyak kota yang Aku tangguhnkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Ku tempat kembalinya (segala sesuatu).
TUGAS RASUL ADALAH MEMBERI PERINGATAN
49. Katakanlah (Muhammad) : “ Hai manusia, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu sekalian”.
50. Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.
51. Dan orang-orang yang berusaha dengan maksud menentang ayat-ayat Kami dengan melemahkan (kemauan untuk beriman); mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka.
52. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul-pun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitan-pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
53. Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan syaitan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang hatinya ada penyakit dan orang-orang yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat jauh,
54. dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, menyakini bahwasanya (Al Qur’an) itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.
55. Dan orang-orang kafir itu senantiasa ragu mengenai hal itu (Al Qur’an), hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari Kiamat.
56. Kekuasaan pada hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal shaleh berada dalam syurga yang penuh kenikmatan.
57. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, maka bagi mereka azab yang menghinakan.
BALASAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG MATI DALAM BERHIJRAH DI JALAN ALLAH.
58. Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka dibunuh atau mati, benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (syurga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki.
59. Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (syurga) yang mereka menyukainya. Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.
60. Demikianlah, dan barangsiapa membalas seimbang dengan penganiayaan yang pernah ia derita kemudian ia dianiaya (lagi), pasti Allah akan menolongnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pema’af lagi Maha Pengampun.
61. Yang demikan itu, karena sesungguhnya Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan bahwasanya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
62. (Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang bathil, dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
NIKMAT ALLAH KEPADA MANUSIA
63. Apakah kamu tidak melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau ? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
64. Milik-Nya-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
65. Apakah kamu tidak melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya ? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
66. Dan Dialah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari ni’mat.
TIAP-TIAP UMAT MEMPUNYAI SYARI’AT YANG TERTENTU
67. Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari’at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari’at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhan-mu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.
68. Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah : “Allah lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
69. Allah akan mengadili di antara kamu pada hari Kiamat tentang apa yang dahulu kamu selalu memperselisihkannya.
70. Apakah kamu tiak megetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi ? ; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian amat mudah bagi Allah.
KELEMAHAAN PENDIRIAN ORANG-ORANG KAFIR DALAM MENYEMBAH SELAIN ALLAH
71. Dan mereka menyembah selain Allah, apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu, dan apa yang mereka sendiri tidak mempunyai pengetahuan terhadapnya. Dan bagi orang-orang yang zalim tidak ada seorang penolong-pun.
72. Dan apabila dibacakan dihadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang, niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada wajah orang-orang kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka. Katakanlah (Muhammad): “Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka ?”. Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.
73. Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat-pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemah yang menyembah dan amat lemah (pula) yang disembah.
74. Mereka tidak megenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
75. Allah memilih utusan-utusan(Nya) dari malaikat dan dari manusia ; sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
76. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.
77. Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhan-mu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.
AGAMA ISLAM BUKANLAH AGAMA YANG SEMPIT
78. Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Qur’an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka (Dia) sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
Masud CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com)
Surat Ke 22 : 78 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KEHIDUPAN DI HARI KEMUDIAN
Kedahsyatan Hari Kiamat
01. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
02. (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, semua wanita yang menyusui anaknya lupa akan anak-anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan semua wanita yang hamil, dan kamu lihat semua manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.
Celaan Terhadap Orang-Orang Yang Membantah Tuhan
03. Dan di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti para syaitan yang sangat jahat,
04. yang telah ditetapkan terhadap syaitan itu, bahwa barangsiapa yang berkawan dengan denga dia, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka.
Prosesd Kejadian Manusia dan Tumbuh-tumbuhan, Adalah Bukti Yang Nyata Tentang Kebenaran Hari Berbangkit.
05. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan diantara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) dia antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, sehingga dia tidak megetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah serta menumbuhkan berbagai pasangan jenis tumbuh-tumbuhan yang indah.
06. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Haq, dan sesunggunya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,
07. dan sesungguhnya (hari) Kiamat itu pastilah datang, tidak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.
Celaaan Terhadap Orang Yang Membantah Tuhan Karena Kesombongan Dan Untuk Menyesatkan Orang Lain
08. Dan diantara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya (memberi penerangan)
09. dengan memalingkan lambungnya (sombong) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia dan di hari Kiamat, dan Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar.
10. (Akan dikatakan kepadanya) : “Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya”.
Cobaan Terhadap Orang-Orang Yang Tidak Berpendirian.
11. Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang (kembali kafir). Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugisan yang nyata.
12. Ia menyeru selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat dan tidak (pula) memberi manfa’at kepadanya. Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.
13. Ia menyeru sesuatu yang sebanrnya mudharatnya lebih dekat dari manfa’atnya. Sesungguhnya yang diserunya itu adalah sejahat-jahat penolong dan sejahat-jahat kawan.
BalasanTerhadap Orang Yang Beriman Dan Beramal Shaleh
14. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shaleh ke dalam syurga-syurga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
Pertolongan Allah Pasti Datang
15. Barangsiapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan di akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia menitinya (bergantung), kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.
16. Dan demikianlah Kami telah menurunkan (Al Qur’an) yang merupakan ayat-ayat yang nayata; dan sesungguhnya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
17. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orag-orang Yahudi, Shabi’in, Nasrani, Majusi serta orang-orang musyrik, Allah pasti akan memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.
18. Apakah kamu tidak mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan , bintang, gunung, pepohonan, binatang yang melata dan sebahagian besar dari manusia ? Dan banyak di antara manusia telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
Keadaaan Orang-Orang Kafir Di Dalam Neraka Dan Balasan Terhadap Orang-Orang Yang Beriman.
19. Inilah dua golongan (golongan mu’min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.
20. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka)
21. Dan (azab) untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.
22. Setiap kali mereka hendak keluar darinya (neraka) karena kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan) : “Rasakanlah azab yang membakar ini”.
23. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh ke dalam syurga-syurga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di sana (syurga) mereka diberi perhisasan gelang-gelang dari emas dan mutiara dan pakaian mereka dari sutera.
24. Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji
25. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidil Haram yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepada mereka siksa yang pedih.
HAJI , MANASIKNYA DAN SYI’ARNYA
26. Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan) : “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku’ dan sujud.
27. Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang datang dari segenap penjuru yang jauh,
28. agar mereka menyaksikan berbagai manfa’at bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir.
29. Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan thawaf (berkeliling) rumah yang tua itu (Baitullah).
30. Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta,
31. (Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.
32. Demikanlah, (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.
33. Bagi kamu padanya (binatang had-yu) itu ada beberapa manfa’at, sampai kepada waktu yang ditentukan, kemudian tempat wajib (serta akhir masa) menyembelihnya ialah setelah sampai ke Baitul Atiq (Baitulah).
34. Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari’atkan penyembelihan (kurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),
35. (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan shalat dan orang-orang yang menafkahkan sebahagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.
36. Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagaian dari syi’ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya. Maka sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat). Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan (unta-unta itu) untukmu, agar kamu sekalian bersyukur.
37. Daging-daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaaan dari kamu sekalian yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu selakian. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
IZIN BERPERANG BAGI ORANG-ORANG MU’MIN
38. Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi kufur ni’mat.
39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.
40. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata : “Tuhan kami hanyalah Allah”. Dan sekiranya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebahagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sesunguhnya Allah benar-benar Maha Kuasa lagi Maha Perkasa,
41. (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan di bumi, mereka melaksanakan shalat, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.
AYAT-AYAT ALLAH SEBAGAI PENAWAR HATI MUHAMMAD S.A.W.
42. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) mendustakan kamu, maka sesunggguhya telah mendustakan juga sebelum mereka kaum Nuh, ‘Aad dan Tsamud,
43. dan kaum Ibrahim dan kaum Luth,
44. dan penduduk Madyan, dan telah didustakan Musa, lalu Aku tangguhkan (azab-Ku) untuk orang-orang kafir, kemudian Aku azab mereka, maka (lihatlah) bagaimana besarnya kebencian-Ku (kepada mereka itu)
45. Berapa banyak kota yang Kami telah membinasakannya, yang penduduknya dalam keadaan zalim, maka (tembok-tembok) kota itu roboh menutupi atap-atapnya dan (berapa banyak) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi (tanpa penghuni).
46. Maka tidak pernahkah mereka berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar ?. Karena sesungguhnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.
47. Dan mereka meminta kepadamu agar disegerakan azab itu, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.
48. Dan berapa banyak kota yang Aku tangguhnkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Ku tempat kembalinya (segala sesuatu).
TUGAS RASUL ADALAH MEMBERI PERINGATAN
49. Katakanlah (Muhammad) : “ Hai manusia, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu sekalian”.
50. Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.
51. Dan orang-orang yang berusaha dengan maksud menentang ayat-ayat Kami dengan melemahkan (kemauan untuk beriman); mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka.
52. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul-pun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitan-pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
53. Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan syaitan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang hatinya ada penyakit dan orang-orang yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat jauh,
54. dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, menyakini bahwasanya (Al Qur’an) itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.
55. Dan orang-orang kafir itu senantiasa ragu mengenai hal itu (Al Qur’an), hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari Kiamat.
56. Kekuasaan pada hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal shaleh berada dalam syurga yang penuh kenikmatan.
57. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, maka bagi mereka azab yang menghinakan.
BALASAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG MATI DALAM BERHIJRAH DI JALAN ALLAH.
58. Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka dibunuh atau mati, benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (syurga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki.
59. Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (syurga) yang mereka menyukainya. Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.
60. Demikianlah, dan barangsiapa membalas seimbang dengan penganiayaan yang pernah ia derita kemudian ia dianiaya (lagi), pasti Allah akan menolongnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pema’af lagi Maha Pengampun.
61. Yang demikan itu, karena sesungguhnya Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan bahwasanya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
62. (Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang bathil, dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
NIKMAT ALLAH KEPADA MANUSIA
63. Apakah kamu tidak melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau ? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
64. Milik-Nya-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
65. Apakah kamu tidak melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya ? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
66. Dan Dialah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari ni’mat.
TIAP-TIAP UMAT MEMPUNYAI SYARI’AT YANG TERTENTU
67. Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari’at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari’at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhan-mu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.
68. Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah : “Allah lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
69. Allah akan mengadili di antara kamu pada hari Kiamat tentang apa yang dahulu kamu selalu memperselisihkannya.
70. Apakah kamu tiak megetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi ? ; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian amat mudah bagi Allah.
KELEMAHAAN PENDIRIAN ORANG-ORANG KAFIR DALAM MENYEMBAH SELAIN ALLAH
71. Dan mereka menyembah selain Allah, apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu, dan apa yang mereka sendiri tidak mempunyai pengetahuan terhadapnya. Dan bagi orang-orang yang zalim tidak ada seorang penolong-pun.
72. Dan apabila dibacakan dihadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang, niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada wajah orang-orang kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka. Katakanlah (Muhammad): “Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka ?”. Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.
73. Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat-pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemah yang menyembah dan amat lemah (pula) yang disembah.
74. Mereka tidak megenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
75. Allah memilih utusan-utusan(Nya) dari malaikat dan dari manusia ; sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
76. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.
77. Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhan-mu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.
AGAMA ISLAM BUKANLAH AGAMA YANG SEMPIT
78. Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Qur’an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka (Dia) sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
Masud CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com)
Kamis, 03 September 2009
SURAT KE 21 AL ANBIYAA (NABI-NABI)
SURAT KE : 21 AL ANBIYAA’ ( NABI-NABI )
Al Anbiyaa’ (Nabi-Nabi)
Surast Ke : 21 ; 112 Ayat
JUZ 17
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
OCEHAN KAUM MUSYRIKIN TERHADAP KERASULAN MUHAMMAD S.A.W. SERTA WAHYU YANG DIBAWANYA DAN PENOLAKAN AL QUR’AN TERHADAPNYA
01. Telah semakin dekat kepada manusia hari hisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (dari akhirat).
02. Setiap diturunkan kepada mereka ayat-ayat yang baru dari Tuhan mereka, mereka mendengarkannya, sedangkan mereka bermain-main,
03. (lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka : “Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) sepereti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya ?”.
04. (Muhammad) berkata (kepada mereka) : “Tuhanku mengetahui perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
05. Bahkan mereka berkata (pula) : “(Al Qur’an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, atau hasil rekayasa (Muhammad), bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita sesuatu mu’jizat, sebagaimana rasul-rsasul yang telah lalu di utus”.
06. Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebelum mereka ; maka apakah mereka akan beriman ?
07. Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakan olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui.
08. Dan tidak Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal.
09. Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.
10. Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya ?
11. Dan berapa banyak (penduduk) negeri yang zalim yang telah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya)
12. Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari (negeri) itu.
13. Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada (kesenangan hidup) yang telah kamu rasakan dan ke tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu dapat ditanya.
14. Mereka berkata : “Aduhai celaka kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”.
15. Maka tetaplah demikian keluhan mereka, sehingga mereka Kami jadikan sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi.
16. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
17. Sekiranya Kami hendak membuat sesutau permainan (isteri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya)
18. Sebenarnya Kami melemparkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan celaka kamu karena kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya).
19. Dab milik-Nya segala apa yang ada di langit dan bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang disisi-Nya, tidak memiliki rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.
20. Mereka selalu bertasbih pada malam dan siang hari tiada berhenti.
BUKTI-BUKTI KESALAHAN KEPERCAYAAN ORANG-ORANG MUSYRIK
21. Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat meghidupkan (orang-orang mati) ?
22. Seandainya ada pada di keduanya ( langit dan bumi) tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang memiliki ‘Arasy, dari apa yang mereka sifatkan.
23. Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi merekalah yang akan ditanya.
24. Atau mereka mengambil tuhan-tuhan selain-Nya ? Katakanlah (Muhammad) : “Tunjukkan alasan-alasanmu ! (Al Qur’an) ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang-orang sebelumku” Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.
25. Dan Kami tidak mengutus seorang rasul-pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya : “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka kamu sekalian sembahlah Aku.
26. Dan mereka berkata : “TuhanYang Maha Pemurah telah megambil (mempunyai) anak”, Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimulyakan,
27. mereka tidak mendahului-Nnya dengan perkataan dan mereka megerjakan perintah-perintah-Nya.
28. Dia (Allah) megetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang dibelakang mereka, dan mereka tiada memberi syafa’at melainkan kepada orang yang diridhai (Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.
29. Dan barang siapa diantara mereka mengatakan : “Sesungguhnya aku adalah tuhan selain Allah”, maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.
30. Dan apakah orang-orang yang kafir mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman ?
31. Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
32. Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
34. Dan Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia sebelum kamu (Muhammad) ; maka jika kamu mati, apakah mereka akan kekal ?
35. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kepada Kamilah kamu akan dikembalikan.
36. Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan) : “Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhan-mu ?”, padahal mereka adalah orang-orang yang ingkat mengingat Allah Yang Maha Pemurah.
37. Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)Ku. Maka janganlah kamu meminta Aku untuk mensegerakan.
38. Dan mereka berkata : “Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekalian adalah orang-orang yang benar ?”.
39. Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (dimana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari wajah mereka dan tidak (pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka meminta tidak untuk disegerakan)
40. Sebenarnya (hari Kiamat) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.
41. Dan sunggguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan (rasul-rasul) itu (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan.
42. Katakanlah : “Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain (Allah) Yang Maha Pemurah ?” Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingat Tuhan mereka.
43. Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami ? Tuhan-tuhan mereka itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami.
44. Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek-moyang mereka keni’matan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (yang berada dibawah kekuasaan orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala pemnjurunya. Maka apakah mereka yang menang ?
45. Katakanlah (hai Muhammad) : “Sesungguhnya aku hanyalah memberi peringatan kepadamu sesuai dengan wahyu”. Tetapi orang tuli tidak mendengar seruan apabila mereka diberi peringatan.
46. Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhamu, pastilah mereka berkata : “Aduhai celakalah kami, bahwasanya kami adalah menzolimi (disi sendiri)”.
47. Dan Kami akan memasang timbangan yang tepat di hari Kiamat, maka tidak seorangpun dirugikan walaupun sedikit; dan jika (amalah itu) hanya seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkannya (pahalanya). Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan.
KISAH BEBERAPA ORANG NABI
48. Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Musa dan Haru, Kita Taurat, dan penerang serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa,
49. (yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (datangnya) hari Kiamat.
50. Dan ini (Al Qur’an) adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka mengapa kamu memungkirinya ?
51. Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya.
52. (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya : “Patung-patung apakah ini yang kamu tekun menyembahnya ?”.
53. Mereka menjawab : “Kami mendapati bapak-bapak (nenek moyang) kami menyembahnya”.
54. Dia (Ibarahim) berkata : “Sesungguhnya kamu dan nenek moyang kamu berada dalam kesesatan yang nyata”.
55. Mereka berkata : “Apakah kamu datang kepada kami dengan kebenaran ataukah kamu termasuk orang yang bermain-main ?”.
56. Dia (Ibarahim) menjawab : “Sebenarnya Tuhan kamu adalah Tuhan (pemilik) langit dan bumi; (Dialah) yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu”.
57. Dan demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu setelah kamu pergi meninggalkannya.
58. Maka dia (Ibrahim) membuat (berhala-berhala) itu hancur terpotong berkeping-keping, kecuali yang terbesar (induk) patung, agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.
59. Mereka bertanya ; “Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim.
60. Mereka berkata : “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela patung berhala ini, namanya Ibrahim”.
61. Mereka berkata :”(Kalau demikian) bawalah dia dengan diperlihatkan kepada orang banyak, agar mereka menyaksikan”.
62. Mereka bertanya : “Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim ?”.
63. Dia (Ibrahim) menjawab : “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara”.
64. Maka mereka kembali kepada kesadaran mereka dan lalu berkata : “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang meganiaya (diri sendiri)”’
65. kemudian mereka menundukkan kepala (lalu berkata) ; “Sesungguhnya kamu (Ibarahim) telah megetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara”.
66. Dia (Ibrahim) berkata : “Maka mengapa kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu sekalian ?”.
67. Ah, (celakalah) kamu sekalian dan yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kamu sekalian tidak memahami “.
68. Mereka berkata : “Bakarlah dia (Ibarahim) dan bantulah tuhan-tuhan kamu sekalian, jika kalian benar-benar hendak bertindak”.
69. Kami (Allah) berfirman : “Hai api menjadi dinginlah, dan jadi penyelamat bagi Ibrahim”.
70. dan mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi.
71. Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkatinya untuk seluruh alam.
72. Dan Kami menganugerahkan kepadanya (Ibarahim) Ishak dan Ya’kub sebagai anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang-orang yang shaleh.
73. Dan Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka selalau menyembah,
74. dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang jahat dan fasik,
75. dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang yang shaleh.
76. Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ia berdo’a, dan Kami memperkenankan do’anya, lalu Kami selamatkan dia beserta pengikutnya dari bencana yang besar.
77. Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesunggunhya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami menenggelamkan mereka semuanya.
78. Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu mereka berdua memeberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalahn Kami menyaksikan keputuan (yang diberikan) oleh mereka itu.
79. Maka Kami memberikan pegertian kepada Sulaiman (tentang hukum yang lebih tepat); dan kepada masing-masing Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kamilah yang melakukannya.
80. Dan Kami ajarkan (pula) kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna melindungi kamu sekalian dalam peperangan kalian. Maka apakah kamu sekalian bersyukur (kepada Allah) ?
81. Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang terhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.
82. Dan (telah kami tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam ( ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka itu,
83. dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya : “(Ya Tuhanku), sesugguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”.
84. Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan bilangan mereka), sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang meyembah Kami.
85. Dan (ingatlah kisah) Isma’il, Idris dan Dzulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar.
86. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang shaleh.
87. Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdo’a dalam keadaan yang sangat gelap, “Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”.
88. Maka Kami perkenankan (do’a)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.
89. Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdo’a kepada Tuhannya; “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah Ahli Waris Yang Terbaik”.
90. Maka Kami perkenankan do’anya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya (dapat hamil). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdo’a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.
91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) bagi seluruh alam.
92. Sesungguhnya (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.
93. Dan mereka telah memotong-motong (memecah belah) urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali.
94. Maka barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya.
95. Dan sungguh tidak mungkin bagi (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami)
96. Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.
97. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir. (Mereka berkata ) : “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim”.
98. Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.
99. Andaikata berhala-berhala itu tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan semuanya akan kekal di dalamnya.
100. Mereka merintih di dalamnya (neraka) dan mereka di dalamnya tidak dapat mendengar.
101. Sesuungguhnya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka.
102. mereka tidak mendengar sedikitpun desis (api neraka), dan mereka kekal dalam meni’mati apa yang diingini oleh mereka.
103. Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari Kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata) : “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu”.
104. (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati, sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.
105. Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Adz-Dzikr (Lauh Mahfuz), bahwasanya bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang shaleh.
106. Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (Al Qur’an) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (kepada Allah).
107. Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.
108. Katakanlah (Muhammad) :”Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah, bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya)”.
109. Jika mereka berpaling, maka katakanlah : “Aku telah menyampaikan kepada-mu sekalian (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepada-mu itu sudah dekat atau masih jauh ?”.
110. Sesungguhnya Dia Mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.
111. Dan aku tidak mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai kepada suatu waktu.
112. Dia (Muhammad) berkata : “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohon pertolongan-Nya atas semua yang kamu katakan”.
Masud CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Al Anbiyaa’ (Nabi-Nabi)
Surast Ke : 21 ; 112 Ayat
JUZ 17
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
OCEHAN KAUM MUSYRIKIN TERHADAP KERASULAN MUHAMMAD S.A.W. SERTA WAHYU YANG DIBAWANYA DAN PENOLAKAN AL QUR’AN TERHADAPNYA
01. Telah semakin dekat kepada manusia hari hisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (dari akhirat).
02. Setiap diturunkan kepada mereka ayat-ayat yang baru dari Tuhan mereka, mereka mendengarkannya, sedangkan mereka bermain-main,
03. (lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka : “Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) sepereti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya ?”.
04. (Muhammad) berkata (kepada mereka) : “Tuhanku mengetahui perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
05. Bahkan mereka berkata (pula) : “(Al Qur’an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, atau hasil rekayasa (Muhammad), bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita sesuatu mu’jizat, sebagaimana rasul-rsasul yang telah lalu di utus”.
06. Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebelum mereka ; maka apakah mereka akan beriman ?
07. Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakan olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui.
08. Dan tidak Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal.
09. Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.
10. Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya ?
11. Dan berapa banyak (penduduk) negeri yang zalim yang telah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya)
12. Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari (negeri) itu.
13. Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada (kesenangan hidup) yang telah kamu rasakan dan ke tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu dapat ditanya.
14. Mereka berkata : “Aduhai celaka kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”.
15. Maka tetaplah demikian keluhan mereka, sehingga mereka Kami jadikan sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi.
16. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
17. Sekiranya Kami hendak membuat sesutau permainan (isteri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya)
18. Sebenarnya Kami melemparkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan celaka kamu karena kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya).
19. Dab milik-Nya segala apa yang ada di langit dan bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang disisi-Nya, tidak memiliki rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.
20. Mereka selalu bertasbih pada malam dan siang hari tiada berhenti.
BUKTI-BUKTI KESALAHAN KEPERCAYAAN ORANG-ORANG MUSYRIK
21. Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat meghidupkan (orang-orang mati) ?
22. Seandainya ada pada di keduanya ( langit dan bumi) tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang memiliki ‘Arasy, dari apa yang mereka sifatkan.
23. Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi merekalah yang akan ditanya.
24. Atau mereka mengambil tuhan-tuhan selain-Nya ? Katakanlah (Muhammad) : “Tunjukkan alasan-alasanmu ! (Al Qur’an) ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang-orang sebelumku” Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.
25. Dan Kami tidak mengutus seorang rasul-pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya : “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka kamu sekalian sembahlah Aku.
26. Dan mereka berkata : “TuhanYang Maha Pemurah telah megambil (mempunyai) anak”, Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimulyakan,
27. mereka tidak mendahului-Nnya dengan perkataan dan mereka megerjakan perintah-perintah-Nya.
28. Dia (Allah) megetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang dibelakang mereka, dan mereka tiada memberi syafa’at melainkan kepada orang yang diridhai (Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.
29. Dan barang siapa diantara mereka mengatakan : “Sesungguhnya aku adalah tuhan selain Allah”, maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.
30. Dan apakah orang-orang yang kafir mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman ?
31. Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
32. Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
34. Dan Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia sebelum kamu (Muhammad) ; maka jika kamu mati, apakah mereka akan kekal ?
35. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kepada Kamilah kamu akan dikembalikan.
36. Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan) : “Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhan-mu ?”, padahal mereka adalah orang-orang yang ingkat mengingat Allah Yang Maha Pemurah.
37. Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)Ku. Maka janganlah kamu meminta Aku untuk mensegerakan.
38. Dan mereka berkata : “Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekalian adalah orang-orang yang benar ?”.
39. Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (dimana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari wajah mereka dan tidak (pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka meminta tidak untuk disegerakan)
40. Sebenarnya (hari Kiamat) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.
41. Dan sunggguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan (rasul-rasul) itu (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan.
42. Katakanlah : “Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain (Allah) Yang Maha Pemurah ?” Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingat Tuhan mereka.
43. Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami ? Tuhan-tuhan mereka itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami.
44. Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek-moyang mereka keni’matan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (yang berada dibawah kekuasaan orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala pemnjurunya. Maka apakah mereka yang menang ?
45. Katakanlah (hai Muhammad) : “Sesungguhnya aku hanyalah memberi peringatan kepadamu sesuai dengan wahyu”. Tetapi orang tuli tidak mendengar seruan apabila mereka diberi peringatan.
46. Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhamu, pastilah mereka berkata : “Aduhai celakalah kami, bahwasanya kami adalah menzolimi (disi sendiri)”.
47. Dan Kami akan memasang timbangan yang tepat di hari Kiamat, maka tidak seorangpun dirugikan walaupun sedikit; dan jika (amalah itu) hanya seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkannya (pahalanya). Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan.
KISAH BEBERAPA ORANG NABI
48. Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Musa dan Haru, Kita Taurat, dan penerang serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa,
49. (yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (datangnya) hari Kiamat.
50. Dan ini (Al Qur’an) adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka mengapa kamu memungkirinya ?
51. Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya.
52. (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya : “Patung-patung apakah ini yang kamu tekun menyembahnya ?”.
53. Mereka menjawab : “Kami mendapati bapak-bapak (nenek moyang) kami menyembahnya”.
54. Dia (Ibarahim) berkata : “Sesungguhnya kamu dan nenek moyang kamu berada dalam kesesatan yang nyata”.
55. Mereka berkata : “Apakah kamu datang kepada kami dengan kebenaran ataukah kamu termasuk orang yang bermain-main ?”.
56. Dia (Ibarahim) menjawab : “Sebenarnya Tuhan kamu adalah Tuhan (pemilik) langit dan bumi; (Dialah) yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu”.
57. Dan demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu setelah kamu pergi meninggalkannya.
58. Maka dia (Ibrahim) membuat (berhala-berhala) itu hancur terpotong berkeping-keping, kecuali yang terbesar (induk) patung, agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.
59. Mereka bertanya ; “Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim.
60. Mereka berkata : “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela patung berhala ini, namanya Ibrahim”.
61. Mereka berkata :”(Kalau demikian) bawalah dia dengan diperlihatkan kepada orang banyak, agar mereka menyaksikan”.
62. Mereka bertanya : “Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim ?”.
63. Dia (Ibrahim) menjawab : “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara”.
64. Maka mereka kembali kepada kesadaran mereka dan lalu berkata : “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang meganiaya (diri sendiri)”’
65. kemudian mereka menundukkan kepala (lalu berkata) ; “Sesungguhnya kamu (Ibarahim) telah megetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara”.
66. Dia (Ibrahim) berkata : “Maka mengapa kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu sekalian ?”.
67. Ah, (celakalah) kamu sekalian dan yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kamu sekalian tidak memahami “.
68. Mereka berkata : “Bakarlah dia (Ibarahim) dan bantulah tuhan-tuhan kamu sekalian, jika kalian benar-benar hendak bertindak”.
69. Kami (Allah) berfirman : “Hai api menjadi dinginlah, dan jadi penyelamat bagi Ibrahim”.
70. dan mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi.
71. Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkatinya untuk seluruh alam.
72. Dan Kami menganugerahkan kepadanya (Ibarahim) Ishak dan Ya’kub sebagai anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang-orang yang shaleh.
73. Dan Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka selalau menyembah,
74. dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang jahat dan fasik,
75. dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang yang shaleh.
76. Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ia berdo’a, dan Kami memperkenankan do’anya, lalu Kami selamatkan dia beserta pengikutnya dari bencana yang besar.
77. Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesunggunhya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami menenggelamkan mereka semuanya.
78. Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu mereka berdua memeberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalahn Kami menyaksikan keputuan (yang diberikan) oleh mereka itu.
79. Maka Kami memberikan pegertian kepada Sulaiman (tentang hukum yang lebih tepat); dan kepada masing-masing Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kamilah yang melakukannya.
80. Dan Kami ajarkan (pula) kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna melindungi kamu sekalian dalam peperangan kalian. Maka apakah kamu sekalian bersyukur (kepada Allah) ?
81. Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang terhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.
82. Dan (telah kami tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam ( ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka itu,
83. dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya : “(Ya Tuhanku), sesugguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”.
84. Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan bilangan mereka), sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang meyembah Kami.
85. Dan (ingatlah kisah) Isma’il, Idris dan Dzulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar.
86. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang shaleh.
87. Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdo’a dalam keadaan yang sangat gelap, “Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”.
88. Maka Kami perkenankan (do’a)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.
89. Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdo’a kepada Tuhannya; “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah Ahli Waris Yang Terbaik”.
90. Maka Kami perkenankan do’anya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya (dapat hamil). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdo’a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.
91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) bagi seluruh alam.
92. Sesungguhnya (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.
93. Dan mereka telah memotong-motong (memecah belah) urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali.
94. Maka barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya.
95. Dan sungguh tidak mungkin bagi (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami)
96. Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.
97. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir. (Mereka berkata ) : “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim”.
98. Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.
99. Andaikata berhala-berhala itu tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan semuanya akan kekal di dalamnya.
100. Mereka merintih di dalamnya (neraka) dan mereka di dalamnya tidak dapat mendengar.
101. Sesuungguhnya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka.
102. mereka tidak mendengar sedikitpun desis (api neraka), dan mereka kekal dalam meni’mati apa yang diingini oleh mereka.
103. Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari Kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata) : “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu”.
104. (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati, sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.
105. Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Adz-Dzikr (Lauh Mahfuz), bahwasanya bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang shaleh.
106. Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (Al Qur’an) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (kepada Allah).
107. Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.
108. Katakanlah (Muhammad) :”Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah, bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya)”.
109. Jika mereka berpaling, maka katakanlah : “Aku telah menyampaikan kepada-mu sekalian (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepada-mu itu sudah dekat atau masih jauh ?”.
110. Sesungguhnya Dia Mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.
111. Dan aku tidak mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai kepada suatu waktu.
112. Dia (Muhammad) berkata : “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohon pertolongan-Nya atas semua yang kamu katakan”.
Masud CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE 21 AL ANBIYAA (NABI-NABI)
Surat Al Anbiyaa’ (Nabi-Nabi)
Surat Ke : 21 ; 112 Ayat
JUZ 17
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
OCEHAN KAUM MUSYRIKIN TERHADAP KERASULAN MUHAMMAD S.A.W. SERTA WAHYU YANG DIBAWANYA DAN PENOLAKAN AL QUR’AN TERHADAPNYA
01. Telah semakin dekat kepada manusia hari hisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (dari akhirat).
02. Setiap diturunkan kepada mereka ayat-ayat yang baru dari Tuhan mereka, mereka mendengarkannya, sedangkan mereka bermain-main,
03. (lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka : “Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) sepereti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya ?”.
04. (Muhammad) berkata (kepada mereka) : “Tuhanku mengetahui perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
05. Bahkan mereka berkata (pula) : “(Al Qur’an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, atau hasil rekayasa (Muhammad), bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita sesuatu mu’jizat, sebagaimana rasul-rsasul yang telah lalu di utus”.
06. Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebelum mereka ; maka apakah mereka akan beriman ?
07. Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakan olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui.
08. Dan tidak Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal.
09. Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.
10. Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya ?
11. Dan berapa banyak (penduduk) negeri yang zalim yang telah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya)
12. Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari (negeri) itu.
13. Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada (kesenangan hidup) yang telah kamu rasakan dan ke tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu dapat ditanya.
14. Mereka berkata : “Aduhai celaka kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”.
15. Maka tetaplah demikian keluhan mereka, sehingga mereka Kami jadikan sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi.
16. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
17. Sekiranya Kami hendak membuat sesutau permainan (isteri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya)
18. Sebenarnya Kami melemparkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan celaka kamu karena kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya).
19. Dab milik-Nya segala apa yang ada di langit dan bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang disisi-Nya, tidak memiliki rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.
20. Mereka selalu bertasbih pada malam dan siang hari tiada berhenti.
BUKTI-BUKTI KESALAHAN KEPERCAYAAN ORANG-ORANG MUSYRIK
21. Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat meghidupkan (orang-orang mati) ?
22. Seandainya ada pada di keduanya ( langit dan bumi) tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang memiliki ‘Arasy, dari apa yang mereka sifatkan.
23. Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi merekalah yang akan ditanya.
24. Atau mereka mengambil tuhan-tuhan selain-Nya ? Katakanlah (Muhammad) : “Tunjukkan alasan-alasanmu ! (Al Qur’an) ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang-orang sebelumku” Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.
25. Dan Kami tidak mengutus seorang rasul-pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya : “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka kamu sekalian sembahlah Aku.
26. Dan mereka berkata : “TuhanYang Maha Pemurah telah megambil (mempunyai) anak”, Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimulyakan,
27. mereka tidak mendahului-Nnya dengan perkataan dan mereka megerjakan perintah-perintah-Nya.
28. Dia (Allah) megetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang dibelakang mereka, dan mereka tiada memberi syafa’at melainkan kepada orang yang diridhai (Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.
29. Dan barang siapa diantara mereka mengatakan : “Sesungguhnya aku adalah tuhan selain Allah”, maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.
30. Dan apakah orang-orang yang kafir mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman ?
31. Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
32. Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
34. Dan Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia sebelum kamu (Muhammad) ; maka jika kamu mati, apakah mereka akan kekal ?
35. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kepada Kamilah kamu akan dikembalikan.
36. Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan) : “Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhan-mu ?”, padahal mereka adalah orang-orang yang ingkat mengingat Allah Yang Maha Pemurah.
37. Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)Ku. Maka janganlah kamu meminta Aku untuk mensegerakan.
38. Dan mereka berkata : “Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekalian adalah orang-orang yang benar ?”.
39. Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (dimana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari wajah mereka dan tidak (pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka meminta tidak untuk disegerakan)
40. Sebenarnya (hari Kiamat) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.
41. Dan sunggguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan (rasul-rasul) itu (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan.
42. Katakanlah : “Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain (Allah) Yang Maha Pemurah ?” Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingat Tuhan mereka.
43. Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami ? Tuhan-tuhan mereka itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami.
44. Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek-moyang mereka keni’matan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (yang berada dibawah kekuasaan orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala pemnjurunya. Maka apakah mereka yang menang ?
45. Katakanlah (hai Muhammad) : “Sesungguhnya aku hanyalah memberi peringatan kepadamu sesuai dengan wahyu”. Tetapi orang tuli tidak mendengar seruan apabila mereka diberi peringatan.
46. Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhamu, pastilah mereka berkata : “Aduhai celakalah kami, bahwasanya kami adalah menzolimi (disi sendiri)”.
47. Dan Kami akan memasang timbangan yang tepat di hari Kiamat, maka tidak seorangpun dirugikan walaupun sedikit; dan jika (amalah itu) hanya seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkannya (pahalanya). Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan.
KISAH BEBERAPA ORANG NABI
48. Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Musa dan Haru, Kita Taurat, dan penerang serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa,
49. (yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (datangnya) hari Kiamat.
50. Dan ini (Al Qur’an) adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka mengapa kamu memungkirinya ?
51. Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya.
52. (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya : “Patung-patung apakah ini yang kamu tekun menyembahnya ?”.
53. Mereka menjawab : “Kami mendapati bapak-bapak (nenek moyang) kami menyembahnya”.
54. Dia (Ibarahim) berkata : “Sesungguhnya kamu dan nenek moyang kamu berada dalam kesesatan yang nyata”.
55. Mereka berkata : “Apakah kamu datang kepada kami dengan kebenaran ataukah kamu termasuk orang yang bermain-main ?”.
56. Dia (Ibarahim) menjawab : “Sebenarnya Tuhan kamu adalah Tuhan (pemilik) langit dan bumi; (Dialah) yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu”.
57. Dan demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu setelah kamu pergi meninggalkannya.
58. Maka dia (Ibrahim) membuat (berhala-berhala) itu hancur terpotong berkeping-keping, kecuali yang terbesar (induk) patung, agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.
59. Mereka bertanya ; “Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim.
60. Mereka berkata : “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela patung berhala ini, namanya Ibrahim”.
61. Mereka berkata :”(Kalau demikian) bawalah dia dengan diperlihatkan kepada orang banyak, agar mereka menyaksikan”.
62. Mereka bertanya : “Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim ?”.
63. Dia (Ibrahim) menjawab : “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara”.
64. Maka mereka kembali kepada kesadaran mereka dan lalu berkata : “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang meganiaya (diri sendiri)”’
65. kemudian mereka menundukkan kepala (lalu berkata) ; “Sesungguhnya kamu (Ibarahim) telah megetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara”.
66. Dia (Ibrahim) berkata : “Maka mengapa kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu sekalian ?”.
67. Ah, (celakalah) kamu sekalian dan yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kamu sekalian tidak memahami “.
68. Mereka berkata : “Bakarlah dia (Ibarahim) dan bantulah tuhan-tuhan kamu sekalian, jika kalian benar-benar hendak bertindak”.
69. Kami (Allah) berfirman : “Hai api menjadi dinginlah, dan jadi penyelamat bagi Ibrahim”.
70. dan mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi.
71. Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkatinya untuk seluruh alam.
72. Dan Kami menganugerahkan kepadanya (Ibarahim) Ishak dan Ya’kub sebagai anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang-orang yang shaleh.
73. Dan Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka selalau menyembah,
74. dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang jahat dan fasik,
75. dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang yang shaleh.
76. Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ia berdo’a, dan Kami memperkenankan do’anya, lalu Kami selamatkan dia beserta pengikutnya dari bencana yang besar.
77. Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesunggunhya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami menenggelamkan mereka semuanya.
78. Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu mereka berdua memeberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalahn Kami menyaksikan keputuan (yang diberikan) oleh mereka itu.
79. Maka Kami memberikan pegertian kepada Sulaiman (tentang hukum yang lebih tepat); dan kepada masing-masing Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kamilah yang melakukannya.
80. Dan Kami ajarkan (pula) kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna melindungi kamu sekalian dalam peperangan kalian. Maka apakah kamu sekalian bersyukur (kepada Allah) ?
81. Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang terhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.
82. Dan (telah kami tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam ( ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka itu,
83. dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya : “(Ya Tuhanku), sesugguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”.
84. Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan bilangan mereka), sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang meyembah Kami.
85. Dan (ingatlah kisah) Isma’il, Idris dan Dzulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar.
86. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang shaleh.
87. Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdo’a dalam keadaan yang sangat gelap, “Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”.
88. Maka Kami perkenankan (do’a)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.
89. Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdo’a kepada Tuhannya; “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah Ahli Waris Yang Terbaik”.
90. Maka Kami perkenankan do’anya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya (dapat hamil). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdo’a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.
91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) bagi seluruh alam.
92. Sesungguhnya (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.
93. Dan mereka telah memotong-motong (memecah belah) urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali.
94. Maka barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya.
95. Dan sungguh tidak mungkin bagi (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami)
96. Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.
97. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir. (Mereka berkata ) : “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim”.
98. Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.
99. Andaikata berhala-berhala itu tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan semuanya akan kekal di dalamnya.
100. Mereka merintih di dalamnya (neraka) dan mereka di dalamnya tidak dapat mendengar.
101. Sesuungguhnya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka.
102. mereka tidak mendengar sedikitpun desis (api neraka), dan mereka kekal dalam meni’mati apa yang diingini oleh mereka.
103. Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari Kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata) : “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu”.
104. (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati, sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.
105. Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Adz-Dzikr (Lauh Mahfuz), bahwasanya bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang shaleh.
106. Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (Al Qur’an) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (kepada Allah).
107. Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.
108. Katakanlah (Muhammad) :”Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah, bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya)”.
109. Jika mereka berpaling, maka katakanlah : “Aku telah menyampaikan kepada-mu sekalian (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepada-mu itu sudah dekat atau masih jauh ?”.
110. Sesungguhnya Dia Mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.
111. Dan aku tidak mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai kepada suatu waktu.
112. Dia (Muhammad) berkata : “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohon pertolongan-Nya atas semua yang kamu katakan”.
Masud CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat Ke : 21 ; 112 Ayat
JUZ 17
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
OCEHAN KAUM MUSYRIKIN TERHADAP KERASULAN MUHAMMAD S.A.W. SERTA WAHYU YANG DIBAWANYA DAN PENOLAKAN AL QUR’AN TERHADAPNYA
01. Telah semakin dekat kepada manusia hari hisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (dari akhirat).
02. Setiap diturunkan kepada mereka ayat-ayat yang baru dari Tuhan mereka, mereka mendengarkannya, sedangkan mereka bermain-main,
03. (lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka : “Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (juga) sepereti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya ?”.
04. (Muhammad) berkata (kepada mereka) : “Tuhanku mengetahui perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
05. Bahkan mereka berkata (pula) : “(Al Qur’an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, atau hasil rekayasa (Muhammad), bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita sesuatu mu’jizat, sebagaimana rasul-rsasul yang telah lalu di utus”.
06. Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebelum mereka ; maka apakah mereka akan beriman ?
07. Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakan olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui.
08. Dan tidak Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal.
09. Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.
10. Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya ?
11. Dan berapa banyak (penduduk) negeri yang zalim yang telah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya)
12. Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari (negeri) itu.
13. Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada (kesenangan hidup) yang telah kamu rasakan dan ke tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu dapat ditanya.
14. Mereka berkata : “Aduhai celaka kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”.
15. Maka tetaplah demikian keluhan mereka, sehingga mereka Kami jadikan sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi.
16. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
17. Sekiranya Kami hendak membuat sesutau permainan (isteri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya)
18. Sebenarnya Kami melemparkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan celaka kamu karena kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak pantas bagi-Nya).
19. Dab milik-Nya segala apa yang ada di langit dan bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang disisi-Nya, tidak memiliki rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.
20. Mereka selalu bertasbih pada malam dan siang hari tiada berhenti.
BUKTI-BUKTI KESALAHAN KEPERCAYAAN ORANG-ORANG MUSYRIK
21. Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat meghidupkan (orang-orang mati) ?
22. Seandainya ada pada di keduanya ( langit dan bumi) tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang memiliki ‘Arasy, dari apa yang mereka sifatkan.
23. Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang dikerjakan, tetapi merekalah yang akan ditanya.
24. Atau mereka mengambil tuhan-tuhan selain-Nya ? Katakanlah (Muhammad) : “Tunjukkan alasan-alasanmu ! (Al Qur’an) ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku, dan peringatan bagi orang-orang sebelumku” Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui yang hak (kebenaran), karena itu mereka berpaling.
25. Dan Kami tidak mengutus seorang rasul-pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya : “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka kamu sekalian sembahlah Aku.
26. Dan mereka berkata : “TuhanYang Maha Pemurah telah megambil (mempunyai) anak”, Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimulyakan,
27. mereka tidak mendahului-Nnya dengan perkataan dan mereka megerjakan perintah-perintah-Nya.
28. Dia (Allah) megetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka (malaikat) dan yang dibelakang mereka, dan mereka tiada memberi syafa’at melainkan kepada orang yang diridhai (Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.
29. Dan barang siapa diantara mereka mengatakan : “Sesungguhnya aku adalah tuhan selain Allah”, maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.
30. Dan apakah orang-orang yang kafir mengetahui bahwa langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman ?
31. Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
32. Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.
33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
34. Dan Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia sebelum kamu (Muhammad) ; maka jika kamu mati, apakah mereka akan kekal ?
35. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kepada Kamilah kamu akan dikembalikan.
36. Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan) : “Apakah ini orang yang mencela tuhan-tuhan-mu ?”, padahal mereka adalah orang-orang yang ingkat mengingat Allah Yang Maha Pemurah.
37. Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)Ku. Maka janganlah kamu meminta Aku untuk mensegerakan.
38. Dan mereka berkata : “Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekalian adalah orang-orang yang benar ?”.
39. Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (dimana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari wajah mereka dan tidak (pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka meminta tidak untuk disegerakan)
40. Sebenarnya (hari Kiamat) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.
41. Dan sunggguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan (rasul-rasul) itu (azab) yang selalu mereka perolok-olokkan.
42. Katakanlah : “Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain (Allah) Yang Maha Pemurah ?” Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingat Tuhan mereka.
43. Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami ? Tuhan-tuhan mereka itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami.
44. Sebenarnya Kami telah memberi mereka dan nenek-moyang mereka keni’matan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (yang berada dibawah kekuasaan orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala pemnjurunya. Maka apakah mereka yang menang ?
45. Katakanlah (hai Muhammad) : “Sesungguhnya aku hanyalah memberi peringatan kepadamu sesuai dengan wahyu”. Tetapi orang tuli tidak mendengar seruan apabila mereka diberi peringatan.
46. Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhamu, pastilah mereka berkata : “Aduhai celakalah kami, bahwasanya kami adalah menzolimi (disi sendiri)”.
47. Dan Kami akan memasang timbangan yang tepat di hari Kiamat, maka tidak seorangpun dirugikan walaupun sedikit; dan jika (amalah itu) hanya seberat biji sawi, pasti Kami mendatangkannya (pahalanya). Dan cukuplah Kami yang membuat perhitungan.
KISAH BEBERAPA ORANG NABI
48. Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Musa dan Haru, Kita Taurat, dan penerang serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa,
49. (yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (datangnya) hari Kiamat.
50. Dan ini (Al Qur’an) adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka mengapa kamu memungkirinya ?
51. Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya.
52. (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya : “Patung-patung apakah ini yang kamu tekun menyembahnya ?”.
53. Mereka menjawab : “Kami mendapati bapak-bapak (nenek moyang) kami menyembahnya”.
54. Dia (Ibarahim) berkata : “Sesungguhnya kamu dan nenek moyang kamu berada dalam kesesatan yang nyata”.
55. Mereka berkata : “Apakah kamu datang kepada kami dengan kebenaran ataukah kamu termasuk orang yang bermain-main ?”.
56. Dia (Ibarahim) menjawab : “Sebenarnya Tuhan kamu adalah Tuhan (pemilik) langit dan bumi; (Dialah) yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu”.
57. Dan demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu setelah kamu pergi meninggalkannya.
58. Maka dia (Ibrahim) membuat (berhala-berhala) itu hancur terpotong berkeping-keping, kecuali yang terbesar (induk) patung, agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.
59. Mereka bertanya ; “Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim.
60. Mereka berkata : “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela patung berhala ini, namanya Ibrahim”.
61. Mereka berkata :”(Kalau demikian) bawalah dia dengan diperlihatkan kepada orang banyak, agar mereka menyaksikan”.
62. Mereka bertanya : “Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim ?”.
63. Dia (Ibrahim) menjawab : “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara”.
64. Maka mereka kembali kepada kesadaran mereka dan lalu berkata : “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang meganiaya (diri sendiri)”’
65. kemudian mereka menundukkan kepala (lalu berkata) ; “Sesungguhnya kamu (Ibarahim) telah megetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara”.
66. Dia (Ibrahim) berkata : “Maka mengapa kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu sekalian ?”.
67. Ah, (celakalah) kamu sekalian dan yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kamu sekalian tidak memahami “.
68. Mereka berkata : “Bakarlah dia (Ibarahim) dan bantulah tuhan-tuhan kamu sekalian, jika kalian benar-benar hendak bertindak”.
69. Kami (Allah) berfirman : “Hai api menjadi dinginlah, dan jadi penyelamat bagi Ibrahim”.
70. dan mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi.
71. Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkatinya untuk seluruh alam.
72. Dan Kami menganugerahkan kepadanya (Ibarahim) Ishak dan Ya’kub sebagai anugerah. Dan masing-masing Kami jadikan orang-orang yang shaleh.
73. Dan Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kami mereka selalau menyembah,
74. dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang jahat dan fasik,
75. dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang yang shaleh.
76. Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ia berdo’a, dan Kami memperkenankan do’anya, lalu Kami selamatkan dia beserta pengikutnya dari bencana yang besar.
77. Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesunggunhya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami menenggelamkan mereka semuanya.
78. Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu mereka berdua memeberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalahn Kami menyaksikan keputuan (yang diberikan) oleh mereka itu.
79. Maka Kami memberikan pegertian kepada Sulaiman (tentang hukum yang lebih tepat); dan kepada masing-masing Kami berikan hikmah dan ilmu, dan Kami tundukkan gunung-gunung dan burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kamilah yang melakukannya.
80. Dan Kami ajarkan (pula) kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna melindungi kamu sekalian dalam peperangan kalian. Maka apakah kamu sekalian bersyukur (kepada Allah) ?
81. Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang terhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.
82. Dan (telah kami tundukkan pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam ( ke dalam laut) untuknya dan mereka mengerjakan pekerjaan selain itu; dan Kami yang memelihara mereka itu,
83. dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya : “(Ya Tuhanku), sesugguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang”.
84. Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan bilangan mereka), sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang meyembah Kami.
85. Dan (ingatlah kisah) Isma’il, Idris dan Dzulkifli. Mereka semua termasuk orang-orang yang sabar.
86. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang shaleh.
87. Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdo’a dalam keadaan yang sangat gelap, “Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim”.
88. Maka Kami perkenankan (do’a)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.
89. Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdo’a kepada Tuhannya; “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah Ahli Waris Yang Terbaik”.
90. Maka Kami perkenankan do’anya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan isterinya (dapat hamil). Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdo’a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.
91. Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) bagi seluruh alam.
92. Sesungguhnya (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.
93. Dan mereka telah memotong-motong (memecah belah) urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kamilah masing-masing golongan itu akan kembali.
94. Maka barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya.
95. Dan sungguh tidak mungkin bagi (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan, bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami)
96. Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.
97. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir. (Mereka berkata ) : “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim”.
98. Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.
99. Andaikata berhala-berhala itu tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan semuanya akan kekal di dalamnya.
100. Mereka merintih di dalamnya (neraka) dan mereka di dalamnya tidak dapat mendengar.
101. Sesuungguhnya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka.
102. mereka tidak mendengar sedikitpun desis (api neraka), dan mereka kekal dalam meni’mati apa yang diingini oleh mereka.
103. Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari Kiamat), dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata) : “Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu”.
104. (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati, sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.
105. Dan sungguh, telah Kami tulis di dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Adz-Dzikr (Lauh Mahfuz), bahwasanya bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang shaleh.
106. Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (Al Qur’an) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (kepada Allah).
107. Dan tidaklah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.
108. Katakanlah (Muhammad) :”Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah, bahwasanya Tuhanmu adalah Tuhan Yang Esa, maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya)”.
109. Jika mereka berpaling, maka katakanlah : “Aku telah menyampaikan kepada-mu sekalian (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepada-mu itu sudah dekat atau masih jauh ?”.
110. Sesungguhnya Dia Mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.
111. Dan aku tidak mengetahui, boleh jadi hal itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai kepada suatu waktu.
112. Dia (Muhammad) berkata : “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohon pertolongan-Nya atas semua yang kamu katakan”.
Masud CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Langganan:
Postingan (Atom)