Sabtu, 22 Agustus 2009

SURAT KE ; 19 MARYAM ( IBUNDA NABI ISA A.S. )

019. Surat Maryam (Ibunda Nabi Isa A,S.)
Surat Ke : 19 : 98 Ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

KISAH NABI ZAKARIYA A.S. DAN NABI YAHYA A.S.
Sebab Zakariya Berdo’a Memohon Keturunan

01. Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shaad.
02. (yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya Zakariya,
03. yaitu ketika ia berdo’a kepada Tuhan-nya dengan suara yang lembut.
04. Dia (Zakariya) berkata : “Ya Than-ku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdo’a kepada-Mu, ya Tuhan-ku.
05. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawali (kerabatku) sepeninggalku, sedangkan isteriku seorang yang mandul, maka anugerahkanlah kepadaku dari sisi-Mu seorang anak,
06. yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai”.

Terkabulnya Do’a Zakariya Sebagai Bukti Kekuasaan Allah.

07. Hai Zajkariya, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (memperoleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.
08. Dia (Zajkariya) berkata : “Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua”.
09. (Allah) berfirman : “Demikianlah”. Tuhanmu berfirman : “Hal itu mudah bagi-Ku; dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelumm itu, padahal kamu (diwaktu itu) belum ada sama sekali”.
10. Dia (Zakariya) berkata : “Ya Tuhan-ku, berilah aku suatu tanda”. Tuhan berfirman : “Tanda untuk-mu ialah kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal kamu sehat”.
11. Maka dia ke luar dari mihrab menuju kaumnya, lalu ia memberi isyarat kepada mereka; hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang.

Pengangkatan Yahya Sebagai Nabi Dan Sifat-Sifat Keutamaannya.

12. Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh sungguh. Dan Kami berikan kepada-nya hikmah selagi dia masih kanak-kanak
13. dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dari dosa). Dan ia adalah seorang yang bertakwa,
14. dan sangat berbakti kepada kepada kedua orang tuanya, dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka.
15. Dan kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.

KISAH MARYAM DAN NABI ISA A.S.
Kehamilan Maryam Tanpa Sentuhan Seorang Laki-Laki.

16. Dan ceriterakanlah (kisah) Maryam di dalam Ktab (Al Qur’an), yaitu ketika ia menjauhkan diri dari kerabatnya ke suatu tempat di sebelah timur,
17. maka ia memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh-Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma dihadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna.
18. Dia (Maryam) berkata : “Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”.
19. Dia (Jibril) berkata : “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”.
20. Dia (Maryam) berkata : “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusia-pun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina !”.
21. Dia (Jibril) berkata : “Demikianlah, Tuhanmu berfirman : “Hal itu mudah bagi-Ku, dan agar Kami menjadikan sesuatu tanda (kekuasaan-Ku) bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”.
22. Maka dia (Maryam) mengandungnya, lalu ia mengasingkan diri dengan kandugannya itu ke tempat yang jauh.

Kelahira Nabi Isa A.S.

23. Kemudian rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia berkata : “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”.
24. Maka dia (jibril) menyerunya dari tempat yang rendah : “Janganlah kamu bersedih hati, sesunguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.
25. Dan goyanglah pangkal pohon itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak ke kepadamu,
26. maka makan, dan minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah : “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”.

Tuduhan Terhadap Maryam Dan Pebelaan Nabi Isa A.S. Kepada Ibunya.

27. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata : “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
28. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah orang yang jahat dan ibumu bukan seorang pezina”,
29. maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata : “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan ?”.
30. Dia (Isa) berkata : “Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,
31. dan Dia menjadikan aku seorang yag diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;
32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.
33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantah tentang kebenarannya.
35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya : “Jadilah”, maka jadilah ia.
36. sesungguhnya Allah adalah Tuhan-ku dan Tuhan-mu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.

Pertentangan Pendapat Tentang Isa A.S.

37. Maka berselisih pendapat golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaan bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar.
38. Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari mereka datang kepada Kami. Tetapi orang-orang yang zalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata.
39. Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.
40. Sesungguhnya Kami-lah yang mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kami mereka dikembalikan.

KISAH NABI IBRAHIN A.S. DENGAN BAPAKNYA

41. Ceriterakan (wahai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Qur’an) ini Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat menyukai kebenaran lagi seorang Nabi.
42. Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya: “Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yag tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun ?
43. Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.
44. Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.
45. Wahai bapakku, sesugguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan”.
46. Dia (bapaknya) berkata : “”Bencikah kamu kepada tuhan-tuhan-ku, hai Ibrahim ? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku untuk waktu yang lama”.
47. Dia (Ibrahim) berkata : “Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Tuhan-ku. Sesugguhnya Dia sangat baik kepada-ku.
48. Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, dan aku akan berdo’a kepadaTuhan-ku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdo’a kepada Tuhan-ku”.
49. Maka ketika dia (Ibrahim) sesudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak dan Ya’qub. Dan masing-masing Kami angkat sebagai nabi.
50. Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebahagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi.

KISAH BEBERAPA NABI YANG LAIN

51. Dan ceriterakanlah (Muhammad), kisah Musa dalam Al Kitab (Al Qur’an) ini. Sesungguhnya dia benar-benar yang terpilih, dan seorang rasul dan nabi.
52. Dan Kami telah memanggilnya dari sebalah kanan gunung Thur dan Kami telah mendekatkannya kepada Kami di waktu dia munajat (kepada Kami).
53. Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebahagian rahmat Kami, yaitu saudaranya, Harun, menjadi seorang nabi.
54. Dan ceriterakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail di dalam Al Kitab (Al Qur’an). Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi.
55. Dan dia menyuruh keluarganya untuk (melaksanakan) shalat dan (menunaikan) zakat, dan dia adalah seorang yang diridhai di sisi Tuhan-nya.
56. Dan ceriterakanlah (hai Muhammad kepada mereka tentang) Idris (yang tersebut) di dalam Al Qur’an. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membernarkan dan seorang nabi,
57. dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.
58. Mererka itulah orang-orang yang telah diberi ni’mat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.
59. Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan,
60. kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal shaleh, maka mereka itu akan masuk syurga dan tidak dianiaya (dirugikan ) sedikitpun,
61. yaitu syurga ‘And yang telah dijanjikan oleh Tuhan yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (syurga itu) tidak tampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati.
62. Mereka tidak mendengar perkataan yang tak berguna di dalam syurga, kecuali ucapan salam. Bagi mereka rezkinya di syurga itu tiap pagi dan petang.
63. Itulah syurga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa.
64. Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhan-mu. Milik-Nya segala apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada dibelakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan Tuhanmu tidaklah lupa.
65. Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada diantra ke duanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya ?

AZAB BAGI ORANG ORANG YANG MENENTANG PARA NABI DAN PAHALA BAGI ORANG-ORANG YANG MENTAATINYA.

66. Dan berkata manusia (yang kafir) : “Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali ?’.
67. Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang ia tidak ada sama sekali ?
68. Demi Tuhan-mu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama syaitan, kemudian akan kami datangkan mereka ke sekeliling Jahannam dengan berlutut.
69. Kemudian pasti akan kami tarik dari tiap-tiap golongan siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurtah.
70. Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka.
71. Dan tidak ada seorangpun daripada kamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhan-mu adalah seuatu kemestian yang sudah ditetapkan.
72. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.
73. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas (maksudnya), orang-orang yang kafir berkata kepada orang-orang yang beriman ; “Manakah di antara kedua golongan (kafir dan mu’min) yang lebih baik tempat tinggalnya dan lebih indah tempat pertemuan(nya) ?”.
74. Dan berapa banyak umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka, sedang mereka adalah lebih bagus alat rumah tangganya dan lebih sedap dipandang mata.
75. Katakanlah (Muhammad) : “Barangsiapa yang berada dalam kesesatan, maka biarlah Tuhan Yang Maha Pemurah memperpanjang tempo baginya ; sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui siapa yang lebih jelek kedudukannya dan lebih lemah penolong-penolongnya”.
76. Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal-amal shaleh yang kekal itu lebih baik pahalanya di sisi Tuhan-mu dan lebih baik kesudahannya.
77. Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami dan ia mengatakan : “Pasti aku akan diberi harta dan anak”.
78. Adakah ia melihat yang ghaib atau ia telah membuat perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah ?,
79. sekali-kali tidak, Kami akan menulis apa yang ia katakan, dan benar-benar Kami akan memperpanjang azab untuknya,
80. dan Kami akan mewarisi apa yang ia katakana itu, dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri
81. Dan mereka telah memilih tuhan-tuhan selain Allah, agar tuhan-tuhan itu menjadi pelindung bagi mereka,
82. sekali-kali tidak. Kelak mereka (sesembahan) itu akan mengingkari penyembahan mereka terhadapnya, dan mereka (sesembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka.
83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk mendorong mereka (berbuat ma’siat) dengan sungguh-sungguh ?,
84. maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan mereka siksa terhadap mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti.
85. (Ingatlah) hari (ketika) Kami megumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan (khalifah) yang terhormat,
86. dan Kami akan menggiring orang-orang yang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga.
87. Mereka tidak berhak mengdapat syafa’at kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah.

KEPALSUAN AJARAN BAHWA TUHAN MEMPUNYAI ANAK

88. Dan mereka berkata : “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak”.
89. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan suatu perkara yang sangat mungkar,
90. hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh (karena ucapan itu),
91. karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.Dan tidak layak bagi Allah Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.
92. Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah seebagai seorang hamba.
93. Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti
94. Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.
95. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.
96. Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Qur’an itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatn degannya kepada kaum yang membangkang.
97. Dan berapa banyak telah Kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu (Muhammad) melihat salah seorang dari mereka atau kamu dengar suara bisikan mereka ?


Masud CHATIM Bani MUHTAROM
(mic.ok1214@gmail.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar