Kamis, 07 Januari 2010

SURAT KE : 27 AN NAML ( SEMUT )

Surat : An Naml (Semut)
Surat Ke : 27 ; 93 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

AL QUR’AN ADALAH PEDOMAN HIDUP DAN BERITA GEMBIRA BAGI ORANG-ORANG MU’MIN

01. Tha Siin (Surat) ini adalah ayat-ayat al Qur’an, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjelaskan,
02. untuk menjadi petunjuk dan berita gembira bagi orang-orang yang beriman,
03. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat dan mereka yakin akan adanya akhirat.
04. Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, Kami jadikan terasa indah bagi mereka (yang buruk), sehingga mereka bergelimang (dalam kesesatan).
05. Mereka itulah orang-orang yang mendapat (di dunia) azab yang buruk dan mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling rugi.

MUSA A.S. MENERIMA WAHYU DARI TUHAN, MUHAMMAD-PUN MENERIMA WAHYU YAITU AL QUR’AN DARI TUHAN

06. Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar telah diberi Al Qur’an dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui..
07. (Ingatlah) ketika Musa berkata kepada keluarganya,; “Sesungguhnya, aku melihat api. Aku akan membawa kabar tentang itu kepadamu, atau aku akan membawa suluh suluh api kepadamu supaya kamu dapat berlindung”.
08. Maka tatkala dia tiba di (tempat) api itu, diserulah dia; “Telah diberkahi orang-orang yang berada di dekat api, dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Dan Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam”.
09. (Allah berfirman) :”Hai Musa, sesungguhnya, Akulah Allah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana,
10. dan lemparkanlah tongkatmu”. Maka tatkala (tongkat itu menjad iular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seperti seekor ular yang gesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh. “Hai Musa, janganlah kamu takut. Sesungguhnya orang-orang yang dijadikan rasul, tidak takut di hadapan-Ku,
11. tetapi orang berlaku zalim, kemudian ditukarnya kezalimannya dengan kebaikan (Allah akan mengampuninya), maka sesungguhnya Aku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
12. Dan masukkanlah tanganmu ke leher bajumu, niscaya ia akan keluar menjadi putih (bersinar) bukan karena cacat. (Kedua mu’jizat ini) termasuk sembilan macam mu’jizat (yang akan dikemuakan) kepada Fir’aun dan kaumnya. Mereka benar-benar orang yang fasik”.
13. Maka ketika mu’jizat –mu’jizat Kami yang jelas itu sampai kepada mereka, mereka berkata, “Ini sihir yang nyata”.
14. Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka), padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan.

KISAH DAUD A.S. DAN SULAIMAN A.S.

Sulaiman A.S. Mewarisi Kerajaan Daud A.S.

15. Dan sesungguhnya, Kami telah memberikan ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan : “Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambaNya yang beriman”.
16. Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata : “Hai manusia ! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu karunia yang nyata.
17. Dan untuk Sulaiman di kumpulkan bala tentaranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka berbaris dengan tertib.
18. Hinga ketika mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut : Hai semut-semut masuklah kamu sekalian ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedang mereka tidak menyadari”,
19. maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu ketawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdo’a : “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhai, dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh”.

Pembicaraan Sulaiman Dengan Burung Hud-hud

20. Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata, “Mengapa aku tidak melihat Hud-hud, apakah dia termassuk yang tidak hadir.
21. Sungguh aku benar-benar akan menghukum ia dengan hukuman yang berat, atau kusembelih ia, kecuali jika benar-benar ia datang kepadaku dengan alasan yang jelas”.
22. Maka tidak lama kemudian (datanglah burung Hud-hud), lalu ia berkata ; “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya. Aku datang dari negeri Saba membawa suatu berita yang meyakinkan.
23. Sungguh, aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta memiliki singgasana yang besar.
24. Aku (Hud-hud) mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, bukan kepada Allah; dan syaitan telah menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan (buruk) mereka, sehingga mengahalangi mereka dari jalan (Allah), maka mereka tidak mendapat petunjuk,
25. mereka (juga) tidak menyembah Allah yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi; dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.
26. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yuhan Yang mempunyai ‘Arasy yang agung.
27. Dia (Sulaiman) berkata; “Akan kami lihat, apa kamu benar atau termasuk yang ber dusta.
28. Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkanlah kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan”
29. Dia (Balqis) : “Wahai para pembesar, sesungguhnya disampaikan kepadaku surat yang mulia.
30. Sesungguhnya (surat) itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya ; “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
31. janganlah engkau berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang beserah diri”.
32. Dia (Balqis) berkata ; “Wahai para pembesar ! Berilah aku pertimbangan dalam perkaraku (ini). Aku tidak pernah memutuskan sesuatu perkara sebelum kamu hadir dalam majelis(ku)”.
33. Mereka menjawab; “Kita memilki kekuatan dan keberanian yang luar biasa (untuk berperang), tetapi keputusan ada di tanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang engkau perintahkan”.
34. Dia (Balqis) berkata ; “Sesungguhnya raja-raja apabila menaklukkan suatu negeri, mereka tentu membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan demikian pulalah yang akan mereka perbuat.
35. Dan sungguh, aku akan mengirim utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah, dan (aku akan) menunggu apa yang akan dibawa kembali oleh utusan-utusan itu.
36. Maka tatkala (para utusan) itu sampai kepada Sulaiman, dia (Sulaiman) berkata : “Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta ? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik dari pada apa yang diberikan-Nya kepada kalian; tetapi kamu sekalian merasa bangga dengan hadiah kalian.
37. Kembalilah kepada mereka ! sungguh kami akan mendatangi mereka dengan balatentara yang mereka tidak kuasa untuk melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka akan menjadi (tawanan) yang hina bina”.
38. Dia (Sulaiman) berkata : Wahai pembesar-pembesar, siapakah diantara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang menyerahkan diri”.
39. Ifrid (yang cerdik) dalam golongan jin berkata : “Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu, sesungguhnya aku benar-benar kuat melakukannya dan dapat dipercaya”.
40. Seorang yang memiliki ilmu dari Kitab berkata : “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak dihadapannya, iapun berkata : “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan ni’matNya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.
41. Dia (Sulaiman) berkata : “Robahlah untuknya singgasananya; kita akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenal(nya)”.
42. Maka ketika dia (Balqis) datang, ditanyalah kepadanya : Serupa inikah singgasanamu ?” Dia menjawab :”Seakan-akan singgasana ini singgasanaku, kami (Balqis) telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri”.
43. Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya (untuk melahirkan keislamannya), karena sesungguhnya dia (Balqis) dahulu termasuk orang-orang yang kafir.
44. Dikatakanlah kepadanya (Balqis) : “Masuklah ke dalam istana”. Maka tatkala dia (Balqis) melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Dia (Sulaiman) berkata :”Sesungguhnya ini adalah lantai istana yang licin terbuat dari kaca”. Dia (Balqis) berkata : “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam”.

PELAJARAN – PELAJARAN DARI KEINGKARAN KAUM SHALEH

45. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus kepada (kaum) Tsamud saiudara mereka Shaleh (yang menyeru) : “Sembahlah Allah”. Tetapi tiba –tiba mereka (menjadi) dua golongan yang bermusuhan.
46. Dia (Shaleh) Berkata : “Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan ? Hendaklah kamu meminta ampunkepada Allah, agar kamu mendapat rahmat”.
47. Mereka menjawab ; “Kami mendapat nasib yang malang, disebabkan oleh kamu dan orang-orang yang bersamamu”. Dia (Shaleh) menjawab : “Nasib kamu sekalian ada di sisi Allah, (bukan kami yang menjadi sebab) tetapi kamu sekalian adalah kaum yang diuji”.
48. Dan di kota itu, ada sembilan orang orang laki-laki yang berbuat kerusakan di bumi, mereka tidak melakukan perbaikan.
49. Mereka berkata ; “Bersumpahlah kamu sekalian dengan dengan nama Allah, bahwa kita sungguh-sungguh akan menyerang dia beserta keluarganya secara tiba-tiba dimalam hari, kemudian kita katakan kepada warisnya (bahwa) kita tidak menyaksikan kematian keluarganya itu, dan sesungguhnya kita adalah orang-orang yang benar”.
50. Dan mereka membuat tipu dayanya, dan Kami-pun menyusun tipu daya, sedangkan mereka tidak menyadari.
51. Maka perhatikanlah bagaimana akibat dari tipu daya mereka, bahwa Kami membinasakan mereka dan kaum mereka semuanya.
52. Maka itulah rumah-rumah mereka dalam keadaan runtuh disebabkan kezaliman mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi orang–orang yang megetahui.
53. Dan telah Kami selamatkan orang-orang yang beriman dan mereka itu selalu bertakwa.

PERBUATAN-PERBUATAN CABUL DARI KAUM LUTH

54. Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika berkata kepada kaumnya : “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah (keji) itu sedang kamu sekalian melihat(nya) ?”
55. Mengapa kamu sekalian mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu (kamu sekalian) bukan (mendatangi) perempuan ? Sebenarnya kamu sekalian adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatan itu).
56. Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan : “Usirlah Luth beserta keluarganya dari negeri kamu sekalian; sesunggunya mereka adalah orang-orang yang (menganggap dirinya) bersih”.
57. Maka Kami selamatkan dia (Luth) beserta keluarganya, kecuali isterinya. Kami telah mentakdirkan dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
58. Dan Kami turunkan hujan atas mereka (hujan batu), maka sangat buruklah hujan yang ditimpakan atas orang-orang yang diberi peringatan itu (tetapi tidak mengindahkan)

PERINTAH ALLAH KEPADA MUHAMMAD S.A.W. UNTUK MENSYUKURI NI’MAT DAN KEWAJIBAN BERIBADAT SEMATA_MATA KEPADA ALLAH

59. Katakanlah (Muhammad): “Segala puji bagi Allah dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia ?”.

JUZ 20

60. Bukankah Dia (Allah) yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air dari langit untukmu sekalian, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpandangan indah, yang kamu sekalian tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya ? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain) ? Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran)
61. Bukankan Dia (Allah) yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang mejadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengokohkannya dan memisahkan antara dua laut) ?Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain) ? Amat sedikitlah kamu mengingat(Nya).
62. Atau siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo’a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sekalian (manusia) sebagai khalifah di bumi ? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu sekalian mengingat(Nya).
63. Atau siapakah yang memimpin kamu sekalian dalam kegelapan di daratan dan lautan dan siapa (pula)kah yang mendatangkan angin sebagai kabar gembira sebelum (kedatangan) rahmat-Nya ? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain) ? Maha Tinggi Allah terhadap apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya).
64. Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan (manusia dari permulaanya), kemudian mengulanginya (lagi), dan siapa (pula) yang meberikan rizki kepadamu dari langit dan bumi ? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain) ? Katakanlah ; “Kemukakanlah bukti kebenaran kamu sekalian, jika kamu sekalian memang orang-orang yang benar”.
65. Katakanlah (Muhammad) ; “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan”.
66. Bahkan pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (kesana) malahan mereka ragu-ragu tentang akhirat itu, lebih-lebih lagi mereka buta dari padanya.

KEINGKARAN ORANG-ORANG KAFIR TERHADAP HARI KEBANGKITAN

67. Dan orang-orang yang kafir berkata : “Apakah setelah kita menjadi tanah dan (begitu pula) bapak-bapak kita; apakah sesungguhnya kita akan dikeluarkan (dari kubur) ?
68. Sesunggguhnya kami telah diberi ancaman dengan ini dan (juga) bapak-bapak kami dahulu; ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang dahulu kala”.
69. Katakanlah (Muhammad) : “Berjalanah kamu sekalian (dimuka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa.
70. Dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka, dan janganlah (dadamu) merasa sempit terhadap upaya tipu daya mereka”.
71. Dan mereka (orang-orang kafir) berkata : “Kapankah datangnya janji (azab) itu, jika kamu orang yang benar”.
72. Katakanlah (Muhammad); “Mugkin telah hampir sampai kepadamu sebahagian dari (azab) yang kamu minta (supaya) disegerakan itu.
73. Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar memiliki karunia (yang diberikan-Nya) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri(nya)
74. Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar mengetahui apa yang disembunyikan dalam hati mereka dan apa yang mereka nyatakan.
75. Dan tidak ada sesuatunpun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)

KENABIAN MUHAMMAD S.A.W. DAN AL QUR’AN ADALAH BUKTI KEBENARANNYA

76. Sesungguhnya Al Qur’an ini menjelaskan kepada Bani Israil sebahagian besar dari (perkara-perkara) yang mereka berselisih tentangnya.
77. Dan sesungguhnya (Al Qur’an) itu benar-benar menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
78. Sesungguhnya Tuhan-mu akan menyelesaikan perkara antara mereka dengan keputusanNya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
79. Maka bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya kamu berada di atas kebenaran yang nyata.
80. Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati dapat mendengar dan (tidak pula) menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar panggilan, apabila mereka telah berpaling ke belekang.
81. Dan kamu sekali-kali tidak dapat memberi petunjuk orang buta dari kesesatan mereka. Kamu tidak dapat menjadikan (seseorangpun) mendengar, kecuali orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, lalu mereka berserah diri.

TANDA-TANDA KEDATANGAN HARI KIAMAT DAN HURU HARA DI SAAT DATANGNYA KIAMAT ITU

82. Dan apabila perkatan (ketentuan masa kehancuran alam) telah berlaku atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.
83. Dan (ingatlah) hari (ketika) Kami kumpulkan dari tiap-tiap umat segolongan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, lalu mereka dibagi-bagi (dalam kelompok-kelompok).
84. Hingga apabila mereka datang, Dia (Allah) berfirman; “Mengapa kamu telah mendustakan ayat-ayat-Ku, padahal kamu sekalian tidak tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, atau apakah yang telah kamu sekalian kerjakan.
85. Dan berlakulah perkataan (azab) atas mereka disebabkan kezaliman mereka, maka mereka tidak dapat berkata (apa-apa).
86. Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan (menjadikan) siang yang menerangi ? Sesungguhnya pada yang demikian itu terapat tanda-tanda (kekuasaaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
87. Dan (ingatlah) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, maka terkejutlah segala (apa) yang di langit dan segala (apa) yang di bumi, kecuali siapa yang kehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.
88. Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu menyangkanya dia tetap ditempat, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) ciptaan Allah yang mencipta dengan sempurna segala sesuatu. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang kamu sekalian kerjakan.
89. Barangsiapa yang membawa kebaikan, maka ia memperoleh (balasan) yang lebih baik daripadanya, sedang mereka merasa aman dari kejutan (yang dhsyat) pada hari itu.
90. Dan barangsiapa yang membawa kejahatan, maka disungkurkanlah wajah mereka ke dalam neraka. Tidaklah kamu diberi balasan, melainkan (setimpal) dengan apa yang telah kamu kerjakan.
91. Aku (Muhammad) hanya diperintahkan menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) yang Dia telah menjadikannya suci dan segala sesuatu adalah milik-Nya, dan diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri,
92. dan agar aku membacakan Al Qur’an (kepada manusia). Maka barangsiapa yang medapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah : “Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan”.
93. Dan katakanlah (Muhammad) ; “Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu sekalian tanda-tanda (kebearan)Nya, maka kamu sekalian akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tidak lengah terhadap yag kamu sekalian kerjakan.
---mic---

(Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM)
mic.ok1214@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar