Kamis, 25 Maret 2010

SURAT KE : 74 AL MUDDATSTSIR ( BERSELIMUT TEBAL )

Surat : Al Muddatstsir ( Berselimut Tebal )
Surat : Ke 74 ; 56 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Penyayang

PERINTAH KEPADA NABI UNTUK BERDA’WAH

Beberapa Petunjuk Dalam Berda’wah

01. Hai orang yang berkemul (berselimut tebal) !
02. bangunlah lalu berilah peringatan !,
03. dan agunghkanlah Tuhanmu,
04. dan bersihkanlah pakaianmu,
05. dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang kejji,
06. dan janganlah kamu (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.
07. Dan karena Tuhanmu, bersabarlah.
08. Maka apabila sangkakala di tiup,
09. maka itulah hari yang serba sulit,
10. bagi orang-orang kafir tidak mudah.

Orang-Orang Yang Ingkar Urusannya Kepada Allah

11. Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang yang Aku sendiri telah menciptakannya,
12. dan Aku jadikan (berikan) baginya kekayaan yang melimpah,
13. dan anak-anak yang selalu bersamanya,
14. dan Aku berikan baginya kelapangan (hidup) seluas-luasnya,
15. kemudian dia ingin sekali agar Aku menambahnya.
16. Sekali-kali tidak (akan Aku tambah)! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami (Al Qur’an)
17. Aku akan membebaninya dengan pendakian yang memayahkan.
18. Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya)
19. maka celakalah dia ! Bagaimana dia menetapkan ?
20. sekalai lagi, celakalah dia ! Bagaimana dia menetapkan ?
21. kemudian dia (merenung) memikirkan
22. lalu brewajah masam dan cemberut,
23. kemudian berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,
24. lalu dia berkata; “(Al Qur’an) ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang yang dahulu),
25. ini adalah perkataan manusia”.
26. Kelak, Aku akan memasukannya ke dalam (neraka) Saqar,
27. Dan tahukah kamu apakah (nerraka) saqar itu ?
28. Ia (Saqar itu) tidak meninggalkan dan tidak membiarkan,
29. yang menghanguskan kulit manusia.
30. Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
31. Dan tidak kami jadikan penjaga neraka itu kecuali dari malaikat; dan Kami menentukan bilangan mereka itu hanyalah sebagai cobaan bagai orang-orang kafir, agar orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, agar orang yang beriman bertambah imannya, agar oarng-orang yang diberi kitab dan orang-orang mu’min itu tidak ragu-ragu ; dan agar orang yang dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata) ; “Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai perumpamaan ?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia Sendiri. Dan Saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia.

Yang Menerima Da’wah akan Mendapat Pahala Dan Yang Menolaknya Akan Masuk Neraka

32. Sekali-kali tidak ! Demi bulan,
33. dan demi malam ketika telah berlalu,
34. dan demi subuh apabila mulai terang,
35. sesungguhnya (Saqar itu) adalah salah satu (bencana) yang sangat besar,
36. sebagai peringatan bagi manusia,
37. (yaitu) bagi siapa di antara kamu sekalian yang ingin maju atau mundur.
38. Setiap orang bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya,
39. kecuali golongan kanan,
40. berada di dalam syurga, mereka saling menanyakan,
41. tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa,
42. “Apa yang menyebabkan kamu sekalian masuk ke dalam (neraka) Saqar ?”
43. Mereka menjawab ; “Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat,
44. dan kami (juga) tidak memberi makan orang-orang miskin,
45. bahkan kami biasa berbincang (untuk tujuan yang bathil), bersama orang-orang yang membicarakannya,
46. dan adalah kami mendustakan hari pembalasan,
47. sampai datang kepada kami kematian”.
48. Maka tidak berguna bagi mereka syafa’at (pertolongan) dari orang-orang yang memberikan syafa’at.
49. Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah) ?
50. seakan-akan mereka keledai liar yang lari terkejut,
51. lari dari singa.
52. Bahkan setiap orang dari mereka ingin agar diberikan kepadanya lembaran-lembaran (kitab) yang terbuka.
53. Sekali-kali tidak ! Sebenarnya mereka tidak takut kepada akhirat.
54. Sekali-kali tidak ! Sesungguhnya (Al Qur’an) itu benar-benar suatu peringatan.
55. Maka barangsiapa menghendaki, tentu dia mengambil pelajaran darinya.
56. Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya (Al Qur’an) kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dialah Tuhan yang patut (kita) bertaqwa kepada-Nya dan yang berhak memberi ampun.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar