Kamis, 18 Februari 2010

SURAT KE : 47 MUIHAMMAD ( NABI MUHAMMAD S.A.W. )

Surat : Muhammad (Nabi Muhammad S.A.W.)
Surat : Ke 47 ; 38 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

KETENTUAN-KETENTUAN PERANG DALAM ISLAM

01. Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menghapus segala amal-perbuatan mereka.
02. Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjalkan amal-amal shaleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad, dan itulah kebenaran dari Tuhan mereka ; Allah menghapus kesalahan-kesalahan mereka, dan memperbaiki keadaan mereka.
03. Yang demikian itu, karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil (sesat), dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti kebenaran dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia.
04. Maka apabila kamu sekalian bertemu dengan orang-orang kafir ( di medan perang), maka pukul (pancunglah) batang leher mereka. Selanjutnya apabila kamu sekalian telah mengalahkan mereka, tawanlah mereka, dan setelah itu kamu sekalian boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan, sampai perang selesai. Demikianlah dan sekiranya Allah menghendaki niscaya Dia membinasakan mereka, tetapi Dia hendak menguji kamu sekalian satu sama lain. Dan orang-orang yang gugur di jalan Allah, Allah tidak menyia-nyiakan amal mereka.
05. Allah akan memberi petunjuk kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka,
06. dan memasukkanmereka ke dalam syurga yang telah diperkenankan-Nya kepada mereka.

Orang-Orang Mu’min Pasti Menang Dan Orang Orang Kafir Pasti Hancur

07. Hai orang-orang yang beriman ! Jika kamu sekalian menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolong kamu sekalian dan meneguhkan kedudukan kamu sekalian.
08. Dan orang-orang yang kafir, maka celakalah mereka, dan Allah menghapus segala amal mereka.
09. Yang demikian itu karena mereka membenci apa (Al Qur’an) yang diturunkan Allah, maka Allah menghapus segala amal mereka.
10. Maka apakah mereka tidak pernah mengadakan perjalanan di bumi, sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Allah telah membinasakan mereka, dan bagi orang-orang kafir akan menerima (nasib) yang serupa itu.
11. Yang demikian itu karena Allah pelindung bagi orang-orang yang berimaan ; dan karena sesungguhnya orang-orang kafir tidak ada pelindung bagi mereka.
12. Sesungguhnya Allah akan memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sugai-sungai. Dan orang-orang yang kafir menikmati kesenangan (dunia), dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang ; dan (kelak) nerakalah tempat tinggal bagi mereka..
13. Dan betapa banyak negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorangpun yang menolong mereka.
14. Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (syaitan) menjadikan terasa indah baginya perbuatan buruknya dan mengikuti hawa nafsu mereka?
15. Perumpamaan taman syurga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (arak yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang menddih, sehingga terpotong-potonglah usus mereka ?
16. Dan diantara mereka ada yang mendengarkan perkataanmu (Muhammad), tetapi apabila mereka telah keluar dari sisimu, mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi) : “Apakah yang dikatakannya tadi ?” Mereka itulah orang yang dikunci hatin mereka oleh Allah, dan mengikuti hawa nafsu mereka.
17. Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah akan menambah petunjuk kepada mereka dan menganugerahi kepada mereka (balasan) ketaqwaan mereka.
18. Maka apa lagi yang mereka tunggu-tunggu selain hari Kiamat, yang akan datang kepada mereka secara tiba-tiba, karena tanda-tandanya sungguh telah datang. Maka apa gunanya bagi mereka kesadaran mereka itu, apabila (hari Kiamat) itu sudah datang pada mereka ?
19. Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak di sembah) melainkan Allah, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan atas (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat usaha dan tempat tinggal kamu sekalian.

Ancaman Terhadap Orang-Orang Munafiq Dan Orang-Orang Murtad

20. Dan orang-orang yang beriman berkata ; “Mengapa tidak ada suatu surat (tentang perintah jihad) yang diturunkan ?” Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan di dalamnya tersebut (perintah) perang, kamu melihat orang-orang yang didalam hatinya ada penyakit akan memandang kepadamu seperti pandangan orang pingsan karena takut mati, maka itu lebih pantas bagi mereka.
21. (Yang lebih baik bagi mereka adalah) taat (kepada Allah) dan bertutur kata yang baik. Sebab apabila perintah (perang) ditetapkan (mereka tidak menyukainya). Tetapil jika mereka benar-benar (beriman) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
22. Maka apakah sekiranya jika kamu sekalian berkuasa, kamu sekalian akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubugan kekeluargaan ?
23. Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah; lalu dibuat tuli (pendengaran mereka) dan dibutakan penglihatan mereka.
24. Maka tidakkah mereka memperhatikan Al Qur’an, ataukah hati mereka telah terkunci ?
25. Sesungguhnya orang-orang yang berbalik (kepada kekafiran) setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitanlah yang menyeru mereka dan memanjangkan angan-angan mereka.
26. Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafiq) telah mengatakan kepada orang-orang (Yahudi) yang tidak senang kepada apa yang diturunkan Allah, “Kami akan mematuhi kamu sekalian dalam beberapa urusan”, tetapi Allah mengetahui rahasia mereka ?
27. Maka bagaimana (nasib mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka (sambil) memukul wajah dan punggung mereka ?
28. Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan membenci (apa yang menimbulkan) keridhaan-Nya ; sebab itu Allah menghapus segala amal mereka.
29. Atau apakah orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka ?
30. Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami perlihatkan mereka kepada kamu (Muhammad) sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tanda mereka. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari nada bicaranya, dan Allah mengtahui perbuatan-perbuatan kamu sekalian.
31. Dan sungguh Kami benar-benar akan mengujui kamu sekalian sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu sekalian ; dan akan Kami uji perihal kamu sekalian.
32. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah serta memusuhi rasul setelah ada petunjuk yang jelas bagi mereka, mereka tidak akan dapat memberi mudharat (bahaya) kepada Allah sedikitpun. Dan kelak Allah menghapus amal-amal mereka.
33. Hai orang-orang yang beriman ! Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, dan janganlah kamu sekalian merusakkan (pahala) amal-amal kamu sekalian.
34. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, kemudia mereka mati dalam keadaan kafir, maka Allah tidak akan mengampuni mereka.
35. Maka janganlah kamu sekalian lemah dan mengajak damai, karena kamu sekalianlah yang lebih unggul, dan Allah bersama kamu sekalian, dan Dia tidak akan megurangi amal-amal kamu sekalian.
36. Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau. Jika kamu sekalian beriman serta bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepada kamu sekalian, dan Dia tidak akan meminta harta-harta kamu sekalian.
37. Sekiranya Dia meminta harta kepada kamu sekalian lalu mendesak kamu sekalian (agar memberikan semuanya) niscaya kamu sekalian akan kikir, dan Dia akan menampakkan kedengkian kamu sekalian.
38. Ingatlah, kamu sekalian adalah orang-orang yang diajak untuk menginfakkan (harta kamu sekalian) di jalan Allah. Maka di antara kamu sekalian ada orang yang kikir, dan barangsiapa kikir maka sesungguhnya dia kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah Yang Maha Kaya dan kamu sekalan yang membutuhkan (karunia-Nya). Dan jika kamu sekalian berpaling (dari jalan yang benar) Dia akan menggantikan (kamu sekalian) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan (durhaka) seperti kamu sekalian.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar