Surat Al Hajji
Surat Ke 22 : 78 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KEHIDUPAN DI HARI KEMUDIAN
Kedahsyatan Hari Kiamat
01. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).
02. (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, semua wanita yang menyusui anaknya lupa akan anak-anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan semua wanita yang hamil, dan kamu lihat semua manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras.
Celaan Terhadap Orang-Orang Yang Membantah Tuhan
03. Dan di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti para syaitan yang sangat jahat,
04. yang telah ditetapkan terhadap syaitan itu, bahwa barangsiapa yang berkawan dengan denga dia, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka.
Prosesd Kejadian Manusia dan Tumbuh-tumbuhan, Adalah Bukti Yang Nyata Tentang Kebenaran Hari Berbangkit.
05. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan diantara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) dia antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, sehingga dia tidak megetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah serta menumbuhkan berbagai pasangan jenis tumbuh-tumbuhan yang indah.
06. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Haq, dan sesunggunya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,
07. dan sesungguhnya (hari) Kiamat itu pastilah datang, tidak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.
Celaaan Terhadap Orang Yang Membantah Tuhan Karena Kesombongan Dan Untuk Menyesatkan Orang Lain
08. Dan diantara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya (memberi penerangan)
09. dengan memalingkan lambungnya (sombong) untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia dan di hari Kiamat, dan Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar.
10. (Akan dikatakan kepadanya) : “Yang demikian itu, adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya”.
Cobaan Terhadap Orang-Orang Yang Tidak Berpendirian.
11. Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang (kembali kafir). Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugisan yang nyata.
12. Ia menyeru selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat dan tidak (pula) memberi manfa’at kepadanya. Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.
13. Ia menyeru sesuatu yang sebanrnya mudharatnya lebih dekat dari manfa’atnya. Sesungguhnya yang diserunya itu adalah sejahat-jahat penolong dan sejahat-jahat kawan.
BalasanTerhadap Orang Yang Beriman Dan Beramal Shaleh
14. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shaleh ke dalam syurga-syurga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
Pertolongan Allah Pasti Datang
15. Barangsiapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan di akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia menitinya (bergantung), kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.
16. Dan demikianlah Kami telah menurunkan (Al Qur’an) yang merupakan ayat-ayat yang nayata; dan sesungguhnya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
17. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orag-orang Yahudi, Shabi’in, Nasrani, Majusi serta orang-orang musyrik, Allah pasti akan memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.
18. Apakah kamu tidak mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan , bintang, gunung, pepohonan, binatang yang melata dan sebahagian besar dari manusia ? Dan banyak di antara manusia telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
Keadaaan Orang-Orang Kafir Di Dalam Neraka Dan Balasan Terhadap Orang-Orang Yang Beriman.
19. Inilah dua golongan (golongan mu’min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.
20. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka)
21. Dan (azab) untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.
22. Setiap kali mereka hendak keluar darinya (neraka) karena kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan) : “Rasakanlah azab yang membakar ini”.
23. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh ke dalam syurga-syurga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Di sana (syurga) mereka diberi perhisasan gelang-gelang dari emas dan mutiara dan pakaian mereka dari sutera.
24. Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji
25. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidil Haram yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepada mereka siksa yang pedih.
HAJI , MANASIKNYA DAN SYI’ARNYA
26. Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan) : “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang ruku’ dan sujud.
27. Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang datang dari segenap penjuru yang jauh,
28. agar mereka menyaksikan berbagai manfa’at bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir.
29. Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah mereka melakukan thawaf (berkeliling) rumah yang tua itu (Baitullah).
30. Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya. Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta,
31. (Beribadahlah) dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.
32. Demikanlah, (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.
33. Bagi kamu padanya (binatang had-yu) itu ada beberapa manfa’at, sampai kepada waktu yang ditentukan, kemudian tempat wajib (serta akhir masa) menyembelihnya ialah setelah sampai ke Baitul Atiq (Baitulah).
34. Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syari’atkan penyembelihan (kurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),
35. (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan shalat dan orang-orang yang menafkahkan sebahagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.
36. Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebahagaian dari syi’ar Allah, kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya. Maka sebutlah nama Allah (ketika kamu akan menyembelihnya) dalam keadaan berdiri (dan kaki-kaki telah terikat). Kemudian apabila telah rebah (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami tundukkan (unta-unta itu) untukmu, agar kamu sekalian bersyukur.
37. Daging-daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaaan dari kamu sekalian yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu selakian. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
IZIN BERPERANG BAGI ORANG-ORANG MU’MIN
38. Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi kufur ni’mat.
39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.
40. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halamannya tanpa alasan yang benar, hanya karena mereka berkata : “Tuhan kami hanyalah Allah”. Dan sekiranya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebahagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sesunguhnya Allah benar-benar Maha Kuasa lagi Maha Perkasa,
41. (yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan di bumi, mereka melaksanakan shalat, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.
AYAT-AYAT ALLAH SEBAGAI PENAWAR HATI MUHAMMAD S.A.W.
42. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) mendustakan kamu, maka sesunggguhya telah mendustakan juga sebelum mereka kaum Nuh, ‘Aad dan Tsamud,
43. dan kaum Ibrahim dan kaum Luth,
44. dan penduduk Madyan, dan telah didustakan Musa, lalu Aku tangguhkan (azab-Ku) untuk orang-orang kafir, kemudian Aku azab mereka, maka (lihatlah) bagaimana besarnya kebencian-Ku (kepada mereka itu)
45. Berapa banyak kota yang Kami telah membinasakannya, yang penduduknya dalam keadaan zalim, maka (tembok-tembok) kota itu roboh menutupi atap-atapnya dan (berapa banyak) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi (tanpa penghuni).
46. Maka tidak pernahkah mereka berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar ?. Karena sesungguhnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.
47. Dan mereka meminta kepadamu agar disegerakan azab itu, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.
48. Dan berapa banyak kota yang Aku tangguhnkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Ku tempat kembalinya (segala sesuatu).
TUGAS RASUL ADALAH MEMBERI PERINGATAN
49. Katakanlah (Muhammad) : “ Hai manusia, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu sekalian”.
50. Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.
51. Dan orang-orang yang berusaha dengan maksud menentang ayat-ayat Kami dengan melemahkan (kemauan untuk beriman); mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka.
52. Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul-pun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitan-pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
53. Dia (Allah) ingin menjadikan godaan yang ditimbulkan syaitan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang hatinya ada penyakit dan orang-orang yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat jauh,
54. dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, menyakini bahwasanya (Al Qur’an) itulah yang hak dari Tuhanmu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.
55. Dan orang-orang kafir itu senantiasa ragu mengenai hal itu (Al Qur’an), hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari Kiamat.
56. Kekuasaan pada hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal shaleh berada dalam syurga yang penuh kenikmatan.
57. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, maka bagi mereka azab yang menghinakan.
BALASAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG MATI DALAM BERHIJRAH DI JALAN ALLAH.
58. Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka dibunuh atau mati, benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (syurga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki.
59. Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (syurga) yang mereka menyukainya. Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.
60. Demikianlah, dan barangsiapa membalas seimbang dengan penganiayaan yang pernah ia derita kemudian ia dianiaya (lagi), pasti Allah akan menolongnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pema’af lagi Maha Pengampun.
61. Yang demikan itu, karena sesungguhnya Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan bahwasanya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
62. (Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang bathil, dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
NIKMAT ALLAH KEPADA MANUSIA
63. Apakah kamu tidak melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau ? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
64. Milik-Nya-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
65. Apakah kamu tidak melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya ? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
66. Dan Dialah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari ni’mat.
TIAP-TIAP UMAT MEMPUNYAI SYARI’AT YANG TERTENTU
67. Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari’at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari’at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhan-mu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.
68. Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah : “Allah lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
69. Allah akan mengadili di antara kamu pada hari Kiamat tentang apa yang dahulu kamu selalu memperselisihkannya.
70. Apakah kamu tiak megetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi ? ; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian amat mudah bagi Allah.
KELEMAHAAN PENDIRIAN ORANG-ORANG KAFIR DALAM MENYEMBAH SELAIN ALLAH
71. Dan mereka menyembah selain Allah, apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu, dan apa yang mereka sendiri tidak mempunyai pengetahuan terhadapnya. Dan bagi orang-orang yang zalim tidak ada seorang penolong-pun.
72. Dan apabila dibacakan dihadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang, niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada wajah orang-orang kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka. Katakanlah (Muhammad): “Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka ?”. Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.
73. Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat-pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, mereka tidak akan dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemah yang menyembah dan amat lemah (pula) yang disembah.
74. Mereka tidak megenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
75. Allah memilih utusan-utusan(Nya) dari malaikat dan dari manusia ; sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
76. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.
77. Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhan-mu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.
AGAMA ISLAM BUKANLAH AGAMA YANG SEMPIT
78. Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Qur’an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka (Dia) sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.
Masud CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com)
Kamis, 10 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar