Selasa, 28 Juli 2009

SURAT KE : 15 AL HIJR ( DAERAH KAUM TSAMUD )

Surat Al Hijr (Nama Daerah di antara Madinah dan Syiria)
Surat ke : 15 ; 99 ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
JAMINAN ALLAH TERHADAP KEMURNIAN AL QUR’AN DAN KEJAYAAN ISLAM
01. Alif laam raa. (Surat) ini adalah (sebahagian dari) ayat-ayat Al Kitab (yang sempurna) yaitu (ayat-ayat) Al Qur’an yang memberi penjelasan.
JUZ 14
02. Orang-orang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim.
03. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan di lalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya)
04. Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, melainkan sudah ada ketentuan yang ditetapkan baginya.
05. Tidak ada suatu umat-pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya).
06. Mereka berkata : “Hai orang yang diturunkannya Al Qur’an kepadanya, sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar orang gila”.
07. Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar ?”
08. Kami (Allah) tidak menurunkan malaikat melainkan dengan kebenaran (untuk membawa azab) dan mereka ketika itu tidak diberikan penangguhan.
09. Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.
10. Dan sesungguhnya, Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu (Muhammad) kepada umat-umat yang terdahulu.
11. Dan setiap kali datang kepada mereka seorang rasul, mereka selalu mengolok-olokannya.
12. Demikianlah, Kami memasukkannya (olok-olokan itu) ke dalam hati orang yang berdosa,
13. mereka tidak beriman kepadanya (Al Qur’an) dan sesungguhnya telah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang terdahulu.
14. Dan kalau Kami bukakan salah satu pintu langit, lalu mereka terus menerus naik ke atasnya,
15. tentulah mereka berkata; “Sesungguhnya pandangan kamilah yang di kaburkan, bahkan kami adalah orang yang terkena sihir”.
KEKUASAAN ALLAH MELIPUTI ALAM SEMESTA
16. Dan sesungguhnya Kami menciptakan gugusan bintang di langit dan menjadikannya terasa indah bagi orang yang memandang(nya),
17. dan Kami menjaganya dari setiap (gangguan) syaitan yang terkutuk,
18. kecuali (syaitan) yang mencuri-curi (berita) yang dapat didengar (dari malaikat) lalu dia dikejar oleh semburan api yang terang.
19. Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.
20. Dan Kami telah menjadikan untukmupadanya (di bumi) keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk, yang kamu bukan pemberi rezkinya.
21. Dan tidak ada sesuatu–pun, melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya, Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu.
22. Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turukan air (hujan) dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan (air) itu, dan bukanlah kamu yang menyimpannya.
23. Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.
24. Dan sesungguhnya kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu sebelum kamu dan Kami mengetahui pula orang yang kemudian.
25. Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang akan mengumpulkan mereka. Sesungguhnya Dia Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
26. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
27. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.
PANDANGAN ISLAM TENTANG KEJADIAN MANUSIA
28. Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat; “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk
29. Maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.
30. Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama,
31. kecuali Iblis. Ia enggan ikut bersama para malaikat yang sujud itu
32. Dia (Allah) berfirman : “ Hai Iblis ! Apa sebabya kamu (tidak ikut) sujud bersama orang-orang yang sujud ?”
33. Ia (iblis) menjawab : “ Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau ciptakan dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
34. Dia (Allah) berfirman : “Keluarlah dari syurga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,
35. dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari Kiamat”.
36. Ia (Iblis) berkata : “Ya Tuhanku (kalau begitu) maka berilah penangguhan kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan”.
37. Dia (Allah) berfirman : “(Baiklah) maka sesungguhnya kamu termasuk yang diberi penangguhan,
38. sampai hari yang telah ditentukan (Kiamat)”
39. Ia (Iblis) berkata : “Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (perbuatan ma’siat) tersa indah bagi mereka di bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
40. kecuali hamba-hambamu yang mukhlas (terpilih) di antara mereka”.
41. Dia (Allah) berfirman : “Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku”.
42. Sesungguhnya bagimu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat.
43. Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan untuk mereka (pengikut syaitan) semuanya,
44. (Jahannam) itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.
RAHMAT ALLAH BAGI ORANG-ORANG YANG BERTAKWA
45. Sesungguhnya orang yang bertakwa itu berada dalam syurga (taman-taman), dan (di dekat) mata air (yang mengalir).
46. (Allah berfirman) : “Masuklah ke dalamnya dengan selamat-sejahtera lagi aman”.
47. Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
48. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka tidak akan dikeluarkan daripadanya.
49. Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Akulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
50. dan sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.
KISAH BEBERAPA ORANG NABI
Kisah Nabi Ibrahim A.S. Dengan Tamunya.
51. Dan kabarkanlah (Muhammad) kepada mereka tentang tamu Ibrahim (malaikat).
52. Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan “salam”. Dia (Ibrahim) berkata : “Sesungguhnya kami merasa takut kepadamu”.
53. (Mereka) berkata : “Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang alim (Ismail)”.
54. Dia (Ibrahim) berkata : “Benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, lalu (dengan cara) bagaimana kamu memberi (kabar gembira) tersebut ?”
55. Mereka menjawab : “Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa”.
56. Ibrahim berkata : “Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang yang sesat”.
57. Dia (Ibrahim) berkata : “Apakah urusanmu yang penting, wahai para utusan ?”
58. (Mereka) menjawab ; “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa, Kisah Nabi Luth A.S.
59. kecuali para pengikut Luth. Sesungguhnya kami pasti menyelamatkan mereka semuanya,
60. kecuali isterinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama dengan orang-orang kafir lainnya)”.
61. Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya,
62. ia berkata : “Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal”.
63. (Para utusan) menjawab : “Sebenarnya kami ini datang kepadamu membawa azab yang selalau mereka dustakan.
64. Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sesungguhnya kami orang-orang yang benar.
65. Maka pergilah kamu pada akhir malam beserta keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang. Janganlah seorang dianatara kamu yang menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu”.
66. Dan telah Kami tetapkan kepadanya (Luth) keputusan itu, bahwa mereka akhirnya akan di tumpas habis pada waktu subuh.
67. Dan datangklah pendduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu.
68. Dia (Luth) berkata : “Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu mempermalukan aku,
69. dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina”
70. (Mereka) berkata ; “Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi) manusia ?
71. Dia (Luth) berkata : “Mereka itulah putri-putri (negeriku)ku (nikahlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat”.
72. (Allah berfirman) ; “Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing dalam kemabukan (kesesatan)”.
73. Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit,
74. maka Kami jungkir-balikkan (negeri itu) dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.
75. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang memperhatikan tanda-tanda.
76. Dan sesungguhnya (negeri) itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (di lalui manusia)
77. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
Kisah Kaum Nabi Syuaib A.S.
78. Dan sesungguhnya penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zalim,
79. maka Kami binasakan mereka. Dan sesungguhnya kedua kota itu benar-benar terletak di jalan umum yang terang
Kisah Kaum Tsamud
80. Dan sesungguhnya penduduk Negeri Hijr benar-benar telah mendustakan para rasul (mereka)
81. dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling darinya,
82. dan mereka memahat dari gunung-gunung batu sebagai rumah (yang didiami) dengan aman.
83. Kemudian mereka dibinasakan oleh suara keras mengguntur pada pagi hari,
84. maka tidak berguna bagi mereka, apa yang telah mereka usahakan.
85. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara ke duanya, melainkan dengan kebenaran. Dan sesungguhnya saat (Kiamat) itu pasti akan datang, maka ma’afkanlah mereka dengan cara yang baik.
86. Dan ssesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
ANUGERAH ALLAH YANG TERBESAR DAN PERINTAHNYA KEPADA
NABI MUHAMMAD S.,A.W.
87. Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu tujuh (ayat) yang (di baca) berulang-ulang dan Al Qur’an yang agung.
88. Jangan sekali-kali kamu (Muhammad) menujukan pandanganmu kepada keni’matan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang kafir) dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah hatilah kamu terhadap orang-orang yang beriman.
89. Dan katankanlah (Muhammad) ; “Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang jelas”.
90. Sebagaimana (Kami telah telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang mebagi-bagi (KitabAllah)
91. (yaitu) orang–orang yang telah menjadikan Al Qur’an itu terbagi-bagi
92. Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua,
93. tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu.
94. Maka sampaikanlah (Muhammad) secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang yang musyrik.
95. Sesungguhnya Kami memelihara kamu daripada (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu)
96. (yaitu) orang-orang yang menganggap adanya tuhan selain Allah; mereka kelak akan mengetahui (akibatnya)
97. Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan,
98. maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat),
99. dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).

Masud CHATIM
mic.ok1214@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar