Kamis, 25 Maret 2010

SURAT KE : 68 AL QALAM ( KALAM )

Surat : AL QALAM ( Kalam )
Surat : Ke 68 ; 52 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

BANTAHAN ALLAH TERHADAP TUDUHAN-TUDUHAN ORANG KAFIR KEPADA NABI MUHAMMAD S.A.W.

Muhammad S.A.W. Adalah Seorang Yang Berakhlaq Agung

01. Nuun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,
02. dengan karunia Tuhanmu, kamu (Muhammad) bukanlah orang gila.
03. Dan sesungguhnya kamu pasti mendapat pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
04. Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.
05. Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun aka melihat,
06. siapa diantara kamu sekalian yang gila.
07. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang mengetahui siapa orang-orang yang mendapat petunjuk.

Larangan Mentaati Orang-Orang Yang Mendustakan Kebenaran

08. Maka janganlah kamu patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
09. Mereka menginginkan agar kamu bersikap lunak maka mereka bersikap lunak (pula kepadamu).
10. Dan janganlah kamu patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina,
11. suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah,
12. yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak dosa,
13. yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya,
14. karena dia kaya dan banyak anak.
15. Apabila ayat-ayat Kami dibacakan kepadanya, dia berkata ; “(Ini adalah) dongeng-dongeng orang dahulu”.
16. Kelak dia akan Kami beri tanda pada belalai (hidungnya).

ALLAH TELAH MENIMPAKAN COBAAN KEPADA ORANG-ORANG KAFIR SEBAGAI YANG DITIMPAKAN KEPADA PARA PEMILIK KEBUN

17. Sesungguhnya Kami telah megujui mereka (orang musyrik Mekkah) sebagaimana Kami telah meguji para pemilik kebun, ketika mereka bersumpah pasti akan memetik (hasil) nya pada pagi hari,
18. tetapi mereka tidak menyisihkan (dengan mengucapkan, ‘Insya Allah’).
19. Lalu kenbun itu ditimpa bencana (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
20. Maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita,
21. lalu pada pagi hari mereka saling memanggil.
22. “Pergilah di pagi dini-hari ke kebun kamu sekalian jika kamu sekalian hendak memetik hasil”.
23. Maka mereka pun berangkat sambil berbisik-bisik.
24. “Pada hari ini jangan sampai ada orang-orang miskin masuk ke dalam kebun kamu sekalian”.
25. Dan berangkatlah mereka di pagi dini-hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).
26. Maka ketika mereka melihat kebun itu, mereka berkata : “Sungguh kita ini benar-benar orang yang sesat,
27. bahkan kita dihalangi (tidak memperoleh apa pun)”.
28. Berkatalah seorang yang paling bijak di antara mereka ; “Bukankah aku telah mengatakan kepada kamu sekalian, mengapa kamu sekalian tidak bertasbih (kepada Allah).
29. Mereka mengucapkan : “Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim”.
30. Lalu mereka saling berhadapan dan saling menyalahkan.
31. Mereka berkata ; “Celaka kita ! Sesungguhnya kita ini orang-orang yang melampaui batas.
32. Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik dari pada yang ini, sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.
33. seperti itulah azab (di dunia). Dan sesunguhnya azab di akhirat lebih besar sekiranya mereka mengetahui.

ALLAH SEKALI-KALI TIDAK MENYAMAKAN ORANG-ORANG YANG BAIK DENGAN ORANG-ORANG YANG BURUK

34. Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) syurga-syurga yang penuh keni’matan di sisi Tuhan mereka.
35. Apakah patut Kami memperlakukan orang-orang Islam itu seperti orang-orang yang berdosa (orang kafir) ?
36. Mengapa kamu sekalian ( berbuat demikian) ? Bagaimana kamu sekalian mengambil keputusan ?
37. Ataukah kamu sekalian mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu sekalia pelajari ?
38. Bahwa sesungguhnya kamu sekalian dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya.
39. Atau apakah kamu sekalian memperoleh (janji-janji yang diperkuat dengan) sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari Kiamat; sesungguhnya kamu sekalian dapat mengambil keputusan (sekehendak kamu sekalian) ?
40. Tanyakanlah kepada mereka ; “Siapakah di antara mereka yang bertangguhng jawab terhadap (keputusan yang diambil itu) ?”
41. Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu ? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutu mereka jika mereka adalah orang-orang yang benar-benar.
42. (Ingatlah) pada hari ketika betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak mampu,
43. pandangan mereka tertunduk ke bawah, diliputi kehinaan. Dan sungguh dahulu (di dunia) mereka telah diseru untuk bersujud waktu mereka sehat (tetapi mereka tidak melakukan).
44. (Ya Muhammad) maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Qur’an). Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang mereka tidak ketahui,
45. dan Aku memberi tenggang waktu kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku sangat teguh.
46. Ataukah kamu (Muhammad) meminta upah kepada mereka, sehingga mereka dibebani dengan hutang ?
47. Ataukah mereka mengetahui yang ghaib, lalu mereka menuliskannya ?
48. Maka bersabarlah kamu (Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdo’a dengan sedih.
49. Kalau sekiranya dia tidak segera mendapat ni’mat dari Tuhanya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.
50. Lalau Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang shaleh.
51. Dan sesungguhnya, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mata mereka, ketika mereka mendengar Al Qur’an dan mereka berkata; “Dia (Muhammad) itu benar-benar orang gila”.
52. Dan Al Qur’an itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam.

---mic---
Haji Muhammad MASUD_CHATIM Bani MUHTAROM
( mic.ok1214@gmail.com )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar