Kamis, 04 Maret 2010

SURAT KE : 53 AN - NAJM ( BINTANG )

Surat : An- Najm ( Bintang )
Surat : Ke 53 ; 62 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

TUHAN BERSUMPAH BAHWA WAHYU YANG DITURUNKAN KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W. ADALAH BENAR

01. Demi bintang ketika terbenam,
02. kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak (pula) keliru,
03. dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut keinginan hawa nafsunya.
04. Tidak lain (ucapannya) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),
05. yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat,
06. yang mempunyai akal yang cerdas, maka (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa aslinya (rupa yang bagus lagi perkasa),
07. sedang dia berada di ufuk yang tinggi.
08. Kemudian dia mendekat (pada Muhammad), lalu bertambah dekat,
09. sehingga jaraknya (sekitar) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).
10. Lalu dia (Jibril) menyampaikan wahyu kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah diwahyukan Allah.
11. Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.
12. Maka apakah kamu sekalian (musyrikin Mekkah) hendak membantahnya tentang apa yang dilihatnya itu ?
13. Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupa yang asli) pada waktu yang lain,
14. (yaitu) di Sidratul Muntaha,
15. didekatnya ada syurga tempat tinggal,
16. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya,
17. penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.
18. Sungguh, dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.
19. Maka apakah patut kamu sekalian (orang-orang musyrikin) menganggap (berhala) al-Lata dan al Uzza,
20. dan Manah, yang ketiga yang paling kemudian (sebagai anak perempuan Allah)
21. Apakah (pantas) untuk kamu sekalian yang laki-laki dan untuk-Nya yang perempuan ?
22. Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.
23. Itu tidak lain hanyalah nama-ama yang kamu sekalian dan nenek moyang kamu sekalian mengada-adakannya ; Allah tidak menurunkan sesuatu keterangan apa pun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanya mengikuti dugaan, dan apa yang diingini oleh keinginan hawa nafsunya. Dan sungguh telah datang petunjuk dari Tuahan mereka.sss
24. Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya ?
25. (tidak) Maka milik Allah-lah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.


CELAAN-CELAAN ALLAH KEPADA KAUM MUSTYRIKIN YANG MENGHARAPKAN SYAFAAT DARI MALAIKAT

26. Dan betapa banyak malaikat di langit, syafa’at (pertolongan) mereka sedikitpun tidak berguna kecuali apabila Allah telah mengizinkan (dan hanya) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Dia ridhai.
27. Sesungguhnya orang –orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sesungguhnya mereka menamakan para malaikat dengan nama perempuan.
28. Dan mereka tidak memiliki ilmu tentang itu. Mereka tidak lain hanya mengikuti dugaan, dan sesungguhnya dugaan itu tidak berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran.
29. Maka tinggalkanlah (Muhammad) orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan dia tidak menginghini kecuali hanya kehidupan dunia.
30. Itulah kadar ilmu mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pula yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.

ORANG-ORANG YANG MENJAUHI DOSA-DOSA BESAR MENDAPAT AMPUNAN DAN PEMBALASAN YANG BAIK DARI ALLAH

31. Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (syurga).
32. (Yaitu) mereka yang menjahui dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu, Maha Luas ampunan-Nya. Dia mengeatahui tentang kamu sekalian, sejak Dia menjadikan kamu sekalian dari tanah lalu ketika kamu sekalian masih janin dalam perut ibu kamu sekalian. Maka janganlah kamu sekalian menganggap diri kamu sekalian suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertaqwa.

KEHANCURAN ORANG YANG MENDUSTAKAN KEBENARAN DAN PERTANGGUNG-JAWABAN MASING-MASING MANUSIA ATAS PERBUATANNYA

33. Maka tidakkah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al Qur’an) ?,
34. dan dia memberikan sedikit (dari apa yang dijanjikan) lalu menahan sisanya ?
35. Apakah dia mempunyai ilmu yang ghaib sehingga dia dapat melihat (apa yang dikatakannya) ?
36. Ataukah belum diberitakan (kepadanya) apa yang ada dalam lembaran-lembaran (Kitab Suci yang diturunkan kepada) Musa ?
37. Dan (lembaran-lembaran) Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji ?
38. (yaitu) bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,
39. dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yag telah diusahakannya,
40. dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya),
41. kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,
42. dan sesungguhnya kepada Tuhanmu-lah kesudahannya (segala sesuatu),
43. dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,
44. dan sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan,
45. dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan,
46. dari mani, apabila dipancarkan,
47. dan sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati),
48. dan sesunguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan,
49. dan sesungguhnya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi’ra,
50. dan sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan kaum ‘Aad dahulu kala,
51. dan kaum Tsamud, tidak seorangpun yang ditinggalkan-Nya (hidup)
52. dan (juga) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka.
53. Dan badai angin telah menghancurkan (negeri kaum Luth),
54. lalu menimbuni negeri itu (sebagai azab) dengan (puing-puing) yang menimpanya.
55. Maka terhadap ni’mat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan ?
56. Ini (Muhammad) adalah salah seorang pemberi peringatan di antara para pemberi peringatan yang telah terdahulu.
57. (Hari Kiamat) yang dekat, lagi semakin mendekat.
58. Tidak ada yang akan dapat mengungkapkan (terjadinya hari itu) selain Allah.
59. Maka apakah kamu sekalian merasa heran terhadap pemberian ini ?,
60. dan kamu sekalian mentertawakan dan tidak menangis,
61. dan kamu sekalian lengah (darinya).
62. Maka bersujudlah kamu sekalian kepada Allah dan sembahlah (Dia)

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar