Surat : Ath-Thuur (Bukit)
Surat : Ke 52 ; 49 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
SUMPAH-SUMPAH YANG MENANDASKAN BAHWA AZAB ALLAH PASTI DATANG PADA ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN DAN KARUNIANYA PASTI AKAN DILIMPAHKAN KEPADA KEPADA ORANG-ORANG YANG TAQWA
01. Demi bukit (Sinai),
02. dan demi Kitab yang ditulis,
03. pada lembaran yang terbuka,
04. demi Baitul Ma’mur (ka’bah),
05. demi atap yang ditinggikan (langhit)
06. demi lautan yang penuh gelombang,
07. sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi,
08. tidak sesuatupun yang dapat menolaknya,
09. pada hari (ketika) langit berguncang sekeras-kerasnya,
10. dan gunung berjalan (berpindah-pindah).
11. Maka celakalah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
12. (yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebatilan (perbuatan diosa),
13. pada hari (ketika) itu mereka disorong ke neraka Jahannam dengan sekuat-kuatnya.
14. (Dikatakan kepada mereka), “Inilah neraka yang dahulu kamu sekalian mendustakannya”.
15. Maka apakah ini sihir ? Ataukah kamu sekalian tidak melihat ?
16. Masuklah kamu sekalian ke dalamnya (rasakan panas apinya); baik kamu sekalian bersabar atau tidak, sama saja bagi kamu sekalian; sesungguhnya kamu sekalian hanya diberi balasan atas apa yang telah kamu sekalian kerjakan.
17. Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam syurga dan kenikmatan,
18. mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan oleh Tuhan kepada mereka ; dan Tuhan memelihara mereka dari azab neraka.
19. (Dikatakan kepada mereka) : “Makan dan minumlah dengan enak, sebagai balasan dari apa yag telah kamu sekalian kerjakan”.
20. Mereka bersandar di atas dipan-dipan yang tersusun dan Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah.
21. Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka ( di dalam syurga), dan Kami tidak mengurangi sedikitpun pahala amal (shaleh) mereka. Setiaporang terikat dengan apa yang dikerjakannya.
22. Dan Kami berikan kepada mereka tambahan berupa buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini.
23. (Di dalam syurga itu) mereka saling mengulurkan gelas yang isinya tidak (menimbulkan) ucapan yang tidak berfaedah ataupun perbuatan dosa.
24. Dan disekitar mereka ada anak-anak muda (melayani mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.
25. Dan sebahagian mereka berhadap-hadapan satu sama lain saling bertegur sapa.
26. Mereka berkata : “Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab).
27. Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.
28. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya . Sesungguhnya Dialah Yang Maha Melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang”.
BANTAHAN-BANTAHAN ALLAH TERHADAP OCEHAN-OCEHAN KAUM MUSYRIKIN
29. Maka peringatkanlah karena dengan ni’mat Tuhanmu kamu (Muhammad) bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula orang gila.
30. Bahkan mereka berkata ; “Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya”.
31. Katakanlah (Muhammad) : “Tunggulah ! Sesungguhnya akupun termasuk orang yang sedang menunggu bersama kamu sekalian”.
32. Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk menghucapkan (tuduhan-tuduhan) ini, ataukah mereka kaum yang melampaui batas ?
33. Ataukah mereka berkata : “Dia (Muhammad) mereka-rekannya”. Tidak ! Merekalah yang tidak beriman.
34. Maka hendaklah mereka mendatangkan yang semitsal dengannya (Al Qur’an itu jika mereka orang-orang yang benar.
35. Atau apakah mereka tercipta tanpa asal-usul ataukah mereka yang mencipatakan (diri mereka sendiri) ?
36. Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi ? Sebenarnya mereka tidak menyakini (apa yang mereka katakan).
37. Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu ataukah mereka yang berkuasa ?
38. Atau apakah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan (hal-hal yang ghaib) ? Maka hendaklah orang-orang yang mendengarkan di antara mereka itu datang membawa keteragan yang nyata.
39. Ataukah (pantas) untuk Dia anak-anak perempuan sedangkan untuk kamu sekalian anak-anak laki-laki ?
40. Ataukah kamu (Muhammad) meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan hutang ?
41. Ataukah di sisi mereka mempunyai (pengetahuan) tentang yang ghaib lalu mereka menuliskannya ?
42. Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya ? Maka orang-orang yang kafir itu, justru merekalah yangaa terkena tipu daya.
43. Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah ? Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
44. Dan jika mereka melihat gumpalan-gumpalan awan berjatuhan dari langit, mereka berkata : “Itu adalah awan yang bertumpuk-tumpuk”.
45. Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada ) mereka, pada hari itu mereka dibinasakan,
46. (yaitu) pada hari (ketika) tipu daya mereka tidak berguna sedikitpun bagi mereka dan mereka tidak akan diberi pertolongan.
47. Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim masih ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
KEHARUSAN BERSABAR, BERTASBIH DAN SHALAT MALAM
48. Dan bersabarlah (Muhammad) menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya kamu berada dalam pengawasan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri,
49. dan pada sebahagian malam bertasbihlah kepada-Nya dan (juga) pada waktu terbenamnya bintang-bintang (pada waktu fajar)
---mic---
Haji Mauhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Kamis, 25 Februari 2010
SURAT KE : 51 ADZ DZAARIYAAT ( ANGIN YANG MENERBANGKAN )
Surat : Adz Dzaariyaat ( Angin Yang Menerbangkan )
Surat : Ke 51 ; 60 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
PENEGASAN TENTANG HARI BERBANGKIT
01. Demi (angin) yang menerbangkan debu (dengan sekuat-kuatnya),
02. dan awan yang mnengandung (hujan),
03. dan (kapal-kapal) yang berlayar dengan mudah,
04. dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan,
05. sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kamu sekalian pasti benar,
06. dan sesungguhnya, (hari) pembalasan pasti terjadi.
07. Demi langit yang mempunyai jalur-jalur (jalan-jalan),
08. sesungguhnya kamu sekalian benar-benar dalam keadaan berbeda-beda pendapat,
09. dipalingkan daripadanya (Al Qur’an dan Rasul) orang yang dipalingkan.
10. Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,
11. (yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan lagi lalai,
12. mereka bertanya ; “Kapankah hari pembalasan itu !”
13. (Hari pembalasan itu ialah) pada hari (ketika) mereka diazab di atas api neraka.
14. (Dikatakan kepada mereka) : “Rasakanlah azabmu sekalian ini. Inilah azab yang dahulu kamu sekalian minta agar disegerakan”.
15. Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air,
16. mereka mengambil apa yang diberkan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik;
17. mereka sedikt sekali tidur pada waktu malam;
18. dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).
19. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta.
20. Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin,
21. dan (juga) pada diri kamu sekalian sendiri. Maka apakah kamu sekalian tidak memperhatikan ?
22. Dan dilangit terdapat (sebab-sebab) rezeki kamu sekalian dan apa yang dijanjikan kepada kamu sekalian.
23. Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh apa yang dijanjikan itu pasti benar-benar (akanterjadi) seperti apa yang kamu sekalian ucapkan.
KISAH TENTANG UMAT-UMAT YANG DAHULU YANG MENDUSTAKAN PARA NABI
24. SudahkaH sampai kepada kamu (Muhammad) ceritera tentang tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan ?
25. (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan : “salaaman (salam)”, Ibrahim menjawab : salaamun (salam)”. (Kamu sekalian) adalah orang-orang yang tidak dikenal.
26. Maka diam-diam dia (Ibrahim) pergi menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar),
27. lalu dihidangkannya kepada mereka (tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata ; “Mengapa tidak kamu sekalian makan”.
28. Maka (Ibrahim) merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata ; “Janganlah kamu takut”, dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak)
29. Kemudian isterinya (Sarah) datang memekik (tercengang) lalu menepuk wajahnya sendiri seraya berkata :”(Aku ini) seorang perempuan tua yang mandul !”
30. Mereka berkata (kepada Sarah); “Demikianlah Tuhan-mu berfirman, sesungguhnya Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui”.
JUZ 27
31. Dia (Ibrahim) berkata : “Apakah urusan kamu sekalian wahai para utusan ?”
32. Mereka menjawab ; “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),
33. agar kami menimpa mereka dengan batu-batu dari tanah (yang keras),
34. yang ditandai dari Tuhan kamu untuk (membinasakan ) orang-orang yang melampaui batas.
35. Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di dalamnya (negeri kaumLuth) itu.
36. Maka Kami tidak mendapati di dalamnya (negeri) itu), kecuali sebuah rumah dari orang-orang muslim (Luth).
37. Dan Kami tinggalkan padanya (negeri itu) suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.
38. Dan pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir’aun dengan membawa mu’jizat yang nyata.
39. Maka dia (Fir’aun) bersama bala tentaranya berpaling dan berkata ; “Dia adalah seorang penyihir atau orang gila”.
40. Maka Kami siksa dia beserta bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, dan dia dalam keadaan tercela.
41. Dan (juga) pada (kisah kaum) ‘Aad, ketikaKami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,
42. (angin itu) tidak membiarkan suatu apapun yang dilandanya, kecuali dijadikannya seperti serbuk.
43. Dan pada (kisah kaum) Tsamud, ketika dikatakan kepada mereka; “Bersenang-senanglah kamu sekalian sampai waktu yang ditentukan”.
44. Lalu mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, maka mereka disambar petir, sedang mereka melihatnya.
45. Maka mereka tidak mampu bangun dan juga tidak mendapat pertolongan,
46. dan sebelum itu (telah Kami binasakan) kaum Nuh. Sesungguhnya mereka dalah kum yang fasiq.
47. Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami sebaik-baik yang meluaskannya.
48. Dan bumi telah Kami hamparkan; maka (Kami) sebaik-baik yang menghamparkan.
49. Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu sekalian mengingat (kebesaran Allah).
50. Maka segeralah kembali (ta’at) kepada Allah. Sesungguhnya, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untuk kamu sekalian.
51. Dan janganlah kamu sekalian mengadakan tuhan yang lain selain Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untuk kamu sekalian.
52. Demikianlah tidak seorang rasul yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, kecuali mereka (kaumnya) mengatakan ; “Dia itu penyihir atau orang gila”.
53. Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
54. Maka berpalinglah kamu dari mereka, dan kamu sama sekali tidak tercela.
55. Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfa’at bagi orang-orang yang beriman.
56. Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
57. Aku tidak mengaharapkan rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku.
58. Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.
59. Maka sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada bahagian azab (siksa) seperti bahagian teman-teman mereka (dahulu), maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.
60. Maka jelakalah orang-orang yang kafir pada hari yang telah di ancamkan kepada mereka (hari Kiamat)
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 51 ; 60 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
PENEGASAN TENTANG HARI BERBANGKIT
01. Demi (angin) yang menerbangkan debu (dengan sekuat-kuatnya),
02. dan awan yang mnengandung (hujan),
03. dan (kapal-kapal) yang berlayar dengan mudah,
04. dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan,
05. sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kamu sekalian pasti benar,
06. dan sesungguhnya, (hari) pembalasan pasti terjadi.
07. Demi langit yang mempunyai jalur-jalur (jalan-jalan),
08. sesungguhnya kamu sekalian benar-benar dalam keadaan berbeda-beda pendapat,
09. dipalingkan daripadanya (Al Qur’an dan Rasul) orang yang dipalingkan.
10. Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,
11. (yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan lagi lalai,
12. mereka bertanya ; “Kapankah hari pembalasan itu !”
13. (Hari pembalasan itu ialah) pada hari (ketika) mereka diazab di atas api neraka.
14. (Dikatakan kepada mereka) : “Rasakanlah azabmu sekalian ini. Inilah azab yang dahulu kamu sekalian minta agar disegerakan”.
15. Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air,
16. mereka mengambil apa yang diberkan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik;
17. mereka sedikt sekali tidur pada waktu malam;
18. dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).
19. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta.
20. Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin,
21. dan (juga) pada diri kamu sekalian sendiri. Maka apakah kamu sekalian tidak memperhatikan ?
22. Dan dilangit terdapat (sebab-sebab) rezeki kamu sekalian dan apa yang dijanjikan kepada kamu sekalian.
23. Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh apa yang dijanjikan itu pasti benar-benar (akanterjadi) seperti apa yang kamu sekalian ucapkan.
KISAH TENTANG UMAT-UMAT YANG DAHULU YANG MENDUSTAKAN PARA NABI
24. SudahkaH sampai kepada kamu (Muhammad) ceritera tentang tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan ?
25. (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan : “salaaman (salam)”, Ibrahim menjawab : salaamun (salam)”. (Kamu sekalian) adalah orang-orang yang tidak dikenal.
26. Maka diam-diam dia (Ibrahim) pergi menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar),
27. lalu dihidangkannya kepada mereka (tetapi mereka tidak mau makan). Ibrahim berkata ; “Mengapa tidak kamu sekalian makan”.
28. Maka (Ibrahim) merasa takut terhadap mereka. Mereka berkata ; “Janganlah kamu takut”, dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak)
29. Kemudian isterinya (Sarah) datang memekik (tercengang) lalu menepuk wajahnya sendiri seraya berkata :”(Aku ini) seorang perempuan tua yang mandul !”
30. Mereka berkata (kepada Sarah); “Demikianlah Tuhan-mu berfirman, sesungguhnya Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui”.
JUZ 27
31. Dia (Ibrahim) berkata : “Apakah urusan kamu sekalian wahai para utusan ?”
32. Mereka menjawab ; “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),
33. agar kami menimpa mereka dengan batu-batu dari tanah (yang keras),
34. yang ditandai dari Tuhan kamu untuk (membinasakan ) orang-orang yang melampaui batas.
35. Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di dalamnya (negeri kaumLuth) itu.
36. Maka Kami tidak mendapati di dalamnya (negeri) itu), kecuali sebuah rumah dari orang-orang muslim (Luth).
37. Dan Kami tinggalkan padanya (negeri itu) suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.
38. Dan pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir’aun dengan membawa mu’jizat yang nyata.
39. Maka dia (Fir’aun) bersama bala tentaranya berpaling dan berkata ; “Dia adalah seorang penyihir atau orang gila”.
40. Maka Kami siksa dia beserta bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, dan dia dalam keadaan tercela.
41. Dan (juga) pada (kisah kaum) ‘Aad, ketikaKami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,
42. (angin itu) tidak membiarkan suatu apapun yang dilandanya, kecuali dijadikannya seperti serbuk.
43. Dan pada (kisah kaum) Tsamud, ketika dikatakan kepada mereka; “Bersenang-senanglah kamu sekalian sampai waktu yang ditentukan”.
44. Lalu mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, maka mereka disambar petir, sedang mereka melihatnya.
45. Maka mereka tidak mampu bangun dan juga tidak mendapat pertolongan,
46. dan sebelum itu (telah Kami binasakan) kaum Nuh. Sesungguhnya mereka dalah kum yang fasiq.
47. Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami sebaik-baik yang meluaskannya.
48. Dan bumi telah Kami hamparkan; maka (Kami) sebaik-baik yang menghamparkan.
49. Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu sekalian mengingat (kebesaran Allah).
50. Maka segeralah kembali (ta’at) kepada Allah. Sesungguhnya, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untuk kamu sekalian.
51. Dan janganlah kamu sekalian mengadakan tuhan yang lain selain Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untuk kamu sekalian.
52. Demikianlah tidak seorang rasul yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, kecuali mereka (kaumnya) mengatakan ; “Dia itu penyihir atau orang gila”.
53. Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
54. Maka berpalinglah kamu dari mereka, dan kamu sama sekali tidak tercela.
55. Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfa’at bagi orang-orang yang beriman.
56. Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
57. Aku tidak mengaharapkan rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku.
58. Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.
59. Maka sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada bahagian azab (siksa) seperti bahagian teman-teman mereka (dahulu), maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.
60. Maka jelakalah orang-orang yang kafir pada hari yang telah di ancamkan kepada mereka (hari Kiamat)
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 50 QAAF
Surat : Qaaf.
Surat : Ke 50 ; 45 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
HARI BERBANGKIT
Pengingkaran Kaum Musyrikin Terhadap Kenabian Muhammad S.A.W. Dan Hari Berbangkit
01. Qaaf. Demi Al Qur’an yang mulia.
02. (Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir ; “Ini adalah suatu yang sangat ajaib’.
03. Apakah apabila kami telah mati dan sudah mejadi tanah (akan kembali lagi) ? Itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin.
04. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang ditelan bumi dari (tubuh) mereka, sebab pada Kami ada kitab (catatan) yang terpelihara baik.
05. Bahkan mereka telah mendustakan kebenaran ketika (kebenaran itu) datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau.
Kejadian Kejadian Dalam Alam Membuktikan Kebenaran Adanya Hari Berbangkit
06. Maka tidaklah mereka memperhatikan langit yang ada di atas mereka, bagaimana cara Kami membangunnya dan menghiasinya, dan langit itu tidak terdapat retak-retak sedikitpun ?
07. Dan bumi yang Kami hamparkan dan Kami pancangkan di atasnya gunung-gunung yang kokoh, dan Kami tumbuhkan di atasnya tanaman-tanaman yang indah,
08. untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi setiap hamba yang kembali (tunduk kepada Allah).
09. Dan dari langit Kami turunkan air yang memberi berkah, lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen,
10. dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun,
11. (sebagai) rezeki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan (air) itu negeri yang mati (tandus). Seperti itulah terjadinya kebangkitan (dari kubur).
Pelajaran Yang Dapat Diambil Dari Umat-Umat Yang Dahulu Yang Menentang Para Nabi
12. Sebelum mereka, kaum Nuh, penduduk Rass dan Tsamud telah mendustakan (rasul-rasul),
13. dan (demikian juga) kaum ‘Aad, kaum Fir’aun dan kaum Luth,
14. dan (juga) penduduk Aikah serta kaum Tubba’. Semuanya telah mendustakan rasul-rasul, maka berlakulah ancaman-Ku (atas mereka).
15. Maka apakah Kami telah letih dengan penciptaan yang pertama ? (sama sekali tidak), bahkan mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru.
Gerak Gerik Manusia Dan Perkataannya Dicatat Oleh Para malaikat.
16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.
17. (yaitu) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya), seorang duduk disebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri.
18. Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan disisinya ada malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).
19. Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu dahulu selalu menghindari.
20. Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari yang diancamkan.
21. Setiap orang akan datang bersama (malaikat) pengiring dan (malaikat) saksi.
22. Sesungguhnya kamu dahulu lalai tentang (peristiwa) ini, maka Kami singkapkan tutup (yang menutupi) matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam.
23. Dan (malaikat) yang menyertainya berkata ; “Inilah (catatan perbuatannya) yang ada padaku”.
24. (Allah berfirman) : “Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka Jahannam, semua oang yang sangat ingkar dan keras kepala,
25. yang sangat enggan melakukan kebaikan, melampaui batas dan bersikap ragu-ragu,
26. yang mempersekutukan Allah dengan tuhan lain, maka lemparkanlah dia ke dalam azab yang sangat (pedih)”.
27. (Syaitan) yang menyertainya berkata (pula) ; “Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya, tetapi dia sendiri yang berada dalam kesesatan yang jauh”.
28. (Allah) berfirman : “Janganlah kamu bertengkar dihadapan-Ku, dan sesungguhnya dahulu Aku telah memberikan ancaman kepada kamu sekalian.
29. Keputusan disisi-Ku tidak dapat diubah, dan Aku tidak menzalimi hamba-hamba-Ku”.
Balasan Terhadap Amal Yang Baik Dan Perbuatan Yang Jelek
30. (Ingatlah) pada hari (ketika) Kami bertanya kepada Jahannam ; “Apakah kamu sudah penuh ?” Ia menjawab ; “Masih adakah tambahan ?”
31. Dan syurga didekatkan kepada orang-orang yang bertaqwa pada tenmpat yang tidak jauh (dari mereka).
32. (Kepada mereka dikatakan), “Inilah ni’mat yang dijanjikan kepada kamu sekalian, (yaitu) kepada setiap hamba yang senantiasa bertaubat (kepada Allah) dan memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya).
33. (Yaitu) orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pemurah, sekalipun tidak keliahatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat,
34. masuklah ke (dalam syurga) denga aman dan damai, itulah hari yang kekal.
35. Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki, dan pada sisi Kami ada tambahannya.
Ancaman Terhadap Orang-Orang Yang Mengingkari Hari Berbangkit
36. Dan betapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, (padahal) mereka lebih hebat kekuatannya daripada mereka (umat yang belakangan) ini. Mereka telah menjelajah di beberapa negeri. Adakah tempat pelarian (dari kebinasaan bagi mereka) ?
37. Sesungguhnya pada yang demikian itu pasti terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedangkan dia menyaksikannya.
38. Dan sungguh, Kami telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, dan Kami tidak merasa letih sedikitpun.
39. Maka bersabarlah kamu (Muhammad) terhadap apa yag mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam.
40. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada malam hari dan setiap selesai shalat.
41. Dan dengarkanlah (seruan) pada hari (ketika) penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat.
42. (Yaitu) pada hari (ketika) mereka mendengar suara dahsyat dengan sebenarnya. Itulah hari keluar (dari kubur)
43. Sungguhnya Kami yang meghidupkan dan mematikan, dan kepada Kami tempat kembali (semua makhluk).
44. (Yaitu) pada hari (ketika) bumi terbelah, mereka keluar dengan cepat. Yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Kami.
45. Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu (Muhammad) bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka berilah peringatan dengan Al Qur’an kepada siapapun yang takut kepada ancaman(Ku).
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 50 ; 45 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
HARI BERBANGKIT
Pengingkaran Kaum Musyrikin Terhadap Kenabian Muhammad S.A.W. Dan Hari Berbangkit
01. Qaaf. Demi Al Qur’an yang mulia.
02. (Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir ; “Ini adalah suatu yang sangat ajaib’.
03. Apakah apabila kami telah mati dan sudah mejadi tanah (akan kembali lagi) ? Itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin.
04. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang ditelan bumi dari (tubuh) mereka, sebab pada Kami ada kitab (catatan) yang terpelihara baik.
05. Bahkan mereka telah mendustakan kebenaran ketika (kebenaran itu) datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau.
Kejadian Kejadian Dalam Alam Membuktikan Kebenaran Adanya Hari Berbangkit
06. Maka tidaklah mereka memperhatikan langit yang ada di atas mereka, bagaimana cara Kami membangunnya dan menghiasinya, dan langit itu tidak terdapat retak-retak sedikitpun ?
07. Dan bumi yang Kami hamparkan dan Kami pancangkan di atasnya gunung-gunung yang kokoh, dan Kami tumbuhkan di atasnya tanaman-tanaman yang indah,
08. untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi setiap hamba yang kembali (tunduk kepada Allah).
09. Dan dari langit Kami turunkan air yang memberi berkah, lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen,
10. dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun,
11. (sebagai) rezeki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan (air) itu negeri yang mati (tandus). Seperti itulah terjadinya kebangkitan (dari kubur).
Pelajaran Yang Dapat Diambil Dari Umat-Umat Yang Dahulu Yang Menentang Para Nabi
12. Sebelum mereka, kaum Nuh, penduduk Rass dan Tsamud telah mendustakan (rasul-rasul),
13. dan (demikian juga) kaum ‘Aad, kaum Fir’aun dan kaum Luth,
14. dan (juga) penduduk Aikah serta kaum Tubba’. Semuanya telah mendustakan rasul-rasul, maka berlakulah ancaman-Ku (atas mereka).
15. Maka apakah Kami telah letih dengan penciptaan yang pertama ? (sama sekali tidak), bahkan mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru.
Gerak Gerik Manusia Dan Perkataannya Dicatat Oleh Para malaikat.
16. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.
17. (yaitu) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya), seorang duduk disebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri.
18. Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan disisinya ada malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).
19. Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu dahulu selalu menghindari.
20. Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari yang diancamkan.
21. Setiap orang akan datang bersama (malaikat) pengiring dan (malaikat) saksi.
22. Sesungguhnya kamu dahulu lalai tentang (peristiwa) ini, maka Kami singkapkan tutup (yang menutupi) matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam.
23. Dan (malaikat) yang menyertainya berkata ; “Inilah (catatan perbuatannya) yang ada padaku”.
24. (Allah berfirman) : “Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka Jahannam, semua oang yang sangat ingkar dan keras kepala,
25. yang sangat enggan melakukan kebaikan, melampaui batas dan bersikap ragu-ragu,
26. yang mempersekutukan Allah dengan tuhan lain, maka lemparkanlah dia ke dalam azab yang sangat (pedih)”.
27. (Syaitan) yang menyertainya berkata (pula) ; “Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya, tetapi dia sendiri yang berada dalam kesesatan yang jauh”.
28. (Allah) berfirman : “Janganlah kamu bertengkar dihadapan-Ku, dan sesungguhnya dahulu Aku telah memberikan ancaman kepada kamu sekalian.
29. Keputusan disisi-Ku tidak dapat diubah, dan Aku tidak menzalimi hamba-hamba-Ku”.
Balasan Terhadap Amal Yang Baik Dan Perbuatan Yang Jelek
30. (Ingatlah) pada hari (ketika) Kami bertanya kepada Jahannam ; “Apakah kamu sudah penuh ?” Ia menjawab ; “Masih adakah tambahan ?”
31. Dan syurga didekatkan kepada orang-orang yang bertaqwa pada tenmpat yang tidak jauh (dari mereka).
32. (Kepada mereka dikatakan), “Inilah ni’mat yang dijanjikan kepada kamu sekalian, (yaitu) kepada setiap hamba yang senantiasa bertaubat (kepada Allah) dan memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya).
33. (Yaitu) orang yang takut kepada Allah Yang Maha Pemurah, sekalipun tidak keliahatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat,
34. masuklah ke (dalam syurga) denga aman dan damai, itulah hari yang kekal.
35. Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki, dan pada sisi Kami ada tambahannya.
Ancaman Terhadap Orang-Orang Yang Mengingkari Hari Berbangkit
36. Dan betapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, (padahal) mereka lebih hebat kekuatannya daripada mereka (umat yang belakangan) ini. Mereka telah menjelajah di beberapa negeri. Adakah tempat pelarian (dari kebinasaan bagi mereka) ?
37. Sesungguhnya pada yang demikian itu pasti terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedangkan dia menyaksikannya.
38. Dan sungguh, Kami telah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, dan Kami tidak merasa letih sedikitpun.
39. Maka bersabarlah kamu (Muhammad) terhadap apa yag mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam.
40. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada malam hari dan setiap selesai shalat.
41. Dan dengarkanlah (seruan) pada hari (ketika) penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat.
42. (Yaitu) pada hari (ketika) mereka mendengar suara dahsyat dengan sebenarnya. Itulah hari keluar (dari kubur)
43. Sungguhnya Kami yang meghidupkan dan mematikan, dan kepada Kami tempat kembali (semua makhluk).
44. (Yaitu) pada hari (ketika) bumi terbelah, mereka keluar dengan cepat. Yang demikian itu adalah pengumpulan yang mudah bagi Kami.
45. Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu (Muhammad) bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka berilah peringatan dengan Al Qur’an kepada siapapun yang takut kepada ancaman(Ku).
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 49 AL HUJARAT ( KAMAR-KAMAR )
Surat : Al Hujarat (Kamar-Kamar)
Surat : Ke 49 ; 18 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
TATAKRAMA TERHADAP RASULULLAH S.A.W.
01. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu sekalian mendahului Allah dan RasulNya, dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
02. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu sekalian meninggikan suara kamu sekalian melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu sekalian berkata kepadanya dengan suara yang keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu sekalian terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amal kamu sekalian terhapus sedangkan kamu sekalian tidak menyadari.
03. Sesungguhnya orang-orang yang mnerendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertaqwa. Mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
04. Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu (Muhammad) dari luar kamar(mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.
05. Dan sekiranya mereka bersabar sampai kamu keluar menemui mereka, itu adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
PERATURAN-PERATURAN TENTANG PERGAULAN UMAT ISLAM
Bagaimana Menghadapi Berita Yang Dibawa Orang Fasik
06. Hai orang-orang yang beriman ! Jika seseorang yang fasik datang kepada kamu sekalian membawa suatu berita, maka periksalah (kebenarannya) dengan teliti, agar kamu sekalian tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu sekalian menyesali perbuatan kamu sekalian itu.
07. Dan ketahuilah bahwa di tengah-tengah kamu sekalian ada Rasulullah. Kalau dia menuruti kamu sekalian dalam banyak hal, pasti kamu sekalian akan mendapatkan kesusahan. Tetapi Allah menjadikan kamu sekalian cinta kepada keimanan, dan menjadikan (iman) indah dalam hati kamu sekalian, serta menjadikan kamu sekalain benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,
08. sebagai karunia dan ni’mat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Cara Menyelesaikan Persengketaan Yang Timbul Antara Kaum Muslimin
09. Dan apabila ada dua golongan orang mu’min berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat zalim terhadap (golongan) yang lain, maka perangilah (golongan) yang berbuat zalim itu, sehingga gologan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golonan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sesungguhnya, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.
10. Sesungguhnya orang-orang mu’min itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudara kamu sekalian (yang berselidsih) dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu sekalian mendapat rahmat.
Larangan Memperolok-olokkan, Banyak Prasangka Dan Lain-Lain
11. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka ( yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan yang lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu sekalian saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk paggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
12. Hai orang-orang yang beriman ! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebahagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu sekalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu sekalian yang menggunjing sebahagian yang lain. Adakah yang suka di antara kamu sekalian memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Tentu kamu sekalian merasa jijik. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Manusia Diciptakan Berbagai Bangsa Untuk Kenal Mengenal
13. Hai manusia ! Sesungghuhnya Kami telah menciptakan kamu sekalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu sekalian saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu sekalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Ciri-Ciri Iman Yang Sebenarnya
14. Orang-orang Arab Badui berkata : “Kami telah beriman”. Katakanlah (kepada mereka) ; “Kamu sekalian belum beriman, tetapi katakanlah : “Kami telah tunduk (islam)”, karena iman itu belum masuk ke dalam hati kamu sekalian. Dan jika kamu sekalian taat kepada Allah dan RasulNya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun (pahala) amal kamu sekalian. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
15. Sesungguhnya orang-orang mu’min yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
16. Katakanlah (kepada mereka) ; “Apakah kamu sekalian akan memberitahukan kepada Allah tentang agama (keyakinan) kamu sekalian, padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi ; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”.
17. Mereka merasa berjasa kepada kamu dengan keislaman mereka. Katakanlah : “Janganlah kamu sekalian merasa berjasa kepadaku dengan keislaman kamu sekalian, sebenarnya Allah yang melimpahkan ni’mat kepada kamu sekalian dengan menunjukkan kamu sekalian kepada keimanan, jika kamu sekalian orang-orang yang benar”.
18. Sesunggunya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan apa yang ghaib di bumi, Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 49 ; 18 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
TATAKRAMA TERHADAP RASULULLAH S.A.W.
01. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu sekalian mendahului Allah dan RasulNya, dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
02. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu sekalian meninggikan suara kamu sekalian melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu sekalian berkata kepadanya dengan suara yang keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu sekalian terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amal kamu sekalian terhapus sedangkan kamu sekalian tidak menyadari.
03. Sesungguhnya orang-orang yang mnerendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertaqwa. Mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
04. Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu (Muhammad) dari luar kamar(mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.
05. Dan sekiranya mereka bersabar sampai kamu keluar menemui mereka, itu adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
PERATURAN-PERATURAN TENTANG PERGAULAN UMAT ISLAM
Bagaimana Menghadapi Berita Yang Dibawa Orang Fasik
06. Hai orang-orang yang beriman ! Jika seseorang yang fasik datang kepada kamu sekalian membawa suatu berita, maka periksalah (kebenarannya) dengan teliti, agar kamu sekalian tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu sekalian menyesali perbuatan kamu sekalian itu.
07. Dan ketahuilah bahwa di tengah-tengah kamu sekalian ada Rasulullah. Kalau dia menuruti kamu sekalian dalam banyak hal, pasti kamu sekalian akan mendapatkan kesusahan. Tetapi Allah menjadikan kamu sekalian cinta kepada keimanan, dan menjadikan (iman) indah dalam hati kamu sekalian, serta menjadikan kamu sekalain benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,
08. sebagai karunia dan ni’mat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Cara Menyelesaikan Persengketaan Yang Timbul Antara Kaum Muslimin
09. Dan apabila ada dua golongan orang mu’min berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat zalim terhadap (golongan) yang lain, maka perangilah (golongan) yang berbuat zalim itu, sehingga gologan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golonan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sesungguhnya, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.
10. Sesungguhnya orang-orang mu’min itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudara kamu sekalian (yang berselidsih) dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu sekalian mendapat rahmat.
Larangan Memperolok-olokkan, Banyak Prasangka Dan Lain-Lain
11. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka ( yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan yang lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu sekalian saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk paggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.
12. Hai orang-orang yang beriman ! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebahagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu sekalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu sekalian yang menggunjing sebahagian yang lain. Adakah yang suka di antara kamu sekalian memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Tentu kamu sekalian merasa jijik. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Manusia Diciptakan Berbagai Bangsa Untuk Kenal Mengenal
13. Hai manusia ! Sesungghuhnya Kami telah menciptakan kamu sekalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu sekalian saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu sekalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Ciri-Ciri Iman Yang Sebenarnya
14. Orang-orang Arab Badui berkata : “Kami telah beriman”. Katakanlah (kepada mereka) ; “Kamu sekalian belum beriman, tetapi katakanlah : “Kami telah tunduk (islam)”, karena iman itu belum masuk ke dalam hati kamu sekalian. Dan jika kamu sekalian taat kepada Allah dan RasulNya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun (pahala) amal kamu sekalian. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
15. Sesungguhnya orang-orang mu’min yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
16. Katakanlah (kepada mereka) ; “Apakah kamu sekalian akan memberitahukan kepada Allah tentang agama (keyakinan) kamu sekalian, padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi ; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”.
17. Mereka merasa berjasa kepada kamu dengan keislaman mereka. Katakanlah : “Janganlah kamu sekalian merasa berjasa kepadaku dengan keislaman kamu sekalian, sebenarnya Allah yang melimpahkan ni’mat kepada kamu sekalian dengan menunjukkan kamu sekalian kepada keimanan, jika kamu sekalian orang-orang yang benar”.
18. Sesunggunya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan apa yang ghaib di bumi, Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 48 AL FAT-H ( KEMENANGAN )
Surat : Al Fat-h ( Kemenangan )
Surat : Ke 48 ; 29 Ayat
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
PERDAMAIAN HUDAIBIYAH ADALAH SUATU KEMENANGAN YANG BESAR BAGI KAUM MUSLIMIN
01. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu (Muhammad) kemenangan yang nyata.
02. Agar Allah memberikan ampunan kepadamu atas dosa yang lalu dan yang akan datang, serta menyempurnakan ni’mat-Nya atas kamu dan menunjukimu ke jalan yang lurus,
03. Dan agar Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).
04. Dialah yang telah menurunkan ketenangan dalam hati orang-orang mu’min untuk menambah iman atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
05. Agar Dia memasukkan orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dan Dia akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu menurut Allah suatu keuntungan yang besar,
06. dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, dan (juga) orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (azab) yang buruk, dan Allah murka kepada mereka dan mengutuk mereka, serta menyediakan neraka jahannam bagi mereka. Dan (neraka Jahannam) itu seburuk-buruk tempat kembali.
07. Dan milik Allah bala tentara langit dan bumi. Dan Allah Maha Perkasa laagi Maha Bijaksana.
Terjadinya Bai’aturridhwan
08. Sesungguhnya Kami mengutus kamu (Muhammad) sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan,
09. agar kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasulnya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya pagi dan petang.
10. Bahwa sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepada-mu (Muhammad), sesungguhnya mereka hanya berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan-tangan mereka, maka barangsiapa melanggar janji(nya), maka sesungguhnya dia melanggar atas (janji)nya sendiri; dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah, maka Dia akan memberinya pahala yang besar.
Celaan Terhadap Orang-Orang Yang Takut Berperang
11. Orang-orang Badui yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) akan berkata kepadamu ; “Kami telah disibukkan oleh harta dan keluarga kami, maka mohonkanlah ampun untuk kami”. Mereka megucapkan sesuatu dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah, “Maka siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki bencana terhadap kamu sekalian atau jika Dia menghendaki keuntungan bagi kamu sekalian ? Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dengan apa yang kamu sekalian kerjakan.
12. Tetapi (semula) kamu sekalian menyangka bahwa rasul dan orang-orang yang beriman sekali-kali tidak akan kembali lagi kepada keluarga mereka selama-lamanya dan dijadikan terasa indah yang demkian di dalam hati kamu sekalian, dan kamu sekalian telah berprasangka dengan prasangka yang buruk, dan (karena itu) kamu sekalian menjadi kaum yang binasa.
13. Dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu neraka yang menyala-nyala.
14. Dan hanya milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia mengampuni siapa yang dikehendaki, dan akan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
15. Apabila kamu sekalian berangkat untuk mengambil barang rampasan, orang-orang Badui yang tinggal itu akan berkata ; “Biarkanlah kami mengikuti kamu sekalian”. Mereka hendak mengubah janji Allah. Katakanlah ; “Kamu sekalian sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami. Demikianlah yang telah ditetapkan oleh Allah sejak semula”. Maka mereka akan berkata ; “Sebenarnya kamu sekalian dengki kepada kami”. Padahal mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.
16. Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal : “Kamu sekalian akan diajak untuk (memerangi) kaum yang mempuyai kekuatan yang besar, kamu sekalian harus memerangi mereka kecuali mereka menyerah. Maka jika kamu sekalian patuhi (ajakan) itu, Allah akan memberi kamu sekalian pahala yang baik; tetapi jika kamu sekalian berpaling seperti yang kamu sekalian perbuat sebelumnya, Dia akan mengazab kamu sekalian dengan azab yang pedih”.
17. Tidak ada dosa bagi orang-orang yang buta, atau orang-orang yang pincang, dan atas orang-orang yang sakit (apabila tidak ikut berperang). Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia akan memasukkannya ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; tetapi barangsiapa berpaling, Dia akan mengazabnya dengan azab yang pedih.
Allah Meridhai Orang_Orang Yang Mengadakan Bai’aturridhwan Dan Menjanjikan Kemenangan Bagi Kaum Muslimin
18. Sesungguhnya Allah telah meridhai orang-orang mu’min ketika mereka berjanji setia kepadamu (Muhammad) dibawah pohon, Dia mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, lalu Dia memberikan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya),
19. dan harta rampasan perang yang banyak yang akan mereka peroleh. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
20. Allah menjanjikan kepadamu sekalian harta raampasan perang yang banyak yang dapat kamu sekalian abmil, maka Dia segerakan (harta rampasan perang) ini untuk kamu sekalian, dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) kamu sekalian (agar kamu sekalian mensyukuri-Nya), dan agar menjadi bukti bagi orang-orang mu’min, dan agar Dia menunjukkan kamu sekalian ke jalan yang lurus,
21. dan (juga menjanjikan kemenangan-kemenangan) atas negeri-negeri lain yang tidak dapat kamu perkirakan, tetapi sesungguhnya Allah telah menentukannya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
22. Dan sekiranya orang-orang yang kafir itu memerangi kamu sekalian, pastilah mereka akan berbalik melarikan diri ke belakang (kalah), dan mereka tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong.
23. Sebagai hukum Allah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tidak akan menemukan perubahan pada hukum Allah itu.
24. Dan Dialah yang mencegah tangan mereka dari (membinasakan) kamu sekalian dan mencegah tangan kamu sekalian dari (membinasakan) mereka di tengah (kota) Mekkah, setelah Allah memenagkan kamu sekalian atas mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
25. Merekalah orang-orang kafir yang menghalang-halangi kamu sekalian (masuk) Masjidil Haram dan menghambat hewan-hewan korban sampai ke tempat (penyembelihan)nya. Dan kalau bukanlah karena ada beberapa orang beriman laki-laki dan perempuan yang tidak kamu sekalian ketahui mereka, tentulah kamu sekalian akan membunuh mereka yang menyebabkan kamu sekalian ditimpa kesulitan tanpa kamu sekalian sadari ; karena Allah hendak memasukkan siapa yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya Sekiranya mereka terpisah, tentu Kami akan mengazab orang-orang yang kafir di antara mereka dengan azab yang pedih.
26. Ketika orang-orang yang kafir menanamkan kesombongan dalam hati mereka (yaitu) kesombongan jahiliyah, maka Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mu’min dan (Allah) mewajibkan kepada mereka tetap taat menjalaankan kalimat taqwa, dan mereka lebih berhak dengan itu dan patut memilikinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Kebenaran Mimpi Nabi Muhammad S.A.W. Memasuki Mekkah Akan terbukti
27. Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya bahwa kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, jika Allah menghendaki dalam keadaan aman, dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya, sedang kamu sekalian tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tidak kamu sekalian ketahui, dan selain itu Dia telah memberikan kemenangan yang dekat.
28. Dia-lah yang megutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.
Sifat-Sifat Nabi Muhammad S.A.W. Dan Sahabat-Sahabatnya Di Dalam Taurat Dan Injil
29. Muhammad adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaann-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat, lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya ; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya ; karena (Allah) hendak menjenggkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu’min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 48 ; 29 Ayat
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
PERDAMAIAN HUDAIBIYAH ADALAH SUATU KEMENANGAN YANG BESAR BAGI KAUM MUSLIMIN
01. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu (Muhammad) kemenangan yang nyata.
02. Agar Allah memberikan ampunan kepadamu atas dosa yang lalu dan yang akan datang, serta menyempurnakan ni’mat-Nya atas kamu dan menunjukimu ke jalan yang lurus,
03. Dan agar Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).
04. Dialah yang telah menurunkan ketenangan dalam hati orang-orang mu’min untuk menambah iman atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
05. Agar Dia memasukkan orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dan Dia akan menghapus kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu menurut Allah suatu keuntungan yang besar,
06. dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, dan (juga) orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (azab) yang buruk, dan Allah murka kepada mereka dan mengutuk mereka, serta menyediakan neraka jahannam bagi mereka. Dan (neraka Jahannam) itu seburuk-buruk tempat kembali.
07. Dan milik Allah bala tentara langit dan bumi. Dan Allah Maha Perkasa laagi Maha Bijaksana.
Terjadinya Bai’aturridhwan
08. Sesungguhnya Kami mengutus kamu (Muhammad) sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan,
09. agar kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasulnya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya pagi dan petang.
10. Bahwa sesungguhnya orang-orang yang berjanji setia kepada-mu (Muhammad), sesungguhnya mereka hanya berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan-tangan mereka, maka barangsiapa melanggar janji(nya), maka sesungguhnya dia melanggar atas (janji)nya sendiri; dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah, maka Dia akan memberinya pahala yang besar.
Celaan Terhadap Orang-Orang Yang Takut Berperang
11. Orang-orang Badui yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) akan berkata kepadamu ; “Kami telah disibukkan oleh harta dan keluarga kami, maka mohonkanlah ampun untuk kami”. Mereka megucapkan sesuatu dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah, “Maka siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki bencana terhadap kamu sekalian atau jika Dia menghendaki keuntungan bagi kamu sekalian ? Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dengan apa yang kamu sekalian kerjakan.
12. Tetapi (semula) kamu sekalian menyangka bahwa rasul dan orang-orang yang beriman sekali-kali tidak akan kembali lagi kepada keluarga mereka selama-lamanya dan dijadikan terasa indah yang demkian di dalam hati kamu sekalian, dan kamu sekalian telah berprasangka dengan prasangka yang buruk, dan (karena itu) kamu sekalian menjadi kaum yang binasa.
13. Dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu neraka yang menyala-nyala.
14. Dan hanya milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia mengampuni siapa yang dikehendaki, dan akan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
15. Apabila kamu sekalian berangkat untuk mengambil barang rampasan, orang-orang Badui yang tinggal itu akan berkata ; “Biarkanlah kami mengikuti kamu sekalian”. Mereka hendak mengubah janji Allah. Katakanlah ; “Kamu sekalian sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami. Demikianlah yang telah ditetapkan oleh Allah sejak semula”. Maka mereka akan berkata ; “Sebenarnya kamu sekalian dengki kepada kami”. Padahal mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.
16. Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal : “Kamu sekalian akan diajak untuk (memerangi) kaum yang mempuyai kekuatan yang besar, kamu sekalian harus memerangi mereka kecuali mereka menyerah. Maka jika kamu sekalian patuhi (ajakan) itu, Allah akan memberi kamu sekalian pahala yang baik; tetapi jika kamu sekalian berpaling seperti yang kamu sekalian perbuat sebelumnya, Dia akan mengazab kamu sekalian dengan azab yang pedih”.
17. Tidak ada dosa bagi orang-orang yang buta, atau orang-orang yang pincang, dan atas orang-orang yang sakit (apabila tidak ikut berperang). Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia akan memasukkannya ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; tetapi barangsiapa berpaling, Dia akan mengazabnya dengan azab yang pedih.
Allah Meridhai Orang_Orang Yang Mengadakan Bai’aturridhwan Dan Menjanjikan Kemenangan Bagi Kaum Muslimin
18. Sesungguhnya Allah telah meridhai orang-orang mu’min ketika mereka berjanji setia kepadamu (Muhammad) dibawah pohon, Dia mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, lalu Dia memberikan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya),
19. dan harta rampasan perang yang banyak yang akan mereka peroleh. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
20. Allah menjanjikan kepadamu sekalian harta raampasan perang yang banyak yang dapat kamu sekalian abmil, maka Dia segerakan (harta rampasan perang) ini untuk kamu sekalian, dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) kamu sekalian (agar kamu sekalian mensyukuri-Nya), dan agar menjadi bukti bagi orang-orang mu’min, dan agar Dia menunjukkan kamu sekalian ke jalan yang lurus,
21. dan (juga menjanjikan kemenangan-kemenangan) atas negeri-negeri lain yang tidak dapat kamu perkirakan, tetapi sesungguhnya Allah telah menentukannya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
22. Dan sekiranya orang-orang yang kafir itu memerangi kamu sekalian, pastilah mereka akan berbalik melarikan diri ke belakang (kalah), dan mereka tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong.
23. Sebagai hukum Allah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tidak akan menemukan perubahan pada hukum Allah itu.
24. Dan Dialah yang mencegah tangan mereka dari (membinasakan) kamu sekalian dan mencegah tangan kamu sekalian dari (membinasakan) mereka di tengah (kota) Mekkah, setelah Allah memenagkan kamu sekalian atas mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
25. Merekalah orang-orang kafir yang menghalang-halangi kamu sekalian (masuk) Masjidil Haram dan menghambat hewan-hewan korban sampai ke tempat (penyembelihan)nya. Dan kalau bukanlah karena ada beberapa orang beriman laki-laki dan perempuan yang tidak kamu sekalian ketahui mereka, tentulah kamu sekalian akan membunuh mereka yang menyebabkan kamu sekalian ditimpa kesulitan tanpa kamu sekalian sadari ; karena Allah hendak memasukkan siapa yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya Sekiranya mereka terpisah, tentu Kami akan mengazab orang-orang yang kafir di antara mereka dengan azab yang pedih.
26. Ketika orang-orang yang kafir menanamkan kesombongan dalam hati mereka (yaitu) kesombongan jahiliyah, maka Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mu’min dan (Allah) mewajibkan kepada mereka tetap taat menjalaankan kalimat taqwa, dan mereka lebih berhak dengan itu dan patut memilikinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Kebenaran Mimpi Nabi Muhammad S.A.W. Memasuki Mekkah Akan terbukti
27. Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya bahwa kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, jika Allah menghendaki dalam keadaan aman, dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya, sedang kamu sekalian tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tidak kamu sekalian ketahui, dan selain itu Dia telah memberikan kemenangan yang dekat.
28. Dia-lah yang megutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.
Sifat-Sifat Nabi Muhammad S.A.W. Dan Sahabat-Sahabatnya Di Dalam Taurat Dan Injil
29. Muhammad adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaann-Nya. Pada wajah mereka tampak tanda-tanda bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat, lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya ; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya ; karena (Allah) hendak menjenggkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu’min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Kamis, 18 Februari 2010
SURAT KE : 47 MUIHAMMAD ( NABI MUHAMMAD S.A.W. )
Surat : Muhammad (Nabi Muhammad S.A.W.)
Surat : Ke 47 ; 38 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KETENTUAN-KETENTUAN PERANG DALAM ISLAM
01. Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menghapus segala amal-perbuatan mereka.
02. Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjalkan amal-amal shaleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad, dan itulah kebenaran dari Tuhan mereka ; Allah menghapus kesalahan-kesalahan mereka, dan memperbaiki keadaan mereka.
03. Yang demikian itu, karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil (sesat), dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti kebenaran dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia.
04. Maka apabila kamu sekalian bertemu dengan orang-orang kafir ( di medan perang), maka pukul (pancunglah) batang leher mereka. Selanjutnya apabila kamu sekalian telah mengalahkan mereka, tawanlah mereka, dan setelah itu kamu sekalian boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan, sampai perang selesai. Demikianlah dan sekiranya Allah menghendaki niscaya Dia membinasakan mereka, tetapi Dia hendak menguji kamu sekalian satu sama lain. Dan orang-orang yang gugur di jalan Allah, Allah tidak menyia-nyiakan amal mereka.
05. Allah akan memberi petunjuk kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka,
06. dan memasukkanmereka ke dalam syurga yang telah diperkenankan-Nya kepada mereka.
Orang-Orang Mu’min Pasti Menang Dan Orang Orang Kafir Pasti Hancur
07. Hai orang-orang yang beriman ! Jika kamu sekalian menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolong kamu sekalian dan meneguhkan kedudukan kamu sekalian.
08. Dan orang-orang yang kafir, maka celakalah mereka, dan Allah menghapus segala amal mereka.
09. Yang demikian itu karena mereka membenci apa (Al Qur’an) yang diturunkan Allah, maka Allah menghapus segala amal mereka.
10. Maka apakah mereka tidak pernah mengadakan perjalanan di bumi, sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Allah telah membinasakan mereka, dan bagi orang-orang kafir akan menerima (nasib) yang serupa itu.
11. Yang demikian itu karena Allah pelindung bagi orang-orang yang berimaan ; dan karena sesungguhnya orang-orang kafir tidak ada pelindung bagi mereka.
12. Sesungguhnya Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sugai-sungai. Dan orang-orang yang kafir menikmati kesenangan (dunia), dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang ; dan (kelak) nerakalah tempat tinggal bagi mereka..
13. Dan betapa banyak negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorangpun yang menolong mereka.
14. Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (syaitan) menjadikan terasa indah baginya perbuatan buruknya dan mengikuti hawa nafsu mereka?
15. Perumpamaan taman syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (arak yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang menddih, sehingga terpotong-potonglah usus mereka ?
16. Dan diantara mereka ada yang mendengarkan perkataanmu (Muhammad), tetapi apabila mereka telah keluar dari sisimu, mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi) : “Apakah yang dikatakannya tadi ?” Mereka itulah orang yang dikunci hatin mereka oleh Allah, dan mengikuti hawa nafsu mereka.
17. Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah akan menambah petunjuk kepada mereka dan menganugerahi kepada mereka (balasan) ketaqwaan mereka.
18. Maka apa lagi yang mereka tunggu-tunggu selain hari Kiamat, yang akan datang kepada mereka secara tiba-tiba, karena tanda-tandanya sungguh telah datang. Maka apa gunanya bagi mereka kesadaran mereka itu, apabila (hari Kiamat) itu sudah datang pada mereka ?
19. Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak di sembah) melainkan Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggal kamu sekalian.
Ancaman Terhadap Orang-Orang Munafiq Dan Orang-Orang Murtad
20. Dan orang-orang yang beriman berkata ; “Mengapa tidak ada suatu surat (tentang perintah jihad) yang diturunkan ?” Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan di dalamnya tersebut (perintah) perang, kamu melihat orang-orang yang didalam hatinya ada penyakit akan memandang kepadamu seperti pandangan orang pingsan karena takut mati, maka itu lebih pantas bagi mereka.
21. (Yang lebih baik bagi mereka adalah) taat (kepada Allah) dan bertutur kata yang baik. Sebab apabila perintah (perang) ditetapkan (mereka tidak menyukainya). Tetapil jika mereka benar-benar (beriman) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
22. Maka apakah sekiranya jika kamu sekalian berkuasa, kamu sekalian akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubugan kekeluargaan ?
23. Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah; lalu dibuat tuli (pendengaran mereka) dan dibutakan penglihatan mereka.
24. Maka tidakkah mereka memperhatikan Al Qur’an, ataukah hati mereka telah terkunci ?
25. Sesungguhnya orang-orang yang berbalik (kepada kekafiran) setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitanlah yang menyeru mereka dan memanjangkan angan-angan mereka.
26. Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafiq) telah mengatakan kepada orang-orang (Yahudi) yang tidak senang kepada apa yang diturunkan Allah, “Kami akan mematuhi kamu sekalian dalam beberapa urusan”, tetapi Allah mengetahui rahasia mereka ?
27. Maka bagaimana (nasib mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka (sambil) memukul wajah dan punggung mereka ?
28. Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci (apa yang menimbulkan) keridhaan-Nya ; sebab itu Allah menghapus segala amal mereka.
29. Atau apakah orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka ?
30. Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami perlihatkan mereka kepada kamu (Muhammad) sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tanda mereka. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari nada bicaranya, dan Allah mengtahui perbuatan-perbuatan kamu sekalian.
31. Dan sungguh Kami benar-benar akan mengujui kamu sekalian sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu sekalian ; dan akan Kami uji perihal kamu sekalian.
32. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah serta memusuhi rasul setelah ada petunjuk yang jelas bagi mereka, mereka tidak akan dapat memberi mudharat (bahaya) kepada Allah sedikitpun. Dan kelak Allah menghapus amal-amal mereka.
33. Hai orang-orang yang beriman ! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, dan janganlah kamu sekalian merusakkan (pahala) amal-amal kamu sekalian.
34. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, kemudia mereka mati dalam keadaan kafir, maka Allah tidak akan mengampuni mereka.
35. Maka janganlah kamu sekalian lemah dan mengajak damai, karena kamu sekalianlah yang lebih unggul, dan Allah bersama kamu sekalian, dan Dia tidak akan megurangi amal-amal kamu sekalian.
36. Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau. Jika kamu sekalian beriman serta bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepada kamu sekalian, dan Dia tidak akan meminta harta-harta kamu sekalian.
37. Sekiranya Dia meminta harta kepada kamu sekalian lalu mendesak kamu sekalian (agar memberikan semuanya) niscaya kamu sekalian akan kikir, dan Dia akan menampakkan kedengkian kamu sekalian.
38. Ingatlah, kamu sekalian adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan (harta kamu sekalian) di jalan Allah. Maka di antara kamu sekalian ada orang yang kikir, dan barangsiapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah Yang Maha Kaya dan kamu sekalan yang membutuhkan (karunia-Nya). Dan jika kamu sekalian berpaling (dari jalan yang benar) Dia akan menggantikan (kamu sekalian) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan (durhaka) seperti kamu sekalian.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 47 ; 38 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KETENTUAN-KETENTUAN PERANG DALAM ISLAM
01. Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menghapus segala amal-perbuatan mereka.
02. Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjalkan amal-amal shaleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad, dan itulah kebenaran dari Tuhan mereka ; Allah menghapus kesalahan-kesalahan mereka, dan memperbaiki keadaan mereka.
03. Yang demikian itu, karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil (sesat), dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti kebenaran dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia.
04. Maka apabila kamu sekalian bertemu dengan orang-orang kafir ( di medan perang), maka pukul (pancunglah) batang leher mereka. Selanjutnya apabila kamu sekalian telah mengalahkan mereka, tawanlah mereka, dan setelah itu kamu sekalian boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan, sampai perang selesai. Demikianlah dan sekiranya Allah menghendaki niscaya Dia membinasakan mereka, tetapi Dia hendak menguji kamu sekalian satu sama lain. Dan orang-orang yang gugur di jalan Allah, Allah tidak menyia-nyiakan amal mereka.
05. Allah akan memberi petunjuk kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka,
06. dan memasukkanmereka ke dalam syurga yang telah diperkenankan-Nya kepada mereka.
Orang-Orang Mu’min Pasti Menang Dan Orang Orang Kafir Pasti Hancur
07. Hai orang-orang yang beriman ! Jika kamu sekalian menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolong kamu sekalian dan meneguhkan kedudukan kamu sekalian.
08. Dan orang-orang yang kafir, maka celakalah mereka, dan Allah menghapus segala amal mereka.
09. Yang demikian itu karena mereka membenci apa (Al Qur’an) yang diturunkan Allah, maka Allah menghapus segala amal mereka.
10. Maka apakah mereka tidak pernah mengadakan perjalanan di bumi, sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Allah telah membinasakan mereka, dan bagi orang-orang kafir akan menerima (nasib) yang serupa itu.
11. Yang demikian itu karena Allah pelindung bagi orang-orang yang berimaan ; dan karena sesungguhnya orang-orang kafir tidak ada pelindung bagi mereka.
12. Sesungguhnya Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sugai-sungai. Dan orang-orang yang kafir menikmati kesenangan (dunia), dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang ; dan (kelak) nerakalah tempat tinggal bagi mereka..
13. Dan betapa banyak negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorangpun yang menolong mereka.
14. Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (syaitan) menjadikan terasa indah baginya perbuatan buruknya dan mengikuti hawa nafsu mereka?
15. Perumpamaan taman syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (arak yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang menddih, sehingga terpotong-potonglah usus mereka ?
16. Dan diantara mereka ada yang mendengarkan perkataanmu (Muhammad), tetapi apabila mereka telah keluar dari sisimu, mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi) : “Apakah yang dikatakannya tadi ?” Mereka itulah orang yang dikunci hatin mereka oleh Allah, dan mengikuti hawa nafsu mereka.
17. Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah akan menambah petunjuk kepada mereka dan menganugerahi kepada mereka (balasan) ketaqwaan mereka.
18. Maka apa lagi yang mereka tunggu-tunggu selain hari Kiamat, yang akan datang kepada mereka secara tiba-tiba, karena tanda-tandanya sungguh telah datang. Maka apa gunanya bagi mereka kesadaran mereka itu, apabila (hari Kiamat) itu sudah datang pada mereka ?
19. Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak di sembah) melainkan Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggal kamu sekalian.
Ancaman Terhadap Orang-Orang Munafiq Dan Orang-Orang Murtad
20. Dan orang-orang yang beriman berkata ; “Mengapa tidak ada suatu surat (tentang perintah jihad) yang diturunkan ?” Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan di dalamnya tersebut (perintah) perang, kamu melihat orang-orang yang didalam hatinya ada penyakit akan memandang kepadamu seperti pandangan orang pingsan karena takut mati, maka itu lebih pantas bagi mereka.
21. (Yang lebih baik bagi mereka adalah) taat (kepada Allah) dan bertutur kata yang baik. Sebab apabila perintah (perang) ditetapkan (mereka tidak menyukainya). Tetapil jika mereka benar-benar (beriman) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
22. Maka apakah sekiranya jika kamu sekalian berkuasa, kamu sekalian akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubugan kekeluargaan ?
23. Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah; lalu dibuat tuli (pendengaran mereka) dan dibutakan penglihatan mereka.
24. Maka tidakkah mereka memperhatikan Al Qur’an, ataukah hati mereka telah terkunci ?
25. Sesungguhnya orang-orang yang berbalik (kepada kekafiran) setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitanlah yang menyeru mereka dan memanjangkan angan-angan mereka.
26. Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafiq) telah mengatakan kepada orang-orang (Yahudi) yang tidak senang kepada apa yang diturunkan Allah, “Kami akan mematuhi kamu sekalian dalam beberapa urusan”, tetapi Allah mengetahui rahasia mereka ?
27. Maka bagaimana (nasib mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka (sambil) memukul wajah dan punggung mereka ?
28. Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci (apa yang menimbulkan) keridhaan-Nya ; sebab itu Allah menghapus segala amal mereka.
29. Atau apakah orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka ?
30. Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami perlihatkan mereka kepada kamu (Muhammad) sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tanda mereka. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari nada bicaranya, dan Allah mengtahui perbuatan-perbuatan kamu sekalian.
31. Dan sungguh Kami benar-benar akan mengujui kamu sekalian sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu sekalian ; dan akan Kami uji perihal kamu sekalian.
32. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah serta memusuhi rasul setelah ada petunjuk yang jelas bagi mereka, mereka tidak akan dapat memberi mudharat (bahaya) kepada Allah sedikitpun. Dan kelak Allah menghapus amal-amal mereka.
33. Hai orang-orang yang beriman ! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, dan janganlah kamu sekalian merusakkan (pahala) amal-amal kamu sekalian.
34. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, kemudia mereka mati dalam keadaan kafir, maka Allah tidak akan mengampuni mereka.
35. Maka janganlah kamu sekalian lemah dan mengajak damai, karena kamu sekalianlah yang lebih unggul, dan Allah bersama kamu sekalian, dan Dia tidak akan megurangi amal-amal kamu sekalian.
36. Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau. Jika kamu sekalian beriman serta bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepada kamu sekalian, dan Dia tidak akan meminta harta-harta kamu sekalian.
37. Sekiranya Dia meminta harta kepada kamu sekalian lalu mendesak kamu sekalian (agar memberikan semuanya) niscaya kamu sekalian akan kikir, dan Dia akan menampakkan kedengkian kamu sekalian.
38. Ingatlah, kamu sekalian adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan (harta kamu sekalian) di jalan Allah. Maka di antara kamu sekalian ada orang yang kikir, dan barangsiapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah Yang Maha Kaya dan kamu sekalan yang membutuhkan (karunia-Nya). Dan jika kamu sekalian berpaling (dari jalan yang benar) Dia akan menggantikan (kamu sekalian) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan (durhaka) seperti kamu sekalian.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 46 AL- AHQAAF ( BUKIT-BUKIT PASIR )
Surat : Al Ahqaaf. (Bukit-Bukit Pasir)
Surat : Ke 46 ; 35 Ayat
Dengan meyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
KEBENARAN TAUHID DAN KEBATILAN SYIRIK
01. Haa Miiim
02. Kitab ini diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
03. Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan orang-orang yang kafir berpaling dari peringatan yang diberikan kepada mereka.
04. Katakanlah (Muhammad) : “Terangkanlah (kepadaku) tentang apa yang kamu sekalian sembah selain Allah ; perlihatkan kepadaku apa yang telah mereka ciptakan dari bumi, atau adakah peran serta mereka dalam (penciptaan) langit ? Bawalah kepadaku kitab yang sebelum (Al Qur’an) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu sekalian orang-orang yang benar.
05. Dan siapakah yang lebih sesat dari pada orang-orang yang menyembah selain Allah, (sembahan) yang tidak dapat memperkenankan (do’a)nya sampai hari Kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) do’a mereka ?
06. Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari Kiamat), sesembahan itu menjadi musuh mereka, dan mengingkari pemujaan-pemujaan yang mereka lakukan kepadanya.
07. Dan apabila mereka dibacakan ayat-ayat Kami yang jelas, orang-orang yang ingkar kebenaran berkata ; ketika (kebenaran) itu datang kepada mereka ; “Ini adalah sihir yang nyata”.
08. Bahkan mereka berkata : “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al Qur’an) ; Katakanlah : “Jika aku mengada-adakannya (Al Qur’an), maka kamu sekalian tidak kuasa sedikitpun menghindarkan aku dari (azab) Allah. Dia lebih mengetahui apa yang kamu percakapkan tentang Al Qur’an itu. Cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dengan kamu sekalian. Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
09. Katakanlah (Muhammad) ; “Aku bukanlah rasul pertama di antara rasul-rasul, dan aku tidak tahu apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadap kamu sekalian. Aku hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku, dan aku hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan”.
10. Katakanlah ; “Terangkanlah kepadaku, bagaimana pendapatmu jika sebenarnya (Al Qur’an) ini datang dari Allah, dan kamu sekalian mengingkarinya, padahal ada seorang saksi dari Bani Israil yang mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang disebut dalam) Al Qur’an lalu dia beriman ; dan kamu sekalian menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”.
11. Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman ; “Sekiranya Al Qur’an itu sesuatu yang baik, tentu merek tidak pantas mendahulu kami (beriman) kepadanya. Dan karena mereka tidak mendaoat petunjuk denganya, maka mereka akan berkata; Iniadalah dusta yang lama”.
12. Dan sebelum (Al Qur’an) itu telah ada kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan (Al Qur’an) ini adalah kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
13. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan : “Tuhan kami adalah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati.
14. Mereka itulah para penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
KEWAJIBAN MENGHORMATI IBU BAPAK
15. Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah megandung dengan susah payah, dan melahirkannya denga susah payah (pula). Dan mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehinga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya telah mencapai empat puluh tahun dia berdo’a : “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri ni’mat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat beramal shaleh yang Engkau ridhoi, dan berikanlah aku kebaikan (yang akan mengalir sampai) kepada anak-cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.
16. Mereka itulah yang Kami terima amal baiknya yang telah mereka kerjakan, dan (orang-orang) yang Kami maafkan kealahan-kesalahan mereka, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni syurga. Dan itu sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.
17. Dan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya; “Ah, bagi kamu berdua”, Apakah kamu berdua memeperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan (dari kubur), dan sungguh beberapa umat sebelumku telah berlalu ? Lalu kedua orang tuanya itu memohon pertolongan kepada Allah (seraya berkata); “Celaka kamu, berimanlah !”. Sesungguhnya janji Allah itu benar” Lalu dia (anak itu) berkata ; “Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang terdahulu”.
18. Mereka itu orang-orang yang telah pasti terkena ketetapan (azab) bersama umat-umat dahulu sebelum mereka, dari (golongan) jin dan manusia. Mereka adalah orang-orang yang rugi.
19. Dan setiap orang memeperoleh tingkatan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan balasan perbuatan mereka, dan mereka tidak dirugikan.
20. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (seraya dikatakan kepada mereka) ; “Kamu sekalian telah menghabiskan (rezeki) yang baik untuk kehidupan dunia kamu sekalian, dan kamu sekalian telah bersenang senang (menikmati)nya; maka pada hari ini kamu sekalian dibalas dengan azab yang meghinakan , karena kamu sekalian sombong di bumi tanpa mengindahkan kebenaran, dan karena kamu sekalian berbuat durhaka (tidak taat kepada Allah)”.
KEHANCURAN KAUM ‘AAD
21. Dan ingatlah (Hud) saudara kaum ‘Aad, yaitu ketika ia mnengingatkan kaumya di Al Ahqaaf (bukit-bukit pasir), dan sesungguhnya telah berlalu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya dan setelahnya (dengan berkata) ; “Janganlah kamu sekalian menyembah selain Allah, sesunggunhnya aku khawatir nanti kamu sekalian ditimpa azab pada hari yang besar”.
22. Mereka menjawab ; “Apakah kamu datang kepada kami untuk mmemalingkan kami dari (menyembah) tuhan-tuhan kami ? Maka datangkanlah kepada kami azab yang telah kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.
23. Dia (Hud) berkata : “Sesungguhnya ilmu (tentang itu) hanya pada Allah, dan aku (hanya) menyampaikan kepada kamu sekalian apa yang diwahyukan kepadaku, tetapi aku melihat kamu sekalian adalah kaum yang berlaku bodoh”.
24. Maka ketika mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, mereka berkata ; “Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita”. (Bukan) ! tetapi itulah azab yang kamu sekalian minta agar disegerakan datangnya, (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih,
25. yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, maka jadilah mereka (kaum ‘Aad mejadi) tidak tampak lagi (di bumi) kecuali hanya (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa.
26. Dan sungguh, Kami telah meneguhkan kedudukan mereka (dengan kemakmuran dan kekuatan) yang belum pernah Kami berikan kepada kamu sekalain dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati ; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikitpun bagi mereka, karena mereka (selalu) mengingkari ayat-ayat Allah, dan (ancaman) azab yang dahulu mereka perolok-olokan telah mengepung mereka.
27. Dan sungguh telah Kami binasakan negeri-negeri di sekitar kamu sekalian, dan juga telah kami jelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran Kami), agar mereka kembali (bertaubat).
28. Maka mengapa (berhala-berhala itu) tidak dapat menolong mereka yang mereka sembah selain Allah untuk mendekatkan diri (kepada-Nya) sebagai tuhan? Bahkan (tuhan-tuhan itu) lenyap dari mereka; dan itulah akibat kebohongan mereka dan apa yang dahulu mereka ada-adakan.
PENYIARAN AL QUR’AN PADA GOLONGAN JIN
29. Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Al Qur’an, maka ketika mereka menghadiri (pembacaan)nya mereka berkata ; “Diamlah kamu sekalIan ! (untuk mendengarkannya)”. Maka ketika setelah selesai, mereka kembali kepada kaum mereka (untuk) memberi peringatan.
30. Mereka berkata : “Hai kaum kami ! Sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al Qur’an) yang diturunkan setelah Musa, membenarkan (kitab-kitab) yang datang sebelumnya, membimbing kepada kebenaran, dan kepada jalan yang lurus.
31. Hai kaum kami ! Terimalah (seruan) orang (Muhammad) yang menyeru kepada Allah, dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosa kamu sekalian, dan melepaskan kamu sekalian dari azab yang pedih.
32. Dan barangsiapa tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah, maka dia (Muhammad) tidak akan dapat melepaskan diri dari siksaan Allah di bumi, padahal tidak ada pelindung baginya selain Allah. Mereka itu berada dalam kesesatan yang nyata”.
33. Dan tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi, dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, dan Dia kuasa menghidupkan yang mati ? Ya, begitulah, sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
34. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang yang kafir dihadapkan ke neraka, (mereka akan ditanya) ; “Bukankah (azab) ini benar ?” Mereka menjawab, “Ya benar, demi Tuhan kami”. Allah berfirman : “Maka rasakanlah azab ini, karena dahulu kamu sekalian mengingkarinya”.
35. Maka bersabarlah kamu (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati, dan janganlah kamu meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan, mereka (merasa seolah-olah) tidak tinggal (di dunia) kecuali hanya sesaat saja pada siang hari. Tugasmu hanya menyampaikan. Maka tidak ada yang dibinasakan, kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah).
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 46 ; 35 Ayat
Dengan meyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
KEBENARAN TAUHID DAN KEBATILAN SYIRIK
01. Haa Miiim
02. Kitab ini diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
03. Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan orang-orang yang kafir berpaling dari peringatan yang diberikan kepada mereka.
04. Katakanlah (Muhammad) : “Terangkanlah (kepadaku) tentang apa yang kamu sekalian sembah selain Allah ; perlihatkan kepadaku apa yang telah mereka ciptakan dari bumi, atau adakah peran serta mereka dalam (penciptaan) langit ? Bawalah kepadaku kitab yang sebelum (Al Qur’an) ini atau peninggalan dari pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kamu sekalian orang-orang yang benar.
05. Dan siapakah yang lebih sesat dari pada orang-orang yang menyembah selain Allah, (sembahan) yang tidak dapat memperkenankan (do’a)nya sampai hari Kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) do’a mereka ?
06. Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari Kiamat), sesembahan itu menjadi musuh mereka, dan mengingkari pemujaan-pemujaan yang mereka lakukan kepadanya.
07. Dan apabila mereka dibacakan ayat-ayat Kami yang jelas, orang-orang yang ingkar kebenaran berkata ; ketika (kebenaran) itu datang kepada mereka ; “Ini adalah sihir yang nyata”.
08. Bahkan mereka berkata : “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al Qur’an) ; Katakanlah : “Jika aku mengada-adakannya (Al Qur’an), maka kamu sekalian tidak kuasa sedikitpun menghindarkan aku dari (azab) Allah. Dia lebih mengetahui apa yang kamu percakapkan tentang Al Qur’an itu. Cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dengan kamu sekalian. Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
09. Katakanlah (Muhammad) ; “Aku bukanlah rasul pertama di antara rasul-rasul, dan aku tidak tahu apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadap kamu sekalian. Aku hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku, dan aku hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan”.
10. Katakanlah ; “Terangkanlah kepadaku, bagaimana pendapatmu jika sebenarnya (Al Qur’an) ini datang dari Allah, dan kamu sekalian mengingkarinya, padahal ada seorang saksi dari Bani Israil yang mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang disebut dalam) Al Qur’an lalu dia beriman ; dan kamu sekalian menyombongkan diri. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim”.
11. Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman ; “Sekiranya Al Qur’an itu sesuatu yang baik, tentu merek tidak pantas mendahulu kami (beriman) kepadanya. Dan karena mereka tidak mendaoat petunjuk denganya, maka mereka akan berkata; Iniadalah dusta yang lama”.
12. Dan sebelum (Al Qur’an) itu telah ada kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan (Al Qur’an) ini adalah kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.
13. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan : “Tuhan kami adalah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati.
14. Mereka itulah para penghuni syurga, mereka kekal di dalamnya, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
KEWAJIBAN MENGHORMATI IBU BAPAK
15. Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah megandung dengan susah payah, dan melahirkannya denga susah payah (pula). Dan mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehinga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya telah mencapai empat puluh tahun dia berdo’a : “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri ni’mat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat beramal shaleh yang Engkau ridhoi, dan berikanlah aku kebaikan (yang akan mengalir sampai) kepada anak-cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.
16. Mereka itulah yang Kami terima amal baiknya yang telah mereka kerjakan, dan (orang-orang) yang Kami maafkan kealahan-kesalahan mereka, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni syurga. Dan itu sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.
17. Dan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya; “Ah, bagi kamu berdua”, Apakah kamu berdua memeperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan (dari kubur), dan sungguh beberapa umat sebelumku telah berlalu ? Lalu kedua orang tuanya itu memohon pertolongan kepada Allah (seraya berkata); “Celaka kamu, berimanlah !”. Sesungguhnya janji Allah itu benar” Lalu dia (anak itu) berkata ; “Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang terdahulu”.
18. Mereka itu orang-orang yang telah pasti terkena ketetapan (azab) bersama umat-umat dahulu sebelum mereka, dari (golongan) jin dan manusia. Mereka adalah orang-orang yang rugi.
19. Dan setiap orang memeperoleh tingkatan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan balasan perbuatan mereka, dan mereka tidak dirugikan.
20. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (seraya dikatakan kepada mereka) ; “Kamu sekalian telah menghabiskan (rezeki) yang baik untuk kehidupan dunia kamu sekalian, dan kamu sekalian telah bersenang senang (menikmati)nya; maka pada hari ini kamu sekalian dibalas dengan azab yang meghinakan , karena kamu sekalian sombong di bumi tanpa mengindahkan kebenaran, dan karena kamu sekalian berbuat durhaka (tidak taat kepada Allah)”.
KEHANCURAN KAUM ‘AAD
21. Dan ingatlah (Hud) saudara kaum ‘Aad, yaitu ketika ia mnengingatkan kaumya di Al Ahqaaf (bukit-bukit pasir), dan sesungguhnya telah berlalu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya dan setelahnya (dengan berkata) ; “Janganlah kamu sekalian menyembah selain Allah, sesunggunhnya aku khawatir nanti kamu sekalian ditimpa azab pada hari yang besar”.
22. Mereka menjawab ; “Apakah kamu datang kepada kami untuk mmemalingkan kami dari (menyembah) tuhan-tuhan kami ? Maka datangkanlah kepada kami azab yang telah kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.
23. Dia (Hud) berkata : “Sesungguhnya ilmu (tentang itu) hanya pada Allah, dan aku (hanya) menyampaikan kepada kamu sekalian apa yang diwahyukan kepadaku, tetapi aku melihat kamu sekalian adalah kaum yang berlaku bodoh”.
24. Maka ketika mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, mereka berkata ; “Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita”. (Bukan) ! tetapi itulah azab yang kamu sekalian minta agar disegerakan datangnya, (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih,
25. yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, maka jadilah mereka (kaum ‘Aad mejadi) tidak tampak lagi (di bumi) kecuali hanya (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa.
26. Dan sungguh, Kami telah meneguhkan kedudukan mereka (dengan kemakmuran dan kekuatan) yang belum pernah Kami berikan kepada kamu sekalain dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati ; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikitpun bagi mereka, karena mereka (selalu) mengingkari ayat-ayat Allah, dan (ancaman) azab yang dahulu mereka perolok-olokan telah mengepung mereka.
27. Dan sungguh telah Kami binasakan negeri-negeri di sekitar kamu sekalian, dan juga telah kami jelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran Kami), agar mereka kembali (bertaubat).
28. Maka mengapa (berhala-berhala itu) tidak dapat menolong mereka yang mereka sembah selain Allah untuk mendekatkan diri (kepada-Nya) sebagai tuhan? Bahkan (tuhan-tuhan itu) lenyap dari mereka; dan itulah akibat kebohongan mereka dan apa yang dahulu mereka ada-adakan.
PENYIARAN AL QUR’AN PADA GOLONGAN JIN
29. Dan (ingatlah) ketika Kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan (bacaan) Al Qur’an, maka ketika mereka menghadiri (pembacaan)nya mereka berkata ; “Diamlah kamu sekalIan ! (untuk mendengarkannya)”. Maka ketika setelah selesai, mereka kembali kepada kaum mereka (untuk) memberi peringatan.
30. Mereka berkata : “Hai kaum kami ! Sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al Qur’an) yang diturunkan setelah Musa, membenarkan (kitab-kitab) yang datang sebelumnya, membimbing kepada kebenaran, dan kepada jalan yang lurus.
31. Hai kaum kami ! Terimalah (seruan) orang (Muhammad) yang menyeru kepada Allah, dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosa kamu sekalian, dan melepaskan kamu sekalian dari azab yang pedih.
32. Dan barangsiapa tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah, maka dia (Muhammad) tidak akan dapat melepaskan diri dari siksaan Allah di bumi, padahal tidak ada pelindung baginya selain Allah. Mereka itu berada dalam kesesatan yang nyata”.
33. Dan tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi, dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, dan Dia kuasa menghidupkan yang mati ? Ya, begitulah, sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
34. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang yang kafir dihadapkan ke neraka, (mereka akan ditanya) ; “Bukankah (azab) ini benar ?” Mereka menjawab, “Ya benar, demi Tuhan kami”. Allah berfirman : “Maka rasakanlah azab ini, karena dahulu kamu sekalian mengingkarinya”.
35. Maka bersabarlah kamu (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati, dan janganlah kamu meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan, mereka (merasa seolah-olah) tidak tinggal (di dunia) kecuali hanya sesaat saja pada siang hari. Tugasmu hanya menyampaikan. Maka tidak ada yang dibinasakan, kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah).
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 45 AL JAATSIYAH ( YANG BERLUTUT )
Surat : Al Jaatsiyah ( Yang Berlutut )
Surat : Ke 45 ; 37 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
BUKTI-BUKTI TENTANG ADANYA ALLAH S.W.T. PADA ALAM SEMESTA
01. Haa Miiim
02. Kitab (ini) diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
03. Sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orag yang beriman.
04. Dan pada penciptaan diri kamu sekalian dan pada binatang-binatang melata yang beretebaran (di bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini,
05. dan pada pergantian malam dan siang, dan hujan yang diturunkan Allah dari langit, lalu dengan (air hujan) itu dihidupakan-Nya bumi setelah mati (kering); dan p[ada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.
06. Itulah ayat-ayat Allah yang yang Kami bacakan kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya; maka dengan perkataaan mana lagi mereka akan beriman setelah (kalam) Allah dan ayat-ayat-Nya.
07. Celakalah bagi setiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa,
08. (yaitu) orang yang mendengar ayat-ayat Allah ketika dibacakan kepadanya, namun dia tetap menyombongkan diri seakan-akan ia tidak mendegarkannya. Maka peringatkanlah ia dengan azab yang pedih.
09. Dan apabila ia mengetahui sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka (ayat-ayat itu) dijadikan olok-olok. Merekalah yang akan menerima azab yang menghinakan.
10. Dihadapan mereka neraka Jahannam, dan tidak akan berguna bagi mereka sedikit pun apa yang telah mereka kerjakan, dan tidak pula (bermanfaat) apa yang mereka jadikan sebagai pelindung-pelindung (mereka) selain Allah. Dan merka akan mendapat azab yang besar.
11. Ini (Al Qur’an) adalah petunjuk. Dan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhannya, mereka akan mendapat azab berupa sikasaan yang sangat pedih.
Perbuatan Manusia Baik Atau Buruk Kembali Kepada Dirinya Sendiri
12. Allah-lah yang menundukkan laut untuk kamu sekalian agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya dengan perintah-Nya
13. Dan Dia menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk kamu sekalian semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya. Sesunguhnya dalam hal yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang befikir.
14. Katakanlah (Muhammad) kepada orang-orang yang beriman, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak takut akan hari hari Allah, karena Dia akan membalas orang-orang sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.
15. Barang siapa mengerjakan amal shaleh, maka itu untuk dirinya sendiri, dan barang siapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa pada dirinya sendiri; kemudian kepada Tuhan kamu sekalian kamu sekalian akan dikembalikan.
Bani Israil Mengingkari Kerasulan Muhammad Sesudah Mereka Mengetahui Bukti-Bukti Kebenarannya
16. Dan sesungguhnya, kepada Bani Israil telah Kami berikan Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian, Kami anugerahkan kepada mereka rezeki yang baik, dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masa itu)
17. Dan Kami berikan kepada mereka keterangan keterangan yang jelas tentang urusan (agama); maka mereka tidak berselisih kecuali setelah datang ilmu-pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Sesungguhnya Tuhan kamu akan memberi putusan kepada mereka pada hari kiamat terhadap apa yang selalu mereka perselisihkan.
18. Kemudian Kami jadikan kamu (Muhammad) mengkuti syari’at (peraturan) dari agama itu, maka ikutilah (syari’at itu) dan janganlah kamu ikuti keinginan (hawa nafsu) orang-orang yang tidak mengetahui.
19. Sesungguhnya mereka tidak akan dapat menghindarkan kamu sedikitpun dari (azab) Allah. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu sebahagian menjadi pelindung atas sebahagian yang lain ; sedang Allah pelindung bagi orang-orang yang bertaqwa.
20. (Al Qur’an) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum (orang-orang) yang meyakini.
21. Apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu mengira bahwa Kami akan memperlakukan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka ? Alangkah buruknya penilaian mereka itu.
Tak Ada Yang Dapat Memberikan Petunjuk Kepada Penyembah-Peyembah Hawa Nafsu
22. Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar, dan agar setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang dikerjakannya dan mereka tidak akan dirugikannya.
23. Maka pernahkah kamu melihat orang yang mejadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah megunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutupan atas penglihatannya ? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkanya sesat) ? Mengapa kamu sekalian tidak mengambil pelajaran ?
24. Dan mereka berkata : “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa”. Tetapi mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu, mereka hanyalah menduga-duga saja.
25. Dan apabila kepada mereka dbacakan ayat-ayat Kami yang jelas, tidak ada bantahan mereka selain mengatakan ; “Hidupkanlah kembali nenek-moyag kami, jika kamu sekalian orang-orang yang benar”.
26. Katakanlah ; “Allah yang menghidupkan kemudian mematikan kamu sekalian, setelah itu mengumpulkan kamu sekalian pada hari Kamat yang tidak diragukan lagi; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.
Pada Hari Umat Manusia Dihisab, Mereka Berlutut Dan Disuruh Membaca Catatan Perbuatannya Selama di Dunia.
27. Dan milik Allah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari terjadinya kebangkitan (Kiamat), akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan (dosa).
28. Dan (pada hari itu) kamu akan melihat setiap umat berlutut. Setiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu sekalian diberi balasan atas apa yang kamu sekalian kerjakan.
29. (Allah berfirman) ; “Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan kepada kamu sekalian dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu sekalian kerjakan”.
30. Maka adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, maka Tuhan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (syurga). Demikian itulah kemenangan yang nyata.
31. Dan adapun (kepada) orang-orang yang kafir (difirmankan) ; “Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepada kamu sekalian, tetapi kamu sekalian menyombongkan diri dan kamu sekalian menjadi orang-orang yang berbuat dosa ?”
32. Dan apabila dikatakan (kepada kamu sekalian) :”Sesunguhnya janji Allah itu benar, dan hari Kiamat itu tidak diragukan adanya”, kamu sekalian menjawab; “Kami tidak tahu apakah hari Kiamat itu, kami hanyalah menduga-duga saja, dan kami tidak yakin”.
33. Dan nyatalah bagi mereka keburukan-keburukan apa yang mereka kerjakan, dan berlakulah (azab) terhadap mereka yang dahulu selalu mereka perolok-olokkan.
34. Dan (kepada mereka) dikatakan : “”Pada hari ini kami melupakan kamu sekalian sebagaimana kamu sekalian telah melupakan pertemuan (dengan) hari ini; dan tempat kembali kamu sekalian ialah neraka, dan sekali-kali tidak akan ada penolong bagi kamu sekalian.
35. Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu sekalian telah mejadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan, dan kamu sekalian telah ditipu oleh kehidupan dunia”. Maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat.
36. Maka segala puji hanya bagi Allah, Tuhan (Pemilik) langit dan bumi, Tuhan seluruh alam.
37. Dan hanya bagi-Nya segala keagungan di langit dan di bumi, dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 45 ; 37 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
BUKTI-BUKTI TENTANG ADANYA ALLAH S.W.T. PADA ALAM SEMESTA
01. Haa Miiim
02. Kitab (ini) diturunkan dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
03. Sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orag yang beriman.
04. Dan pada penciptaan diri kamu sekalian dan pada binatang-binatang melata yang beretebaran (di bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini,
05. dan pada pergantian malam dan siang, dan hujan yang diturunkan Allah dari langit, lalu dengan (air hujan) itu dihidupakan-Nya bumi setelah mati (kering); dan p[ada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.
06. Itulah ayat-ayat Allah yang yang Kami bacakan kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya; maka dengan perkataaan mana lagi mereka akan beriman setelah (kalam) Allah dan ayat-ayat-Nya.
07. Celakalah bagi setiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa,
08. (yaitu) orang yang mendengar ayat-ayat Allah ketika dibacakan kepadanya, namun dia tetap menyombongkan diri seakan-akan ia tidak mendegarkannya. Maka peringatkanlah ia dengan azab yang pedih.
09. Dan apabila ia mengetahui sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka (ayat-ayat itu) dijadikan olok-olok. Merekalah yang akan menerima azab yang menghinakan.
10. Dihadapan mereka neraka Jahannam, dan tidak akan berguna bagi mereka sedikit pun apa yang telah mereka kerjakan, dan tidak pula (bermanfaat) apa yang mereka jadikan sebagai pelindung-pelindung (mereka) selain Allah. Dan merka akan mendapat azab yang besar.
11. Ini (Al Qur’an) adalah petunjuk. Dan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhannya, mereka akan mendapat azab berupa sikasaan yang sangat pedih.
Perbuatan Manusia Baik Atau Buruk Kembali Kepada Dirinya Sendiri
12. Allah-lah yang menundukkan laut untuk kamu sekalian agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya dengan perintah-Nya
13. Dan Dia menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk kamu sekalian semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya. Sesunguhnya dalam hal yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang befikir.
14. Katakanlah (Muhammad) kepada orang-orang yang beriman, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tidak takut akan hari hari Allah, karena Dia akan membalas orang-orang sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.
15. Barang siapa mengerjakan amal shaleh, maka itu untuk dirinya sendiri, dan barang siapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa pada dirinya sendiri; kemudian kepada Tuhan kamu sekalian kamu sekalian akan dikembalikan.
Bani Israil Mengingkari Kerasulan Muhammad Sesudah Mereka Mengetahui Bukti-Bukti Kebenarannya
16. Dan sesungguhnya, kepada Bani Israil telah Kami berikan Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian, Kami anugerahkan kepada mereka rezeki yang baik, dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masa itu)
17. Dan Kami berikan kepada mereka keterangan keterangan yang jelas tentang urusan (agama); maka mereka tidak berselisih kecuali setelah datang ilmu-pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Sesungguhnya Tuhan kamu akan memberi putusan kepada mereka pada hari kiamat terhadap apa yang selalu mereka perselisihkan.
18. Kemudian Kami jadikan kamu (Muhammad) mengkuti syari’at (peraturan) dari agama itu, maka ikutilah (syari’at itu) dan janganlah kamu ikuti keinginan (hawa nafsu) orang-orang yang tidak mengetahui.
19. Sesungguhnya mereka tidak akan dapat menghindarkan kamu sedikitpun dari (azab) Allah. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu sebahagian menjadi pelindung atas sebahagian yang lain ; sedang Allah pelindung bagi orang-orang yang bertaqwa.
20. (Al Qur’an) ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum (orang-orang) yang meyakini.
21. Apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu mengira bahwa Kami akan memperlakukan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka ? Alangkah buruknya penilaian mereka itu.
Tak Ada Yang Dapat Memberikan Petunjuk Kepada Penyembah-Peyembah Hawa Nafsu
22. Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar, dan agar setiap jiwa diberi balasan sesuai dengan apa yang dikerjakannya dan mereka tidak akan dirugikannya.
23. Maka pernahkah kamu melihat orang yang mejadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan sepengetahuan-Nya, dan Allah telah megunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutupan atas penglihatannya ? Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkanya sesat) ? Mengapa kamu sekalian tidak mengambil pelajaran ?
24. Dan mereka berkata : “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa”. Tetapi mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu, mereka hanyalah menduga-duga saja.
25. Dan apabila kepada mereka dbacakan ayat-ayat Kami yang jelas, tidak ada bantahan mereka selain mengatakan ; “Hidupkanlah kembali nenek-moyag kami, jika kamu sekalian orang-orang yang benar”.
26. Katakanlah ; “Allah yang menghidupkan kemudian mematikan kamu sekalian, setelah itu mengumpulkan kamu sekalian pada hari Kamat yang tidak diragukan lagi; akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.
Pada Hari Umat Manusia Dihisab, Mereka Berlutut Dan Disuruh Membaca Catatan Perbuatannya Selama di Dunia.
27. Dan milik Allah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari terjadinya kebangkitan (Kiamat), akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan (dosa).
28. Dan (pada hari itu) kamu akan melihat setiap umat berlutut. Setiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu sekalian diberi balasan atas apa yang kamu sekalian kerjakan.
29. (Allah berfirman) ; “Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan kepada kamu sekalian dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu sekalian kerjakan”.
30. Maka adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, maka Tuhan memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (syurga). Demikian itulah kemenangan yang nyata.
31. Dan adapun (kepada) orang-orang yang kafir (difirmankan) ; “Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepada kamu sekalian, tetapi kamu sekalian menyombongkan diri dan kamu sekalian menjadi orang-orang yang berbuat dosa ?”
32. Dan apabila dikatakan (kepada kamu sekalian) :”Sesunguhnya janji Allah itu benar, dan hari Kiamat itu tidak diragukan adanya”, kamu sekalian menjawab; “Kami tidak tahu apakah hari Kiamat itu, kami hanyalah menduga-duga saja, dan kami tidak yakin”.
33. Dan nyatalah bagi mereka keburukan-keburukan apa yang mereka kerjakan, dan berlakulah (azab) terhadap mereka yang dahulu selalu mereka perolok-olokkan.
34. Dan (kepada mereka) dikatakan : “”Pada hari ini kami melupakan kamu sekalian sebagaimana kamu sekalian telah melupakan pertemuan (dengan) hari ini; dan tempat kembali kamu sekalian ialah neraka, dan sekali-kali tidak akan ada penolong bagi kamu sekalian.
35. Yang demikian itu, karena sesungguhnya kamu sekalian telah mejadikan ayat-ayat Allah sebagai olok-olokan, dan kamu sekalian telah ditipu oleh kehidupan dunia”. Maka pada hari ini mereka tidak dikeluarkan dari neraka dan tidak pula mereka diberi kesempatan untuk bertaubat.
36. Maka segala puji hanya bagi Allah, Tuhan (Pemilik) langit dan bumi, Tuhan seluruh alam.
37. Dan hanya bagi-Nya segala keagungan di langit dan di bumi, dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 44 AD DUKHAAN ( KABUT )
Surat : Ad Dukhaan ( Kabut )
Surat : Ke 44 ; 59 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
KAUM MUSYRIKIN DIAZAB OLEH ALLAH DENGAN HUKUMAN KELAPARAN SEBAGAI HUKUMAN YANG RINGAN
01. Haa Miiim.
02. Demi Kitab (Al Qur’an) yang menjelaskan,
03. sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.
04. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,
05. (yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh Kami-lah yang mengutus rasul-rasul,
06. sebagai rahmat dari Tuhan-mu. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,
07. Tuhan (Yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara ke duanya ; jika kamu sekalian adalah orang-orang yang meyakini.
08. Tidak ada Tuhan ( yang berhak disembah) kecuali Dia, Dia yang menghidupkankan dan mematikan. (Dia-lah) Tuhan kamu sekalian dan Tuhan nenek moyang kamu sekalian dahulu.
09. Tetapi mereka dalam keraguan, mereka bermain-main.
10. Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang nampak jelas,
11. yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.
12. (Mereka berdo’) ; “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sesungguhnya kami akan beriman”.
13. Bagaimana mereka dapat menerima peringatan, padahal (sebelumnya pun) seorang Rasul telah datang memberi penjelasan kepada mereka,
14. kemudian mereka berpaling darinya dan berkata ; “Dia itu orang yang menerima ajaran (dari orang lain ) lagi pula ia orang gila.
KARENA KAUM MUSYRIKIN TETAP INGKAR, ALLAH MENDATANGKAN AZAB YANG BESAR
15. Sesungguhnya (kalau) Kami melenyapkan siksaan itu sedikit saja, sesungguhnya kamu sekalian akan kembali (ingkar)
16. (ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam, mereka dengan keras. Sesungguhnya Kami pasti memberi balasan.
KISAH MUSA DENGAN FIR’AUN SEBAGAI PELAJARAN BAGI ORANG-ORANG KAFIR
17. Dan sungguh sebelum mereka Kami benar-benar telah menguji kaum Fir’aun dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia,
18. (dengan berkata) : “Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil yang kamu perbudak). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dapat kamu sekalian percaya,
19. dan janganlah kamau sekalian menyombongkan diri terhadap Allah. Sesungguhnya aku datang kepada kamu sekalian dengan membawa bukti yang nyata.
20. Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhan kamu sekalian, dari ancaman kamu sekalian untuk merajamku,
21. dan jika kamu sekalian tidak beriman kepadaku, maka biarkanlah (aku memimpin Bani Israil)”.
22. Kemudian dia (Musa) berdo’a kepada Tuhannya : “Sesungguhnya mereka ini kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)”.
23. (Allah berfirman) ; “Maka berjalanlah dengan hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu sekalian akan dikejar,
24. dan biarkanlah laut itu terbelah. Sesungguhnya mereka balatentara yang akan ditenggelamkan”.
25. Alangkah banyaknya taman dan mata-air yang mereka tinggalkan,
26. dan kebun-kebun serta tempat-tempat kediaman yang indah,
27. dan kesenangan-kesenangan yang mereka ni’mati disana,
28. demikianlah, dan Kami wariskan (semua) itu kepada kaum yang lain.
29. Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi penangguhan waktu.
30. Dan sesungguhnya telah Kami selamatkan Bani Israil dari siksaaan yang menghnakan,
31. dari (siksaan) Fir’aun, sesungguhnya dia itu orang yang sombong, termasuk orang-orang yang melampaui batas.
32. Dan sesungguhnya Kami pilih mereka, (Bani Israil) dengan ilmu (Kami) di atas semua bangsa (pada masa itu).
33. Dan telah Kami berikan kepada mereka di antara tanda-tanda (kekuasaan Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat ni’mat yang nyata.
34. Sesungguhnya mereka (kaum nusyrik) itu pasti akan berkata ;
35. “Tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami tidaklah akan dibangkitkan,
36. maka datangkanlah (kembali) nenek moyang kami jika kamu sekalian orang-orang yang benar”.
37. Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik atau kaum Tubba’ (bangsawan Himyar di Yaman) dan orang-orang sebelum mereka yang telah Kami binasakan karena mereka adalah orang-orang yang sungguh-sungguh berdosa.
38. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
39. Tidak Kami ciptakan keduanya kecuali dengan haq (benar), tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
40. Sesungguhnya hari keputusan (hari KiamaT) adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,
41. (yaitu) pada hari (ketika) seorang teman dekat sama sekali tidak dapat memberi manfaat kepada teman dekat lainnya, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,
42. kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
PERBUATAN JELEK DAN AMAL YANG SHALEH AKAN MENDAPAT PEMBALASAN YANG SETIMPAL
43. Sesungguhnya pohon zaqquum (pepohonan dineraka) itu,
44. makanan bagi orang yang banyak berdosa.
45. Seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut,
46. seperti mendidihnya air yang sangat panas”.
47. “Pegangglah dia, kemudian seretlah dia sampai ketengah-tengah neraka,
48. kemudian tuangkanlah di atas kepalanya azab (dari) air yang sangat panas”.
49. “Rasakanlah, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang perkasa lagi mulia”.
50. Sesungguhnya inilah azab yang dahulu kamu sekalian ragukan.
51. Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam tempat yang aman,
52. (yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air;
53. mereka memakai kain sutra yang halus dan sutra yang tebal, (duduk) saling berhadapan,
54. demikianlah, kemudian Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah.
55. Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buhaan dengan aman lagi nyaman (dari segala kekhawatiran),
56. mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya, selain kematian pertama (di dunia). Dan Dia (Allah) menlindungi mereka dari azab neraka,
57. itu merupakan karunia dari Tuhanmu. Yang demikian itu adalah kemenangan yang agung.
58. Sesungguhnya Kami mudahkan ia (Al Qur’an) itu dengan bahasa kamu agar mereka mendapat pelajaran.
59. Maka tunggulah; sesungguhnya mereka itu (juga sedang) menunggu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 44 ; 59 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
KAUM MUSYRIKIN DIAZAB OLEH ALLAH DENGAN HUKUMAN KELAPARAN SEBAGAI HUKUMAN YANG RINGAN
01. Haa Miiim.
02. Demi Kitab (Al Qur’an) yang menjelaskan,
03. sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.
04. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,
05. (yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh Kami-lah yang mengutus rasul-rasul,
06. sebagai rahmat dari Tuhan-mu. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,
07. Tuhan (Yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara ke duanya ; jika kamu sekalian adalah orang-orang yang meyakini.
08. Tidak ada Tuhan ( yang berhak disembah) kecuali Dia, Dia yang menghidupkankan dan mematikan. (Dia-lah) Tuhan kamu sekalian dan Tuhan nenek moyang kamu sekalian dahulu.
09. Tetapi mereka dalam keraguan, mereka bermain-main.
10. Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang nampak jelas,
11. yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.
12. (Mereka berdo’) ; “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sesungguhnya kami akan beriman”.
13. Bagaimana mereka dapat menerima peringatan, padahal (sebelumnya pun) seorang Rasul telah datang memberi penjelasan kepada mereka,
14. kemudian mereka berpaling darinya dan berkata ; “Dia itu orang yang menerima ajaran (dari orang lain ) lagi pula ia orang gila.
KARENA KAUM MUSYRIKIN TETAP INGKAR, ALLAH MENDATANGKAN AZAB YANG BESAR
15. Sesungguhnya (kalau) Kami melenyapkan siksaan itu sedikit saja, sesungguhnya kamu sekalian akan kembali (ingkar)
16. (ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam, mereka dengan keras. Sesungguhnya Kami pasti memberi balasan.
KISAH MUSA DENGAN FIR’AUN SEBAGAI PELAJARAN BAGI ORANG-ORANG KAFIR
17. Dan sungguh sebelum mereka Kami benar-benar telah menguji kaum Fir’aun dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia,
18. (dengan berkata) : “Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil yang kamu perbudak). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dapat kamu sekalian percaya,
19. dan janganlah kamau sekalian menyombongkan diri terhadap Allah. Sesungguhnya aku datang kepada kamu sekalian dengan membawa bukti yang nyata.
20. Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhan kamu sekalian, dari ancaman kamu sekalian untuk merajamku,
21. dan jika kamu sekalian tidak beriman kepadaku, maka biarkanlah (aku memimpin Bani Israil)”.
22. Kemudian dia (Musa) berdo’a kepada Tuhannya : “Sesungguhnya mereka ini kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)”.
23. (Allah berfirman) ; “Maka berjalanlah dengan hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu sekalian akan dikejar,
24. dan biarkanlah laut itu terbelah. Sesungguhnya mereka balatentara yang akan ditenggelamkan”.
25. Alangkah banyaknya taman dan mata-air yang mereka tinggalkan,
26. dan kebun-kebun serta tempat-tempat kediaman yang indah,
27. dan kesenangan-kesenangan yang mereka ni’mati disana,
28. demikianlah, dan Kami wariskan (semua) itu kepada kaum yang lain.
29. Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi penangguhan waktu.
30. Dan sesungguhnya telah Kami selamatkan Bani Israil dari siksaaan yang menghnakan,
31. dari (siksaan) Fir’aun, sesungguhnya dia itu orang yang sombong, termasuk orang-orang yang melampaui batas.
32. Dan sesungguhnya Kami pilih mereka, (Bani Israil) dengan ilmu (Kami) di atas semua bangsa (pada masa itu).
33. Dan telah Kami berikan kepada mereka di antara tanda-tanda (kekuasaan Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat ni’mat yang nyata.
34. Sesungguhnya mereka (kaum nusyrik) itu pasti akan berkata ;
35. “Tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami tidaklah akan dibangkitkan,
36. maka datangkanlah (kembali) nenek moyang kami jika kamu sekalian orang-orang yang benar”.
37. Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik atau kaum Tubba’ (bangsawan Himyar di Yaman) dan orang-orang sebelum mereka yang telah Kami binasakan karena mereka adalah orang-orang yang sungguh-sungguh berdosa.
38. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
39. Tidak Kami ciptakan keduanya kecuali dengan haq (benar), tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
40. Sesungguhnya hari keputusan (hari KiamaT) adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,
41. (yaitu) pada hari (ketika) seorang teman dekat sama sekali tidak dapat memberi manfaat kepada teman dekat lainnya, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,
42. kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
PERBUATAN JELEK DAN AMAL YANG SHALEH AKAN MENDAPAT PEMBALASAN YANG SETIMPAL
43. Sesungguhnya pohon zaqquum (pepohonan dineraka) itu,
44. makanan bagi orang yang banyak berdosa.
45. Seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut,
46. seperti mendidihnya air yang sangat panas”.
47. “Pegangglah dia, kemudian seretlah dia sampai ketengah-tengah neraka,
48. kemudian tuangkanlah di atas kepalanya azab (dari) air yang sangat panas”.
49. “Rasakanlah, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang perkasa lagi mulia”.
50. Sesungguhnya inilah azab yang dahulu kamu sekalian ragukan.
51. Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam tempat yang aman,
52. (yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air;
53. mereka memakai kain sutra yang halus dan sutra yang tebal, (duduk) saling berhadapan,
54. demikianlah, kemudian Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah.
55. Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buhaan dengan aman lagi nyaman (dari segala kekhawatiran),
56. mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya, selain kematian pertama (di dunia). Dan Dia (Allah) menlindungi mereka dari azab neraka,
57. itu merupakan karunia dari Tuhanmu. Yang demikian itu adalah kemenangan yang agung.
58. Sesungguhnya Kami mudahkan ia (Al Qur’an) itu dengan bahasa kamu agar mereka mendapat pelajaran.
59. Maka tunggulah; sesungguhnya mereka itu (juga sedang) menunggu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 43 AZ ZUHRUF ( PERHIASAN )
Surat : Az-Zukhruf (Perhiasan)
Surat : Ke 43 ; 89 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KAUM MUSYRIKIN MENGAKUI BAHWA ALLAH PENCIPTA LANGIT DAN BUMI, KENDATIPUN MEREKA MENYEMBAH BERHALA.
01. Haa Miiim.
02. Demi Kitab (Al Qur’an) yang menerangkan.
03. Sesungguhnya Kami menjadikan Al Qur’an dalam bahasa Arab agar kamu sekalian mengerti.
04. Dan sesungguhnya Al Qur’an itu dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, benar-benar (bernilai) tinggi dan penuh mengandung hikmah.
05. Maka apakah Kami akan berhenti (menurunkan ayat-ayat) Al Qur’an sebagai peringatan kepada kamu sekalian, karena kamu sekalian kaum yang melampaui batas.
06. Dan betapa banyak nabi-nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu.
07. Dan setiap kali seorang nabi datang kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.
08. Maka karena itu, Kami binasakan orang-orang yang lebih besar kekuatannya di antara mereka dan telah berlalu contoh umat-umat terdahulu.
09. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka ; “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi ?” pastilah mereka akan menjawab ; “Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui”.
10. Yang menjadikan bumi sebagai tempat menetap bagi kamu sekalian dan Dia menjadikan jalan-jalan di atas bumi untuk kamu sekalian agar kamu sekalian menadapat petunjuk.
11. Dan yang menurunkan air dari langit menurut ukuran (yang diperlukan), lalu dengan air itu Kami hidupkan negeri yang mati (tandus). Seperti itulah kamu sekalian akan dikeluarkan (dari kubur).
12. Dan yang menciptakan semua berpasang-pasangan dan menjadikan kapal untuk kamu sekalian dan hewan ternak yang kamu sekalian tunggangi,
13. agar kamu sekalian duduk di atas punggungnya kemudian kamu sekalian ingat ni’mat Tuhan kamu sekalian apabila kamu sekalian telah duduk di atasnya ; dan agar kamu sekalian mengucapkan : “Maha Suci (Allah) yang telah menudukan semua ini bagi kami, padahal kami sebelunya tidak mampu menguasainya,
14. dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami”.
15. Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian dari-Nya. Sesungguhnya manusia itu pengingkar (ni’mat Allah) yang nyata.
KEINGKARAN KAUM MUSYRIKIN HANYALAH KARENA BERPEGANG TEGUH KEPADA TRADISI LAMA
16. Pantaskah Dia megambil anak perempuan dari yang diciptakan-Nya dan memberikan anak laki-laki kepada kamu sekalian ?
17. Dan apabila salah seorang di antara mereka diberi kabar gembira dengan apa (kelahiran anak perempuan) yang dijadikan perumpamaan bagi (Allah) Yang Maha Pemurah, jadilah wajahnya hitam pekat karena menahan sedih (dan marah)
18. Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan sedang dia tidak mampu memberi alasan yang tegas dan jelas dalam pertengkaran.
19. Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat hamba-hamba (Allah) Yang Maha Pemurah itu sebagai jenis perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan (malaikat-malaikat itu) ? Kelak akan dituliskan kesaksian mereka dan akan dimintakan pertangungan jawaban.
20. Dan mereka berkata : “Sekiranya (Allah) YangMaha Pemurah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat)”. Mereka tidak memiliki ilmu sedikit-pun tentang itu. Tidak lain mereka hanyalah menduga-duga belaka.
21. Atau apakah pernah Kami berikan sebuah kitab kepada mereka sebelumnya (Al Qur’an), lalu mereka berpegang (pada kitab tu )
22. Bahkan mereka berkata ; “Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka”.
23. Dan demikian juga tidaklah Kami mengutus seorang pemberi peringatan sebelum kamu (Muhammad) dalam suatu negeri, kecuali orang-orang yang hidup mewah (di negeri itu) selalu berkata; “Sesunguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu (agama) dan sesungguhnya kami sekedar pengikut jejak-jejak mereka”.
24. (Rasul itu) berkata ; “Apakah ( kamu sekalian akan mengikuti juga) sekalipun aku membawa untuk kamu sekalian (agama) yang lebih baik dari pada apa yang kamu sekalian peroleh dari (Agama) yang dianut nenek moyang kamu sekalian ?”.Mereka menjawab : “Sesungguhnya kami megingkari (agama) yang kamu diperintahkan untuk menyampaikannya”.
25. Maka Kami binasakan mereka, maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (kebenaran).
NABI IBRAHIM SEBAGAI NENEK MOYANG MEREKA SENDIRI MENENTANG TRADISI LAMA
26. Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya dan kaumnya ; “Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sekalian sembah,
27. kecuali (kamu sekalian menyembah Allah) yang menciptakan aku, karena sesungguhnya Dia akan memberi petunjuk kepadaku”.
28. Dan (Ibrahim) menjadikan (kalimat tauhid) itu kalimat yang kekal pada keturunannya agar mereka kembali (kepada kalimat tauhid itu).
29. Tetapi Aku telah memberikan keni’matan hidup kepada mereka dan nenek moyang mereka sampai kebenaran(Al Qur’an) datang kepada mereka bersama seorang rasul yang memberi penjelesasan.
30. Dan ketika kebenaran (Al Qur’an) itu datang kepada mereka, mereka berkata : “Ini adalah sihir, dan sesungguhnya kami mengingkari kepadanya”.
KEKAYAAN DAN PERHIASAN HANYALAH KENI’MATAN HIDUP DUNIAWI, SEDANG KEBAHAGIAN DI AKHIRAT HANYA DAPAT DICAPAI DENGAN TAQWA
31. Dan mereka (juga) berkata; “Mengapa Al Qur’an ini tidak diturunkan kepada orang besar (kaya dan berpengaruh) dari salah satu dua negeri ini (Mekkah dan Tha’if) ?”.
32. Apakah mereka membagi-bagi rahmat Tuhan kamu ? Kamilah yang menentukan kehidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat memanfaatkan sebahagian yang lain. Dan rahmat Tuhan kamu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.
33. Dan sekiranya bukan karena menghindarkan manusia menjadi umat yang satu (dalam kekafiran), pastilah sudah Kami buatkan, bagi orang-orang yang kafir kepada (Allah) Yang Maha Pemurah, loteng-loteng rumah mereka dari perak demikian pula tangga-tangga yang mereka naiki,
34. dan (Kami buatkan pula) pintu-pintu (perak) bagi rumah-rumah mereka, dan (begitu pula) dipan-dipan tempat mereka bersandar berselonjor,
35. dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, sedangkan kehidupan akhirat di sisi Tuhanmu disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.
36. Dan barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pemurah (Al Qur’an), Kami biarkan baginya syaitan (menyesatkannya) dan menjadi teman karibnya.
37. Dan sesunguhnya mereka (syaitan-syaitan itu) benar-benar menghalang-halangi mereka dari jalan yang benar, sedang mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.
38. Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (pada hari Kiamat) dia berkata : “Aduhai semoga kiranya (jarak) antara aku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat ! Memang (syaitan itu) teman yang paling jahat (bagi manusia)
39. Dan (harapan kamu sekalian itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepada kamu sekalian pada hari itu karena kamu sekalian telah menzalimi (diri kamu sekalian sendiri). Sesungguhnya kamu sekalian pantas bersama-sama dalam azab itu.
40. Maka apakah kamu (Muhammad) dapat menjadikan orang yang tuli bisa mendengar, atau (dapatkah) kamu memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya), dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata ?
41. Maka sungguh sekiranya Kami mewafatkan kamu (sebelum kamu mencapai kemenangan), maka sesungguhnya Kami akan tetap memberikan siksa kepada mereka (di akhirat),
42. atau Kami perlihatkan kepadamu (siksa) yang telah Kami ancamkan kepada mereka. Maka sesungguhnya Kami berkuasa atas mereka.
43. Maka berpeganglah kamu kepada (agama) yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di jalan yang lurus.
44. Dan sesungguhnya Al Qur’an itu benar-benar suatu peringatan bagi kamu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawaban.
45. Dan tanyakanlah (Muhammad) kepada rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum kamu ; “Apakah Kami menentukan tuhan-tuhan selain (Allah) Yang Maha Pemurah untuk disembah ?”.
KEHANCURAN FIR’AUN HENDAKLAH MENJADI PELAJARAN BAGI UMAT YANG DATANG KEMUDIAN
46. Dan sesungguhnya Kami telah megutus Musa dengan membawa mu’jizat-mu’jizat Kami kepada Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya. Maka dia (Musa) berkata : “Sesungguhnya aku adalah utusan dari Tuhan seluruh alam”.
47. Maka ketika dia (Musa) datang kepada mereka membawa mu’jizat-mu’jizat Kami, seketika itu mereka mentertawakannya.
48. Dan tidaklah Kami perlihatkan suatu mu’jizat kepada mereka kecuali (mu’jizat itu) lebih besar dari mu’jizat-mu’jizat (yang sebelumnya). Dan Kami timpakan kepada mereka azab agar mereka kembali (ke jalan yang benar)
49. Dan mereka berkata : “Hai Penyihir ! Berdo’alah kepada Tuhanmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu; sesungguhnya kami (jika do’amu di kabulkan) akan menjadi orang yang mendapat petunjuk”.
50. Maka ketika Kami hilangkan azab itu dari mereka, seketika itu (juga) mereka mengingkari (janjinya).
51. Dan Fir’aun berseru kepada kaumnya (seraya berkata ; “ Hai kaum-ku ! Bukankah kerjaaan Mesir itu milik-ku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawah-ku; apakah kamu sekalian tidak melihat.
52. Bukankah aku lebih baik dari orang yang hina ini (Musa) dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya)
53. Maka mengapa dia (Musa) tidak dipakaikan gelang dari emas, atau malaikat datang bersama-sama dengan dia untuk mengiringkannya ?”
54. Maka (Fir’aun) dengan perkataan itu telah mempengaruhi kaumnya, sehingga mereka patuh kepadanya. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.
55. Maka ketika mereka membuat Kami murka, Kami hukum mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut),
56. maka Kami jadikan mereka sebagai (kaum) terdahulu, dan contoh bagi orang-orang yang kemudian.
NABI ‘ISA MENGAJAK KAUMNYA UNTUK BERIMAN KEPADA ALLAH
57. Dan ketika putra Maryam (‘Isa) dijadika perumpamaan, tiba-tiba kaummu (Suku Quraisy) bersorak karenanya.
58. Dan mereka berkata ; “Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (‘Isa) ?” Mereka tidak memberikan (perumpamaan tu) kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja ; sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.
59. Dia (‘Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan nikmat (kenabian) kepadanya, dan Kami jadikan dia sebagai contoh bagi Bani Israil.
60. Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya ada di antara kamu sekalian yang Kami jadikan malaikat-malaikat (yang turun temurun) sebagai pengganti kamu di bumi.
61. Dan sesungguhnya (turunnya) dia (‘Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Karena itu, janganlah kamu sekalian ragu ragu tentang (Kiamat) itu dan ikutilah (Aku). Inilah jalan yang lurus.
62. Dan janganlah kamu sekalian sekalai-kali dipalingkan oleh syaitan ; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagi kamu sekalian.
63. Dan ketika ‘Isa datang membawa keterangan, dia berkata : “Sesungguhnya aku datang kepada kamu sekalian dengan membawa hikmah, dan untuk menjelaskan kepada kamu sekalian perselisihan ; maka bertawakalah kamu sekaliin kepada Allah dan taatlah kamu sekalian (kepadaku).
64. Sesungguhnya Allah, Dia Tuhanku dan Tuhan kamu sekalian, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus”.
65. Maka golongan-golongan (yang ada) saling bersilih di antara mereka ; maka celakalah orang-orang yang zalim karena azab pada hari yang pedih (Kiamat).
66. Apakah mereka hanya menunggu saja kedatangan hari Kiamat yang datang kepada mereka secara mnendadak, sedang mereka tidak menyadarinya ?
67. Teman-tenman karib pada hari itu sebahagian dari merekaa saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.
KEBAHAGIAAN YANG DI NIKMATI OLEH PENDUDUK SYURGA DAN KESENGSARAAN YANG DIALAMI OLEH PENDUDUK NERAKA
68. “Wahai hamba-hamba-Ku ! Tidak ada ketakutan bagi kamu sekalian pada hari itu, dan tidak pula kamu sekalian bersedih hati.
69. (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri.
70. Masukklah kamu sekalian ke dalam syurga, kamu sekalian dan isteri-isteri kamu sekalian akan digembirakan”.
71. Kepada mereka diedarkan piring-piring dan gelas-gelas dari emas, dan dalam syurga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang) mata. Dan kamu sekalian kekal di dalamnya.
72. Dan itulah syurga yang diwariskan kepada kamu sekalian karena perbuatan yang dahulu kamu sekalian kerjakan.
73. Di dalam syurga itu terdapat banyak buah-buahan untuk kamu sekalian yang sebahagiannya kamu sekalian makan.
74. Sesunguhnya orang-orang yang berdosa itu kekal dalam azab neraka jahannam.
75. Tidak diringankan (azab) itu dari mereka, dan mereka berputus asa di dalamnya.
76. Dan tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
77. Dan mereka berseru ; “Hai (malaikat) Malik ! Biarlah Tuhanmu mematikan kami saja”. Dia menjawab ; “Sesungguhnya kamu sekalian akan tetap tinggal (di neraka ini)”.
78. Sesungguhnya Kami telah datang membawa kebenaran kepada kamu sekalian, tetapi kebanyakan di antara kamu sekalian benci pada kebenaran itu.
79. Ataukah mereka telah merencanakan suatu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami (akan mengatasi) tipu daya mereka..
80. Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka ? Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka.
BANTAHAN AL QUR’AN TENTANG KEPERCAYAAN BAHWA TUHAN MEMPUNYAI ANAK
81. Katakanlah (Muhammad) : “Jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah orang yang mula-mula memuliakan (anak itu).
82. Maha Suci Tuhan pemilik langit dan bumi, Tuhan pemilik ‘Arasy, dari apa yang mereka sifatkan itu”.
83. Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka.
84. Dan Dialah Tuhan (Yang disembah) di langit dan Tuhan (Yang disembah) di bumi, dan Dilah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
85. Dan Maha Suci (Allah) yang memiliki kerjaan lagit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya ; dan di sisi-Nyalah ilmu tentang hari Kiamat, dan hanya kepada-Nyalah kamu sekalian dikembalikan.
86. Dan orang-orang yang menyeru kepada selain Allah tidak mendapat syafaat (pertolongan di akhirat); kecuali orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini(nya).
87. Dan jika kamu bertanya kepada mereka, siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab “Allah” ; jadi bagaimana mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah),
88. dan (Allah mengetahui) ucapannya (Muhammad) ; “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak beriman”.
89. Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah ; “Salam (selamat tinggal)”. Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk).
---mic---
Haji Muhammad MASUD-CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 43 ; 89 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KAUM MUSYRIKIN MENGAKUI BAHWA ALLAH PENCIPTA LANGIT DAN BUMI, KENDATIPUN MEREKA MENYEMBAH BERHALA.
01. Haa Miiim.
02. Demi Kitab (Al Qur’an) yang menerangkan.
03. Sesungguhnya Kami menjadikan Al Qur’an dalam bahasa Arab agar kamu sekalian mengerti.
04. Dan sesungguhnya Al Qur’an itu dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, benar-benar (bernilai) tinggi dan penuh mengandung hikmah.
05. Maka apakah Kami akan berhenti (menurunkan ayat-ayat) Al Qur’an sebagai peringatan kepada kamu sekalian, karena kamu sekalian kaum yang melampaui batas.
06. Dan betapa banyak nabi-nabi yang telah Kami utus kepada umat-umat yang terdahulu.
07. Dan setiap kali seorang nabi datang kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.
08. Maka karena itu, Kami binasakan orang-orang yang lebih besar kekuatannya di antara mereka dan telah berlalu contoh umat-umat terdahulu.
09. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka ; “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi ?” pastilah mereka akan menjawab ; “Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui”.
10. Yang menjadikan bumi sebagai tempat menetap bagi kamu sekalian dan Dia menjadikan jalan-jalan di atas bumi untuk kamu sekalian agar kamu sekalian menadapat petunjuk.
11. Dan yang menurunkan air dari langit menurut ukuran (yang diperlukan), lalu dengan air itu Kami hidupkan negeri yang mati (tandus). Seperti itulah kamu sekalian akan dikeluarkan (dari kubur).
12. Dan yang menciptakan semua berpasang-pasangan dan menjadikan kapal untuk kamu sekalian dan hewan ternak yang kamu sekalian tunggangi,
13. agar kamu sekalian duduk di atas punggungnya kemudian kamu sekalian ingat ni’mat Tuhan kamu sekalian apabila kamu sekalian telah duduk di atasnya ; dan agar kamu sekalian mengucapkan : “Maha Suci (Allah) yang telah menudukan semua ini bagi kami, padahal kami sebelunya tidak mampu menguasainya,
14. dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami”.
15. Dan mereka menjadikan sebahagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bahagian dari-Nya. Sesungguhnya manusia itu pengingkar (ni’mat Allah) yang nyata.
KEINGKARAN KAUM MUSYRIKIN HANYALAH KARENA BERPEGANG TEGUH KEPADA TRADISI LAMA
16. Pantaskah Dia megambil anak perempuan dari yang diciptakan-Nya dan memberikan anak laki-laki kepada kamu sekalian ?
17. Dan apabila salah seorang di antara mereka diberi kabar gembira dengan apa (kelahiran anak perempuan) yang dijadikan perumpamaan bagi (Allah) Yang Maha Pemurah, jadilah wajahnya hitam pekat karena menahan sedih (dan marah)
18. Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan sedang dia tidak mampu memberi alasan yang tegas dan jelas dalam pertengkaran.
19. Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat hamba-hamba (Allah) Yang Maha Pemurah itu sebagai jenis perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan (malaikat-malaikat itu) ? Kelak akan dituliskan kesaksian mereka dan akan dimintakan pertangungan jawaban.
20. Dan mereka berkata : “Sekiranya (Allah) YangMaha Pemurah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat)”. Mereka tidak memiliki ilmu sedikit-pun tentang itu. Tidak lain mereka hanyalah menduga-duga belaka.
21. Atau apakah pernah Kami berikan sebuah kitab kepada mereka sebelumnya (Al Qur’an), lalu mereka berpegang (pada kitab tu )
22. Bahkan mereka berkata ; “Sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka”.
23. Dan demikian juga tidaklah Kami mengutus seorang pemberi peringatan sebelum kamu (Muhammad) dalam suatu negeri, kecuali orang-orang yang hidup mewah (di negeri itu) selalu berkata; “Sesunguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu (agama) dan sesungguhnya kami sekedar pengikut jejak-jejak mereka”.
24. (Rasul itu) berkata ; “Apakah ( kamu sekalian akan mengikuti juga) sekalipun aku membawa untuk kamu sekalian (agama) yang lebih baik dari pada apa yang kamu sekalian peroleh dari (Agama) yang dianut nenek moyang kamu sekalian ?”.Mereka menjawab : “Sesungguhnya kami megingkari (agama) yang kamu diperintahkan untuk menyampaikannya”.
25. Maka Kami binasakan mereka, maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (kebenaran).
NABI IBRAHIM SEBAGAI NENEK MOYANG MEREKA SENDIRI MENENTANG TRADISI LAMA
26. Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya dan kaumnya ; “Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sekalian sembah,
27. kecuali (kamu sekalian menyembah Allah) yang menciptakan aku, karena sesungguhnya Dia akan memberi petunjuk kepadaku”.
28. Dan (Ibrahim) menjadikan (kalimat tauhid) itu kalimat yang kekal pada keturunannya agar mereka kembali (kepada kalimat tauhid itu).
29. Tetapi Aku telah memberikan keni’matan hidup kepada mereka dan nenek moyang mereka sampai kebenaran(Al Qur’an) datang kepada mereka bersama seorang rasul yang memberi penjelesasan.
30. Dan ketika kebenaran (Al Qur’an) itu datang kepada mereka, mereka berkata : “Ini adalah sihir, dan sesungguhnya kami mengingkari kepadanya”.
KEKAYAAN DAN PERHIASAN HANYALAH KENI’MATAN HIDUP DUNIAWI, SEDANG KEBAHAGIAN DI AKHIRAT HANYA DAPAT DICAPAI DENGAN TAQWA
31. Dan mereka (juga) berkata; “Mengapa Al Qur’an ini tidak diturunkan kepada orang besar (kaya dan berpengaruh) dari salah satu dua negeri ini (Mekkah dan Tha’if) ?”.
32. Apakah mereka membagi-bagi rahmat Tuhan kamu ? Kamilah yang menentukan kehidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat memanfaatkan sebahagian yang lain. Dan rahmat Tuhan kamu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.
33. Dan sekiranya bukan karena menghindarkan manusia menjadi umat yang satu (dalam kekafiran), pastilah sudah Kami buatkan, bagi orang-orang yang kafir kepada (Allah) Yang Maha Pemurah, loteng-loteng rumah mereka dari perak demikian pula tangga-tangga yang mereka naiki,
34. dan (Kami buatkan pula) pintu-pintu (perak) bagi rumah-rumah mereka, dan (begitu pula) dipan-dipan tempat mereka bersandar berselonjor,
35. dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, sedangkan kehidupan akhirat di sisi Tuhanmu disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.
36. Dan barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pemurah (Al Qur’an), Kami biarkan baginya syaitan (menyesatkannya) dan menjadi teman karibnya.
37. Dan sesunguhnya mereka (syaitan-syaitan itu) benar-benar menghalang-halangi mereka dari jalan yang benar, sedang mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.
38. Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (pada hari Kiamat) dia berkata : “Aduhai semoga kiranya (jarak) antara aku dan kamu seperti jarak antara timur dan barat ! Memang (syaitan itu) teman yang paling jahat (bagi manusia)
39. Dan (harapan kamu sekalian itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepada kamu sekalian pada hari itu karena kamu sekalian telah menzalimi (diri kamu sekalian sendiri). Sesungguhnya kamu sekalian pantas bersama-sama dalam azab itu.
40. Maka apakah kamu (Muhammad) dapat menjadikan orang yang tuli bisa mendengar, atau (dapatkah) kamu memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya), dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata ?
41. Maka sungguh sekiranya Kami mewafatkan kamu (sebelum kamu mencapai kemenangan), maka sesungguhnya Kami akan tetap memberikan siksa kepada mereka (di akhirat),
42. atau Kami perlihatkan kepadamu (siksa) yang telah Kami ancamkan kepada mereka. Maka sesungguhnya Kami berkuasa atas mereka.
43. Maka berpeganglah kamu kepada (agama) yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di jalan yang lurus.
44. Dan sesungguhnya Al Qur’an itu benar-benar suatu peringatan bagi kamu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawaban.
45. Dan tanyakanlah (Muhammad) kepada rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum kamu ; “Apakah Kami menentukan tuhan-tuhan selain (Allah) Yang Maha Pemurah untuk disembah ?”.
KEHANCURAN FIR’AUN HENDAKLAH MENJADI PELAJARAN BAGI UMAT YANG DATANG KEMUDIAN
46. Dan sesungguhnya Kami telah megutus Musa dengan membawa mu’jizat-mu’jizat Kami kepada Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya. Maka dia (Musa) berkata : “Sesungguhnya aku adalah utusan dari Tuhan seluruh alam”.
47. Maka ketika dia (Musa) datang kepada mereka membawa mu’jizat-mu’jizat Kami, seketika itu mereka mentertawakannya.
48. Dan tidaklah Kami perlihatkan suatu mu’jizat kepada mereka kecuali (mu’jizat itu) lebih besar dari mu’jizat-mu’jizat (yang sebelumnya). Dan Kami timpakan kepada mereka azab agar mereka kembali (ke jalan yang benar)
49. Dan mereka berkata : “Hai Penyihir ! Berdo’alah kepada Tuhanmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu; sesungguhnya kami (jika do’amu di kabulkan) akan menjadi orang yang mendapat petunjuk”.
50. Maka ketika Kami hilangkan azab itu dari mereka, seketika itu (juga) mereka mengingkari (janjinya).
51. Dan Fir’aun berseru kepada kaumnya (seraya berkata ; “ Hai kaum-ku ! Bukankah kerjaaan Mesir itu milik-ku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawah-ku; apakah kamu sekalian tidak melihat.
52. Bukankah aku lebih baik dari orang yang hina ini (Musa) dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya)
53. Maka mengapa dia (Musa) tidak dipakaikan gelang dari emas, atau malaikat datang bersama-sama dengan dia untuk mengiringkannya ?”
54. Maka (Fir’aun) dengan perkataan itu telah mempengaruhi kaumnya, sehingga mereka patuh kepadanya. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.
55. Maka ketika mereka membuat Kami murka, Kami hukum mereka, lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut),
56. maka Kami jadikan mereka sebagai (kaum) terdahulu, dan contoh bagi orang-orang yang kemudian.
NABI ‘ISA MENGAJAK KAUMNYA UNTUK BERIMAN KEPADA ALLAH
57. Dan ketika putra Maryam (‘Isa) dijadika perumpamaan, tiba-tiba kaummu (Suku Quraisy) bersorak karenanya.
58. Dan mereka berkata ; “Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (‘Isa) ?” Mereka tidak memberikan (perumpamaan tu) kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja ; sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.
59. Dia (‘Isa) tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan nikmat (kenabian) kepadanya, dan Kami jadikan dia sebagai contoh bagi Bani Israil.
60. Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya ada di antara kamu sekalian yang Kami jadikan malaikat-malaikat (yang turun temurun) sebagai pengganti kamu di bumi.
61. Dan sesungguhnya (turunnya) dia (‘Isa) benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Karena itu, janganlah kamu sekalian ragu ragu tentang (Kiamat) itu dan ikutilah (Aku). Inilah jalan yang lurus.
62. Dan janganlah kamu sekalian sekalai-kali dipalingkan oleh syaitan ; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagi kamu sekalian.
63. Dan ketika ‘Isa datang membawa keterangan, dia berkata : “Sesungguhnya aku datang kepada kamu sekalian dengan membawa hikmah, dan untuk menjelaskan kepada kamu sekalian perselisihan ; maka bertawakalah kamu sekaliin kepada Allah dan taatlah kamu sekalian (kepadaku).
64. Sesungguhnya Allah, Dia Tuhanku dan Tuhan kamu sekalian, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus”.
65. Maka golongan-golongan (yang ada) saling bersilih di antara mereka ; maka celakalah orang-orang yang zalim karena azab pada hari yang pedih (Kiamat).
66. Apakah mereka hanya menunggu saja kedatangan hari Kiamat yang datang kepada mereka secara mnendadak, sedang mereka tidak menyadarinya ?
67. Teman-tenman karib pada hari itu sebahagian dari merekaa saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.
KEBAHAGIAAN YANG DI NIKMATI OLEH PENDUDUK SYURGA DAN KESENGSARAAN YANG DIALAMI OLEH PENDUDUK NERAKA
68. “Wahai hamba-hamba-Ku ! Tidak ada ketakutan bagi kamu sekalian pada hari itu, dan tidak pula kamu sekalian bersedih hati.
69. (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri.
70. Masukklah kamu sekalian ke dalam syurga, kamu sekalian dan isteri-isteri kamu sekalian akan digembirakan”.
71. Kepada mereka diedarkan piring-piring dan gelas-gelas dari emas, dan dalam syurga itu terdapat apa yang diingini oleh hati dan segala yang sedap (dipandang) mata. Dan kamu sekalian kekal di dalamnya.
72. Dan itulah syurga yang diwariskan kepada kamu sekalian karena perbuatan yang dahulu kamu sekalian kerjakan.
73. Di dalam syurga itu terdapat banyak buah-buahan untuk kamu sekalian yang sebahagiannya kamu sekalian makan.
74. Sesunguhnya orang-orang yang berdosa itu kekal dalam azab neraka jahannam.
75. Tidak diringankan (azab) itu dari mereka, dan mereka berputus asa di dalamnya.
76. Dan tidaklah Kami menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
77. Dan mereka berseru ; “Hai (malaikat) Malik ! Biarlah Tuhanmu mematikan kami saja”. Dia menjawab ; “Sesungguhnya kamu sekalian akan tetap tinggal (di neraka ini)”.
78. Sesungguhnya Kami telah datang membawa kebenaran kepada kamu sekalian, tetapi kebanyakan di antara kamu sekalian benci pada kebenaran itu.
79. Ataukah mereka telah merencanakan suatu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami (akan mengatasi) tipu daya mereka..
80. Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka ? Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka.
BANTAHAN AL QUR’AN TENTANG KEPERCAYAAN BAHWA TUHAN MEMPUNYAI ANAK
81. Katakanlah (Muhammad) : “Jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah orang yang mula-mula memuliakan (anak itu).
82. Maha Suci Tuhan pemilik langit dan bumi, Tuhan pemilik ‘Arasy, dari apa yang mereka sifatkan itu”.
83. Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka.
84. Dan Dialah Tuhan (Yang disembah) di langit dan Tuhan (Yang disembah) di bumi, dan Dilah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
85. Dan Maha Suci (Allah) yang memiliki kerjaan lagit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya ; dan di sisi-Nyalah ilmu tentang hari Kiamat, dan hanya kepada-Nyalah kamu sekalian dikembalikan.
86. Dan orang-orang yang menyeru kepada selain Allah tidak mendapat syafaat (pertolongan di akhirat); kecuali orang yang mengakui yang hak (tauhid) dan mereka meyakini(nya).
87. Dan jika kamu bertanya kepada mereka, siapakah yang menciptakan mereka, niscaya mereka menjawab “Allah” ; jadi bagaimana mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah),
88. dan (Allah mengetahui) ucapannya (Muhammad) ; “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak beriman”.
89. Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah ; “Salam (selamat tinggal)”. Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk).
---mic---
Haji Muhammad MASUD-CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Kamis, 11 Februari 2010
SURAT KE : 42 ASY SYUURA ( MUSYAWARAH )
Surat : Asy Syuura (Musyawarah)
Surat : Ke 42 ; 53 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
POKOK-POKOK DA’WAH PARA RASUL ADALAH SAMA
Wahyu Allah Kepada Muhammad S.A.W. Sama Dengan Wahyu-Nya Kepada Rasul-Rasul sebelumnya
01. Haa Miiim
02. “Aiin Siiin Qaaaf
03. Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana mewahyukan kepadamu (Muhammad) dan kepada orang-orang yang sebelum kamu.
04. Milik-Nyalah apa yang aada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Para Malaikat Memohonkan ampun Kepada Allah Utuk Penghuni Bumi
05. Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya (karena kebesaran Allah) dan malaikat-malaikat bertasbih memuji Tuhannya dan memohonkan ampunan untuk orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahw sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
06. Dan orang-orang yang megambil pelindung-pelindung selain Allah, Allah mengawasi (perbuatan ) mereka; dan kamu (Muhammad) bukanlah orang-orang yang diserahi mengawasi mereka.
Al Qur’an Adalah Sebagai Peringatan Untuk Seluruh Umat Manusia
07. Dan demkianlah Kami wahyukan Al Qur’an kepadamu dalam bahasa Arab, agar kamu memberi peringatan kepada penduduk ibu-kota (Mekkah) dan penduduk (negeri-negeri) di sekelilingnya serta memberi peringatan tentang hari berkumpul (Kiamat) yang tidak diragukan adanya. Segologan masuk syurga dan segolongan masuk neraka.
08. Dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia jadikan mereka satu umat, tetapi Dia memasukkan orang-orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Dan orang orang yang zalim tidak ada bagi mereka pelindung dan penolong.
09. Atau mereka mengambil pelindung-pelindung selain Dia ? Padahal Allah, Dia-lah pelindung (yang sebenarnya), dan Dia menghidupkan orang yang mati, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Perselisihan-Perselisihan Umat Manusia Dikembalikan Penyelesaiannya Kepada Kitab Allah
10. Dan apapun yang kamu sekalian perselisihkan padanya tentang sesuatu, keputusannya (terserah) kepada Allah. (Yang memiliki sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhan-ku. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya aku kembali.
11. (Allah) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu sekalian pasangan-pasangan dari jenis kamu sekalian sendiri, dan dari jenis hewan ternak pasangan-pasangan (juga). Dijadikann-Nya kamu sekalian berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu-pun yang serupa dengan Dia, dan Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
12. Milik-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi ; Dia melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Semua Rasul Mengajak Untuk Menyembah Kepada Allah Yang Maha Esa
13. Dia (Allah) telah mensyariatkan kepada kamu sekalian agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepada kamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan ‘Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu sekalian berpecah belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengkuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)Nya bagi orang yang kembali ( bertaubat kepadaNya).
14. Dan mereka (Ahli Kitab) tidak berpecah belah kecuali setelah datang kepada mereka ilmu (kebenaran yang disampaikan oleh para nabi), karena kedengkian antara sesama mereka. Jika tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dahulunya dari Tuhanmu (untuk menangguhkan azab) sampai batas waktu yang ditentukan, pastilah hukuman bagi mereka telah dilaksanakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang mewarisi Kitab (Taurat dan Injil) setelah mereka (pada zaman Muhammad), benar-benar berada dalam keraguan yang mendalam tentang Kitab (Al Qur’an) itu.
15. Maka karena itu serulah (mereka beriman) dan tetaplah (beriman dan berda’wah) sebagaimana yang diperintahkan kepada-mu (Muhammad) dan janganlah mengikuti keinginan mereka dan katakanlah ; “Aku beriman kepada Ktab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan agar berlaku adil di antra kamu sekalian. Allah Tuhan kami dan Tuhan kamu sekalian. Bagi kami perbuatan kami dan bagi kamu sekalian perbuatan kamu sekalian. Tidak (perlu) ada pertengkaran antara kami dan kamu sekalian, Allah megumpulkan antara kirta dan kepada-Nyalah (kita) kembali”.
16. Dan orang-orang yang berbantah-bantah tentang (agama) Allah setelah (agama itu) diterima, perbantahan mereka itu sia-sia di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan mereka mendapat azab yang sangat keras.
17. Allah yang menurunkan kitab (Al Qur’an) dengan (membawa) kebenaran dan neraca (keadilan). Dan tahukah kamu, boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat ?
18. Orang-orang yang tidak percaya adanya hari Kimat meminta agar hari itu segera terjadi, dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa Kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya Kiamat itu benar-benar telah tersesat jauh.
19. Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
Allah Memberikan Pembalasan Kepada Amal Seseoraang Menurut Niatnya.
20. Barang siapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya, dan barang siapa meghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebahagian darinya (keuntugan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bahagian di akhirat.
21. Apakah mereka mempunyai sesembahan selain Allah yang mensyariatkan (menetapka aturan) agama bagi mereka yang tidak diizinkan (diridhai) Allah ?. Dan sekiranya tidak ada ketetapan yang menunda (hukuman dari Allah) tentulah hukuman di antara mereka telah dilaksanakan. Dan sesunguhnya orang-orang zalim itu akan mendapat azab yang sangat pedih.
22. Kamu lihat orang-orang yang zalim itu sangat ketakutan karena (kejahatan-kejahatan) yang telah mereka lakukan, dan (azab) menimpa mereka. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh (berada) di dalam taman-taman syurga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.
23. Itulah (karunia) yang (dengan itu) diberitahukan Allah untuk menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. Katakanlah (Muhammad) ; “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah-pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan”. Dan barangsiapa mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan kebaikan kepadanya. Sesunggunhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
24. Ataukah mereka mengatakan, “Dia (Muhammad) telah mengada-adakan kebohongan tentang Allah”. Sekiranmya Allah menghendaki niscaya Dia kunci hatimu. Dan Allah menghapus yang batil dan membenarkan yang benar dengan kalimat-kalimat-Nya (Al Qur’an). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
25. Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu sekalian kerjakan,
26. dan Dia memperkenankan (do’a) orang-orang yang beriman dan megerjakan amal shaleh serta menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir akan mendapat azab yang sangat keras.
27. Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui terhadap (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.
28. Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.
29. Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah penciptaan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila Dia kehendaki.
Allah Memaafkan Sebahagian Besar Dosa Hamba-Hamba-Nya
30. Dan musibah apapun yang menimpa kamu sekalian adalah karena perbuatan tangan kamu sekalian sendiri, dan Allah memaafkan sebahagian besar (dari kesalahan-kesalahan kamu sekalian)
31. Dan kamu sekalian tidak dapat melepaskan diri (dari siksaan Allah) di bumi, dan kamu sekalian tidak memperoleh pelindung atau penolong selain Allah.
32. Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan)Nya ialah kapal-kapal (yang berlayar di laut) seperti gunung-gunung.
33. Jika Dia Menghendaki, Dia akan menghentikan angin, sehingga jadilah (kapal-kapal) itu terhenti di permukaan laut. Sesungunya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang selalu bersabar dan banyak bersyukur,
34. atau (Dia akan) menghancurkan kapal-kapal itu karena perbuatan (dosa) mereka, dan Dia memaafkan sebahagian besar (dari mereka),
35. dan agar orang-orang yang membantah tanda-tanda (kekuasaan) Kami mengetahui bahwa mereka tidak akan memperoleh jalan ke luar (dari siksaan).
36. Maka sesuatu apa-pun (kenikmatan) yang diberikan kepadamu, maka itu adalah kesenangan (kenikmatan) hidup di dunia. Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,
37. dan juga (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah segera memberi maaf,
Kewajiban Bermusyawarah Tentang Masalah Keduniaan
38. Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan dan melaksanakan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menginfakkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
Bersabar Dan Memberi Maaf Lebih Baik Daripada Mengambil Pembalasan
39. Dan (bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim, mereka membela diri.
40. Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barangsiapa memaafkan dan berbuat baik (terhadap orang yang berbuat jahat kepadanya) maka pahalanya dari Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang yang zalim.
41. Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri setelah dizalimi, maka tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka.
42. Sesungguhnya kesalahan hanya ada pada orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran. Mereka itu mendapat siksaan yang pedih.
43. Dan barangsiapa bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia.
Orang-Orang Yang Dibiarkan Sesat Oleh Allah Tidak Akan Menemukan Pemimpin Yang Memberi Petunjuk
44. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak ada baginya pelindung setelah itu. Kamu akan melihat orang-orang yang zalim ketika mereka melihat azab berkata ; “Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia) ?”
45. Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tertunduk karena (merasa) hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata ; “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarga mereka pada hari Kiamat”. Ingatlah sesungguhnya orang-orang yang zalim itu berada dalam azab yang kekal.
46. Dan mereka tidak akan mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah tidak akan ada jalan keluar baginya (untuk mendapat petunjuk).
47. Patuhilah seruan Tuhan kamu sekalian sebelum datang dari Allah sesuatu hari yang tidak dapat ditolak (atas perintah dari Allah). Pada hari itu kamu sekalian tidak memperoleh tempat berlindung dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosa kamu sekalian).
48. Jika mereka berpaling, maka (ingatlah) Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajiban kamu tidak lain hanya menyampaikan (risalah). Dan sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami, dia menyambutnya dengan gembira; tetapi jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri (niscaya mereka ihgkar), sesungguhnya manusia itu sangat ingkar (kepada ni’mat).
49. Milik Allah kerajaan langit dan bumi; Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki,
50. atau Dia meganugerahkan jenis laki-laki dan perempuan dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
51. Dan tidaklah patut bagi seorang manusia bahwa Allah akan berbicara kepadanya kecuali dengan perantaraan wahyu atau dari belakang tabir atau dengan mengutus utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan izin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesunguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.
52. Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ruhan (Al Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al Qur’an) itu dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Al Qur’an itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk kepada siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar membimbing (manusia) kepada jalan yang lurus,
53. (yaitu) jalan Allah yang milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa semua urusan kembali kepada Allah.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com
Surat : Ke 42 ; 53 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
POKOK-POKOK DA’WAH PARA RASUL ADALAH SAMA
Wahyu Allah Kepada Muhammad S.A.W. Sama Dengan Wahyu-Nya Kepada Rasul-Rasul sebelumnya
01. Haa Miiim
02. “Aiin Siiin Qaaaf
03. Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana mewahyukan kepadamu (Muhammad) dan kepada orang-orang yang sebelum kamu.
04. Milik-Nyalah apa yang aada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Para Malaikat Memohonkan ampun Kepada Allah Utuk Penghuni Bumi
05. Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya (karena kebesaran Allah) dan malaikat-malaikat bertasbih memuji Tuhannya dan memohonkan ampunan untuk orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahw sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
06. Dan orang-orang yang megambil pelindung-pelindung selain Allah, Allah mengawasi (perbuatan ) mereka; dan kamu (Muhammad) bukanlah orang-orang yang diserahi mengawasi mereka.
Al Qur’an Adalah Sebagai Peringatan Untuk Seluruh Umat Manusia
07. Dan demkianlah Kami wahyukan Al Qur’an kepadamu dalam bahasa Arab, agar kamu memberi peringatan kepada penduduk ibu-kota (Mekkah) dan penduduk (negeri-negeri) di sekelilingnya serta memberi peringatan tentang hari berkumpul (Kiamat) yang tidak diragukan adanya. Segologan masuk syurga dan segolongan masuk neraka.
08. Dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia jadikan mereka satu umat, tetapi Dia memasukkan orang-orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya. Dan orang orang yang zalim tidak ada bagi mereka pelindung dan penolong.
09. Atau mereka mengambil pelindung-pelindung selain Dia ? Padahal Allah, Dia-lah pelindung (yang sebenarnya), dan Dia menghidupkan orang yang mati, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Perselisihan-Perselisihan Umat Manusia Dikembalikan Penyelesaiannya Kepada Kitab Allah
10. Dan apapun yang kamu sekalian perselisihkan padanya tentang sesuatu, keputusannya (terserah) kepada Allah. (Yang memiliki sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhan-ku. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya aku kembali.
11. (Allah) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu sekalian pasangan-pasangan dari jenis kamu sekalian sendiri, dan dari jenis hewan ternak pasangan-pasangan (juga). Dijadikann-Nya kamu sekalian berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu-pun yang serupa dengan Dia, dan Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
12. Milik-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi ; Dia melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Semua Rasul Mengajak Untuk Menyembah Kepada Allah Yang Maha Esa
13. Dia (Allah) telah mensyariatkan kepada kamu sekalian agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepada kamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan ‘Isa, yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu sekalian berpecah belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengkuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)Nya bagi orang yang kembali ( bertaubat kepadaNya).
14. Dan mereka (Ahli Kitab) tidak berpecah belah kecuali setelah datang kepada mereka ilmu (kebenaran yang disampaikan oleh para nabi), karena kedengkian antara sesama mereka. Jika tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dahulunya dari Tuhanmu (untuk menangguhkan azab) sampai batas waktu yang ditentukan, pastilah hukuman bagi mereka telah dilaksanakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang mewarisi Kitab (Taurat dan Injil) setelah mereka (pada zaman Muhammad), benar-benar berada dalam keraguan yang mendalam tentang Kitab (Al Qur’an) itu.
15. Maka karena itu serulah (mereka beriman) dan tetaplah (beriman dan berda’wah) sebagaimana yang diperintahkan kepada-mu (Muhammad) dan janganlah mengikuti keinginan mereka dan katakanlah ; “Aku beriman kepada Ktab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan agar berlaku adil di antra kamu sekalian. Allah Tuhan kami dan Tuhan kamu sekalian. Bagi kami perbuatan kami dan bagi kamu sekalian perbuatan kamu sekalian. Tidak (perlu) ada pertengkaran antara kami dan kamu sekalian, Allah megumpulkan antara kirta dan kepada-Nyalah (kita) kembali”.
16. Dan orang-orang yang berbantah-bantah tentang (agama) Allah setelah (agama itu) diterima, perbantahan mereka itu sia-sia di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan mereka mendapat azab yang sangat keras.
17. Allah yang menurunkan kitab (Al Qur’an) dengan (membawa) kebenaran dan neraca (keadilan). Dan tahukah kamu, boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat ?
18. Orang-orang yang tidak percaya adanya hari Kimat meminta agar hari itu segera terjadi, dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa Kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya Kiamat itu benar-benar telah tersesat jauh.
19. Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya; Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
Allah Memberikan Pembalasan Kepada Amal Seseoraang Menurut Niatnya.
20. Barang siapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya, dan barang siapa meghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebahagian darinya (keuntugan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bahagian di akhirat.
21. Apakah mereka mempunyai sesembahan selain Allah yang mensyariatkan (menetapka aturan) agama bagi mereka yang tidak diizinkan (diridhai) Allah ?. Dan sekiranya tidak ada ketetapan yang menunda (hukuman dari Allah) tentulah hukuman di antara mereka telah dilaksanakan. Dan sesunguhnya orang-orang zalim itu akan mendapat azab yang sangat pedih.
22. Kamu lihat orang-orang yang zalim itu sangat ketakutan karena (kejahatan-kejahatan) yang telah mereka lakukan, dan (azab) menimpa mereka. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh (berada) di dalam taman-taman syurga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.
23. Itulah (karunia) yang (dengan itu) diberitahukan Allah untuk menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. Katakanlah (Muhammad) ; “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah-pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan”. Dan barangsiapa mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan kebaikan kepadanya. Sesunggunhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.
24. Ataukah mereka mengatakan, “Dia (Muhammad) telah mengada-adakan kebohongan tentang Allah”. Sekiranmya Allah menghendaki niscaya Dia kunci hatimu. Dan Allah menghapus yang batil dan membenarkan yang benar dengan kalimat-kalimat-Nya (Al Qur’an). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
25. Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu sekalian kerjakan,
26. dan Dia memperkenankan (do’a) orang-orang yang beriman dan megerjakan amal shaleh serta menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir akan mendapat azab yang sangat keras.
27. Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui terhadap (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.
28. Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.
29. Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah penciptaan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila Dia kehendaki.
Allah Memaafkan Sebahagian Besar Dosa Hamba-Hamba-Nya
30. Dan musibah apapun yang menimpa kamu sekalian adalah karena perbuatan tangan kamu sekalian sendiri, dan Allah memaafkan sebahagian besar (dari kesalahan-kesalahan kamu sekalian)
31. Dan kamu sekalian tidak dapat melepaskan diri (dari siksaan Allah) di bumi, dan kamu sekalian tidak memperoleh pelindung atau penolong selain Allah.
32. Dan di antara tanda-tanda (kekuasaan)Nya ialah kapal-kapal (yang berlayar di laut) seperti gunung-gunung.
33. Jika Dia Menghendaki, Dia akan menghentikan angin, sehingga jadilah (kapal-kapal) itu terhenti di permukaan laut. Sesungunya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang selalu bersabar dan banyak bersyukur,
34. atau (Dia akan) menghancurkan kapal-kapal itu karena perbuatan (dosa) mereka, dan Dia memaafkan sebahagian besar (dari mereka),
35. dan agar orang-orang yang membantah tanda-tanda (kekuasaan) Kami mengetahui bahwa mereka tidak akan memperoleh jalan ke luar (dari siksaan).
36. Maka sesuatu apa-pun (kenikmatan) yang diberikan kepadamu, maka itu adalah kesenangan (kenikmatan) hidup di dunia. Sedangkan apa (kenikmatan) yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,
37. dan juga (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah segera memberi maaf,
Kewajiban Bermusyawarah Tentang Masalah Keduniaan
38. Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan dan melaksanakan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menginfakkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
Bersabar Dan Memberi Maaf Lebih Baik Daripada Mengambil Pembalasan
39. Dan (bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim, mereka membela diri.
40. Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barangsiapa memaafkan dan berbuat baik (terhadap orang yang berbuat jahat kepadanya) maka pahalanya dari Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang yang zalim.
41. Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri setelah dizalimi, maka tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka.
42. Sesungguhnya kesalahan hanya ada pada orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran. Mereka itu mendapat siksaan yang pedih.
43. Dan barangsiapa bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia.
Orang-Orang Yang Dibiarkan Sesat Oleh Allah Tidak Akan Menemukan Pemimpin Yang Memberi Petunjuk
44. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak ada baginya pelindung setelah itu. Kamu akan melihat orang-orang yang zalim ketika mereka melihat azab berkata ; “Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia) ?”
45. Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tertunduk karena (merasa) hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata ; “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarga mereka pada hari Kiamat”. Ingatlah sesungguhnya orang-orang yang zalim itu berada dalam azab yang kekal.
46. Dan mereka tidak akan mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah tidak akan ada jalan keluar baginya (untuk mendapat petunjuk).
47. Patuhilah seruan Tuhan kamu sekalian sebelum datang dari Allah sesuatu hari yang tidak dapat ditolak (atas perintah dari Allah). Pada hari itu kamu sekalian tidak memperoleh tempat berlindung dan tidak (pula) dapat mengingkari (dosa-dosa kamu sekalian).
48. Jika mereka berpaling, maka (ingatlah) Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajiban kamu tidak lain hanya menyampaikan (risalah). Dan sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami, dia menyambutnya dengan gembira; tetapi jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri (niscaya mereka ihgkar), sesungguhnya manusia itu sangat ingkar (kepada ni’mat).
49. Milik Allah kerajaan langit dan bumi; Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki,
50. atau Dia meganugerahkan jenis laki-laki dan perempuan dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
51. Dan tidaklah patut bagi seorang manusia bahwa Allah akan berbicara kepadanya kecuali dengan perantaraan wahyu atau dari belakang tabir atau dengan mengutus utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan izin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesunguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.
52. Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ruhan (Al Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al Qur’an) itu dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Al Qur’an itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk kepada siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar membimbing (manusia) kepada jalan yang lurus,
53. (yaitu) jalan Allah yang milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa semua urusan kembali kepada Allah.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com
SURAT KE : 41 FUSHSHILAT ( YANG DIJELASKAN )
Surat : Fushshilat ( Yang Dijelaskan )
Surat : Ke 41 ; 54 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
NABI ADALAH MANUSIA BIASA YANG DIBERI WAHYU YANG MENGAJAK KEPADA KEBENARAN
01. Haa Miim.
02. (Al Qur’an) diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
03. Kitab yang ayat-ayatnya dijelaskan, bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui,
04. yang membawa berita gembira dan peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling (dari padanya) serta tidak (mau) mendengarkan.
05. Dan mereka berkata : “Hati kami sudah tertutup dari apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan, dan diantara kami dan kamu ada dinding, karena itu lakukanlah (sesuai kehendakmu), sesungguhnya kami akan melakukan (sesuasai kehendak kami)”.
06. Katakanlah (Muhammad) : “Aku ini hanyalah seorang manusia seperti kamu sekalian, yang diwahyukan kepadaku bahwa Tuhan kamu sekalian adalah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu tetaplah kamu sekalian (beribadah) kepada-Nya dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Dan celakalah orang-orang yang mempersekutukan(Nya)
07. (yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka ingkar terhadap kehidupan akhirat.
08. Sesungguhynya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya”.
ALLAH MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DALAM BEBERAPA PERIODE
09. Katakanlah ; “Pantaskan kamu sekalian ingkar kepada Tuhan yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan pula sekutu-sekutu bagi-MNya ? Itulah Tuhan seluruh alam”
10. Dan Dia ciptakan padanya gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dan kemudian Dia berkahi, dan Dia tentukan makanan-makanan (bagi penghuni)nya dalam empat masa, memadai untuk (memenuhi kebutuhan) mereka yang memerlukannya.
11. Kemudian Dia menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap, lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi ; “Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa”. Keduanya menjawab ; “Kamidatang dengan patuh”.
12. Maka Dia menciptakan-Nya tujuh langit dalam dua masa dan pada setiap langit Dia mewahyukan urusan masing-masing. Kemudian langit yang dekat (dengan bumi) Kami hiasi dengan bintang-bintang, dan (dalam) penjagaan (Allah). Demikianlah ketentuan (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
PERINGATAN KEPADA KAUM QURAISY TENTANG PERISTIWA-PERISTIWA YANG DIALAMI KAUM ‘AD DAN TSAMUD
13. Jika mereka berpaling maka katakanlah ; “ Aku telah memperhatikan kamu akan (bencana) petir seperti petir yang menimpa kaum ‘Ad dan kaum Tsamud”.
14. Ketika para rasul datang kepada mereka dari depan dan dari belakang mereka (dengan menyerukan) ; “Janganlah kamu menyembah selain Allah”. Mereka menjawab ; “Kalau Tuhan kami menghendaki tentu Dia menurunkan malaikat-malaikat-Nya, maka sesungguhnya kami mengingkari wahyu yang kamu diutus menyampaikannya”.
15. Maka adapun kaum ‘Ad mereka menyombongkan diri di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran dan mereka berkata ; “Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami ?” Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan mereka. Dia lebih hebat kekuatan-Nya dari mereka ? Dan mereka telah megingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami.
16. Maka Kami tiupkan angin yang sangat bergemuruh kepada mereka dalam beberapa hari yang sial, karena Kami ingin agar mereka itu merasakan siksaan yang menghinakan dalam kehidupan di dunia. Dan sesungguhnya azab akhirat pasti lebih menghinakan dan mereka tidak diberi pertolongan.
17. Dan adapun kaum Tsamud, mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.
18. Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman karena mereka adalah orang-orang yang bertakwa.
ANGGOTA TUBUH MANUSIA AKAN MENJADI SAKSI DI HARI KIAMAT TERHADAP PERBUATAN DI DUNIA
19. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) musuh-musuh Allah digiring ke neraka lalu mereka dipisah-pisahkan.
20. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka; pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
21. Dan mereka berkata kepada kulit mereka ; “Mengapa kamu sekalian menjadi saksi terhadap kami ?” (Kulit) mereka menjawab ; “Yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang (juga) menjadikan segala sesuatu dapat berbicara, dan Dialah yang menciptakan kamu sekalian pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nya kamu sekalian dikembalikan”.
22. Dan kamu sekalian sekali-kali tidak dapat bersembuyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulit kamu sekalian terhadap kamu sekalian, bahkan kamu sekalian megira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu sekalian kerjakan.
23. Dan itulah dugaan kamu sekalian yang telah kamu sekalian sangkakan terhadap Tuhan kamu sekalain, (dugaan itu) telah membinasakan kamu sekalian, sehinhgga jadilah kamu sekalian termasuk orang-orang yang merugi.
24. Meskipun jika mereka bersabar (atas azab mereka) maka nerakalah tempat tinggal mereka dan jika mereka minta belas kasihan, maka mereka itu tidak termasuk orang yang pantas dikasihani.
25. Dan kami tetapkan bagi mereka teman-teman (syaitan) yang memuji-muji apa saja yang ada di hadapan dan dibelakang mereka dan tetaplah atas mereka putusan azab bersama umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari (golongan) jin dan manusia. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi.
PEMBALASAN ALLAH TERHADAP ORANAG-ORANG KAFIR DAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG BERIMAN
26. Dan orang-orang yang kafir berkata : “Janganlah kamu sekalian mendengarkan (bacaan) Al Qur’an ini dan buatlah kegaduhan terhadapnya, agar kamu sekalian dapat megalahkan (mereka)”.
27. Maka sesungguhnya akan Kami timpakan azab yang keras kepada orang-orang yang kafir itu, dan sungguh akan Kami beri balasan mereka dengan seburuk-buruk balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
28. Demikianlah balasan (terhadap) musuh-musuh Allah (yaitu) neraka, mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai balasan atas keingkaran merka terhadap ayat-ayat Kami.
29. Dan orang-orang yang kafir berkata ; “Ya Tuhan kami, perlihatkanlah kepada kami dua golongan yang telah menyesatkan kami yaitu sebahagian dari (golongan) jin dan manusia, agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami agar kedua golongan itu menjadi yang paling bawah (hina)”.
30. Sesungguhnya orang-orang yang berkata : “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata) ; “Janganlah kamu sekalian merasa takut dan janganlah kamu sekalain bersedih hati; dan bergembiralah kamu sekalian dengan (memperoleh) syurga yang telah dijanjikan kepada kamu sekalian”.
31. Kamilah pelindung-pelindung kamu sekalian dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (syurga) kamu sekalian memperoleh apa yang kamu sekalian inginkan dan memperoleh apa yang kamu sekalian minta.
32. Sebagai hidangan (bagi kamu seklaian) dari (Allah) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
AL QUR’ANUL KARIM ADALAH PETUNJUK DAN PENAWAR
33. Dan siapakah yang lebih baik perkataannya dari pada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan amal shaleh dan berkata :”Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri) ?”
34. Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.
35. Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.
36. Dan jika syaitan mengganggu kamu dengahn sesuatu godaan, maka mohonlah perllindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
37. Dan sebahagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam dan siang, matahari dan rembulan. Janganlah bersujud kepoada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.
38. Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu mereka bertasbih kepada-Nya pada malam dan siang hari, sedang mereka tidak pernah jemu.
39. Dan sebahagian dari tanda-tanda (kebesaran)Nya, kamu melihat bumi itu kering dan tandus, maka apabila Kami turunkan hujan di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya (Allah) yang menghidupkannya pasti dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
40. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari tanda-tana (kebesaran) Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka yang lebih baik ataukah mereka yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat ? Kerjakanlah apa yang kamu sekalian kehendaki ! Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
41. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al Qur’an ketika (Al Qur’an) itu disampaikan kepada mereka (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya (Al Qur’an) itu adalah Kitab yang mulia,
42. (Al Qur’an) tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang (pada masa lalu dan akan datang), yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tepuji.
43. Apa yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu tidak lain adalah apa yang telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelum kamu. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan dan azab yang pedih.
44. Dan sekiranya Al Qur’an Kami jadikan sebagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab tentulah mereka mengatakan ; “Mengapa tidak djelaskan ayat-ayatnya ?” Apakah patur (Al Qur’an) dalam bahasa asing (selain bahasa Arab) ? Katakanlah ; “Al Qur’an adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedangkan ia (Al Qur’an) itu merupakan kegelapan bagi mereka. Mereka itu (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh”.
45. Dan sungguh telah Kami berikan kepada Musa Kitab (Taurat) lalu diperselisihkan. Sekiranya tidak ada keputusan yang terdahulu dari Tuhanmu, tentulah mereka (orang-orang kafitr) itu pasti sudah dibinasakan. Dan sesungguhnya mereka dalam keraguan yang mendalam terhadapnya (Al Qur’an).
46. Barangsiapa mengerjakan amal shaleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa berbuat jahat maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba(Nya)
JUZ 25
47. Kepada-Nyalah ilmu tentang hari Kiamat itu dikembalikan. Tidak ada buah-buahan yang keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuanpun yang mengandung dan melahirkan, melainkan semuanya dengan sepengetahuanNya Pada hari ketika Dia (Allah) menyeru mereka : “Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu ?” Mereka menjawab ; “Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tidak seorangpun di antara kami yang dapat memberi kesaksian (bahwa Engkau mempunyai sekutu)”.
48. Dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulu selalau mereka sembah, dan mereka pun tahu bahwa tidak ada jalan keluar (dari azab Allah) bagi mereka.
49. Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika ditimpa malapetaka, mereka berputus asa dan hilang harapan.
50. Dan jika Kami berikan kepadanya suatu rahmat dari Kami setelah ditimpa suatu kesusahan, pastilah dia berkata : “Ini adalah hak-ku, dan aku tidak yakin bahwa hari Kiamat itu akan terjadi. Dan jika aku dikembalikan kepada Tuhanku, sesungguhnya aku akan memeperoleh kebaikan di sisi-Nya”. Maka sungguh akan Kami beritahukan kepada orang-orang kafir tentang apa yang telah mereka kerjakan, dan sungguh, akan Kami rasakan kepada mereka azab yang berat.
51. Dan apabila Kami berikan nikmat kepada manusia, dia berpaling dan menjauhkan diri (dengan sombong) Tetapi apabila ditimpa malapetaka maka dia banyak berdo’a.
52. Katakanlah : “Bagaimana pendapat kamu sekalian jika (Al Qur’an) itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu sekalian mengingkarinya. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran) ?”
53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu ?
54. Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 41 ; 54 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
NABI ADALAH MANUSIA BIASA YANG DIBERI WAHYU YANG MENGAJAK KEPADA KEBENARAN
01. Haa Miim.
02. (Al Qur’an) diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
03. Kitab yang ayat-ayatnya dijelaskan, bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui,
04. yang membawa berita gembira dan peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling (dari padanya) serta tidak (mau) mendengarkan.
05. Dan mereka berkata : “Hati kami sudah tertutup dari apa yang kamu seru kami kepadanya dan telinga kami ada sumbatan, dan diantara kami dan kamu ada dinding, karena itu lakukanlah (sesuai kehendakmu), sesungguhnya kami akan melakukan (sesuasai kehendak kami)”.
06. Katakanlah (Muhammad) : “Aku ini hanyalah seorang manusia seperti kamu sekalian, yang diwahyukan kepadaku bahwa Tuhan kamu sekalian adalah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu tetaplah kamu sekalian (beribadah) kepada-Nya dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Dan celakalah orang-orang yang mempersekutukan(Nya)
07. (yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka ingkar terhadap kehidupan akhirat.
08. Sesungguhynya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya”.
ALLAH MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DALAM BEBERAPA PERIODE
09. Katakanlah ; “Pantaskan kamu sekalian ingkar kepada Tuhan yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan pula sekutu-sekutu bagi-MNya ? Itulah Tuhan seluruh alam”
10. Dan Dia ciptakan padanya gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dan kemudian Dia berkahi, dan Dia tentukan makanan-makanan (bagi penghuni)nya dalam empat masa, memadai untuk (memenuhi kebutuhan) mereka yang memerlukannya.
11. Kemudian Dia menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap, lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi ; “Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa”. Keduanya menjawab ; “Kamidatang dengan patuh”.
12. Maka Dia menciptakan-Nya tujuh langit dalam dua masa dan pada setiap langit Dia mewahyukan urusan masing-masing. Kemudian langit yang dekat (dengan bumi) Kami hiasi dengan bintang-bintang, dan (dalam) penjagaan (Allah). Demikianlah ketentuan (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
PERINGATAN KEPADA KAUM QURAISY TENTANG PERISTIWA-PERISTIWA YANG DIALAMI KAUM ‘AD DAN TSAMUD
13. Jika mereka berpaling maka katakanlah ; “ Aku telah memperhatikan kamu akan (bencana) petir seperti petir yang menimpa kaum ‘Ad dan kaum Tsamud”.
14. Ketika para rasul datang kepada mereka dari depan dan dari belakang mereka (dengan menyerukan) ; “Janganlah kamu menyembah selain Allah”. Mereka menjawab ; “Kalau Tuhan kami menghendaki tentu Dia menurunkan malaikat-malaikat-Nya, maka sesungguhnya kami mengingkari wahyu yang kamu diutus menyampaikannya”.
15. Maka adapun kaum ‘Ad mereka menyombongkan diri di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran dan mereka berkata ; “Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami ?” Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan mereka. Dia lebih hebat kekuatan-Nya dari mereka ? Dan mereka telah megingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami.
16. Maka Kami tiupkan angin yang sangat bergemuruh kepada mereka dalam beberapa hari yang sial, karena Kami ingin agar mereka itu merasakan siksaan yang menghinakan dalam kehidupan di dunia. Dan sesungguhnya azab akhirat pasti lebih menghinakan dan mereka tidak diberi pertolongan.
17. Dan adapun kaum Tsamud, mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai kebutaan (kesesatan) daripada petunjuk itu, maka mereka disambar petir sebagai azab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan.
18. Dan Kami selamatkan orang-orang yang beriman karena mereka adalah orang-orang yang bertakwa.
ANGGOTA TUBUH MANUSIA AKAN MENJADI SAKSI DI HARI KIAMAT TERHADAP PERBUATAN DI DUNIA
19. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) musuh-musuh Allah digiring ke neraka lalu mereka dipisah-pisahkan.
20. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka; pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
21. Dan mereka berkata kepada kulit mereka ; “Mengapa kamu sekalian menjadi saksi terhadap kami ?” (Kulit) mereka menjawab ; “Yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang (juga) menjadikan segala sesuatu dapat berbicara, dan Dialah yang menciptakan kamu sekalian pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nya kamu sekalian dikembalikan”.
22. Dan kamu sekalian sekali-kali tidak dapat bersembuyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulit kamu sekalian terhadap kamu sekalian, bahkan kamu sekalian megira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu sekalian kerjakan.
23. Dan itulah dugaan kamu sekalian yang telah kamu sekalian sangkakan terhadap Tuhan kamu sekalain, (dugaan itu) telah membinasakan kamu sekalian, sehinhgga jadilah kamu sekalian termasuk orang-orang yang merugi.
24. Meskipun jika mereka bersabar (atas azab mereka) maka nerakalah tempat tinggal mereka dan jika mereka minta belas kasihan, maka mereka itu tidak termasuk orang yang pantas dikasihani.
25. Dan kami tetapkan bagi mereka teman-teman (syaitan) yang memuji-muji apa saja yang ada di hadapan dan dibelakang mereka dan tetaplah atas mereka putusan azab bersama umat-umat yang terdahulu sebelum mereka dari (golongan) jin dan manusia. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi.
PEMBALASAN ALLAH TERHADAP ORANAG-ORANG KAFIR DAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG BERIMAN
26. Dan orang-orang yang kafir berkata : “Janganlah kamu sekalian mendengarkan (bacaan) Al Qur’an ini dan buatlah kegaduhan terhadapnya, agar kamu sekalian dapat megalahkan (mereka)”.
27. Maka sesungguhnya akan Kami timpakan azab yang keras kepada orang-orang yang kafir itu, dan sungguh akan Kami beri balasan mereka dengan seburuk-buruk balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
28. Demikianlah balasan (terhadap) musuh-musuh Allah (yaitu) neraka, mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya sebagai balasan atas keingkaran merka terhadap ayat-ayat Kami.
29. Dan orang-orang yang kafir berkata ; “Ya Tuhan kami, perlihatkanlah kepada kami dua golongan yang telah menyesatkan kami yaitu sebahagian dari (golongan) jin dan manusia, agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami agar kedua golongan itu menjadi yang paling bawah (hina)”.
30. Sesungguhnya orang-orang yang berkata : “Tuhan kami adalah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata) ; “Janganlah kamu sekalian merasa takut dan janganlah kamu sekalain bersedih hati; dan bergembiralah kamu sekalian dengan (memperoleh) syurga yang telah dijanjikan kepada kamu sekalian”.
31. Kamilah pelindung-pelindung kamu sekalian dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya (syurga) kamu sekalian memperoleh apa yang kamu sekalian inginkan dan memperoleh apa yang kamu sekalian minta.
32. Sebagai hidangan (bagi kamu seklaian) dari (Allah) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
AL QUR’ANUL KARIM ADALAH PETUNJUK DAN PENAWAR
33. Dan siapakah yang lebih baik perkataannya dari pada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan amal shaleh dan berkata :”Sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri) ?”
34. Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.
35. Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.
36. Dan jika syaitan mengganggu kamu dengahn sesuatu godaan, maka mohonlah perllindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
37. Dan sebahagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam dan siang, matahari dan rembulan. Janganlah bersujud kepoada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.
38. Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu mereka bertasbih kepada-Nya pada malam dan siang hari, sedang mereka tidak pernah jemu.
39. Dan sebahagian dari tanda-tanda (kebesaran)Nya, kamu melihat bumi itu kering dan tandus, maka apabila Kami turunkan hujan di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya (Allah) yang menghidupkannya pasti dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
40. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari tanda-tana (kebesaran) Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka yang lebih baik ataukah mereka yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat ? Kerjakanlah apa yang kamu sekalian kehendaki ! Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
41. Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al Qur’an ketika (Al Qur’an) itu disampaikan kepada mereka (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya (Al Qur’an) itu adalah Kitab yang mulia,
42. (Al Qur’an) tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang (pada masa lalu dan akan datang), yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tepuji.
43. Apa yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu tidak lain adalah apa yang telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelum kamu. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan dan azab yang pedih.
44. Dan sekiranya Al Qur’an Kami jadikan sebagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab tentulah mereka mengatakan ; “Mengapa tidak djelaskan ayat-ayatnya ?” Apakah patur (Al Qur’an) dalam bahasa asing (selain bahasa Arab) ? Katakanlah ; “Al Qur’an adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedangkan ia (Al Qur’an) itu merupakan kegelapan bagi mereka. Mereka itu (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh”.
45. Dan sungguh telah Kami berikan kepada Musa Kitab (Taurat) lalu diperselisihkan. Sekiranya tidak ada keputusan yang terdahulu dari Tuhanmu, tentulah mereka (orang-orang kafitr) itu pasti sudah dibinasakan. Dan sesungguhnya mereka dalam keraguan yang mendalam terhadapnya (Al Qur’an).
46. Barangsiapa mengerjakan amal shaleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa berbuat jahat maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba(Nya)
JUZ 25
47. Kepada-Nyalah ilmu tentang hari Kiamat itu dikembalikan. Tidak ada buah-buahan yang keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuanpun yang mengandung dan melahirkan, melainkan semuanya dengan sepengetahuanNya Pada hari ketika Dia (Allah) menyeru mereka : “Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu ?” Mereka menjawab ; “Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tidak seorangpun di antara kami yang dapat memberi kesaksian (bahwa Engkau mempunyai sekutu)”.
48. Dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulu selalau mereka sembah, dan mereka pun tahu bahwa tidak ada jalan keluar (dari azab Allah) bagi mereka.
49. Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika ditimpa malapetaka, mereka berputus asa dan hilang harapan.
50. Dan jika Kami berikan kepadanya suatu rahmat dari Kami setelah ditimpa suatu kesusahan, pastilah dia berkata : “Ini adalah hak-ku, dan aku tidak yakin bahwa hari Kiamat itu akan terjadi. Dan jika aku dikembalikan kepada Tuhanku, sesungguhnya aku akan memeperoleh kebaikan di sisi-Nya”. Maka sungguh akan Kami beritahukan kepada orang-orang kafir tentang apa yang telah mereka kerjakan, dan sungguh, akan Kami rasakan kepada mereka azab yang berat.
51. Dan apabila Kami berikan nikmat kepada manusia, dia berpaling dan menjauhkan diri (dengan sombong) Tetapi apabila ditimpa malapetaka maka dia banyak berdo’a.
52. Katakanlah : “Bagaimana pendapat kamu sekalian jika (Al Qur’an) itu datang dari sisi Allah, kemudian kamu sekalian mengingkarinya. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang selalu berada dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran) ?”
53. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu ?
54. Ingatlah bahwa sesungguhnya mereka dalam keraguan tentang pertemuan dengan Tuhan mereka. Ingatlah sesungguhnya Dia Maha Meliputi segala sesuatu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Langganan:
Postingan (Atom)