Kamis, 28 Januari 2010

SURAT KE : 29 AL ANKABUT ( LABA-LABA )

Surat : Al-Ankabuut (Laba-Laba)
Surat Ke : 29 : 69 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Penyayang

COBAAN ITU ADALAH UKURAN BAGI SEMPURNA ATAU TIDAKNYA IMAN SESEORANG

Cobaan Itu Adalah Perlu

01. Aliif Laam Miim
02. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, dan mereka tidak diuji ?
03. Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
04. Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami ? Sangatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu.

Tiap-Tiap Usaha Manusia Kemanfaatannya Kembali Kepada Dirinya Sendiri.

05. Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.
06. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, pasti akan Kami hapus kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

Ajakan Mempersekutukan Tuhan Harus Ditentang Sekalipun Datangnya Dari Ibu-Bapa.

07. Dan Kami wajibkan manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang kamu tidak mempuyai ilmu tentang itu, maka janganlah kamu patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembali-mu, dan akan Aku beritakan kepada-mu apa yang telah kamu kerjakan.
08. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh benar-benar akan Kami masukkan mereka ke dalam (golongan) orang-orang yang shaleh.

Sikap Orang Yang Lemah Imannya Dalam Menghadapi Cobaan.

09. Dan diantara manusia ada orang yang berkata : “Kami beriman kepada Allah”,
10. maka apabila ia disakiti (karena beriman) kepada Allah, dia menganggap cobaan itu sebagai azab Allah. Dan jika datang perrtolongan dari Tuhan-mu, niscaya mereka akan berkata. “Sesungguhnya kami bersama kamu”. Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada di dada manusia ?
11. Dan sesungguhnya Allah pasti megetahui orang-orang yang beriman dan Dia pasti mengetahui orang-orang yang munafik.
12. Dan orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman: “Ikutilah jalan kami, dan kami akan memikul dosa-dosamu”, padahal mereka sedikitpun tidak (sanggup) memikul dosa-dosa mereka sendiri. Sesungguhnya mereka itu benar-benar pendusta.
13. Dan sesungguhnya mereka benar-benar akan memikul dosa-dosa mereka sendiri, dan dosa-dosa yang lain bersama dosa mereka, dan pada hari Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang kebohongan yang selalu mereka ada-adakan.

Cobaan Terhadap Nabi Nuh A.S.

14. Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal bersama mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim.
15. Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang berada di kapal-perahu itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua manusia.

Cobaan Terhadap Nabi Ibrahim A.S. Dan Nabi Luth A.S

16. Dan (ingatlah) Ibrahim, ketika ia berkata kepada kaumnya : “Sembahlah Allah dan bertakwalah kepada-Nya. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
17. Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki kepadamu; maka mintalah rezki dari Allah, dan sembahlah Ia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
18. Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan jelas”.
19. Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali). Sesungguhnya yang demikian irtu adalah mudah bagi Allah.
20. Katakanlah : “Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaiman Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
21. Dia (Allah) mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya kamu sekalian akan dikembalikan.
22. Dan kamu sekalian sama sekali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) baik di bumi maupun di langit dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagi kamu sekalian selain Allah.
23. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan-Nya, mereka putus-asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu akan mendapat azab yang pedih..
24. Maka tidak ada jawaban dari kaumnya (Ibrahim), selain mengatakan ; “Bunuhlah atau bakarlah ia”, lalu Allah menyelamatkannya dari api. Sesungguhnya pada yang demikan irtu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang beriman.
25. Dan ia (Ibrahim) berkata : “Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan pesarasan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini kemudian di hari Kiamat sebahagian kamu sekalian mengingkari sebahagian (yang lain) dan sebahagian kamu sekalian mengutuk sebahagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sama sekali tidak ada penolong bagi kamu sekalian.
26. Maka Luth membenarkan (kenabian Ibrahim). Dan ia (Ibrahim) berkata : “Sesungguhnya aku harus berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhan-ku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
27. Da Kami anugerahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Ya’kub, dan Kami jadikan kenanabian dan Al Kitab kepada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasan di dunia dan sesungguhnya di akhirat termasuk orang yang shaleh.
28. Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya ; “Kamu benar-benar melakukan perbuatan yang sangat keji (homoseksual) yang belum pernah dilakukan oleh umat-umat sebelum kamu sekalian.
29. Apakah pantas kamu sekalian mendatangi laki-laki, merampok dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuan ? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan : “Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.
30. Dia (Luth) berdo’a : “Ya Tuhan-ku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas golongan yang berbuat kerusakan”.
31. dan ketika utusan Kami (para Malaikat) datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengatakan ; “Sesungguhnya kami akan meghancurkan penduduk (Sodom) ini: sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim”.
32. Berkata ia (ibrahim) ; “Sesungguhnya di kota ini ada Luth. Para Malaikat berkata : “Kami lebih mengetahui siapa yang ada di kota itu. Kami sungguh-sungguh akan menyelamatkan dia dan pengikutnya-pengkutnya kecuali isterinya. Dia adalah termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan)
33. Dan ketika para utusan Kami (para Malaikat) datang kepada Luth, dia merasa bersedih hati karena (kedatangan) mereka , dan (merasa) tidak mempunyai kekuatan untuk melindungi mereka, dan (para utusan) berkata : “Janganlah kamu takut dan jangan (pula) bersedih hati. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan kamu dan pengikut-pengikutmu, kecuali isterimu, dia termasuk orang-orang yang tinggal (dibnasakan)”
34. Sesungguhnya Kami akan menurunkan azab dari langit kepada penduduk kota ini karena mereka berbuat fasik.
35. Dan sesungguhnya Kami tinggalkan dari padanya satu tanda yang nyata bagi orang-orang yang berakal.

Coban Terhadap Nabi Syu’aib A.S.


36. Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan, saudara mereka Syu’aib, maka ia berkata : “Hai kaumku, sembahlah Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu sekalian berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan”.
37. Maka mereka mendustakannya (Syu’aib), maka mereka ditimpa gempa yang dahsyat, lalu jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.

Cobaan Terhadap Nabi Hud A.S. Dan Nabi Shaleh A.S.

38. Dan (juga) kaum ‘Aad dan Tsamud, dan sunggguh telah nyata bagi kamu sekalian (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam

Cobaan Terhadap Nabi musa A.S.

39. dan (juga) Qarun, Fir’aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti) keterangan keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan mereka orang-orang yang tidak luput (dari azab Allah).

Perlawanan Terhadap Kebenaran Pasti Hancur.

40. Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa berdasarkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan adapula yang Kami tenggelamkan, Dan Allah sama sekali tidak hendak menganiaya mereka akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
41. Perumpamaan orang-orang yang megambil perlindungan selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesunggunya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba, sekiranya mereka mengetahui.
42. Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka sembah selain Dia. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
43. Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia ; dan tidak ada yang akan memahaminya kecuali mereka yang berilmu.
44. Allah menciptakan langit dan bumi dengan hak. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang beriman.

AL QUR’AN MENSUCIKAN JIWA MANUSIA

Shalat Mencegah Kejahatan

JUZ 21

45. Bacalah Kitab (Al Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan dirikan shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain) Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
46. Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang yang zalim di antara mereka, dan katakanlah ; “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada kamu sekalian, Tuhan kami dan Tuhan kamu sekalian adalah satu ; dan hanya kepadaNya kami berserah diri.
47. Dan demikianlah Kami turunkan Kitab (Al Qur’an) maka orang-orang yang telah Kami berikan Kitab (Taurat dan Injil) mereka beriman kepadanya (Al Qur’an) : dan di antara mereka (orang-orang Mekah) ada yang beriman kepadanya. Dan yang mengingkari ayat-ayat Kami hanyalah orang-orang kafir.
48. Dan kamu (Muhammad) tidak pernah membaca sesuatu kitab sebelum (Al Qur’an) dan tidak (pernah) menulis sesuatu Kitab dengan tangan kananmu ; andai kata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu)
49. Sebenarnya (Al Qur’an) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu. Hanya orang-orang yang zalim yang mengingkari ayat-ayat Kami.
50. Dan mereka (orang-orang kafir Mekah) berkata : “Mengapa tidak dirturunkan mu’jizat-mu’jizat dari Tuhannya ?” Katakanlah (Muhammad) ; “Mu’jizat-mu’jizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang jelas.
51. Apakah tidak cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu Kitab (Al Qur’an) yang dibacakan kepada mereka ? Sesungguhnya dalam (Al Qur’an) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.
52. Katakanlah (Muhammad) ; “Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku da kamu. Dia mengatahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi”.

Azab Allah Pasti Datang Pada Waktunya

53. Dan mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Kalau bukan waktunya yang telah ditetapkan, niscaya dating azab kepada mereka, dan (azab itu) pasti akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.
54. Mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya neraka Jahanam itu pasti meliputi orang-orang kafir,
55. pada hari (ketika) azab menutup mereka dari atas dan dari bawah kaki mereka dan (Allah) berkata (kepada mereka), “Rasakanlah (balasan dari) apa yang telah kamu kerjakan”.

KEHIDUPAN AKHIRAT ADALAH KEHIDUPAN YANG SEBENARNYA

Kabar Gembira Untuk Orang-Orang Yang Beriman

56. Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman ! Sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku (saja)
57. Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu sekalian akan dikembalikan.
58. Dan orang-orang yang briman dan megerjakan kebajikan, sungguh mereka akan Kami tempatkan pada tempat-tempat yang tinggi ( di dalam syurga), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang yang berbuat kebajikan,
59. (yaitu) orang-orang yang bersabar dan bertawakal kepada Tuhannya.

Allah Menentukan Rezeki Tiap-Tiap Makhluk

60. Dan berapa banyak makhluk bergerak yang bernyawa yang tidak (dapat) membawa (mengurus) rezekinya sendiri. Allah-lah yang memberi rezeki kepadanya dan kepadamu dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
61. Dan jika kamu bertanya kepada mereka; “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan ?” Pasrti mereka akan menjawab; “Allah”. Maka mengapa mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar)
62. Allah melapangkan rezeki bagi orang yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
63. Dan sesungguhnya jika kamu betanya kepada mereka; “ Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu dengan (air) itu dihidupkannya bumi yang sudah mati ?” Pasti mereka akan menjawab ; “Allah”. Katakanlah : “Segala puji bagi Allah”, tetapi kebanyakan mereka tidak mengerti.


Dalam Keadaan Bahaya, Manusia Mengakui Kekuasaan Allah

64. Dan kehidupan dunia ini hanyalah senda-gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiaranya mereka mengetahui.
65. Maka apabila mereka naik kapal mereka mendo’a kepada Allah dengan rasa penuh keta’atan kepada-Nya, akan tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan Allah,
66. biarlah mereka mengingkari ni’amat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka (hidup) bersenang-senang (dalanm kekafiran). Kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya)

JAMINA ALLAH TERHADAP KEAMANAN TANAH SUCI

67. Tidakkah mereka memperhatikan bahwa Kami telah mejadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, padahal manusia disekitarnya saling merampok. Mengapa (setelah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang batil dan ingkar kepada ni’mat Allah ?.
68. Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang hak) itu datang kepadanya ? Bukankah dalam neraka Jahannam ada tempat bagi orang-orang kafir ?
69. Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHATAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar