Jumat, 29 Januari 2010

SURAT KE : 36 YAA SIIIN

Surat : Yaa Siiin
Surat Ke : 36 ; 83 Ayat

Dengan menyebut nama Allah yang Pemurah lagi Maha Pengasih

PERNYTAAN DARI ALLAH BAHWA MUHAMMAD S.A.W. ITU BENAR-BENAR SEORANG RASULYANG MEMBAWA AL QUR’AN SEBAGAI WAHYU DARI ALLAH

Gunanya Al Qur’an Diturunkan Kepada Muhammad S.A.W.

01. Yaa Siin
02. Demi Al Qur’an yang penuh hikmah,
03. sesungguhnya kamu (Muhammad) adalah salah seorang dari rasul-rasul,
04. (yang berada) di atas jalan yang lurus,
05. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
06. agar kamu memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyang mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.

Kebanyakan Orang ksfir Pasti Mendapat Azab karena Tidak MengindahkanPeringatan Allah

07. Sesungguhnya pasti berlakau perkataan (hukuman Allah) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman.
08. Sesugguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah.
09. Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehigga mereka tidak dapat melihat.
10. Dan sama saja bagi mereka, apakah kamu mmeberi peringatan kepada mereka atau kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan mberiman juga.

Peringatan Hanya Berguna Bagi Orang Yang Takut Kepada Allah

11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
12. Sesungguhnya, Kami-lah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kami-lah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh)

Kisah Penduduk Sebuah Kota Yang Harus Mnejadi Pelajaran Bagi Penduduk Mekkah

13. Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri, ketika utusan-utusan datang kepada mereka;
14. (yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ke tiga, maka ke tiga (utusan itu) berkata : “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang diutus kepada kamu sekalian”.
15. Mereka (penduduk negeri) menjawab ; “Kamu sekalian ini hanyalah manusia seperti kami, dan (Allah) Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatu apapun ; kamu sekalian hanyalah pendusta belaka”.
16. Mereka berkata ; “Tuhan kami mengetahui sesungguhnya kami adalah utusan-utusan(Nya) kepada kamu sekalian.
17. Dan Kewajiban kami hayalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas”.
18. Mereka menjawab ; “Sesugguhnya kami bernasib malang karena kamu sekalian. Sesungguhnya jika kamu sekalian tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami rajam kamu sekalian dan kamu sekalian pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami”.
19. Mereka (utusan-utusan) itu berkata ; “Kemalangan kamu sekalian itu adalah karena kamu sekalian sendiri. Apakah karena kamu sekalian diberi perigatan (kamu sekalian mengancam kami ?) Sesungguhnya kamu sekalian adalah kaum yang melampaui batas”.
20. Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki (Habib An Najjar) dengan bergegas dia berkata ; “Hai kaum-ku Ikutilah utusan-utusan itu.
21. Ikutilah orang yang tidak meminta balasan-upah kepada kamu sekalian; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.

JUZ 23

22. Dan tidak ada alasan bagiku untuk tidak menyembah (Allah) yang telah menciptakan aku dan hanya kepada-Nya kamu sekalian akan dikembalikan.
23. Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya. Jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki bencana terhadapku, pasti pertolongan mereka tidak berguna sama sekali bagi diri-ku dan mereka (juga) tidak dapat menyelamatkan aku.
24. Sesungguhnya jika aku (berbuat) begitu, pasti aku berada dalam kesesatan yang nyata.
25. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhan kamu sekalian ; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku”.
26. Dikatakan (kepadanya); “Masukkalah ke Syurga”, dia (laki-laki itu) berkata ; “Alangkah baikya sekiranya kaumku mengetahui,
27. apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang telah dimuliakan”.
28. Dan setelah dia (meningal), Kami tidak menurunkan suatu pasukan pun dari langit kepada kaumnya, dan Kami tidak perlu menurunkannya.
29. Tidak ada siksaan terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja ; maka seketika itu mereka semuanya mati.


Penyesalan Terhadap Orang-Orang Yang Tidak Beriman

30. Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tidak datang seorang rasul kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.
31. Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan. Orang-orang (yang telah Kami binasakan )itu tidak ada yang kembali kepada mereka.
32. Dan setiap (umat), semuanya akan dihadapkan kepada Kami.

Tanda-Tanda Kekuasaan Allah SWT

33. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus). Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari (biji-bijian)itu mereka makan.
34. Dan kami jadikan padanya di bumi itu kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,
35. agar mereka dapat makan dari buahnya, dan oleh hasil usaha tangan mereka. Maka mengapa mereka tidak bersyukur ?
36. Maha Suci (Allah) yang telah mencipatakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari mereka sendiri, maupun dari apa yang mereka tidak ketahui.,
37. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah malam ; Kami tanggalkan siang dari (malam) itu, maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan,
38. dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
39. Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua.
40. Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.
41. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan.
42. dan kami ciptakan (juga) untuk mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai.
43. Dan jika Kami meghendaki, Kami tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan,
44. melainkan (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai waktu tertentu.
45. Dan apabila dikatakan kepada mereka ; “Takutlah kamu sekalian akan siksa yang dihadapan kamu sekalian (di dunia) dan azab yang akan datang (akhirat) agar kamu sekalaian mendapat rahmat”.
46. Dan setiap kali suatu tanda dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, mereka selalu berpaling darinya.
47. Dan apabila dikatakan kepada mereka; “Infakkanlah sebahagian rezeki yang diberikan Allah kepada kamu sekalian”, orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman ; “Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki Dia akan memberinya makan ? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata”.
48. Dan mereka (orang-orang kafir) berkata ; “”Kapan janji (hari berbangkit) itu (terjadi) jika kamu sekalian orang-orang yang benar.
49. Mereka tidak menunggu kecuali (hanya) satu teriakan, yang akan membiasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.
50. Sehingga mereka tidak mampu membuat suatun wasiat dan mereka (juga) tidak dapat kembali kepada keluarga mereka.


Keadaan Orang-Orang Mu’mn Di Hari Kiamat

51. Dan ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kubur (dalam keadaan hidup) menuju kepada Tuhan mereka.
52. Mereka berkata ; “Celakalah kami ! Siapa yang membangkitkan kami dari tempat tidur(kubur) kami ?” Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pemurah dan benarlah rasul-rasul(Nya).
53. Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab).
54. Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan seditpun dan kamu tidak akan diberi balasan, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan.
55. Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
56. Mereka dan pasangan-pasangan mereka berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan.
57. Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan.
58. (kepada mereka dikatakan) “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
59. Dan (dikatakan kepada ornag-orang kafir), “Berpisahlah kamu sekalian (dari orang-orang mu’min) pada hari ini, hai orang-orang yang berdosa !.

Cercaan Allah Terhadap Orang-Orang Yang Tidak Beriman

60. Bukanjakah Aku telah memerintahkan kepada kamu sekalian hai Bani Adam agar kamu sekalian tidak menyembah syaitan ? Sesugguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagi kamu sekalian,
61. dan hendaklah kamu sekalian menyembah Aku. Inilah jalan yang lurus”.
62. Dan sesungguhnya ia (syaitan itu) telah menyesatkan sebahagian besar di antara kamu sekalian. Maka apakah kamu sekalian tidak memikirkan ?
63. Inilah (neraka) Jahannam yang dahulu telah diperingatkan kepada kamu sekalian.
64. Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu sekalian mengingkarinya.
65. Pada hari ini Kami tutup mulut mereka ; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
66. Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat(nya) ?
67. Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami rubah bentuk mereka di tempat mereka berada ; sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga tidak sanggup kembali.
68. Dan barangsiapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadian(nya). Maka mengapa mereka tidak mengerti ?

Muhammad S.A.W. Bukan Seorang Penyair

69. Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah pantas baginya. Al Qur’an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang jelas,
70. agar dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar pasti ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir.

Kekuasaan Allah Membangkitkan Manusia Di Hari Kiamat

71. Dan tidakkah mereka melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya.
72. Dan Kami menundukannya (hewan-hewan itu) untuk mereka ; lalu sebahagiannya untuk menjadi tunggangan mereka dan sebahagian untuk mereka makan.
73. Dan mereka memperoleh berbagai manfaat dan minuman darinya. Maka mengapa mereka tidak bersyukur ?
74. Dan mereka mengambil sesembahan selain Allah agar mereka dapat pertolongan.
75. Mereka (sesembahan ) itu tidak dapat menolong mereka : padahal mereka menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu
76. Maka jangan sampai ucapan mereka membuat kamu (Muhammad) bersedih hati. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
77. Dan tidaklah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata.
78. Dan dia membuat perumppamaan bagi Kami, dan melupakan asak kejadiannya ; dia berkata ; “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh ?
79. Katakanlah (Muhammad); “Yang akan menghidupkannya adalah (Allah) yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk,
80. yaitu (Allah) yang menjadikan api untuk kamu sekalian dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu sekalian nyalakan (api) dari kayu itu”.
81. Dan bukankah (Allah) yang menciptakan langit dan bumi, mampu menciptakan kemabli yang serupa itu (jasad mereka yang sudah hancur itu ?) Benar, dan Dia Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
82. Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah !” Maka jadilah sesuatu itu.
83. Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu sekalian dikembalikan.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar