Surat : Yaa Siiin
Surat Ke : 36 ; 83 Ayat
Dengan menyebut nama Allah yang Pemurah lagi Maha Pengasih
PERNYTAAN DARI ALLAH BAHWA MUHAMMAD S.A.W. ITU BENAR-BENAR SEORANG RASULYANG MEMBAWA AL QUR’AN SEBAGAI WAHYU DARI ALLAH
Gunanya Al Qur’an Diturunkan Kepada Muhammad S.A.W.
01. Yaa Siin
02. Demi Al Qur’an yang penuh hikmah,
03. sesungguhnya kamu (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul,
04. (yang berada) di atas jalan yang lurus,
05. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
06. agar kamu memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyang mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
Kebanyakan Orang ksfir Pasti Mendapat Azab karena Tidak MengindahkanPeringatan Allah
07. Sesungguhnya pasti berlakau perkataan (hukuman Allah) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.
08. Sesugguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah.
09. Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehigga mereka tidak dapat melihat.
10. Dan sama saja bagi mereka, apakah kamu mmeberi peringatan kepada mereka atau kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan mberiman juga.
Peringatan Hanya Berguna Bagi Orang Yang Takut Kepada Allah
11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
12. Sesungguhnya, Kami-lah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kami-lah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh)
Kisah Penduduk Sebuah Kota Yang Harus Mnejadi Pelajaran Bagi Penduduk Mekkah
13. Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri, ketika utusan-utusan datang kepada mereka;
14. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ke tiga, maka ke tiga (utusan itu) berkata : “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang diutus kepada kamu sekalian”.
15. Mereka (penduduk negeri) menjawab ; “Kamu sekalian ini hanyalah manusia seperti kami, dan (Allah) Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatu apapun ; kamu sekalian hanyalah pendusta belaka”.
16. Mereka berkata ; “Tuhan kami mengetahui sesungguhnya kami adalah utusan-utusan(Nya) kepada kamu sekalian.
17. Dan Kewajiban kami hayalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas”.
18. Mereka menjawab ; “Sesugguhnya kami bernasib malang karena kamu sekalian. Sesungguhnya jika kamu sekalian tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami rajam kamu sekalian dan kamu sekalian pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami”.
19. Mereka (utusan-utusan) itu berkata ; “Kemalangan kamu sekalian itu adalah karena kamu sekalian sendiri. Apakah karena kamu sekalian diberi perigatan (kamu sekalian mengancam kami ?) Sesungguhnya kamu sekalian adalah kaum yang melampaui batas”.
20. Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki (Habib An Najjar) dengan bergegas dia berkata ; “Hai kaum-ku Ikutilah utusan-utusan itu.
21. Ikutilah orang yang tidak meminta balasan-upah kepada kamu sekalian; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
JUZ 23
22. Dan tidak ada alasan bagiku untuk tidak menyembah (Allah) yang telah menciptakan aku dan hanya kepada-Nya kamu sekalian akan dikembalikan.
23. Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya. Jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki bencana terhadapku, pasti pertolongan mereka tidak berguna sama sekali bagi diri-ku dan mereka (juga) tidak dapat menyelamatkan aku.
24. Sesungguhnya jika aku (berbuat) begitu, pasti aku berada dalam kesesatan yang nyata.
25. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhan kamu sekalian ; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku”.
26. Dikatakan (kepadanya); “Masukkalah ke Syurga”, dia (laki-laki itu) berkata ; “Alangkah baikya sekiranya kaumku mengetahui,
27. apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang telah dimuliakan”.
28. Dan setelah dia (meningal), Kami tidak menurunkan suatu pasukan pun dari langit kepada kaumnya, dan Kami tidak perlu menurunkannya.
29. Tidak ada siksaan terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja ; maka seketika itu mereka semuanya mati.
Penyesalan Terhadap Orang-Orang Yang Tidak Beriman
30. Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tidak datang seorang rasul kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
31. Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan. Orang-orang (yang telah Kami binasakan )itu tidak ada yang kembali kepada mereka.
32. Dan setiap (umat), semuanya akan dihadapkan kepada Kami.
Tanda-Tanda Kekuasaan Allah SWT
33. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus). Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari (biji-bijian)itu mereka makan.
34. Dan kami jadikan padanya di bumi itu kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,
35. agar mereka dapat makan dari buahnya, dan oleh hasil usaha tangan mereka. Maka mengapa mereka tidak bersyukur ?
36. Maha Suci (Allah) yang telah mencipatakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari mereka sendiri, maupun dari apa yang mereka tidak ketahui.,
37. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah malam ; Kami tanggalkan siang dari (malam) itu, maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan,
38. dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
39. Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua.
40. Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
41. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan.
42. dan kami ciptakan (juga) untuk mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai.
43. Dan jika Kami meghendaki, Kami tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan,
44. melainkan (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai waktu tertentu.
45. Dan apabila dikatakan kepada mereka ; “Takutlah kamu sekalian akan siksa yang dihadapan kamu sekalian (di dunia) dan azab yang akan datang (akhirat) agar kamu sekalaian mendapat rahmat”.
46. Dan setiap kali suatu tanda dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, mereka selalu berpaling darinya.
47. Dan apabila dikatakan kepada mereka; “Infakkanlah sebahagian rezeki yang diberikan Allah kepada kamu sekalian”, orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman ; “Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki Dia akan memberinya makan ? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata”.
48. Dan mereka (orang-orang kafir) berkata ; “”Kapan janji (hari berbangkit) itu (terjadi) jika kamu sekalian orang-orang yang benar.
49. Mereka tidak menunggu kecuali (hanya) satu teriakan, yang akan membiasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.
50. Sehingga mereka tidak mampu membuat suatun wasiat dan mereka (juga) tidak dapat kembali kepada keluarga mereka.
Keadaan Orang-Orang Mu’mn Di Hari Kiamat
51. Dan ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kubur (dalam keadaan hidup) menuju kepada Tuhan mereka.
52. Mereka berkata ; “Celakalah kami ! Siapa yang membangkitkan kami dari tempat tidur(kubur) kami ?” Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul(Nya).
53. Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab).
54. Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan seditpun dan kamu tidak akan diberi balasan, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan.
55. Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
56. Mereka dan pasangan-pasangan mereka berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan.
57. Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan.
58. (kepada mereka dikatakan) “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
59. Dan (dikatakan kepada ornag-orang kafir), “Berpisahlah kamu sekalian (dari orang-orang mu’min) pada hari ini, hai orang-orang yang berdosa !.
Cercaan Allah Terhadap Orang-Orang Yang Tidak Beriman
60. Bukanjakah Aku telah memerintahkan kepada kamu sekalian hai Bani Adam agar kamu sekalian tidak menyembah syaitan ? Sesugguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagi kamu sekalian,
61. dan hendaklah kamu sekalian menyembah Aku. Inilah jalan yang lurus”.
62. Dan sesungguhnya ia (syaitan itu) telah menyesatkan sebahagian besar di antara kamu sekalian. Maka apakah kamu sekalian tidak memikirkan ?
63. Inilah (neraka) Jahannam yang dahulu telah diperingatkan kepada kamu sekalian.
64. Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu sekalian mengingkarinya.
65. Pada hari ini Kami tutup mulut mereka ; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
66. Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat(nya) ?
67. Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami rubah bentuk mereka di tempat mereka berada ; sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga tidak sanggup kembali.
68. Dan barangsiapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadian(nya). Maka mengapa mereka tidak mengerti ?
Muhammad S.A.W. Bukan Seorang Penyair
69. Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah pantas baginya. Al Qur’an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang jelas,
70. agar dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar pasti ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir.
Kekuasaan Allah Membangkitkan Manusia Di Hari Kiamat
71. Dan tidakkah mereka melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya.
72. Dan Kami menundukannya (hewan-hewan itu) untuk mereka ; lalu sebahagiannya untuk menjadi tunggangan mereka dan sebahagian untuk mereka makan.
73. Dan mereka memperoleh berbagai manfaat dan minuman darinya. Maka mengapa mereka tidak bersyukur ?
74. Dan mereka mengambil sesembahan selain Allah agar mereka dapat pertolongan.
75. Mereka (sesembahan ) itu tidak dapat menolong mereka : padahal mereka menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu
76. Maka jangan sampai ucapan mereka membuat kamu (Muhammad) bersedih hati. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
77. Dan tidaklah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata.
78. Dan dia membuat perumppamaan bagi Kami, dan melupakan asak kejadiannya ; dia berkata ; “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh ?
79. Katakanlah (Muhammad); “Yang akan menghidupkannya adalah (Allah) yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk,
80. yaitu (Allah) yang menjadikan api untuk kamu sekalian dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu sekalian nyalakan (api) dari kayu itu”.
81. Dan bukankah (Allah) yang menciptakan langit dan bumi, mampu menciptakan kemabli yang serupa itu (jasad mereka yang sudah hancur itu ?) Benar, dan Dia Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
82. Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah !” Maka jadilah sesuatu itu.
83. Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu sekalian dikembalikan.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Jumat, 29 Januari 2010
SURAT KE : 35 FATHIR ( PENCIPTA )
Surat : Faathir (Pencipta)
Surat Ke : 35 ; 454 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
ALLAH ADALAH PENCIPTA, PENGUASA DAN PEMBERI RAHMAT
01. Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendakai. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
02. Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia tidak ada yang dapat menahannya; dan apa yang ditahan-Nya maka tidak ada yang asanggup untuk melepaskannya setelah itu. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
03. Hai manusia ! Ingatlah akan ni’mat Allah kepada kamu sekalian. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu sekalian dari langit dan bumi ? Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka mengapa kamu sekalian berpaling (dari ketauhidan) ?
04. Dan jika mereka mendustakan kamu (setelah kamu beri peringatan), maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan pula. Dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan.
JANJI ALLAH PASTI DATANG
05. Hai manusia ! Sesungguhnya janji Allah itu benar, maka janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu sekalian dan janganlah (syaitan) yang pandai menipu memperdayakan kamu sekalian tentang Allah.
06. Sesungguhnya syaitan musuh bagi kamu sekalian, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, karena sesungguhnya syaitan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.
07. Orang-orang yang kafir, mereka akan mendapat azab yang sangat keras. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
ORANG YANG TERTIPU DENGAN AMALAN YANG BURUK TIDAKLAH SAMA DENGAN ORANG YANG TIDAK TEERTIPU
08. Maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu ? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka jangan kamu (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
SEGI-SEGI KEKUASAAN ALLAH YANG TERCERMIN DALAM ALAM SEMESATA
09. Dan Allah-lah yang mengrimkan angin ; lalu (angina itu) menggerakkan awan, maka Kami arahkan awan ke suatu negeri yang mati (tandus) lalu dengan hujan itu Kami hidupkan bumi setelah mati (kering). Seperti itulah kebangkitan itu.
10. Barangsiapa menghendaki kemuliayaan, maka (ketahuilah) kelmuliayaan itu semuanya milik Allah. Kepada-Nyalah akan naik perkataan-perkataan yang baik, dan amal shaleh Dia akan mengangkatnya. Adapun orang-orang yang merencanakan kejahatan mereka akan mendapat azab yangsangat keras, dan rencana jahat mereka akan hancur.
11. Dan Allah menciptakan kamu sekalian dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu sekalian berpasangan (laki-laki dan perempuan). Tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan tidak dipanjangkan umur seseorang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.
12. Dan tidak sama (antara) dua lautan ; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari (masing-masing lautan itu kamu sekalian dapat memakan daging yang segar dan kamu sekalian dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu sekalian pakai, dan di sana kamu sekalian melihat kapal-kapal berlayar membelah laut agar kamu sekalian dapat mencari karunia-Nya dan agar kamu sekalian bersyukur.
13. Dia memasukan malam ke dalam siang dan memasukkan siang kedalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhan kamu sekalian, milikNya-lah segala kerajaan. Dan orang-orang yang kamu sekalian seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.
14. Jika kamu sekalian menyeru mereka, mereka tidak mendengar seruan kamu sekalian, dan sekiranya mereka mendengar, mereka juga tidak memperkenankan permintaan kamu sekalian. Dan pada hari Kiamat mereka akan mengngkari kemusyrikan kamu sekalian dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepada kamu sekalian seperti yang diberikan oleh (Allah) Yang maha Mengetahui.
HANYA ALLAH-LAH YANG MAHA KAYA DAN TERPUJI
15. Hai manusia! Kamu sekalian yang memerlukan Allah ; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji
16. Jika Dia mengehendaki, niscaya Dia membinasakan kamu sekalian dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu sekalian).
17. Dan yang demikian itu tidak sulit bagi Allah.
MASING-MASING MANUSIA HANYA MEMIKUL KESALAHANNYA SENDIRI
18. Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang dibebani berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul bebannya itu tidak akan dipikulkan sedikitpun, meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanyalah orang-orang yang takut kepada (azab) Tuhan mereka (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka yang melaksanakan shalat. Dan barang siapa yang menycikan diri, sesungguhnya dia menyucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allah-lah tempat kembali(kamu).
19. Dan tidak sama orang yang buta dengan orang yang melihat,
20. dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya.
21. dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas,
22. dan tidak (pula) sama orang yang hidup dengan orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang Dia kehendaki dan kamu (Muhammad) tidak akan sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar ?.
23. Kamu tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan.
NABI MUHAMMAD S.A.W. PEMBAWA KEBENARAN
24. Sesungguhnya kami mengutus kamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada satupun umat melainkan telah datang seorang pemeberi peringatan.
25. Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka-pun telah mendustakan (rasul-rasul) ; ketika rasul-rasul mereka datang dengan membawa keterangan yang nyata (mu’jizat), Zabur dan Kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.
26. Kemudian Aku azab orang-orang kafir ; maka (lihatlah) bagaimana akibat kemurkaan-Ku.
HANYA ORANG-ORANG YANG BERPEGETAHUANLAH YANG SEBENAR-BENARNYA TAKUT KEPADA ALLAH
27. Tidakkah kamu melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit lalu dengan air itu Kami hasilkan buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.
28. Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha pengampun.
HANYA ORANG-ORAG YANG MEMAHAMI KTAB ALLAH, MELAKSANAKAN SHALAT DAN BERNAFKAH DI JALAN ALLAH ITULAH YANG MENGHARAP PAHALA YANG KEKAL
29. Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al Qur’an) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi,
30. agar Allah menyempurnakan pahala mereka kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri
31. Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) yaitu Kitab (Al Qur’an) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaaan) hamba-hamba-Nya.
TINGKAT-TINGKAT UMAT ISLAM YANG MENERIMA AL QUR’AN
32. Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.
33. (mereka akan mendapat) syurga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutera.
34. Dan mereka berkata. “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri,
35. yang dengan karunia-Nya menempatkan kami dalam tempat yang kekal (syurga) ; di dalamnya kami tidak merasaa lelah dan tidak pula mereasa lesu”
36. Dan orang-orang yang kafir, bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan hingga mereka mati, dan tidak diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas sertiap orang yang sangat kafir.
37. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu ; “Ya Tuhan kami, keluarjkanlah kami (dari neraka) niscaya kami akan mengerjakan amal shaleh, yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan dahulu”. (Dikatakan kepada mereka),; “Bukankah Kami telah memanjangkan umur kamu sekalian untuk dapat berfikir bagi orang yang mau berfikir, (padahal) telah datang kepada kamu sekalian seorang pemberi peringtatan ? Maka rasakanlah (azab Kami), dan bagi orang-orang zalim tidak ada seorang penolong-pun”.
KEBENARAN ALLAH DAN TIDAK BERDAYANYA SEMBAHAN-SEMBAHAN SELAIN ALLAH
38. Sesungguhnya Allah mengetahui yang ghaib (tersembunyi) di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
39. Dialah yang menjadikan kamu sekalian khalifsah-khalifah di bumi. Barangsiapa kafir, maka (akibat) kekafirannya akan menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang kafir itu hanya akan menambah kemurkaan di sisi Tuhan mereka. Dan kekafiran orang-orang kafir itu hanya akan memnambah kerugian mereka belaka.
40. Katakanlah; “Terngkanlah oleh kamu sekalian tentang sekutu-sekutu kamu sekalian yang kamu sekalian seru selan Allah”. Perlihatknlah kepada-Ku (bagaian) manakah dari bumi ini yang telah mereka ciptakan; ataukah mereka mempunyai peran serta dalam (penciptaan) langit ; atau adakah Kami memberikan kitab kepada mereka sehingga mereka mendapat keterangan-keterangan yang jelas darinya ? Sebenarnya orang-orang zalim itu, sebahagian mereka hanya menjanjikan tipuan belaka kepada sebahagian yang lain.
41. Sesungguhnya Allah yang menahan langit dan bumi agar tidak lenyap; dan jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang mampu menahannya selain Allah. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
42. Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sungguh sungguh bahwa jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tetapi ketika pemberi peringatan datang kepada mereka, (kedatangan mereka) tidak menambah (apa-apa) kepada mereka, (bahkan) semakin jauh mereka dari (kebenaran),
43. karena kesombongan (mereka) di bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu hanya akan menimpa orang yang merencanakannya sendiri. Mereka hanyalah menunggu (berlakunya) ketentuan kepada orang-orang yang dahulu. Maka kamu tidak akan mendapatkan perubahan bagi Allah, dan tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi ketentuan Allah itu.
ANJURAN ALLAH AGAR MENGADAKAN PERLAWATAN DI MUKA BUMI UNTUK MEMBEUKTIKAN KEKUASAAN ALLAH
44. Dan tidaklah mereka bepergian di bumi melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul), padahal orang-orang itu lebih besar kekuatannya dari mereka ? Dan tidak ada sesuatupun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.,
45. Dan sekiranya Allah menghukum manusia disebabakan apa yang telah mereka perbuat, niscaya Dia tidak akan menyiksa satupun makhluk bergerak yang bernyawa di bumi ini, tetapi Dia menangguhkan (hukuman)nya, sampai waktu yang sudah ditentukan. Nanti apabila ajal mereka datang, maka Allah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com )
Surat Ke : 35 ; 454 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
ALLAH ADALAH PENCIPTA, PENGUASA DAN PEMBERI RAHMAT
01. Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendakai. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
02. Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia tidak ada yang dapat menahannya; dan apa yang ditahan-Nya maka tidak ada yang asanggup untuk melepaskannya setelah itu. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
03. Hai manusia ! Ingatlah akan ni’mat Allah kepada kamu sekalian. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu sekalian dari langit dan bumi ? Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka mengapa kamu sekalian berpaling (dari ketauhidan) ?
04. Dan jika mereka mendustakan kamu (setelah kamu beri peringatan), maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan pula. Dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan.
JANJI ALLAH PASTI DATANG
05. Hai manusia ! Sesungguhnya janji Allah itu benar, maka janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu sekalian dan janganlah (syaitan) yang pandai menipu memperdayakan kamu sekalian tentang Allah.
06. Sesungguhnya syaitan musuh bagi kamu sekalian, maka perlakukanlah ia sebagai musuh, karena sesungguhnya syaitan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.
07. Orang-orang yang kafir, mereka akan mendapat azab yang sangat keras. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
ORANG YANG TERTIPU DENGAN AMALAN YANG BURUK TIDAKLAH SAMA DENGAN ORANG YANG TIDAK TEERTIPU
08. Maka apakah pantas orang yang dijadikan terasa indah perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu ? Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka jangan kamu (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
SEGI-SEGI KEKUASAAN ALLAH YANG TERCERMIN DALAM ALAM SEMESATA
09. Dan Allah-lah yang mengrimkan angin ; lalu (angina itu) menggerakkan awan, maka Kami arahkan awan ke suatu negeri yang mati (tandus) lalu dengan hujan itu Kami hidupkan bumi setelah mati (kering). Seperti itulah kebangkitan itu.
10. Barangsiapa menghendaki kemuliayaan, maka (ketahuilah) kelmuliayaan itu semuanya milik Allah. Kepada-Nyalah akan naik perkataan-perkataan yang baik, dan amal shaleh Dia akan mengangkatnya. Adapun orang-orang yang merencanakan kejahatan mereka akan mendapat azab yangsangat keras, dan rencana jahat mereka akan hancur.
11. Dan Allah menciptakan kamu sekalian dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu sekalian berpasangan (laki-laki dan perempuan). Tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan tidak dipanjangkan umur seseorang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.
12. Dan tidak sama (antara) dua lautan ; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari (masing-masing lautan itu kamu sekalian dapat memakan daging yang segar dan kamu sekalian dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu sekalian pakai, dan di sana kamu sekalian melihat kapal-kapal berlayar membelah laut agar kamu sekalian dapat mencari karunia-Nya dan agar kamu sekalian bersyukur.
13. Dia memasukan malam ke dalam siang dan memasukkan siang kedalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhan kamu sekalian, milikNya-lah segala kerajaan. Dan orang-orang yang kamu sekalian seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.
14. Jika kamu sekalian menyeru mereka, mereka tidak mendengar seruan kamu sekalian, dan sekiranya mereka mendengar, mereka juga tidak memperkenankan permintaan kamu sekalian. Dan pada hari Kiamat mereka akan mengngkari kemusyrikan kamu sekalian dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepada kamu sekalian seperti yang diberikan oleh (Allah) Yang maha Mengetahui.
HANYA ALLAH-LAH YANG MAHA KAYA DAN TERPUJI
15. Hai manusia! Kamu sekalian yang memerlukan Allah ; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji
16. Jika Dia mengehendaki, niscaya Dia membinasakan kamu sekalian dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu sekalian).
17. Dan yang demikian itu tidak sulit bagi Allah.
MASING-MASING MANUSIA HANYA MEMIKUL KESALAHANNYA SENDIRI
18. Dan orang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan jika seseorang yang dibebani berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul bebannya itu tidak akan dipikulkan sedikitpun, meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya yang dapat kamu beri peringatan hanyalah orang-orang yang takut kepada (azab) Tuhan mereka (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya dan mereka yang melaksanakan shalat. Dan barang siapa yang menycikan diri, sesungguhnya dia menyucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allah-lah tempat kembali(kamu).
19. Dan tidak sama orang yang buta dengan orang yang melihat,
20. dan tidak (pula) sama gelap gulita dengan cahaya.
21. dan tidak (pula) sama yang teduh dengan yang panas,
22. dan tidak (pula) sama orang yang hidup dengan orang yang mati. Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang Dia kehendaki dan kamu (Muhammad) tidak akan sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar ?.
23. Kamu tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan.
NABI MUHAMMAD S.A.W. PEMBAWA KEBENARAN
24. Sesungguhnya kami mengutus kamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada satupun umat melainkan telah datang seorang pemeberi peringatan.
25. Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka-pun telah mendustakan (rasul-rasul) ; ketika rasul-rasul mereka datang dengan membawa keterangan yang nyata (mu’jizat), Zabur dan Kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.
26. Kemudian Aku azab orang-orang kafir ; maka (lihatlah) bagaimana akibat kemurkaan-Ku.
HANYA ORANG-ORANG YANG BERPEGETAHUANLAH YANG SEBENAR-BENARNYA TAKUT KEPADA ALLAH
27. Tidakkah kamu melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit lalu dengan air itu Kami hasilkan buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.
28. Dan demikian (pula) di antara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya, hanyalah para ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha pengampun.
HANYA ORANG-ORAG YANG MEMAHAMI KTAB ALLAH, MELAKSANAKAN SHALAT DAN BERNAFKAH DI JALAN ALLAH ITULAH YANG MENGHARAP PAHALA YANG KEKAL
29. Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al Qur’an) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi,
30. agar Allah menyempurnakan pahala mereka kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri
31. Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) yaitu Kitab (Al Qur’an) itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaaan) hamba-hamba-Nya.
TINGKAT-TINGKAT UMAT ISLAM YANG MENERIMA AL QUR’AN
32. Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.
33. (mereka akan mendapat) syurga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka di dalamnya adalah sutera.
34. Dan mereka berkata. “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri,
35. yang dengan karunia-Nya menempatkan kami dalam tempat yang kekal (syurga) ; di dalamnya kami tidak merasaa lelah dan tidak pula mereasa lesu”
36. Dan orang-orang yang kafir, bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan hingga mereka mati, dan tidak diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas sertiap orang yang sangat kafir.
37. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu ; “Ya Tuhan kami, keluarjkanlah kami (dari neraka) niscaya kami akan mengerjakan amal shaleh, yang berlainan dengan yang telah kami kerjakan dahulu”. (Dikatakan kepada mereka),; “Bukankah Kami telah memanjangkan umur kamu sekalian untuk dapat berfikir bagi orang yang mau berfikir, (padahal) telah datang kepada kamu sekalian seorang pemberi peringtatan ? Maka rasakanlah (azab Kami), dan bagi orang-orang zalim tidak ada seorang penolong-pun”.
KEBENARAN ALLAH DAN TIDAK BERDAYANYA SEMBAHAN-SEMBAHAN SELAIN ALLAH
38. Sesungguhnya Allah mengetahui yang ghaib (tersembunyi) di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
39. Dialah yang menjadikan kamu sekalian khalifsah-khalifah di bumi. Barangsiapa kafir, maka (akibat) kekafirannya akan menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang kafir itu hanya akan menambah kemurkaan di sisi Tuhan mereka. Dan kekafiran orang-orang kafir itu hanya akan memnambah kerugian mereka belaka.
40. Katakanlah; “Terngkanlah oleh kamu sekalian tentang sekutu-sekutu kamu sekalian yang kamu sekalian seru selan Allah”. Perlihatknlah kepada-Ku (bagaian) manakah dari bumi ini yang telah mereka ciptakan; ataukah mereka mempunyai peran serta dalam (penciptaan) langit ; atau adakah Kami memberikan kitab kepada mereka sehingga mereka mendapat keterangan-keterangan yang jelas darinya ? Sebenarnya orang-orang zalim itu, sebahagian mereka hanya menjanjikan tipuan belaka kepada sebahagian yang lain.
41. Sesungguhnya Allah yang menahan langit dan bumi agar tidak lenyap; dan jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang mampu menahannya selain Allah. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
42. Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sungguh sungguh bahwa jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tetapi ketika pemberi peringatan datang kepada mereka, (kedatangan mereka) tidak menambah (apa-apa) kepada mereka, (bahkan) semakin jauh mereka dari (kebenaran),
43. karena kesombongan (mereka) di bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu hanya akan menimpa orang yang merencanakannya sendiri. Mereka hanyalah menunggu (berlakunya) ketentuan kepada orang-orang yang dahulu. Maka kamu tidak akan mendapatkan perubahan bagi Allah, dan tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi ketentuan Allah itu.
ANJURAN ALLAH AGAR MENGADAKAN PERLAWATAN DI MUKA BUMI UNTUK MEMBEUKTIKAN KEKUASAAN ALLAH
44. Dan tidaklah mereka bepergian di bumi melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul), padahal orang-orang itu lebih besar kekuatannya dari mereka ? Dan tidak ada sesuatupun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.,
45. Dan sekiranya Allah menghukum manusia disebabakan apa yang telah mereka perbuat, niscaya Dia tidak akan menyiksa satupun makhluk bergerak yang bernyawa di bumi ini, tetapi Dia menangguhkan (hukuman)nya, sampai waktu yang sudah ditentukan. Nanti apabila ajal mereka datang, maka Allah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 34 SABA' ( KAUM SABA' )
Surat : Saba’ ( Kaum Saba’)
Surat Ke : 34 ; 54 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
AMAT TERPUJILAH ALLAH DAN AMAT SEMPURNALAH ILMUNYA
01. Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan segala puji bagi-Nya di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
02. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang keluar darinya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.
03. Dan orag-orang yang kafir berkata : “Hari Kiamat itu tidak akan datang kepada kami”. Katakanlah, “Pasti datang, demi Tuhanku Yang mengetahui yang ghaib, (Kiamat) itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sekalipun seberat dzarrah baik yang di langit maupun yang di bumi, yang lebih kecil dari itu atau yang lebih besar, semuanya (tertulis) dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh),
04. agar Dia (Allah) memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga)
05. Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu akan memperolah azab, yaitu azab yang sangat pedih.
06. Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa (wahyu) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu itulah yang benar dan memberi petunjuk (bagi manusia) kepada jalan (Allah) Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Teerpuji.
07. Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya) ; “Maukah kami tunjukkan kepa kamu sekalian seorang laki-laki yang memberitakan kepada kamu sekalian bahwa badan kamu sekalian telah hancur sehancur-hancurnya, kamu sekalian pasti (akan dibangkitkan kembali) dalam ciptaan yang baru.
08. Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau sakit gila ?”. (Tidak) tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat itu berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh.
09. Maka apakah mereka tidak memperhatikan langit dan bumi yang ada dihadapan dan belakang mereka ? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka kepingan-kepingan dari langit. Sesuungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).
KEPANDAIAN-KEPANDAIAN YANG DIBERIKA KEPADA DAUD A.S. DAN KEKUASAAN YANG DUIBERIKAN KEPADA SULAIAMAN A.S.
10. Dan sesugguhnya telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman;) “Wahai gunung-gunung dan burung-buirung ! Bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”, dan Kami telah melunakkan besi untuknya.
11. (yaitu) buatlah baju besi yang bear-besar dan ukurlah anyamannya ; dan kerjakanlah amalan shaleh (kebajikan) . Sesungguhnya Aku Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
12. Dan kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya pada waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya pada waktu sore sama dengan perjalanan sebualan (pula) dan Kami cairkan aliran tembaga bagainya. Dan sebahagian jin ada yang bekerja di hadapannya (dibawah kekuasannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab nereka yang apinya menyala-nyala.
13. Mereka (para jin itu) bekerja untuk Sulaiman sesuai dengan apa yang dikehendakinya di antaranya (membuat) gedung-gedung yang tinggi, patung-patung, piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk-periuk yang tetap (berada di atas tuggu). Bekerjalah hai keluarhga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.
14. Maka ketika Kami telah menetapkan kematian atasnya (Sulaiaman), tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka ketika ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa sekiaranya mereka mengetahui yang ghaib tentu mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan.
KEINGKARAN KAUM SABA’ TERHADAP NI’MAT ALLAH DAN AKIBATNYA
15. Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kebesaran Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan sebelah kiri, (kepada mereka dikatakan), “Makanlah oleh kamu sekalian dari rezeki yang (di anugerahkan) Tuhan kamu sekalian dan bersyukurlah kepada-Nya. (Negeri kamu sekalian) adalah negeri yang baik (nyaman) sedang (Tuhan kamu sekalian) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”.
16. Tetapi mereka berpaling, maka Kami kirim kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun yang di tumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit pohon Sidr.
17. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (azab yang demikian itu), kecuali hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.
18. Dan Kami jadikan antara mereka (penduduk Saba’) dan negeri-negeri yang kami berkahi (Syam), beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu sekalian di negeri-negeri itu pada malam dan siang hari dengan aman.
19. Maka mereka berkata ; “Ya Tuahan kami, jauhkanlah jarak perjalanan kami, dan (berarti mereka) menzalimi diri mereka sendiri ; maka kami jadikan mereka bahan pembicaraan dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang yang sabar dan bersyukur.
20. Dan sesungguhnya Iblis telah dapat meyakinkan terhadap mereka kebenaran sangkaannya, lalu mereka mengkutinya, kecuali sebahagaian dari orang-orang mu’min.
21. Dan tidak ada kekuasaan (Iblis) terhadap mereka, melainkan hanya agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya akhirat dan siapa yang masih ragu-ragu tentang (akhirat) itu. DanTuhan-mu Maha memelihara segala sesuatu.
SEMBAHAN-SEMBAHAN SELAIN ALLAH TIDAK MEMPUNYAI KEKUASAAN SEDIKITPUN
22. Katakanlah (Muhammad) ; “Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah ! Mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat dzarrah pun di langit dan di bumi, dan mereka sama sekali tidak mempunyai peran serta dalam (penciptaan) langit dan bumi dan tidak ada di antara mereka yang mejadi pembantu bagi-Nya”.
23. Dan syafa’at (perrtolongan) di sisi-Nya hanya berguna bagi orang yang telah diizinkan-Nya (memperoleh syafa’at itu). Sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata : “Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan kamu sekalian ?” Mereka menjawab ; “(Perkataan) yang benar” dan Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar
24. Katakanlah (Muhammad) ; “Siapakah yang memberi rezeki kepada kamu sekalian dari langit dan bumi ?” Katakanlah , “Allah”, dan sesungguhnya kami atau kamu sekalian (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.
25. Katakanlah ; “Kamu sekalian tidak akan diminta tanggung jawab atas apa yang kami kerjakan dan kami juga tidak akan dimintai tanggung jawab atas apa yang kamu sekalian kerjakan”.
26. Katakanlah , “Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudia Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia Yang Maha Pemberi keputusan lagi Maha mengetahui.
27. Katakanalah : “Perlihatkanlah kepadaku sembahan-sembahan yang kamu sekalian hubungkan dengan Dia sebagai sekutu-sekutu(Nya), tidak mungkin ! Sebenarnya Dia-lah Yang Maha Perkasaa lagi Maha Bijaksana.
RISALAH MUHAMMAD S.A.W. ADALAH UNIVERSAL
28. Dan Kami tidak mengutus kamu (Muhammad), melainkan kepada semua umat manusia sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringhatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
KEINGKARAN-KEINGKARAN ORANG KAFIR DAN KEADAAN MEREKA DI AKHIRAT
29. Dan mereka berkata ; “Kapankah (datangnya) janji ini, jika kamu sekalian orang-orang yang benar ?
30. Katakanlah; “Bagi kamu sekalian ada hari yang telah dijanjikan (hari Kiamat), kamu sekalian tidak dapat meminta penundaan atau diajukan sesaat-pun.
31. Dan orang-orang kafir berkata ; “Kami tidak akan beriman kepada Al Qur’an ini dan tidak (pula) kepada kitab yang sebelumnya”. Dan (alangkah mengerikan) kalau kamu melihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhan mereka, sebahagian mereka megembalikan perkataan kepada sebahagian yang lain ; orang –orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Kalau tidak karena kamu seklian tentulah kami menjadi orang-orang mu’min”.
32. Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang lemah ; “Kamikah yang menghalangi kamu sekalian untuk memperoleh petunnjuk setelah petunjuk itu datang kepada kamu sekalian ? (Tidak !), taetapi kamu sekalian sendirilah orang-orang yang berbuat dosa”.
33. Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri”, (Tidak !), tetapi sebenarnya tipu daya (kamu sekalian) pada waktu malam dan dan siang (yang megahalangi kami), ketika kamu sekalian menyeru kepada kami agar kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya”. Mereka menyatakan penyesalan ketika melihat azab. Dan Kami pasangkan belenggu di leher orang-orang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.
34. Dan setiap kami mengutus seorng pemberi peringatan kepada seuatu negeri, orang-orang yang hidup mewah (di negeri itu) berkata ; “Kami benar-benar mengingkari apa yang kamu sampaikan sebagai utusan”.
35. Dan mereka berkata ; “Kami memiliki lebih banyak harta dan anak-anak (dari pada kamu sekalian) dan kami tidak akan diazab.
36. Katakanlah ; “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui’.
37. Dan bukanlah harta dan anak-anak kamu sekalian yang mendekatkan kamu sekalian kepada Kami ; melainkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda atas apa yang telah mereka kerjakan ; dan mereka aman sentosa di tempat-trempat yang tinggi (dalam syurga).
38. Dan orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami untuk melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu dimasukkan ke dalam azab.
39. Katakanlah ; “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya”. Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezseki yang terbaik.
40. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Dia berfirman kepada para malaikat, “Apakah kepadamu sekalian mereka ini dahulu menyembah ?”
41. Para malaikat itu menjawab, “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin, kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.
42. Maka pada hari ini sebahagian kamu sekalian tidak kuasa (mendatangkan) manfa’at maupun (menolak) mudarat kepada sebahagaian yang lain. Dan Kami katakana kepada orang-orang yang zalim, “Rasakanlah oleh kamu sekalian azab nereka yang dahulu kamu sekalian dustakan”.
43. Dan apabila dibacakan kepada mereka atyat-ayat Kami yang terang, mereka berkata ; “Orang ini tidak lain hanya ingin menghalang-halangi kamu sekalian dari dari apa yang disembah oleh nrenek moyang kamu sekalian”, dan mereka berkata ; “(Al Qur’an) tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja”. Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran ketika kebenaran (Al Qur’an) itu datang kepada mereka ; “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.
44. Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang mereka baca dan Kami tidak pernah mengutus seorang pemberi peringatan kepada mereka sebelum kamu (Muhammad).
45. Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (para rasul) sedang orang-orang (kafir Mekkah) itu belum sampai menerima seper sepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada orang-orang terdahulu itu namun mereka mendustakan para rasul-Ku. Maka (lihatlah) bagaimana dahsyatnya akibat kemurkaan-Ku.
PERNYTAAAN ALLAH TENTANG MUHAMMAD DAN TUGASNYA
46. Katakanlah; “Aku hendak memperingatkan kepada kamu sekalian satu hal saja, yaitu agar kamu sekalian menghadap kepada Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri, kemudian agar kamu sekalian pikirkan (tentang Muhammad), kawan kamu sekalian tidak gila sediktpun. Dia tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan bagi kamu sekalian sebelum (meghadapi) azab yang keras.
47. Katakanlah (Muhammad) ; “Upah apapun yang yang aku minta kepadamu sekalian, maka itu untuk kamu sekalian. Upah-ku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”.
48. Katakanlah ; “Sesungguhnya Tuhanku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang ghaib.
49. Katakanlah ; “Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi”.
50. Katakalah ; “Jika aku sesat sesungguhnya aku sesat untuk diriku sendiri, dan jika aku mendapat petunjuk maka disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat.
51. Dan (alangkah mengerikan) sekiranya kamu melihat mereka (orang-orang kafir) ketika terperanjat ketakutan (pada hari Kiamat) ; lalu mereka tidak dapat melepaskan diri dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat (untuk dibawa ke nereka),
52. dan (ketika) mereka berkata ; “Kami beriman kepada-Nya”. Namun bagaimana mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang jauh.
53. Dan sesungguhnya mereka telah mengingkari Allah sebelum itu ; dan mereka menduga-duga tentang yang ghaib dari tempat yang jauh.
54. Dan diberi penghalang antara mereka dengan apa yang mereka inginkan sebagaiamana yang dilakukan terhadap orang-orang yang sepaham dengan mereka yang terdahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.
--mic---
Haji Muhammad MASUD _CAHTIM Bani MUHTAROM
( mic.ok@gmail.com
Surat Ke : 34 ; 54 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
AMAT TERPUJILAH ALLAH DAN AMAT SEMPURNALAH ILMUNYA
01. Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan segala puji bagi-Nya di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
02. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang keluar darinya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dialah Yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.
03. Dan orag-orang yang kafir berkata : “Hari Kiamat itu tidak akan datang kepada kami”. Katakanlah, “Pasti datang, demi Tuhanku Yang mengetahui yang ghaib, (Kiamat) itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sekalipun seberat dzarrah baik yang di langit maupun yang di bumi, yang lebih kecil dari itu atau yang lebih besar, semuanya (tertulis) dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh),
04. agar Dia (Allah) memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga)
05. Dan orang-orang yang berusaha untuk (menentang) ayat-ayat Kami dengan anggapan mereka dapat melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu akan memperolah azab, yaitu azab yang sangat pedih.
06. Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa (wahyu) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu itulah yang benar dan memberi petunjuk (bagi manusia) kepada jalan (Allah) Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Teerpuji.
07. Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya) ; “Maukah kami tunjukkan kepa kamu sekalian seorang laki-laki yang memberitakan kepada kamu sekalian bahwa badan kamu sekalian telah hancur sehancur-hancurnya, kamu sekalian pasti (akan dibangkitkan kembali) dalam ciptaan yang baru.
08. Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau sakit gila ?”. (Tidak) tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat itu berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh.
09. Maka apakah mereka tidak memperhatikan langit dan bumi yang ada dihadapan dan belakang mereka ? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka kepingan-kepingan dari langit. Sesuungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).
KEPANDAIAN-KEPANDAIAN YANG DIBERIKA KEPADA DAUD A.S. DAN KEKUASAAN YANG DUIBERIKAN KEPADA SULAIAMAN A.S.
10. Dan sesugguhnya telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman;) “Wahai gunung-gunung dan burung-buirung ! Bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud”, dan Kami telah melunakkan besi untuknya.
11. (yaitu) buatlah baju besi yang bear-besar dan ukurlah anyamannya ; dan kerjakanlah amalan shaleh (kebajikan) . Sesungguhnya Aku Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
12. Dan kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya pada waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya pada waktu sore sama dengan perjalanan sebualan (pula) dan Kami cairkan aliran tembaga bagainya. Dan sebahagian jin ada yang bekerja di hadapannya (dibawah kekuasannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab nereka yang apinya menyala-nyala.
13. Mereka (para jin itu) bekerja untuk Sulaiman sesuai dengan apa yang dikehendakinya di antaranya (membuat) gedung-gedung yang tinggi, patung-patung, piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk-periuk yang tetap (berada di atas tuggu). Bekerjalah hai keluarhga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur.
14. Maka ketika Kami telah menetapkan kematian atasnya (Sulaiaman), tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka ketika ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa sekiaranya mereka mengetahui yang ghaib tentu mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan.
KEINGKARAN KAUM SABA’ TERHADAP NI’MAT ALLAH DAN AKIBATNYA
15. Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kebesaran Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan sebelah kiri, (kepada mereka dikatakan), “Makanlah oleh kamu sekalian dari rezeki yang (di anugerahkan) Tuhan kamu sekalian dan bersyukurlah kepada-Nya. (Negeri kamu sekalian) adalah negeri yang baik (nyaman) sedang (Tuhan kamu sekalian) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun”.
16. Tetapi mereka berpaling, maka Kami kirim kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun yang di tumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit pohon Sidr.
17. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (azab yang demikian itu), kecuali hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.
18. Dan Kami jadikan antara mereka (penduduk Saba’) dan negeri-negeri yang kami berkahi (Syam), beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu sekalian di negeri-negeri itu pada malam dan siang hari dengan aman.
19. Maka mereka berkata ; “Ya Tuahan kami, jauhkanlah jarak perjalanan kami, dan (berarti mereka) menzalimi diri mereka sendiri ; maka kami jadikan mereka bahan pembicaraan dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang yang sabar dan bersyukur.
20. Dan sesungguhnya Iblis telah dapat meyakinkan terhadap mereka kebenaran sangkaannya, lalu mereka mengkutinya, kecuali sebahagaian dari orang-orang mu’min.
21. Dan tidak ada kekuasaan (Iblis) terhadap mereka, melainkan hanya agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya akhirat dan siapa yang masih ragu-ragu tentang (akhirat) itu. DanTuhan-mu Maha memelihara segala sesuatu.
SEMBAHAN-SEMBAHAN SELAIN ALLAH TIDAK MEMPUNYAI KEKUASAAN SEDIKITPUN
22. Katakanlah (Muhammad) ; “Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah ! Mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat dzarrah pun di langit dan di bumi, dan mereka sama sekali tidak mempunyai peran serta dalam (penciptaan) langit dan bumi dan tidak ada di antara mereka yang mejadi pembantu bagi-Nya”.
23. Dan syafa’at (perrtolongan) di sisi-Nya hanya berguna bagi orang yang telah diizinkan-Nya (memperoleh syafa’at itu). Sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata : “Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan kamu sekalian ?” Mereka menjawab ; “(Perkataan) yang benar” dan Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar
24. Katakanlah (Muhammad) ; “Siapakah yang memberi rezeki kepada kamu sekalian dari langit dan bumi ?” Katakanlah , “Allah”, dan sesungguhnya kami atau kamu sekalian (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.
25. Katakanlah ; “Kamu sekalian tidak akan diminta tanggung jawab atas apa yang kami kerjakan dan kami juga tidak akan dimintai tanggung jawab atas apa yang kamu sekalian kerjakan”.
26. Katakanlah , “Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudia Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia Yang Maha Pemberi keputusan lagi Maha mengetahui.
27. Katakanalah : “Perlihatkanlah kepadaku sembahan-sembahan yang kamu sekalian hubungkan dengan Dia sebagai sekutu-sekutu(Nya), tidak mungkin ! Sebenarnya Dia-lah Yang Maha Perkasaa lagi Maha Bijaksana.
RISALAH MUHAMMAD S.A.W. ADALAH UNIVERSAL
28. Dan Kami tidak mengutus kamu (Muhammad), melainkan kepada semua umat manusia sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringhatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
KEINGKARAN-KEINGKARAN ORANG KAFIR DAN KEADAAN MEREKA DI AKHIRAT
29. Dan mereka berkata ; “Kapankah (datangnya) janji ini, jika kamu sekalian orang-orang yang benar ?
30. Katakanlah; “Bagi kamu sekalian ada hari yang telah dijanjikan (hari Kiamat), kamu sekalian tidak dapat meminta penundaan atau diajukan sesaat-pun.
31. Dan orang-orang kafir berkata ; “Kami tidak akan beriman kepada Al Qur’an ini dan tidak (pula) kepada kitab yang sebelumnya”. Dan (alangkah mengerikan) kalau kamu melihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhan mereka, sebahagian mereka megembalikan perkataan kepada sebahagian yang lain ; orang –orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, “Kalau tidak karena kamu seklian tentulah kami menjadi orang-orang mu’min”.
32. Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang lemah ; “Kamikah yang menghalangi kamu sekalian untuk memperoleh petunnjuk setelah petunjuk itu datang kepada kamu sekalian ? (Tidak !), taetapi kamu sekalian sendirilah orang-orang yang berbuat dosa”.
33. Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri”, (Tidak !), tetapi sebenarnya tipu daya (kamu sekalian) pada waktu malam dan dan siang (yang megahalangi kami), ketika kamu sekalian menyeru kepada kami agar kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya”. Mereka menyatakan penyesalan ketika melihat azab. Dan Kami pasangkan belenggu di leher orang-orang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.
34. Dan setiap kami mengutus seorng pemberi peringatan kepada seuatu negeri, orang-orang yang hidup mewah (di negeri itu) berkata ; “Kami benar-benar mengingkari apa yang kamu sampaikan sebagai utusan”.
35. Dan mereka berkata ; “Kami memiliki lebih banyak harta dan anak-anak (dari pada kamu sekalian) dan kami tidak akan diazab.
36. Katakanlah ; “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui’.
37. Dan bukanlah harta dan anak-anak kamu sekalian yang mendekatkan kamu sekalian kepada Kami ; melainkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda atas apa yang telah mereka kerjakan ; dan mereka aman sentosa di tempat-trempat yang tinggi (dalam syurga).
38. Dan orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami untuk melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu dimasukkan ke dalam azab.
39. Katakanlah ; “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya”. Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezseki yang terbaik.
40. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Dia berfirman kepada para malaikat, “Apakah kepadamu sekalian mereka ini dahulu menyembah ?”
41. Para malaikat itu menjawab, “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin, kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.
42. Maka pada hari ini sebahagian kamu sekalian tidak kuasa (mendatangkan) manfa’at maupun (menolak) mudarat kepada sebahagaian yang lain. Dan Kami katakana kepada orang-orang yang zalim, “Rasakanlah oleh kamu sekalian azab nereka yang dahulu kamu sekalian dustakan”.
43. Dan apabila dibacakan kepada mereka atyat-ayat Kami yang terang, mereka berkata ; “Orang ini tidak lain hanya ingin menghalang-halangi kamu sekalian dari dari apa yang disembah oleh nrenek moyang kamu sekalian”, dan mereka berkata ; “(Al Qur’an) tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja”. Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran ketika kebenaran (Al Qur’an) itu datang kepada mereka ; “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.
44. Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang mereka baca dan Kami tidak pernah mengutus seorang pemberi peringatan kepada mereka sebelum kamu (Muhammad).
45. Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (para rasul) sedang orang-orang (kafir Mekkah) itu belum sampai menerima seper sepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada orang-orang terdahulu itu namun mereka mendustakan para rasul-Ku. Maka (lihatlah) bagaimana dahsyatnya akibat kemurkaan-Ku.
PERNYTAAAN ALLAH TENTANG MUHAMMAD DAN TUGASNYA
46. Katakanlah; “Aku hendak memperingatkan kepada kamu sekalian satu hal saja, yaitu agar kamu sekalian menghadap kepada Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri, kemudian agar kamu sekalian pikirkan (tentang Muhammad), kawan kamu sekalian tidak gila sediktpun. Dia tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan bagi kamu sekalian sebelum (meghadapi) azab yang keras.
47. Katakanlah (Muhammad) ; “Upah apapun yang yang aku minta kepadamu sekalian, maka itu untuk kamu sekalian. Upah-ku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”.
48. Katakanlah ; “Sesungguhnya Tuhanku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang ghaib.
49. Katakanlah ; “Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi”.
50. Katakalah ; “Jika aku sesat sesungguhnya aku sesat untuk diriku sendiri, dan jika aku mendapat petunjuk maka disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat.
51. Dan (alangkah mengerikan) sekiranya kamu melihat mereka (orang-orang kafir) ketika terperanjat ketakutan (pada hari Kiamat) ; lalu mereka tidak dapat melepaskan diri dan mereka ditangkap dari tempat yang dekat (untuk dibawa ke nereka),
52. dan (ketika) mereka berkata ; “Kami beriman kepada-Nya”. Namun bagaimana mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang jauh.
53. Dan sesungguhnya mereka telah mengingkari Allah sebelum itu ; dan mereka menduga-duga tentang yang ghaib dari tempat yang jauh.
54. Dan diberi penghalang antara mereka dengan apa yang mereka inginkan sebagaiamana yang dilakukan terhadap orang-orang yang sepaham dengan mereka yang terdahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam.
--mic---
Haji Muhammad MASUD _CAHTIM Bani MUHTAROM
( mic.ok@gmail.com
SURAT KE : 33 AL AHZAB ( GOLONGAN YANG BERSEKUTU )
Surat : Al Ahzab (Golongan Yang Bersekutu)
Surat : Ke 33 ; 73 ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
HUKUM KEKELUARGAAN HARUS BERDASARKAN KETETAPAN ALLAH DAN RASUL
Takwa dan Tawakal Kepada Allah SWT.
01. Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (kemauan) orang-orang kafir dan munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
02. dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepada kamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengeatahui apa yang kamu sekalian kerjakan.
03. dan bertakwalah kepada Allah. Dan cukuplah sebagai Pemelihara.
Hukum Zhihar Dan Kedudukan Anak Angkat
04. Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan isteri-isteri yang kamu sekalian zhihar sebagai ibu kamu sekalian, dan Dia tidak menjadikan anak angkat kamu sekalian sebagai anak kandung kamu sekalain (sendiri). Yang demikan itu hanyalah perkataan di mulut kamu sekalian saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar)
05. Panggillah mereka (anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang adil disisi Allah, dan jika kamu sekalian tidak mengetahui bapak mereka, maka (panggillah mereka sebagai) saudara-saudara kamu sekalian seagama dan maula-maula kamu sekalian. Tidak ada dosa atas kamu sekalian jika kamu sekalian khilaf tentang itu, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hati kamu sekalian. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Kedudukan Hubugan Darah Dalam Hukum Waris
06. Nabi itu lebih itu utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris mewarisi) di dalam Kitab Allah dari pada orang-orang mukmin dan orang Muhajirin, kecuali kalau kamu sekalian hendak berbuat baik kepada saudara-saudara kamu sekalian (seagama). Demikianlah telah tertulis dalam Kitab (Allah).
07. Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi dan dari kamu sendiri (Muhammad), dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh,
08. agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka. Dia menyediakan azab yang pedih bagi orang-orang yang kafir.
BANTUAN ALLAH KEPADA KAUM MUSLIMIN DALAM PEPRANGAN AHZAB
09. Hai orang orang yang beriman ! Ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepada kamu sekalian ketika bala tentara datang kepada kamu sekalian, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan bala tentara yang tidak dapat terlihat oleh kamu sekalian. Allah Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
10. (Yaitu) ketika mereka datang kepada kamu sekalian dari atas dan dari bawah kamu sekalian, dan ketika penglihatan (kamu sekalian) tak-tetap lagi dan hati kamu sekalian menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu sekalian berprasangka yang bukan-bukan terhadap Allah.
11. Disitulah orang-orang mukmin diuji dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang dahsyat.
12. Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang hatinya berpenyakit berkata; “Yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kami hanyalah tipu daya belaka”.
13. Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata ; “Hai penduduk Yatsrib (Madinah) ! Tidak ada tempat bagimu sekalian, maka kembalilah kamu sekalian”. Dan sebahagian dari mereka meminta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata ; “Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga)”. Padahal rumah-rumah itu tidak terbuka, mereka hanyalah hendak lari.
14. Dan kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, dan mereka diminta agar membuat kekacauan, niscaya mereka mengerjakannya (murtad); dan hanya sebentar saja mereka menunggu.
15. Dan sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah, tidak akan berbalik ke belakang (mundur). Dan perjanian dengan Allah akan diminta pertanggung-jawabannya.
16. Katakanlah (Muhammad) : “Lari itu tidaklah berguna bagi kamu sekalian, jika kamu sekalian melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika demikian (kamu sekalian terhidar dari kematian) kamu sekalian hanya akan mengecap kemenangan sebentar saja”.
17. Katakanlah; “Siapakah yang dapat melindungi kamu sekalian dari (ketentuan) Allah jika Ia menghendaki bencana atas kamu sekalian atau menghendaki rahmat untuk diri kamu sekalian ?” Mereka itu tidak akan medapatkan pelindung dan penolong selain Allah.
18. Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang menghalang-halangi diantara kamu sekalian dan orang yang berkata kepada saudara-saudara mereka, “Marilah bersama kami”. Tetapi mereka datang berperang hanya sebentar,
19. mereka kikir terhadap kamu sekalian. Apabila datang ketakutan (bahaya) kamu lihat mereka memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pinsan karena akan mati, dan apabila ketakutan akan hilang, mereka mencaci kamu sekalian dengan lidah yang tajam, sedang mereka kikir untuk berbuat kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapus amalan mereka. Dan yang demikaian itu mudah bagi Allah.
20. Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan (yang bersekutu) itu belum pergi, dan jika golongan golongan (yang bersekutu) itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badui, sambil menanyakan berita tentang kamu sekalian. Dan sekiranya mereka bersama kamu sekalian, mereka tidak akan berperang, melainkan sebentar saja.
21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kamu sekalian (yaitu), bagi orang yang mengharap rahmat (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.
22. Dan ketika orang-orang mu’min melihat golongan-golongan (yang bersekutu) itu mereka berkata; “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita” Dan benarlah Allah dan rasul-Nya. Dan yang demikian itu menambah keimanan dan keislaman mereka.
23. Di antara orang-orang mu’min itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan diantara mereka ada yang gugur, dan diantara mereka ada (pula) yang menuggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janji mereka),
24. agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan mengazab orang munafik jika Ia kehendaki, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
25. Dan Allah menghalau orang-orang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, karena mereka (juga) tidak memperoleh keuntungan apa-pun. Cukuplah Allah (yang menolong) menghindarkan orang-orang mu’min dalam peperangan. Dan Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
PERANG DENGAN BANI QURAIZHAH
26. Dan Ia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu mereka (golongan-golongan yang bersekutu) dari benteng-benteng mereka, dan Ia memasukkan rasa takut kedalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu sekalian bunuh dan sebahagian yang lain kamu sekalian tawan.
27. Dan Ia mewariskan kepada kamu sekalian tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu sekalian injak. Dan Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.
KETENTUAN-KETENTUAN ALLAH TERHADAP ISTERI NABI
28. Hai Nabi ! Katakanlah kepada isteri-isteri kamu; “Jika kamu sekalian menginginkan kehidupan di dunia dan perhiasannya, maka kemarilah agar aku berikan kepada kamu sekalian mut’ah dan aku ceraiakan kamu sekalian dengan cara yang baik”.
29. Dan jika kamu sekalian menginginkan Allah dan Rasul-Nya dan negeri Akhirat, maka sesungguhnya Allah akan menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantara kamu sekalian pahala yang besar.
30. Hai isteri-isteri Nabi ! Barangsiapa diantara kamu sekalian yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya azabnya akan dilipatgandakan dua kali lipat kepadanya. Dan yang demikian itu mudah bagi Allah.
31. Dan barangsiapa diantara kamu sekalian (isteri-isteri Nabi) tetap taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan megerjakan amal shaleh, niscaya Kami berikan pahala kepada kamu sekalian dua kali lipat dan Kami sediakan rezeki yang mulia baginya.
32. Hai isteri-isteri Nabi ! Kamu sekalian tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu sekalian bertakwa. Maka janganlah kamu sekalian tunduk (melemah lembutkan suatra) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.
33. Dan hendaklah kamu sekalian tetap di rumah kamu sekalian dan janganlah kamu sekalian berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahilah dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikan zakat dan taatlah kepada Allah dan rasul-Nya. Sesungguhnya Allah hendak menghilangkan dosa dari kamu sekalian, wahai ahlulbait bebersihlah kamu sekalian sebersih-bersihnya.
34. Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumah kamu sekalian dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah Nabi) Sesungguhnya Allah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui.
SIFAT-SIFAT ORANG MU’MIN DAN KEWAJIBAN MEREKA TERHADAP PERINTAH RASUL.
35. Sesungguhnya laki-laki dan perempuam muslim, laki-laki dan perempuan mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuaan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusuk, laki-laki dan perempuan yang bersedakah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatan mereka, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan mereka ampunan dan pahala yang besar.
36. Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mu’min dan perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh dia telah tersesat dengan kesesatan yang nyata.
HUKUM ANAK ANGKAT TIDAK SAMA DENGAN ANAK KANDUNG.
37. Dan (ingatlah) ketika kamu (Muhammad) berkata kepada orang yang diberi ni’mat oleh Allah dan kamu (juga) telah memberi ni’mat kepadanya; “Pertahankanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang akan dinyatakan oleh Allah, dan kamu takut kepada manusia, padahal Allah lebih berhak kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami nikahkan kamu (Muhammad) dengan dia (Zainab) agar tidak ada keberatan bagi orang mu’min untuk (menikahi) isteri-isteri anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya terhadap isterinya. Dan ketetapan Allah itu pasti terjadi.
38. Tidak ada keberatan apapun pada Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah Allah pada nabi-nabi terdahulu. Dan ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku,
39. (yaitu) orang-orang yang menyampaikan rilah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan tidak merasa takut kepada siapa-pun selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitugan.
40. Muhammad itu bukanlah bapak dari seseorang diantara kamu sekalian, akan tetapi ia adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
KEHARUSAN MENGINGAT ALLAH
41. Hai orang-orang yang beriman ! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya,
42. dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.
43. Dialah yang memberi rahmat kepada kamu sekalian dan para malaikat-Nya (memohonkan ampun untuk kamu sekalian) agar Dia mengeluarkan kamu sekalian dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.
44. Penghormatan kepada mereka (orang-orang mu’min itu) ketika mereka menemui-Nya ialah ; “Salam”, dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.
MUHAMMAD ADALAH RASUL YANG DI UTUS UNTUK SEGENAP UMAT MNUSIA
45. Hai Nabi ! Sesunggunya Kamin mengutus kamu untuk menjadi saksi, pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan,
46. dan utntuk menjadi penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya dan sebagai cahaya yang menerangi.
47. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang mu’min bahwa sesungguhnyaa bagi mereka karunia yang besar dari Allah.
48. Dan jangalah kamu (Muhammad) menuruti orang-orang kafir adan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka adan bertakwalah kepada Allah. aDan cukuplah Allah sebagai pelindung.
BEBERAPA KETENTUAN ISLAM TENTANG HUKUM PERKAWINAN
49. Hai orang-orang yang beriman ! Apabila kamu sekalian menikahi perempuan-perempuan mu’min, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu sekalian mencampuri (mensetubuhi) mereka maka tidak ada masa ‘iddah atas mereka yang perlu kamu sekalian perhitungkan. Namun berilah mereka mut’ah dan lepaskanlah mereka dengan cara yang sebaiak-baiknya.
Wanita Yang Halal Dinikahi Oleh Rasul S.A.W.
50. Hai Nabi ! Sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagi kamu isteri-isteri kamu yang atelah kamu berikan maskawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki, termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untuk kamu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saaudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersamamu, dan perempuan mu’min yang meyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi ingin menikahinya, sebagai kekhususan bagimu, bukan untuk semua orang mu’min. Kami telah megetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki agar tidak menjadi kesempitan bagi kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Nabi Boleh Memilih Di antara Isteri-Isterinya Siapa Yang Akan Tetap Dipegangnya Dan Siapa Yang Akan Dilepasnya
51. Kamu (Muhammad) boleh menangguhkan (menggauli) siapa saja yang kamu kehendaki diantara mereka (di antara isteri-isteri kamu) dan (boleh pula) menggauli siapa (di antara mereka) yang kamu kehendaki. Dan siapa yang kamu ingini untuk mengauilanya kembali dari isteri-isterimu yang telah kamu ceraikan, maka tidak ada dosa bagi kamu. Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan mereka rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka semuanya. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan Allah Mengetahui lagi Maha Penyantun.
Nabi Tidak Boleh Kawin Lagi Sesudah Ayat Ini Ditrunkan.
52. Tidak halal bagi kamu (Muhammad) menikah perempuan-perempuan (lain) setelah itu, dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.
ADAB SOPAN SANTUN DALAM RUMAH TANGGA NABI S.A.W.
53. Ha orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu sekalian memasuli rumah-rumah Nabi kecuali jika kamu sekalian diizinkan urntuk makan tanpa menunggu waktu masak (makanannya) tetapi jika kamu sekalian dipanggil maka masuklah dan apabila kamu sekalian telah selesai makan, keluarlah kamu sekalian tanpa memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mengganggu Nabi sehingga dia (Nabi) malu kepada kamu (untuk menyuruhmu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu sekalian meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. (Cara) yang demikian tu lebih suci bagi kamu sekalian dan hati mereka. Dan tidak bioleh kamu sekalian menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak boleh (pula) menikahi isteri-isterinya selama-lamanya setelah dia (wafat). Sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu sangat besar (dosanya) di sisi Allah.
54. Jika kamu sekalian menyatakan sesuatu atau menyembunyikannya, maka sesungguhnya AllahMaha Mengetahui segala sesuatu.
55. Tidak ada dosa atas mereka (isteri-isteri Nabi untuk berjumpa tanpa tabir) dengan bapak-bapak mereka, anak laki-laki mereka, saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara perempuan mereka, perempuan-perempuan mereka (yang beriman) dan hamba hamba sahaya yang mereka miliki, dan bertakwalah kamu sekalian (isteri-isteri Nabi) kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
56. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
57. Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang mengghinakan bagi mereka.
58. Dan orang-orang yang menyakiti hati orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata
KEHARUSAN WANITA PAKAI JILBAB, BILA BERADA DI LUAR RUMAH
59. Hai Nabi ! Katakanlah kepada isteri-isteri kamu, anak-anak perempuanmu dan isteri–isteri orang mu’min ; “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
ANCAMAN-ANCAMAN TERHADAP ORANG-ORANG MUNAFIK, DAN ORANG-ORANG YANG MEMBUAT KERUSUHAN DI MADINAH
60. Sesungguhnya jika orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah tidak berhenti (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak lagi menjadi tetanggamu (di Madinah) kecuali sebentar,
61. dalam keadaan terlaknat. Dimana saja mereka dijumpai, mereka akan ditangkap dan dibunuh tanpa ampun.
62. Sebagai sunnah Allah yang (berlaku juga) bagi orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu) dan kamu sekali-kali tidak akan mendapati perubahan pada sunnah Allah.
HANYA ALLAH YANG MENGETAHUI KAPAN TERJASDINYA HARI BERBANGKIT (KIAMAT)
63. Manusia bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit (Kiamat). Katakanlah : Sesungguhnya ilmu tentang hari Kiamat itu hanya di sisi Allah”. Dan tahukah kamu, boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat waktunya.
ANCAMAN TERHADAP ORANG-ORANG KAFIR
64. Sesungguhnya, Allah melaknat orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka),
65. mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; mereka tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong.
66. Pada hari (ketika) wajah mereka dibolak-balik dalam neraka, mereka berkata; “Alangkah, seandainya dahulu kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul”.
67. Dan mereka berkata ; “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menaati para pemimpin dan para pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar)
68. Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar”.
TAKWA KEPADA ALLAH MEMBAWA KEPADA PERBAIKAN AMAL DAN AMPUNAN DOSA
69. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu sekalian seperti orang-orang yang menyakiti Musa, maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka lontarkan. Dan dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat disisi Allah.
70. Hai orang-orang yang beriman ! Bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar,
71. niscaya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan barangsiapa menaati Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah menang dengan kemenangan yang besar.
SEGI KEZALIMAN DAN KEBODOHAN MANUSIA IALAH MAU MENERIMA TUGAS, TETAPI TIDAK MELAKSANAKANNYA
72. Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan dapat melaksanakannya, lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh,
73. sehingga Allah akan mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, orang-orang musyrik, laki-laki dan perempuan; dan Allah akan menerima taubat orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat : Ke 33 ; 73 ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
HUKUM KEKELUARGAAN HARUS BERDASARKAN KETETAPAN ALLAH DAN RASUL
Takwa dan Tawakal Kepada Allah SWT.
01. Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (kemauan) orang-orang kafir dan munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
02. dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepada kamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengeatahui apa yang kamu sekalian kerjakan.
03. dan bertakwalah kepada Allah. Dan cukuplah sebagai Pemelihara.
Hukum Zhihar Dan Kedudukan Anak Angkat
04. Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan isteri-isteri yang kamu sekalian zhihar sebagai ibu kamu sekalian, dan Dia tidak menjadikan anak angkat kamu sekalian sebagai anak kandung kamu sekalain (sendiri). Yang demikan itu hanyalah perkataan di mulut kamu sekalian saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar)
05. Panggillah mereka (anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang adil disisi Allah, dan jika kamu sekalian tidak mengetahui bapak mereka, maka (panggillah mereka sebagai) saudara-saudara kamu sekalian seagama dan maula-maula kamu sekalian. Tidak ada dosa atas kamu sekalian jika kamu sekalian khilaf tentang itu, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hati kamu sekalian. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Kedudukan Hubugan Darah Dalam Hukum Waris
06. Nabi itu lebih itu utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris mewarisi) di dalam Kitab Allah dari pada orang-orang mukmin dan orang Muhajirin, kecuali kalau kamu sekalian hendak berbuat baik kepada saudara-saudara kamu sekalian (seagama). Demikianlah telah tertulis dalam Kitab (Allah).
07. Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari para nabi dan dari kamu sendiri (Muhammad), dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh,
08. agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka. Dia menyediakan azab yang pedih bagi orang-orang yang kafir.
BANTUAN ALLAH KEPADA KAUM MUSLIMIN DALAM PEPRANGAN AHZAB
09. Hai orang orang yang beriman ! Ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepada kamu sekalian ketika bala tentara datang kepada kamu sekalian, lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan bala tentara yang tidak dapat terlihat oleh kamu sekalian. Allah Maha Melihat apa yang kamu sekalian kerjakan.
10. (Yaitu) ketika mereka datang kepada kamu sekalian dari atas dan dari bawah kamu sekalian, dan ketika penglihatan (kamu sekalian) tak-tetap lagi dan hati kamu sekalian menyesak sampai ke tenggorokan dan kamu sekalian berprasangka yang bukan-bukan terhadap Allah.
11. Disitulah orang-orang mukmin diuji dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang dahsyat.
12. Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang hatinya berpenyakit berkata; “Yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kami hanyalah tipu daya belaka”.
13. Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata ; “Hai penduduk Yatsrib (Madinah) ! Tidak ada tempat bagimu sekalian, maka kembalilah kamu sekalian”. Dan sebahagian dari mereka meminta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata ; “Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga)”. Padahal rumah-rumah itu tidak terbuka, mereka hanyalah hendak lari.
14. Dan kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, dan mereka diminta agar membuat kekacauan, niscaya mereka mengerjakannya (murtad); dan hanya sebentar saja mereka menunggu.
15. Dan sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah, tidak akan berbalik ke belakang (mundur). Dan perjanian dengan Allah akan diminta pertanggung-jawabannya.
16. Katakanlah (Muhammad) : “Lari itu tidaklah berguna bagi kamu sekalian, jika kamu sekalian melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika demikian (kamu sekalian terhidar dari kematian) kamu sekalian hanya akan mengecap kemenangan sebentar saja”.
17. Katakanlah; “Siapakah yang dapat melindungi kamu sekalian dari (ketentuan) Allah jika Ia menghendaki bencana atas kamu sekalian atau menghendaki rahmat untuk diri kamu sekalian ?” Mereka itu tidak akan medapatkan pelindung dan penolong selain Allah.
18. Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang menghalang-halangi diantara kamu sekalian dan orang yang berkata kepada saudara-saudara mereka, “Marilah bersama kami”. Tetapi mereka datang berperang hanya sebentar,
19. mereka kikir terhadap kamu sekalian. Apabila datang ketakutan (bahaya) kamu lihat mereka memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pinsan karena akan mati, dan apabila ketakutan akan hilang, mereka mencaci kamu sekalian dengan lidah yang tajam, sedang mereka kikir untuk berbuat kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapus amalan mereka. Dan yang demikaian itu mudah bagi Allah.
20. Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan (yang bersekutu) itu belum pergi, dan jika golongan golongan (yang bersekutu) itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badui, sambil menanyakan berita tentang kamu sekalian. Dan sekiranya mereka bersama kamu sekalian, mereka tidak akan berperang, melainkan sebentar saja.
21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kamu sekalian (yaitu), bagi orang yang mengharap rahmat (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.
22. Dan ketika orang-orang mu’min melihat golongan-golongan (yang bersekutu) itu mereka berkata; “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita” Dan benarlah Allah dan rasul-Nya. Dan yang demikian itu menambah keimanan dan keislaman mereka.
23. Di antara orang-orang mu’min itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan diantara mereka ada yang gugur, dan diantara mereka ada (pula) yang menuggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janji mereka),
24. agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan mengazab orang munafik jika Ia kehendaki, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
25. Dan Allah menghalau orang-orang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, karena mereka (juga) tidak memperoleh keuntungan apa-pun. Cukuplah Allah (yang menolong) menghindarkan orang-orang mu’min dalam peperangan. Dan Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
PERANG DENGAN BANI QURAIZHAH
26. Dan Ia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu mereka (golongan-golongan yang bersekutu) dari benteng-benteng mereka, dan Ia memasukkan rasa takut kedalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu sekalian bunuh dan sebahagian yang lain kamu sekalian tawan.
27. Dan Ia mewariskan kepada kamu sekalian tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu sekalian injak. Dan Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.
KETENTUAN-KETENTUAN ALLAH TERHADAP ISTERI NABI
28. Hai Nabi ! Katakanlah kepada isteri-isteri kamu; “Jika kamu sekalian menginginkan kehidupan di dunia dan perhiasannya, maka kemarilah agar aku berikan kepada kamu sekalian mut’ah dan aku ceraiakan kamu sekalian dengan cara yang baik”.
29. Dan jika kamu sekalian menginginkan Allah dan Rasul-Nya dan negeri Akhirat, maka sesungguhnya Allah akan menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantara kamu sekalian pahala yang besar.
30. Hai isteri-isteri Nabi ! Barangsiapa diantara kamu sekalian yang mengerjakan perbuatan keji yang nyata, niscaya azabnya akan dilipatgandakan dua kali lipat kepadanya. Dan yang demikian itu mudah bagi Allah.
31. Dan barangsiapa diantara kamu sekalian (isteri-isteri Nabi) tetap taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan megerjakan amal shaleh, niscaya Kami berikan pahala kepada kamu sekalian dua kali lipat dan Kami sediakan rezeki yang mulia baginya.
32. Hai isteri-isteri Nabi ! Kamu sekalian tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu sekalian bertakwa. Maka janganlah kamu sekalian tunduk (melemah lembutkan suatra) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.
33. Dan hendaklah kamu sekalian tetap di rumah kamu sekalian dan janganlah kamu sekalian berhias dan (bertingkah laku) seperti orang-orang jahilah dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikan zakat dan taatlah kepada Allah dan rasul-Nya. Sesungguhnya Allah hendak menghilangkan dosa dari kamu sekalian, wahai ahlulbait bebersihlah kamu sekalian sebersih-bersihnya.
34. Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumah kamu sekalian dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah Nabi) Sesungguhnya Allah Maha Lembut lagi Maha Mengetahui.
SIFAT-SIFAT ORANG MU’MIN DAN KEWAJIBAN MEREKA TERHADAP PERINTAH RASUL.
35. Sesungguhnya laki-laki dan perempuam muslim, laki-laki dan perempuan mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuaan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusuk, laki-laki dan perempuan yang bersedakah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatan mereka, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan mereka ampunan dan pahala yang besar.
36. Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mu’min dan perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh dia telah tersesat dengan kesesatan yang nyata.
HUKUM ANAK ANGKAT TIDAK SAMA DENGAN ANAK KANDUNG.
37. Dan (ingatlah) ketika kamu (Muhammad) berkata kepada orang yang diberi ni’mat oleh Allah dan kamu (juga) telah memberi ni’mat kepadanya; “Pertahankanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang akan dinyatakan oleh Allah, dan kamu takut kepada manusia, padahal Allah lebih berhak kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami nikahkan kamu (Muhammad) dengan dia (Zainab) agar tidak ada keberatan bagi orang mu’min untuk (menikahi) isteri-isteri anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya terhadap isterinya. Dan ketetapan Allah itu pasti terjadi.
38. Tidak ada keberatan apapun pada Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah Allah pada nabi-nabi terdahulu. Dan ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku,
39. (yaitu) orang-orang yang menyampaikan rilah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan tidak merasa takut kepada siapa-pun selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitugan.
40. Muhammad itu bukanlah bapak dari seseorang diantara kamu sekalian, akan tetapi ia adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
KEHARUSAN MENGINGAT ALLAH
41. Hai orang-orang yang beriman ! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya,
42. dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.
43. Dialah yang memberi rahmat kepada kamu sekalian dan para malaikat-Nya (memohonkan ampun untuk kamu sekalian) agar Dia mengeluarkan kamu sekalian dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.
44. Penghormatan kepada mereka (orang-orang mu’min itu) ketika mereka menemui-Nya ialah ; “Salam”, dan Dia menyediakan pahala yang mulia bagi mereka.
MUHAMMAD ADALAH RASUL YANG DI UTUS UNTUK SEGENAP UMAT MNUSIA
45. Hai Nabi ! Sesunggunya Kamin mengutus kamu untuk menjadi saksi, pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan,
46. dan utntuk menjadi penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya dan sebagai cahaya yang menerangi.
47. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang mu’min bahwa sesungguhnyaa bagi mereka karunia yang besar dari Allah.
48. Dan jangalah kamu (Muhammad) menuruti orang-orang kafir adan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka adan bertakwalah kepada Allah. aDan cukuplah Allah sebagai pelindung.
BEBERAPA KETENTUAN ISLAM TENTANG HUKUM PERKAWINAN
49. Hai orang-orang yang beriman ! Apabila kamu sekalian menikahi perempuan-perempuan mu’min, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu sekalian mencampuri (mensetubuhi) mereka maka tidak ada masa ‘iddah atas mereka yang perlu kamu sekalian perhitungkan. Namun berilah mereka mut’ah dan lepaskanlah mereka dengan cara yang sebaiak-baiknya.
Wanita Yang Halal Dinikahi Oleh Rasul S.A.W.
50. Hai Nabi ! Sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagi kamu isteri-isteri kamu yang atelah kamu berikan maskawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki, termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untuk kamu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saaudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersamamu, dan perempuan mu’min yang meyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi ingin menikahinya, sebagai kekhususan bagimu, bukan untuk semua orang mu’min. Kami telah megetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki agar tidak menjadi kesempitan bagi kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Nabi Boleh Memilih Di antara Isteri-Isterinya Siapa Yang Akan Tetap Dipegangnya Dan Siapa Yang Akan Dilepasnya
51. Kamu (Muhammad) boleh menangguhkan (menggauli) siapa saja yang kamu kehendaki diantara mereka (di antara isteri-isteri kamu) dan (boleh pula) menggauli siapa (di antara mereka) yang kamu kehendaki. Dan siapa yang kamu ingini untuk mengauilanya kembali dari isteri-isterimu yang telah kamu ceraikan, maka tidak ada dosa bagi kamu. Yang demikian itu lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, dan mereka rela dengan apa yang telah kamu berikan kepada mereka semuanya. Dan Allah mengetahui apa yang (tersimpan) dalam hatimu. Dan Allah Mengetahui lagi Maha Penyantun.
Nabi Tidak Boleh Kawin Lagi Sesudah Ayat Ini Ditrunkan.
52. Tidak halal bagi kamu (Muhammad) menikah perempuan-perempuan (lain) setelah itu, dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.
ADAB SOPAN SANTUN DALAM RUMAH TANGGA NABI S.A.W.
53. Ha orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu sekalian memasuli rumah-rumah Nabi kecuali jika kamu sekalian diizinkan urntuk makan tanpa menunggu waktu masak (makanannya) tetapi jika kamu sekalian dipanggil maka masuklah dan apabila kamu sekalian telah selesai makan, keluarlah kamu sekalian tanpa memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mengganggu Nabi sehingga dia (Nabi) malu kepada kamu (untuk menyuruhmu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu sekalian meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. (Cara) yang demikian tu lebih suci bagi kamu sekalian dan hati mereka. Dan tidak bioleh kamu sekalian menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak boleh (pula) menikahi isteri-isterinya selama-lamanya setelah dia (wafat). Sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu sangat besar (dosanya) di sisi Allah.
54. Jika kamu sekalian menyatakan sesuatu atau menyembunyikannya, maka sesungguhnya AllahMaha Mengetahui segala sesuatu.
55. Tidak ada dosa atas mereka (isteri-isteri Nabi untuk berjumpa tanpa tabir) dengan bapak-bapak mereka, anak laki-laki mereka, saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara laki-laki mereka, anak laki-laki dari saudara perempuan mereka, perempuan-perempuan mereka (yang beriman) dan hamba hamba sahaya yang mereka miliki, dan bertakwalah kamu sekalian (isteri-isteri Nabi) kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.
56. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
57. Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang mengghinakan bagi mereka.
58. Dan orang-orang yang menyakiti hati orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata
KEHARUSAN WANITA PAKAI JILBAB, BILA BERADA DI LUAR RUMAH
59. Hai Nabi ! Katakanlah kepada isteri-isteri kamu, anak-anak perempuanmu dan isteri–isteri orang mu’min ; “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
ANCAMAN-ANCAMAN TERHADAP ORANG-ORANG MUNAFIK, DAN ORANG-ORANG YANG MEMBUAT KERUSUHAN DI MADINAH
60. Sesungguhnya jika orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah tidak berhenti (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak lagi menjadi tetanggamu (di Madinah) kecuali sebentar,
61. dalam keadaan terlaknat. Dimana saja mereka dijumpai, mereka akan ditangkap dan dibunuh tanpa ampun.
62. Sebagai sunnah Allah yang (berlaku juga) bagi orang-orang yang telah terdahulu sebelum(mu) dan kamu sekali-kali tidak akan mendapati perubahan pada sunnah Allah.
HANYA ALLAH YANG MENGETAHUI KAPAN TERJASDINYA HARI BERBANGKIT (KIAMAT)
63. Manusia bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit (Kiamat). Katakanlah : Sesungguhnya ilmu tentang hari Kiamat itu hanya di sisi Allah”. Dan tahukah kamu, boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat waktunya.
ANCAMAN TERHADAP ORANG-ORANG KAFIR
64. Sesungguhnya, Allah melaknat orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (neraka),
65. mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; mereka tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong.
66. Pada hari (ketika) wajah mereka dibolak-balik dalam neraka, mereka berkata; “Alangkah, seandainya dahulu kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul”.
67. Dan mereka berkata ; “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah menaati para pemimpin dan para pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar)
68. Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar”.
TAKWA KEPADA ALLAH MEMBAWA KEPADA PERBAIKAN AMAL DAN AMPUNAN DOSA
69. Hai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu sekalian seperti orang-orang yang menyakiti Musa, maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka lontarkan. Dan dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat disisi Allah.
70. Hai orang-orang yang beriman ! Bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar,
71. niscaya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan barangsiapa menaati Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah menang dengan kemenangan yang besar.
SEGI KEZALIMAN DAN KEBODOHAN MANUSIA IALAH MAU MENERIMA TUGAS, TETAPI TIDAK MELAKSANAKANNYA
72. Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan dapat melaksanakannya, lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh,
73. sehingga Allah akan mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, orang-orang musyrik, laki-laki dan perempuan; dan Allah akan menerima taubat orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 32 AS SAJADAH ( SUJUD )
Surat : As Sajadah
Surat Ke : 32 : 30 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang
AL QUR’AN ADALAH WAHYU DARI TUHAN
Al’ Qur’an Bukanlah Ciptaan Muhammad S.A.W.
01. Aliif Laam Miim
02. Turunnya Al Qur’an itu tidak ada keraguan padanya, (yaitu) dari Tuhan seluruh alam.
03. Tetapi mengapa mereka (orang-orang kafir) mengatakan; “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya”. Tidak, Al Qur’an itu kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum kamu, agar mereka mendapat petunjuk.
Masa Terciptanya Alam Semesta
04. Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya dalam enam hari (masa), kemudian Ia bersemayam di di ‘Arasy. Bagi kamu sekalian tidak ada seorangpun penolong maupun pemberi syafa’at selain-Nya. Maka apakah kamu sekalian tidak memperhatikan ?
05. Ia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitungan kamu sekalian.
06. Yang demikian itu, ialah Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang
Proses Kejadian Manusia Dan Kebangkitannya Di Hari Kiamat
07. Yang memerindah segala sesuatu yang Ia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah,
08. kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani).
09. Kemudian Ia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)-nya dan Ia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagi kamu sekalian, (tetapi) sedikit sekali kamu sekalian bersyukur.
10. Dan mereka berkata ; “Apakah apabila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami akan berada dalam ciptaan yang baru ? Bahka mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.
11. Katakanlah (Muhammad) : “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) kamu sekalian akan mematikan kamu sekalian, kemudian kepada Tuhan kamu sekalian, kamu sekalian akan dikembalikan”.
Sebuah Perbandingan Antara Orang-Orang Mu’min Dengan Orang-Orang Kafir
12. Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepala mereka di hadapan Tuhan mereka (mereka berkata) : “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjalakan amal shaleh (kebajikan). Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin”.
13. Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk (bagi)nya, tetapi telah ditetapkan perkataan (ketetapan) dari-Ku; “Pasti akan Aku penuhi neraka jahannam dengan jin dan manusia bersama-sama.
14. Maka rasakanlah oleh kamu sekalian (azab ini) disebabkan kamu sekalian melailakan pertemuan dengan hari kamu sekalian ini (hari Kiamat), sesungguhnya Kami pun melalaikan kamu sekalian dan rasakanlah azab yang kekal, atas apa yang telah kamu sekalian kerjakan”.
15. Orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhan mereka, dan mereka tidak menyombongkan diri.
16. Lambung mereka jauh dari tempat tidur mereka, mereka berdo’a kepada Tuhan mereka dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
17. Maka tidak seorang-pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam ni’mat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.
18. Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir) ? Mereka tidak sama.
19. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka akan mendapat syurga-syuraga tempat kediaman, sebagai pahala atas apa yang telah mereka kerjakan.
20. Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka; “Rasakanlah azab neraka yang dahulu kamu sekalian dustakan.
21. Dan pasti Kami rasakan kepada mereka sebahagian siksa yag dekat (di dunia) sebelum azab yang elbih besar (di akhirat) ; agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
22. Dan siapakah yaga lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling darinya ? Sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berdosa.
Perintah Allah Untuk Menerima Al Qur’an Dengan Tidak Ragu-Ragu.
23. Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan Kitab (Taurat) kepada Musa, maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerimanya (Al Qur’an) dan Kami jadikan Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil.
24. Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami.
25. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat tentag apa yang dahulu mereka perselisihkan padanya.
26. Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak umat-umat sebelum mereka telah Kami binasakan, sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. Sesungguhnya yang demkian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Apakah mereka tidak mendengarkan (memperhartikan) ?
27. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Kami mengarahkan (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan (dengan air hujan itu) tanam-tanaman sehingga hewan-hewan ternak mereka dan mereka sendiri dapat makan darinya. Maka mengapa mereka tidak memperhatikan ?
28. Dan mereka bertanya, “Kapankah kemenangan itu (datang) jika kamu sekalian orang yang benar ?”
29. Katakanlah ; “Pada hari kemenangan itu, tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi penangguhan”.
30. Maka berpalinglah kamu dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka (juga) menunggu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat Ke : 32 : 30 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang
AL QUR’AN ADALAH WAHYU DARI TUHAN
Al’ Qur’an Bukanlah Ciptaan Muhammad S.A.W.
01. Aliif Laam Miim
02. Turunnya Al Qur’an itu tidak ada keraguan padanya, (yaitu) dari Tuhan seluruh alam.
03. Tetapi mengapa mereka (orang-orang kafir) mengatakan; “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya”. Tidak, Al Qur’an itu kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum kamu, agar mereka mendapat petunjuk.
Masa Terciptanya Alam Semesta
04. Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya dalam enam hari (masa), kemudian Ia bersemayam di di ‘Arasy. Bagi kamu sekalian tidak ada seorangpun penolong maupun pemberi syafa’at selain-Nya. Maka apakah kamu sekalian tidak memperhatikan ?
05. Ia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitungan kamu sekalian.
06. Yang demikian itu, ialah Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang
Proses Kejadian Manusia Dan Kebangkitannya Di Hari Kiamat
07. Yang memerindah segala sesuatu yang Ia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah,
08. kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani).
09. Kemudian Ia menyempurnakannya dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)-nya dan Ia menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati bagi kamu sekalian, (tetapi) sedikit sekali kamu sekalian bersyukur.
10. Dan mereka berkata ; “Apakah apabila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami akan berada dalam ciptaan yang baru ? Bahka mereka mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.
11. Katakanlah (Muhammad) : “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) kamu sekalian akan mematikan kamu sekalian, kemudian kepada Tuhan kamu sekalian, kamu sekalian akan dikembalikan”.
Sebuah Perbandingan Antara Orang-Orang Mu’min Dengan Orang-Orang Kafir
12. Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepala mereka di hadapan Tuhan mereka (mereka berkata) : “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar maka kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan mengerjalakan amal shaleh (kebajikan). Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin”.
13. Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami berikan kepada setiap jiwa petunjuk (bagi)nya, tetapi telah ditetapkan perkataan (ketetapan) dari-Ku; “Pasti akan Aku penuhi neraka jahannam dengan jin dan manusia bersama-sama.
14. Maka rasakanlah oleh kamu sekalian (azab ini) disebabkan kamu sekalian melailakan pertemuan dengan hari kamu sekalian ini (hari Kiamat), sesungguhnya Kami pun melalaikan kamu sekalian dan rasakanlah azab yang kekal, atas apa yang telah kamu sekalian kerjakan”.
15. Orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhan mereka, dan mereka tidak menyombongkan diri.
16. Lambung mereka jauh dari tempat tidur mereka, mereka berdo’a kepada Tuhan mereka dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
17. Maka tidak seorang-pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam ni’mat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.
18. Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir) ? Mereka tidak sama.
19. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka akan mendapat syurga-syuraga tempat kediaman, sebagai pahala atas apa yang telah mereka kerjakan.
20. Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka; “Rasakanlah azab neraka yang dahulu kamu sekalian dustakan.
21. Dan pasti Kami rasakan kepada mereka sebahagian siksa yag dekat (di dunia) sebelum azab yang elbih besar (di akhirat) ; agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
22. Dan siapakah yaga lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling darinya ? Sesungguhnya Kami akan memberikan balasan kepada orang-orang yang berdosa.
Perintah Allah Untuk Menerima Al Qur’an Dengan Tidak Ragu-Ragu.
23. Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan Kitab (Taurat) kepada Musa, maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerimanya (Al Qur’an) dan Kami jadikan Kitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Israil.
24. Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami.
25. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari Kiamat tentag apa yang dahulu mereka perselisihkan padanya.
26. Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, betapa banyak umat-umat sebelum mereka telah Kami binasakan, sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. Sesungguhnya yang demkian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Apakah mereka tidak mendengarkan (memperhartikan) ?
27. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Kami mengarahkan (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan (dengan air hujan itu) tanam-tanaman sehingga hewan-hewan ternak mereka dan mereka sendiri dapat makan darinya. Maka mengapa mereka tidak memperhatikan ?
28. Dan mereka bertanya, “Kapankah kemenangan itu (datang) jika kamu sekalian orang yang benar ?”
29. Katakanlah ; “Pada hari kemenangan itu, tidak berguna lagi bagi orang-orang kafir keimanan mereka dan mereka tidak diberi penangguhan”.
30. Maka berpalinglah kamu dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka (juga) menunggu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 31 LUQMAN
Surat : LUQMAN
Surat Ke : 31 ; 34 ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
AL QUR’ANUL KARIM MENJAMIN SUKSESNYA ORANG-ORANG YANG BERIMAN
01. Aliif Laam Miim
02. Inilah ayat-ayat Al Qur’an yang mengandung hikmah,
03. sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan,
04. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka meyakini akan adanya akhirat.
05. Mereka itulah orang-orang yang tetap mendapatkan petunjuk dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
06. Dan diantara manusia (ada) orang mempergunakaan percakapan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikan olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
07. Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya, maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih.
08. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat syurga-syurga yang penuh kenikamatan,
09. mereka kekal di dalamnya, sebagai janji Allah yang benar. Dan Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
10. Dia menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana yang kamu sekalian melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi agar ia (bumi) tidak menggoyangkan kamu sekalian, dan memperkembang biakkan segala macam jenis binatang di bumi. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan di bumi segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.
11. Inilah ciptaan Alah, maka perlihatkanlah oleh kamu sekalian kepadaku apa yang telah diciptakan oleh (sesembahan kamu sekalian) selain Allah. Sebenarnya orang-orang yang zalim itu dalam kesesatan yang nyata.
NASEHAT LUQMAN KEPADA ANAKNYA.
12. Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu : “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika ia memberi pelajaran kepadanya ; “Hai anakku, jaganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya (mempersekutukan Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.
14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada dua orang tua (ibu bapak)nya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang tua kamu. Hanya kepada Aku kembali-mu.
15. Dan jika keduanya memaksa kamu untuk untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang kamu tidak memiliki ilmu pengetahuan tentang itu, maka janganlah kamu mentaati keduanya, dan pergauilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Ku kembalimu, maka akan Aku beritakan kepada kamu sekalian apa yang telah kamu sekalian kerjakan.
16. (Luqman berkata); “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya (balasan). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
17. Hai anakku, Laksanakanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
18. Dan jangalah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
19. Dan sederhanalah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai”
KEKUASAAAN ALLAH ADALAH MUTLAK DAN AKIBAT PENGINGKARAN TERHADAPNYA
20. Tidakkah kamu sekalian perhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menundukkan apa yang di langit dan apa-apa yang di bumi untuk (kepantingan)mu dan menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin. Tetapi diantara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.
21. Dan apabila dikatakan kepada mereka ; “Ikutilah apa yang diturunkan Allah”. Mereka menjawab : “(Tidak), tetapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya. Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun sebenarnya setan menyeru mereka ke dalam azab api yang menyala-nyala (neraka) ?
22. Dan barangsiapa yang berserah diri kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada buhul (tali) yang kokoh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.
23. Dan barangsiapa kafir mak kekafirannya itu janganlah menyedihkan-mu (Muhammad). Hanya kepada Kami mereka mereka kembali, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
24. Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam azab yang keras.
25. Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka ; “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi ?” Tentu mereka akan menjawab, “Allah”. Katakanlah; “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.
26. Milik Allah apa yang ada di langit dan yang di bumi. Sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
27. Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menajdi tinta), ditambah kepada tujuh lautan (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat-kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
28. (Allah) tidak menciptakan dan (juga) tidak membangkitkan kamu sekalian (dari kubur) itu melainkan hanya seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
29. Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia menundukkan bmatahari dan bulan, masing-masing beredar sampai kepada waktu yang dtentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu sekalian kerjakan.
30. Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah itulah yang batil; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
31. Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, agar diperlihatkan-Nya kepada-mu sebahagian dari tanda-tanda (kebesarn)Nya bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur.
32. Dan apabila mereka digulung ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebahagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.
33. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan kamu sekalian dan takutlah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sendikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kamu sekalian terpedaya oleh kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu sekalian terpedaya oleh penipu dalam (mentaati) Allah.
34. Sesungguhnya Allah, hanya di sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Akhirat ; dan Dia-lah Yang menurukan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak seorang-pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yag akan dikerjakan besok. Dan tidak seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengeanal.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat Ke : 31 ; 34 ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
AL QUR’ANUL KARIM MENJAMIN SUKSESNYA ORANG-ORANG YANG BERIMAN
01. Aliif Laam Miim
02. Inilah ayat-ayat Al Qur’an yang mengandung hikmah,
03. sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan,
04. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka meyakini akan adanya akhirat.
05. Mereka itulah orang-orang yang tetap mendapatkan petunjuk dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
06. Dan diantara manusia (ada) orang mempergunakaan percakapan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikan olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
07. Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya, maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih.
08. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka akan mendapat syurga-syurga yang penuh kenikamatan,
09. mereka kekal di dalamnya, sebagai janji Allah yang benar. Dan Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
10. Dia menciptakan langit tanpa tiang sebagaimana yang kamu sekalian melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi agar ia (bumi) tidak menggoyangkan kamu sekalian, dan memperkembang biakkan segala macam jenis binatang di bumi. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan di bumi segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.
11. Inilah ciptaan Alah, maka perlihatkanlah oleh kamu sekalian kepadaku apa yang telah diciptakan oleh (sesembahan kamu sekalian) selain Allah. Sebenarnya orang-orang yang zalim itu dalam kesesatan yang nyata.
NASEHAT LUQMAN KEPADA ANAKNYA.
12. Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu : “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika ia memberi pelajaran kepadanya ; “Hai anakku, jaganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya (mempersekutukan Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.
14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada dua orang tua (ibu bapak)nya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang tua kamu. Hanya kepada Aku kembali-mu.
15. Dan jika keduanya memaksa kamu untuk untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang kamu tidak memiliki ilmu pengetahuan tentang itu, maka janganlah kamu mentaati keduanya, dan pergauilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Ku kembalimu, maka akan Aku beritakan kepada kamu sekalian apa yang telah kamu sekalian kerjakan.
16. (Luqman berkata); “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya (balasan). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
17. Hai anakku, Laksanakanlah shalat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan cegahlah (mereka) dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
18. Dan jangalah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
19. Dan sederhanalah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai”
KEKUASAAAN ALLAH ADALAH MUTLAK DAN AKIBAT PENGINGKARAN TERHADAPNYA
20. Tidakkah kamu sekalian perhatikan bahwa sesungguhnya Allah telah menundukkan apa yang di langit dan apa-apa yang di bumi untuk (kepantingan)mu dan menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin. Tetapi diantara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan.
21. Dan apabila dikatakan kepada mereka ; “Ikutilah apa yang diturunkan Allah”. Mereka menjawab : “(Tidak), tetapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya. Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun sebenarnya setan menyeru mereka ke dalam azab api yang menyala-nyala (neraka) ?
22. Dan barangsiapa yang berserah diri kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada buhul (tali) yang kokoh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan.
23. Dan barangsiapa kafir mak kekafirannya itu janganlah menyedihkan-mu (Muhammad). Hanya kepada Kami mereka mereka kembali, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
24. Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam azab yang keras.
25. Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka ; “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi ?” Tentu mereka akan menjawab, “Allah”. Katakanlah; “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.
26. Milik Allah apa yang ada di langit dan yang di bumi. Sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
27. Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menajdi tinta), ditambah kepada tujuh lautan (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat-kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
28. (Allah) tidak menciptakan dan (juga) tidak membangkitkan kamu sekalian (dari kubur) itu melainkan hanya seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
29. Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia menundukkan bmatahari dan bulan, masing-masing beredar sampai kepada waktu yang dtentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu sekalian kerjakan.
30. Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah itulah yang batil; dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
31. Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, agar diperlihatkan-Nya kepada-mu sebahagian dari tanda-tanda (kebesarn)Nya bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur.
32. Dan apabila mereka digulung ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebahagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang tidak setia lagi ingkar.
33. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan kamu sekalian dan takutlah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sendikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kamu sekalian terpedaya oleh kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu sekalian terpedaya oleh penipu dalam (mentaati) Allah.
34. Sesungguhnya Allah, hanya di sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Akhirat ; dan Dia-lah Yang menurukan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak seorang-pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yag akan dikerjakan besok. Dan tidak seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengeanal.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
SURAT KE : 30 AR RUUM ( BANGSA ROMA )
Surat : Ar Ruum (Bangsa Romawi)
Surat Ke : 30 : 60 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KEBENARAN PEMBERITAAN AL QUR’AN TENTANG PERISTIWA YANG AKAN TERJADI
Berita Kemenangan Bangas Romawi, Ahli Kitab atas Bangsa Persia, Musyrik
01. Aliif Laam Miim
02. Telah dikalahkan bangsa Romawi,
03. di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang,
04. dalam beberapa tahun lagi. Bagi Allah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,
05. karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
06. (itulah) janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
07. Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akhitrat adalah lalai.
Kaum Yang MenentangNabi Muhammad S.A.W. Akan Hancur Seperti Halnya Kaum Yang Menentang Nabi-Nabi Zaman Dahulu.
08. Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka ? Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya banyak di antara manusia benar-benar mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.
09. Dan tidaklah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul) ? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri) dan mereka telah megolah bumi (tanah) serta memakmurkannya melebihi apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri mereka sendiri.
10. Kemudian, (akibat) orang-orang yang mengerjakan kejahatan adalah (azab) yang lebih buruk, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-olokkannya.
BUKTI KEBENARAN HARI BERBANGKIT DAN PENGGOLONGAN MANUSIA PADA HARI ITU KEPADA MU’MIN DAN KAFIR
11. Allah yang memulai penciptaan (manusia) kemudian mengembalikan (menghidupkan)-nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
12. Dan pada hari (ketika) terjadinya kiamat, orang-orang yang berdosa (kaum musyrik) terdiam berputus asa.
13. Dan tidak mungkin ada pemberi syafaat bagi mereka dari berhala-berhala mereka dan adalah mereka mengingkari berhala-berhala mereka itu.
14. Dan pada hari (ketika) terjadinya kiamat, pada hari itu manusia terpecah-pecah (bergolong-golongan)
15. Maka adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, maka mereka di dalam taman (syurga) bergembira.
16. Dan adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami (Al Qur’an) serta (mendustakan) menemui hari akhirat, maka mereka tetap berada di dalam siksaan (neraka)
17. Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada wakttu subuh (pagi hari)
18. dan bagi Dialah segala puji di langit dan di bumi, pada malam hari dan pada waktu zuhur (siang hari)
19. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan menghidupkan bumi setelah mati (kering). Dan seperti itulah kamu akan di keluarkan (dari kubur)
BUKTI-BUKTI KEBESARAN ALLAH S.W.T. YANG TERAPAT PADA ALAM SEMESTA
20. Dan diantara tanda-tanda kekuadaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu sekalan dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu sekalian (menjadi) manusia yang berkembang biak.
21. Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kamu sekalian isteri-isteri dari jenis kamu sekalian sendiri, agar kamu sekalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantara kamu sekalian rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
22. Dan diantara tanda-tanda kekuasan-Nya ialah penciptaan langit dan bumi dan perbedaan bahasa kamu sekalian dan warna kulit kamu sekalian. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
23. Dan diantara tanda-tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidur kamu sekalian pada malam hari dan siang hari dan usaha kamu sekalian mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.
24. Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kilat kepada kamu sekalian untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkannya bumi setelah mati (kering). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya.
25. Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan kehendak-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekalian sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu sekalian keluar (dari kubur)
26. Dan milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk.
27. Dan Dialah yang memulai penciptaan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkannya kembali), dan menghidupkan kembali itu lebih mudah bagi-Nya. Dia memiliki sifat Yang Maha Tinggi di langit dan di bumi; dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
ISLAM ADALAH AGAMA FITRAH
Suatu Tamsil Yang Terdapat Pada Keadaan Manusia Tentang Ke-Esa-an Allah.
28. Dia membuat perumpamaan bagi kamu sekalian dari diri kamu sekalian sendiri. Apakah (kamu rela jika) ada diantara hambaNya yang dimiliki oleh tangan kanan kamu sekalian, sekutu bagi kamu sekalian dalam (memiliki) rezeki yang tela.h Kami berikan kepada kamu sekalian, sehingga kamu sekalian menjadi setara dengan mereka dalam hal ini, lalu kamu sekalian takut kepada mereka sebagaimana kamu sekalian takut kepada sesama kamu sekalian. Demikianlah kami jelaskan ayat-ayat bagi kaum yang berakal.
29. Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti keinginannya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang telah disesatkan Allah. Dan tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.
Manusia Menurut Fitrah Beragama Tauhid.
30. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,
31. dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertawakallah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu sekalian termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,
32. yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan mereka merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
Sifat-Sifat Manusia Yang Tercela
33. Dan apabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali taubat kepada-Nya, kemudian apabila Dia merasakan kepada mereka sedikit rahmat dari pada-Nya, tiba-tiba sebahagian mereka mempersekutukan Tuhan mereka.
34. sehingga mereka mengingkari akan rahmat yang telah Kami berikan kepada mereka. Maka bersenang-senanlah kamu sekalian kelak kamu sekalian akan mengetahui (akibat perbuatan kamu sekalian)
35. Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, lalu keterangan itu menjelaskan (kebenaran) apa yang mereka (selalu) mempersekutukan dengan Tuhan.
36. Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan rahmat itu. Dan apabila mereka ditimpa sesuatu musibah (bahaya) karena kesalahan tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka itu berputus asa.
Allah Mengatur Pemberian Rezeki Dan Penggunaannya.
37. Dan tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezeki) itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.
38. Maka berikanlah kepada kerabat yang terdekat akan haknya, demikian (pula) kapada fakir miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridhaan Allah; dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
39. Dan suatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah dalam pandangan Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu sekalian maksudkan untuk memperoleh keridhaan Allah, maka yang (berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya)
40. Allah yang menciptakan kamu sekalian, kemudian memberi kamu sekalian rezeki, kemudian mematikan kamu sekalian, kemudian menghidupkan kamu sekalian (kembali). Adakah diantara mereka yang kamu sekalian sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu yang demikian itu ? Maha Suci Dia dan Maha Tinggi dari apa yag mereka persekutukan.
AKIBAT YANG BURUK DAN YANG BAIK DARI PERBUATAN MANUSIA
41. Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)
42. Katakanlah (Muhammad): “Bepergianlah kamu sekalian di muka bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. Kebanyakan dari mereka tu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)”.
43. Oleh karena itu hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari yang tak dapat ditolak (kedatangannya), pada hari itu mereka terpisah-pisah.
44. Barang siapa kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu; dan barang siapa mengerjakan amal shaleh maka mereka menyiapkan untuk diri mereka sendiri (tempat yang menyenangkan),
45. agar Allah memberi balasan (pahala) kepada orang-orang yang beriman dan beramal shaleh dari karuia-Nya. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang kafir (ingkar).
MEMPERHATIKAN ALAM MENAMBAH KEYAKINAN TERHADAP ALLAH
46. Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepada kamu sekalian sebahagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) agar supaya kamu sekalian dapat mencari sebahagian dari karunia-Nya, dan agar kamu sekalian bersyukur.
47. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. Dan merupakan hak Kami untuk menolong orang-orang yang beriman.
48. Allah, Dia-lah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan turun dari celah-celahnya, maka apabila Dia menurunkannya kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka bergembira.
49. Dan walaupun sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa.
BUKTI-BUKTI TENTANG KEKUASAAN ALLAH, MENGHIDUPKAN ORANG-ORANG MATI DAN KEADAAN MANUSIA PADA HARI KIAMAT
50. Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi setelah mati (kering). Sesungguhnya demikian itu Dia pasti (berkuasa) menghidupkan yang telah mati. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
51. Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan itu) menjadi kuning (kering), benar-benar sesudah itu mereka tetap menjadi orang yang ingkar.
52. Maka sesungguhya kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka itu berpaling ke belakang.
53. Dan kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Dan kamu tidak dapat memperdengarkan (petunjuk Tuhan) melaikan kepada orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang yanag berserah diri (Kepada Kami)
54. Allah-lah yang menciptakan kamu sekalian dari keadaan lemah, kemudian Dia mejadikan (kamusekalian) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu sekalian) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
55. Dan pada hari (ketika) terjadinya Kiamat, orang-orang yang berdosa bersumpah; “bahwa mereka berdiam (dalam kubur) hanya sesaat (saja)”.Seperti demikianlah dahulu mereka dipalingkan (dari kebenaran)
56. Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir) : “Sesungguhya kamu sekalian telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi (dahulu) kamu sekalian tidak meyakini(nya)”.
57. Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur mereka dan mereka tidak diberi kesembatan bertaubat lagi.
ANJURAN MEMPERHATIKAN TAMSIL, IBARAT YANG TERDAPAT DALAM AL QUR’AN
58. Dan sesungguhnya telah Kami jelaskan kepada manusia segala macam perumpamaan untuk manusia. Dan sesungguhnya jika kamu membawa kepada mereka suatu ayat, pastilah orang-orang yang kafir itu akan berkata : “Kamu tidak lain hanyalah orang-orang yang membuat kepalsuan belaka.
59. Demikianlah Allah mengunci hati orang-orang yang tidak (mau) memahami.
60. Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali jangan sampai orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan kamu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIN Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat Ke : 30 : 60 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KEBENARAN PEMBERITAAN AL QUR’AN TENTANG PERISTIWA YANG AKAN TERJADI
Berita Kemenangan Bangas Romawi, Ahli Kitab atas Bangsa Persia, Musyrik
01. Aliif Laam Miim
02. Telah dikalahkan bangsa Romawi,
03. di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang,
04. dalam beberapa tahun lagi. Bagi Allah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,
05. karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
06. (itulah) janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
07. Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akhitrat adalah lalai.
Kaum Yang MenentangNabi Muhammad S.A.W. Akan Hancur Seperti Halnya Kaum Yang Menentang Nabi-Nabi Zaman Dahulu.
08. Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka ? Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya banyak di antara manusia benar-benar mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.
09. Dan tidaklah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul) ? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri) dan mereka telah megolah bumi (tanah) serta memakmurkannya melebihi apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku zalim kepada mereka, tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri mereka sendiri.
10. Kemudian, (akibat) orang-orang yang mengerjakan kejahatan adalah (azab) yang lebih buruk, karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-olokkannya.
BUKTI KEBENARAN HARI BERBANGKIT DAN PENGGOLONGAN MANUSIA PADA HARI ITU KEPADA MU’MIN DAN KAFIR
11. Allah yang memulai penciptaan (manusia) kemudian mengembalikan (menghidupkan)-nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
12. Dan pada hari (ketika) terjadinya kiamat, orang-orang yang berdosa (kaum musyrik) terdiam berputus asa.
13. Dan tidak mungkin ada pemberi syafaat bagi mereka dari berhala-berhala mereka dan adalah mereka mengingkari berhala-berhala mereka itu.
14. Dan pada hari (ketika) terjadinya kiamat, pada hari itu manusia terpecah-pecah (bergolong-golongan)
15. Maka adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, maka mereka di dalam taman (syurga) bergembira.
16. Dan adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami (Al Qur’an) serta (mendustakan) menemui hari akhirat, maka mereka tetap berada di dalam siksaan (neraka)
17. Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada wakttu subuh (pagi hari)
18. dan bagi Dialah segala puji di langit dan di bumi, pada malam hari dan pada waktu zuhur (siang hari)
19. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan menghidupkan bumi setelah mati (kering). Dan seperti itulah kamu akan di keluarkan (dari kubur)
BUKTI-BUKTI KEBESARAN ALLAH S.W.T. YANG TERAPAT PADA ALAM SEMESTA
20. Dan diantara tanda-tanda kekuadaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu sekalan dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu sekalian (menjadi) manusia yang berkembang biak.
21. Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kamu sekalian isteri-isteri dari jenis kamu sekalian sendiri, agar kamu sekalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantara kamu sekalian rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
22. Dan diantara tanda-tanda kekuasan-Nya ialah penciptaan langit dan bumi dan perbedaan bahasa kamu sekalian dan warna kulit kamu sekalian. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
23. Dan diantara tanda-tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidur kamu sekalian pada malam hari dan siang hari dan usaha kamu sekalian mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.
24. Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kilat kepada kamu sekalian untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkannya bumi setelah mati (kering). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya.
25. Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan kehendak-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekalian sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu sekalian keluar (dari kubur)
26. Dan milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk.
27. Dan Dialah yang memulai penciptaan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkannya kembali), dan menghidupkan kembali itu lebih mudah bagi-Nya. Dia memiliki sifat Yang Maha Tinggi di langit dan di bumi; dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
ISLAM ADALAH AGAMA FITRAH
Suatu Tamsil Yang Terdapat Pada Keadaan Manusia Tentang Ke-Esa-an Allah.
28. Dia membuat perumpamaan bagi kamu sekalian dari diri kamu sekalian sendiri. Apakah (kamu rela jika) ada diantara hambaNya yang dimiliki oleh tangan kanan kamu sekalian, sekutu bagi kamu sekalian dalam (memiliki) rezeki yang tela.h Kami berikan kepada kamu sekalian, sehingga kamu sekalian menjadi setara dengan mereka dalam hal ini, lalu kamu sekalian takut kepada mereka sebagaimana kamu sekalian takut kepada sesama kamu sekalian. Demikianlah kami jelaskan ayat-ayat bagi kaum yang berakal.
29. Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti keinginannya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang telah disesatkan Allah. Dan tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.
Manusia Menurut Fitrah Beragama Tauhid.
30. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,
31. dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertawakallah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu sekalian termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,
32. yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan mereka merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
Sifat-Sifat Manusia Yang Tercela
33. Dan apabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali taubat kepada-Nya, kemudian apabila Dia merasakan kepada mereka sedikit rahmat dari pada-Nya, tiba-tiba sebahagian mereka mempersekutukan Tuhan mereka.
34. sehingga mereka mengingkari akan rahmat yang telah Kami berikan kepada mereka. Maka bersenang-senanlah kamu sekalian kelak kamu sekalian akan mengetahui (akibat perbuatan kamu sekalian)
35. Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, lalu keterangan itu menjelaskan (kebenaran) apa yang mereka (selalu) mempersekutukan dengan Tuhan.
36. Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan rahmat itu. Dan apabila mereka ditimpa sesuatu musibah (bahaya) karena kesalahan tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka itu berputus asa.
Allah Mengatur Pemberian Rezeki Dan Penggunaannya.
37. Dan tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezeki) itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.
38. Maka berikanlah kepada kerabat yang terdekat akan haknya, demikian (pula) kapada fakir miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridhaan Allah; dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
39. Dan suatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah dalam pandangan Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu sekalian maksudkan untuk memperoleh keridhaan Allah, maka yang (berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya)
40. Allah yang menciptakan kamu sekalian, kemudian memberi kamu sekalian rezeki, kemudian mematikan kamu sekalian, kemudian menghidupkan kamu sekalian (kembali). Adakah diantara mereka yang kamu sekalian sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu yang demikian itu ? Maha Suci Dia dan Maha Tinggi dari apa yag mereka persekutukan.
AKIBAT YANG BURUK DAN YANG BAIK DARI PERBUATAN MANUSIA
41. Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, Allah menghendaki agar mereka merasakan sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)
42. Katakanlah (Muhammad): “Bepergianlah kamu sekalian di muka bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. Kebanyakan dari mereka tu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)”.
43. Oleh karena itu hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari yang tak dapat ditolak (kedatangannya), pada hari itu mereka terpisah-pisah.
44. Barang siapa kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu; dan barang siapa mengerjakan amal shaleh maka mereka menyiapkan untuk diri mereka sendiri (tempat yang menyenangkan),
45. agar Allah memberi balasan (pahala) kepada orang-orang yang beriman dan beramal shaleh dari karuia-Nya. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang kafir (ingkar).
MEMPERHATIKAN ALAM MENAMBAH KEYAKINAN TERHADAP ALLAH
46. Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan untuk merasakan kepada kamu sekalian sebahagian dari rahmat-Nya dan supaya kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) agar supaya kamu sekalian dapat mencari sebahagian dari karunia-Nya, dan agar kamu sekalian bersyukur.
47. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. Dan merupakan hak Kami untuk menolong orang-orang yang beriman.
48. Allah, Dia-lah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan turun dari celah-celahnya, maka apabila Dia menurunkannya kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka bergembira.
49. Dan walaupun sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa.
BUKTI-BUKTI TENTANG KEKUASAAN ALLAH, MENGHIDUPKAN ORANG-ORANG MATI DAN KEADAAN MANUSIA PADA HARI KIAMAT
50. Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi setelah mati (kering). Sesungguhnya demikian itu Dia pasti (berkuasa) menghidupkan yang telah mati. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
51. Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan itu) menjadi kuning (kering), benar-benar sesudah itu mereka tetap menjadi orang yang ingkar.
52. Maka sesungguhya kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka itu berpaling ke belakang.
53. Dan kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Dan kamu tidak dapat memperdengarkan (petunjuk Tuhan) melaikan kepada orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang yanag berserah diri (Kepada Kami)
54. Allah-lah yang menciptakan kamu sekalian dari keadaan lemah, kemudian Dia mejadikan (kamusekalian) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu sekalian) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dia-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
55. Dan pada hari (ketika) terjadinya Kiamat, orang-orang yang berdosa bersumpah; “bahwa mereka berdiam (dalam kubur) hanya sesaat (saja)”.Seperti demikianlah dahulu mereka dipalingkan (dari kebenaran)
56. Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir) : “Sesungguhya kamu sekalian telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi (dahulu) kamu sekalian tidak meyakini(nya)”.
57. Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur mereka dan mereka tidak diberi kesembatan bertaubat lagi.
ANJURAN MEMPERHATIKAN TAMSIL, IBARAT YANG TERDAPAT DALAM AL QUR’AN
58. Dan sesungguhnya telah Kami jelaskan kepada manusia segala macam perumpamaan untuk manusia. Dan sesungguhnya jika kamu membawa kepada mereka suatu ayat, pastilah orang-orang yang kafir itu akan berkata : “Kamu tidak lain hanyalah orang-orang yang membuat kepalsuan belaka.
59. Demikianlah Allah mengunci hati orang-orang yang tidak (mau) memahami.
60. Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali jangan sampai orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan kamu.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIN Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Kamis, 28 Januari 2010
SURAT KE : 29 AL ANKABUT ( LABA-LABA )
Surat : Al-Ankabuut (Laba-Laba)
Surat Ke : 29 : 69 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Penyayang
COBAAN ITU ADALAH UKURAN BAGI SEMPURNA ATAU TIDAKNYA IMAN SESEORANG
Cobaan Itu Adalah Perlu
01. Aliif Laam Miim
02. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, dan mereka tidak diuji ?
03. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
04. Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami ? Sangatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu.
Tiap-Tiap Usaha Manusia Kemanfaatannya Kembali Kepada Dirinya Sendiri.
05. Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
06. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, pasti akan Kami hapus kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.
Ajakan Mempersekutukan Tuhan Harus Ditentang Sekalipun Datangnya Dari Ibu-Bapa.
07. Dan Kami wajibkan manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang kamu tidak mempuyai ilmu tentang itu, maka janganlah kamu patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembali-mu, dan akan Aku beritakan kepada-mu apa yang telah kamu kerjakan.
08. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang shaleh.
Sikap Orang Yang Lemah Imannya Dalam Menghadapi Cobaan.
09. Dan diantara manusia ada orang yang berkata : “Kami beriman kepada Allah”,
10. maka apabila ia disakiti (karena beriman) kepada Allah, dia menganggap cobaan itu sebagai azab Allah. Dan jika datang perrtolongan dari Tuhan-mu, niscaya mereka akan berkata. “Sesungguhnya kami bersama kamu”. Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada di dada manusia ?
11. Dan sesungguhnya Allah pasti megetahui orang-orang yang beriman dan Dia pasti mengetahui orang-orang yang munafik.
12. Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: “Ikutilah jalan kami, dan kami akan memikul dosa-dosamu”, padahal mereka sedikitpun tidak (sanggup) memikul dosa-dosa mereka sendiri. Sesungguhnya mereka itu benar-benar pendusta.
13. Dan sesungguhnya mereka benar-benar akan memikul dosa-dosa mereka sendiri, dan dosa-dosa yang lain bersama dosa mereka, dan pada hari Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang kebohongan yang selalu mereka ada-adakan.
Cobaan Terhadap Nabi Nuh A.S.
14. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal bersama mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.
15. Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang berada di kapal-perahu itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua manusia.
Cobaan Terhadap Nabi Ibrahim A.S. Dan Nabi Luth A.S
16. Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya : “Sembahlah Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
17. Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki dari Allah, dan sembahlah Ia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
18. Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan jelas”.
19. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali). Sesungguhnya yang demikian irtu adalah mudah bagi Allah.
20. Katakanlah : “Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaiman Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
21. Dia (Allah) mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya kamu sekalian akan dikembalikan.
22. Dan kamu sekalian sama sekali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) baik di bumi maupun di langit dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagi kamu sekalian selain Allah.
23. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan-Nya, mereka putus-asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu akan mendapat azab yang pedih..
24. Maka tidak ada jawaban dari kaumnya (Ibrahim), selain mengatakan ; “Bunuhlah atau bakarlah ia”, lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikan irtu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang beriman.
25. Dan ia (Ibrahim) berkata : “Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan pesarasan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini kemudian di hari Kiamat sebahagian kamu sekalian mengingkari sebahagian (yang lain) dan sebahagian kamu sekalian mengutuk sebahagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sama sekali tidak ada penolong bagi kamu sekalian.
26. Maka Luth membenarkan (kenabian Ibrahim). Dan ia (Ibrahim) berkata : “Sesungguhnya aku harus berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhan-ku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
27. Da Kami anugerahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Ya’kub, dan Kami jadikan kenanabian dan Al Kitab kepada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasan di dunia dan sesungguhnya di akhirat termasuk orang yang shaleh.
28. Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya ; “Kamu benar-benar melakukan perbuatan yang sangat keji (homoseksual) yang belum pernah dilakukan oleh umat-umat sebelum kamu sekalian.
29. Apakah pantas kamu sekalian mendatangi laki-laki, merampok dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuan ? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan : “Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.
30. Dia (Luth) berdo’a : “Ya Tuhan-ku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas golongan yang berbuat kerusakan”.
31. dan ketika utusan Kami (para Malaikat) datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengatakan ; “Sesungguhnya kami akan meghancurkan penduduk (Sodom) ini: sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim”.
32. Berkata ia (ibrahim) ; “Sesungguhnya di kota ini ada Luth. Para Malaikat berkata : “Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sungguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikutnya-pengkutnya kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan)
33. Dan ketika para utusan Kami (para Malaikat) datang kepada Luth, dia merasa bersedih hati karena (kedatangan) mereka , dan (merasa) tidak mempunyai kekuatan untuk melindungi mereka, dan (para utusan) berkata : “Janganlah kamu takut dan jangan (pula) bersedih hati. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan kamu dan pengikut-pengikutmu, kecuali isterimu, dia termasuk orang-orang yang tinggal (dibnasakan)”
34. Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit kepada penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.
35. Dan sesungguhnya Kami tinggalkan dari padanya satu tanda yang nyata bagi orang-orang yang berakal.
Coban Terhadap Nabi Syu’aib A.S.
36. Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan, saudara mereka Syu’aib, maka ia berkata : “Hai kaumku, sembahlah Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu sekalian berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan”.
37. Maka mereka mendustakannya (Syu’aib), maka mereka ditimpa gempa yang dahsyat, lalu jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.
Cobaan Terhadap Nabi Hud A.S. Dan Nabi Shaleh A.S.
38. Dan (juga) kaum ‘Aad dan Tsamud, dan sunggguh telah nyata bagi kamu sekalian (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam
Cobaan Terhadap Nabi musa A.S.
39. dan (juga) Qarun, Fir’aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti) keterangan keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan mereka orang-orang yang tidak luput (dari azab Allah).
Perlawanan Terhadap Kebenaran Pasti Hancur.
40. Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa berdasarkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan adapula yang Kami tenggelamkan, Dan Allah sama sekali tidak hendak menganiaya mereka akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
41. Perumpamaan orang-orang yang megambil perlindungan selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesunggunya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba, sekiranya mereka mengetahui.
42. Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka sembah selain Dia. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
43. Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia ; dan tidak ada yang akan memahaminya kecuali mereka yang berilmu.
44. Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang beriman.
AL QUR’AN MENSUCIKAN JIWA MANUSIA
Shalat Mencegah Kejahatan
JUZ 21
45. Bacalah Kitab (Al Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan dirikan shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain) Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
46. Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang yang zalim di antara mereka, dan katakanlah ; “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada kamu sekalian, Tuhan kami dan Tuhan kamu sekalian adalah satu ; dan hanya kepadaNya kami berserah diri.
47. Dan demikianlah Kami turunkan Kitab (Al Qur’an) maka orang-orang yang telah Kami berikan Kitab (Taurat dan Injil) mereka beriman kepadanya (Al Qur’an) : dan di antara mereka (orang-orang Mekah) ada yang beriman kepadanya. Dan yang mengingkari ayat-ayat Kami hanyalah orang-orang kafir.
48. Dan kamu (Muhammad) tidak pernah membaca sesuatu kitab sebelum (Al Qur’an) dan tidak (pernah) menulis sesuatu Kitab dengan tangan kananmu ; andai kata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu)
49. Sebenarnya (Al Qur’an) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu. Hanya orang-orang yang zalim yang mengingkari ayat-ayat Kami.
50. Dan mereka (orang-orang kafir Mekah) berkata : “Mengapa tidak dirturunkan mu’jizat-mu’jizat dari Tuhannya ?” Katakanlah (Muhammad) ; “Mu’jizat-mu’jizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang jelas.
51. Apakah tidak cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu Kitab (Al Qur’an) yang dibacakan kepada mereka ? Sesungguhnya dalam (Al Qur’an) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.
52. Katakanlah (Muhammad) ; “Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku da kamu. Dia mengatahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi”.
Azab Allah Pasti Datang Pada Waktunya
53. Dan mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Kalau bukan waktunya yang telah ditetapkan, niscaya dating azab kepada mereka, dan (azab itu) pasti akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.
54. Mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya neraka Jahanam itu pasti meliputi orang-orang kafir,
55. pada hari (ketika) azab menutup mereka dari atas dan dari bawah kaki mereka dan (Allah) berkata (kepada mereka), “Rasakanlah (balasan dari) apa yang telah kamu kerjakan”.
KEHIDUPAN AKHIRAT ADALAH KEHIDUPAN YANG SEBENARNYA
Kabar Gembira Untuk Orang-Orang Yang Beriman
56. Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman ! Sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku (saja)
57. Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu sekalian akan dikembalikan.
58. Dan orang-orang yang briman dan megerjakan kebajikan, sungguh mereka akan Kami tempatkan pada tempat-tempat yang tinggi ( di dalam syurga), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang yang berbuat kebajikan,
59. (yaitu) orang-orang yang bersabar dan bertawakal kepada Tuhannya.
Allah Menentukan Rezeki Tiap-Tiap Makhluk
60. Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
61. Dan jika kamu bertanya kepada mereka; “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan ?” Pasrti mereka akan menjawab; “Allah”. Maka mengapa mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar)
62. Allah melapangkan rezeki bagi orang yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
63. Dan sesungguhnya jika kamu betanya kepada mereka; “ Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu dengan (air) itu dihidupkannya bumi yang sudah mati ?” Pasti mereka akan menjawab ; “Allah”. Katakanlah : “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.
Dalam Keadaan Bahaya, Manusia Mengakui Kekuasaan Allah
64. Dan kehidupan dunia ini hanyalah senda-gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiaranya mereka mengetahui.
65. Maka apabila mereka naik kapal mereka mendo’a kepada Allah dengan rasa penuh keta’atan kepada-Nya, akan tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan Allah,
66. biarlah mereka mengingkari ni’amat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka (hidup) bersenang-senang (dalanm kekafiran). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya)
JAMINA ALLAH TERHADAP KEAMANAN TANAH SUCI
67. Tidakkah mereka memperhatikan bahwa Kami telah mejadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, padahal manusia disekitarnya saling merampok. Mengapa (setelah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang batil dan ingkar kepada ni’mat Allah ?.
68. Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang hak) itu datang kepadanya ? Bukankah dalam neraka Jahannam ada tempat bagi orang-orang kafir ?
69. Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHATAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Surat Ke : 29 : 69 Ayat
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Penyayang
COBAAN ITU ADALAH UKURAN BAGI SEMPURNA ATAU TIDAKNYA IMAN SESEORANG
Cobaan Itu Adalah Perlu
01. Aliif Laam Miim
02. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, dan mereka tidak diuji ?
03. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
04. Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami ? Sangatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu.
Tiap-Tiap Usaha Manusia Kemanfaatannya Kembali Kepada Dirinya Sendiri.
05. Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
06. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, pasti akan Kami hapus kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.
Ajakan Mempersekutukan Tuhan Harus Ditentang Sekalipun Datangnya Dari Ibu-Bapa.
07. Dan Kami wajibkan manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang kamu tidak mempuyai ilmu tentang itu, maka janganlah kamu patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembali-mu, dan akan Aku beritakan kepada-mu apa yang telah kamu kerjakan.
08. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang shaleh.
Sikap Orang Yang Lemah Imannya Dalam Menghadapi Cobaan.
09. Dan diantara manusia ada orang yang berkata : “Kami beriman kepada Allah”,
10. maka apabila ia disakiti (karena beriman) kepada Allah, dia menganggap cobaan itu sebagai azab Allah. Dan jika datang perrtolongan dari Tuhan-mu, niscaya mereka akan berkata. “Sesungguhnya kami bersama kamu”. Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada di dada manusia ?
11. Dan sesungguhnya Allah pasti megetahui orang-orang yang beriman dan Dia pasti mengetahui orang-orang yang munafik.
12. Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: “Ikutilah jalan kami, dan kami akan memikul dosa-dosamu”, padahal mereka sedikitpun tidak (sanggup) memikul dosa-dosa mereka sendiri. Sesungguhnya mereka itu benar-benar pendusta.
13. Dan sesungguhnya mereka benar-benar akan memikul dosa-dosa mereka sendiri, dan dosa-dosa yang lain bersama dosa mereka, dan pada hari Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang kebohongan yang selalu mereka ada-adakan.
Cobaan Terhadap Nabi Nuh A.S.
14. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal bersama mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.
15. Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang berada di kapal-perahu itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua manusia.
Cobaan Terhadap Nabi Ibrahim A.S. Dan Nabi Luth A.S
16. Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya : “Sembahlah Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
17. Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki dari Allah, dan sembahlah Ia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
18. Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan jelas”.
19. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali). Sesungguhnya yang demikian irtu adalah mudah bagi Allah.
20. Katakanlah : “Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaiman Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
21. Dia (Allah) mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya kamu sekalian akan dikembalikan.
22. Dan kamu sekalian sama sekali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) baik di bumi maupun di langit dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagi kamu sekalian selain Allah.
23. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan-Nya, mereka putus-asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu akan mendapat azab yang pedih..
24. Maka tidak ada jawaban dari kaumnya (Ibrahim), selain mengatakan ; “Bunuhlah atau bakarlah ia”, lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikan irtu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang beriman.
25. Dan ia (Ibrahim) berkata : “Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan pesarasan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini kemudian di hari Kiamat sebahagian kamu sekalian mengingkari sebahagian (yang lain) dan sebahagian kamu sekalian mengutuk sebahagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sama sekali tidak ada penolong bagi kamu sekalian.
26. Maka Luth membenarkan (kenabian Ibrahim). Dan ia (Ibrahim) berkata : “Sesungguhnya aku harus berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhan-ku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
27. Da Kami anugerahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Ya’kub, dan Kami jadikan kenanabian dan Al Kitab kepada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasan di dunia dan sesungguhnya di akhirat termasuk orang yang shaleh.
28. Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya ; “Kamu benar-benar melakukan perbuatan yang sangat keji (homoseksual) yang belum pernah dilakukan oleh umat-umat sebelum kamu sekalian.
29. Apakah pantas kamu sekalian mendatangi laki-laki, merampok dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuan ? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan : “Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.
30. Dia (Luth) berdo’a : “Ya Tuhan-ku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas golongan yang berbuat kerusakan”.
31. dan ketika utusan Kami (para Malaikat) datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengatakan ; “Sesungguhnya kami akan meghancurkan penduduk (Sodom) ini: sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim”.
32. Berkata ia (ibrahim) ; “Sesungguhnya di kota ini ada Luth. Para Malaikat berkata : “Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sungguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikutnya-pengkutnya kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan)
33. Dan ketika para utusan Kami (para Malaikat) datang kepada Luth, dia merasa bersedih hati karena (kedatangan) mereka , dan (merasa) tidak mempunyai kekuatan untuk melindungi mereka, dan (para utusan) berkata : “Janganlah kamu takut dan jangan (pula) bersedih hati. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan kamu dan pengikut-pengikutmu, kecuali isterimu, dia termasuk orang-orang yang tinggal (dibnasakan)”
34. Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit kepada penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.
35. Dan sesungguhnya Kami tinggalkan dari padanya satu tanda yang nyata bagi orang-orang yang berakal.
Coban Terhadap Nabi Syu’aib A.S.
36. Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan, saudara mereka Syu’aib, maka ia berkata : “Hai kaumku, sembahlah Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu sekalian berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan”.
37. Maka mereka mendustakannya (Syu’aib), maka mereka ditimpa gempa yang dahsyat, lalu jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.
Cobaan Terhadap Nabi Hud A.S. Dan Nabi Shaleh A.S.
38. Dan (juga) kaum ‘Aad dan Tsamud, dan sunggguh telah nyata bagi kamu sekalian (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam
Cobaan Terhadap Nabi musa A.S.
39. dan (juga) Qarun, Fir’aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti) keterangan keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan mereka orang-orang yang tidak luput (dari azab Allah).
Perlawanan Terhadap Kebenaran Pasti Hancur.
40. Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa berdasarkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan adapula yang Kami tenggelamkan, Dan Allah sama sekali tidak hendak menganiaya mereka akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
41. Perumpamaan orang-orang yang megambil perlindungan selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesunggunya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba, sekiranya mereka mengetahui.
42. Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka sembah selain Dia. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
43. Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia ; dan tidak ada yang akan memahaminya kecuali mereka yang berilmu.
44. Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang beriman.
AL QUR’AN MENSUCIKAN JIWA MANUSIA
Shalat Mencegah Kejahatan
JUZ 21
45. Bacalah Kitab (Al Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan dirikan shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain) Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
46. Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang yang zalim di antara mereka, dan katakanlah ; “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada kamu sekalian, Tuhan kami dan Tuhan kamu sekalian adalah satu ; dan hanya kepadaNya kami berserah diri.
47. Dan demikianlah Kami turunkan Kitab (Al Qur’an) maka orang-orang yang telah Kami berikan Kitab (Taurat dan Injil) mereka beriman kepadanya (Al Qur’an) : dan di antara mereka (orang-orang Mekah) ada yang beriman kepadanya. Dan yang mengingkari ayat-ayat Kami hanyalah orang-orang kafir.
48. Dan kamu (Muhammad) tidak pernah membaca sesuatu kitab sebelum (Al Qur’an) dan tidak (pernah) menulis sesuatu Kitab dengan tangan kananmu ; andai kata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu)
49. Sebenarnya (Al Qur’an) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu. Hanya orang-orang yang zalim yang mengingkari ayat-ayat Kami.
50. Dan mereka (orang-orang kafir Mekah) berkata : “Mengapa tidak dirturunkan mu’jizat-mu’jizat dari Tuhannya ?” Katakanlah (Muhammad) ; “Mu’jizat-mu’jizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang jelas.
51. Apakah tidak cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu Kitab (Al Qur’an) yang dibacakan kepada mereka ? Sesungguhnya dalam (Al Qur’an) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.
52. Katakanlah (Muhammad) ; “Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku da kamu. Dia mengatahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi”.
Azab Allah Pasti Datang Pada Waktunya
53. Dan mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Kalau bukan waktunya yang telah ditetapkan, niscaya dating azab kepada mereka, dan (azab itu) pasti akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.
54. Mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya neraka Jahanam itu pasti meliputi orang-orang kafir,
55. pada hari (ketika) azab menutup mereka dari atas dan dari bawah kaki mereka dan (Allah) berkata (kepada mereka), “Rasakanlah (balasan dari) apa yang telah kamu kerjakan”.
KEHIDUPAN AKHIRAT ADALAH KEHIDUPAN YANG SEBENARNYA
Kabar Gembira Untuk Orang-Orang Yang Beriman
56. Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman ! Sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku (saja)
57. Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu sekalian akan dikembalikan.
58. Dan orang-orang yang briman dan megerjakan kebajikan, sungguh mereka akan Kami tempatkan pada tempat-tempat yang tinggi ( di dalam syurga), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang yang berbuat kebajikan,
59. (yaitu) orang-orang yang bersabar dan bertawakal kepada Tuhannya.
Allah Menentukan Rezeki Tiap-Tiap Makhluk
60. Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
61. Dan jika kamu bertanya kepada mereka; “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan ?” Pasrti mereka akan menjawab; “Allah”. Maka mengapa mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar)
62. Allah melapangkan rezeki bagi orang yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
63. Dan sesungguhnya jika kamu betanya kepada mereka; “ Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu dengan (air) itu dihidupkannya bumi yang sudah mati ?” Pasti mereka akan menjawab ; “Allah”. Katakanlah : “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.
Dalam Keadaan Bahaya, Manusia Mengakui Kekuasaan Allah
64. Dan kehidupan dunia ini hanyalah senda-gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiaranya mereka mengetahui.
65. Maka apabila mereka naik kapal mereka mendo’a kepada Allah dengan rasa penuh keta’atan kepada-Nya, akan tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan Allah,
66. biarlah mereka mengingkari ni’amat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka (hidup) bersenang-senang (dalanm kekafiran). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya)
JAMINA ALLAH TERHADAP KEAMANAN TANAH SUCI
67. Tidakkah mereka memperhatikan bahwa Kami telah mejadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, padahal manusia disekitarnya saling merampok. Mengapa (setelah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang batil dan ingkar kepada ni’mat Allah ?.
68. Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang hak) itu datang kepadanya ? Bukankah dalam neraka Jahannam ada tempat bagi orang-orang kafir ?
69. Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.
---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHATAROM
( mic.ok1214@gmail.com )
Langganan:
Postingan (Atom)