AL_AN’AM (BINATANG TERNAK)
Surat Ke 6 : 165 ayat
Dengan meneyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
KEYAKINAN TENTANG KEESAAN ALLAH ITULAH AKHIRNYA YANG MENANG
Dalil-Dalil Tentang Keesaan Allah
01 Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang, namun demikian orang-orang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.
02 Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian Dia menetapkan ajal (kematianmu), dan batas waktu tertentu yang hanya diketahui oleh-Nya. Kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit iru)
03 Dan Dia-lah Allah (Yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan yang kamu nyatakan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan.
Sebab-Sebab Kekafiran Kaum Musyrikin Dan Ancaman Terhadap Mereka.
04 Dan tak ada suatu ayat-pun dari ayat-ayat Tuhan sampai kepada mereka (orang kafir) melainkan mereka selalu berpaling dari padanya (mendustakannya)
05 Sesungguhnya mereka telah mendustakan kebenaran (Al Qur’an) ketika sampai kepada mereka, maka kelak akan sampai kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.
06 Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi sebelum mereka yang telah Kami binasakan, padahal (generasi itu) telah Kami teguhkan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.
07 Dan kalau Kami turunkan kepadamu (Muhammad) tulisan di atas kertas, lalu mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri, niscaya orang-orang kafir itu akan berkata ; “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.
08 Dan mereka berkata : “ Mengapa tidak diturunkan malikat kepadanya (Muhammad) ? Jika Kami turunkan malaikat (kepadanya), tentu selesailah urusan itu, tetapi mereka tidak diberi penangguhan (sedikit pun).
09 Dan kalau Kami jadikan rasul itu (dari) malaikat, tentulah Kami jadikan dia berupa laki-laki dan (jika Kami jadikan dia berupa laki-laki), Kami pun akan jadikan mereka tetap ragu sebagaimana mereka ragu.
10 Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada mereka orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka sebagai balasan (azab) olok-olokan mereka.
11 Katakanlah (Muhammad) : “Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu”.
Keagungan Allah Dan Persaksian-Nya Atas Kenabian Muhammad S.A.W.
12 Katakanlah (Muhammad) : Milik siapakah yaapa yang di langit dan di bumi ?”, Katakanlah : “Milik Allah>” Dia telah menetapkan (sifat) kasih saying pada diri-Nya. Dia sungguh akan mengumpulkan kamu pada hari Kiyamat yang tidak diragukan lagi. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman.
13 Dan Milik-Nyalah segala apa yang ada pada malam dan siang hari. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
14 Katakanlah (Muhammad) ; « Apakah akan aku jadikan pelindung selain Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan ? » ; Katakanlah : « Sesungguhnya aku diperintahkan agar aku menjadi orang yang pertama berserah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang-orang musyrik ».
15 Katakanlah (Muhammad) ; « Aku benar-benar takut akan azab hari yang besar (hari Kiyamat), jika kau mendurhakai Tuhanku ».
16 Barangsiapa yang dijauhkan azab atas dirinya pada hari tu, maka sesugguhnya Allah telah memberikan rahmat kepadanya. Dan itulah kemenangan yang nyata.
17 Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
18 Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
19 Katakanlah (Muhammad) : “Siapakah yang lebih kuat persaksiannya ?” Katakanlah : “Allah, Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Al Qur’an ini diwahyukan kepadaku agar dengan itu aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang yang sampai (Al Qur’an kepadanya). Apakah sesungguhnya kamu bersaksi bahwa ada tuhan-tuhan yang lain disamping Allah ?” Katakanlah : “Aku tidak dapat bersaksi.” Katakanlah : “Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah).
20 Orang –orang yang telah kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).
21 Dan siapakah yang kebih aniaya dari pada orang yang mengada-adakan seuatu kebohongan terhadap Allah, atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya ? Sesungguhnya orang-orang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan.
Kesaksian Kaum Musyrikin Terhadap Dirinya Sendiri Dan Keadaan Mereka Di Hari Kiamat.
22 Dan (ingatlah), pada hari ketika Kami mengumpulkan mereka semua kemudian Kami berfirman kepada orang-orang musyrik : “Dimanakah sembahan-sembahanmu yang dahulu kamu sangka (sekutu-sekutu Kami)”.
23 Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan ; “Demi Allah, Tuhan kami tiadalah kami mempersekutukan Allah”.
24 Lihatlah, bagaimana mereka berbohong terhadap diri mereka sendiri. Dan sesembahan yang mereka ada-adakan dahulu akan hilang dari mereka.
25 Dan diantara mereka ada yang mendengarkan bacaanmu (Muhammad), dan Kami telah menjadikan hati mereka tertutup (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan telinganya tersumbat. Dan kalaupun melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehinga apabila mereka datang kepadamu untuk membatahmu, orang-orang kafir itu berkata : “Ini (Al Qur’an) tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu”.
26 Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan (Al Qur’an) dan mereka menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari.
27 Dan seandainya kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata; “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orag-orang yang beriman”.
28 Tetapi (sebenarnya) bagi mereka telah nyata kejahatan yang mereka sembunyikan dahulu. Seandainya mereka dikembalikan ke dunia, tentu mereka akan mengulang kembali apa yang telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pedusta-pendusta belaka.
29 Dan tentu mereka akan mengatakan (pula); “Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia saja, dan kita sekali-kali tidak akan dibangkitkan”.
30 Dan seandainya kamu melihat ketika mereka dihadapkan kepada Tuhannya (tentulah kamu melihat peristiwa yang mengharukan) Dia berfirman ; “Bukankah (kebangkitan ini benar ?” Mereka menjawab; “Sungguh benar, demi Tuhan kami.” Allah berfirman; “Rasakanlah azab ini, disebabkan kamu mengingkari(nya).
31 Sungguh telah rugi orang-orang yang mendustakan pertemuan dengan Allah ; sehingga apabila Kiamat datang kepada mereka secara tiba-tiba, mereka berkata; “Alangkah besarnya penyesalan kami terhadap kelalaian kami tentang Kiamat itu”, sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu.
32 Dan kehdupan dunia ini, hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Apakah kamu tidak mengerti ?
Firman Allah Yang Membesarkan Hati Nabi Muhammad.
33 Sesungguhnya, Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu (Muhammad), (janganlah bersedih hati) karena sebenarnya mereka bukan mendustakan kamu, tetapi orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.
34 Dan sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamu-pun telah didustakan, tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami kepada mereka. Dan tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat (ketetapan) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.
35 Dan jika perpalingan mereka terasa berat bagimu (Muhammad), maka jika kamu dapat membuat lobang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mu’jizat kepada mereka (maka buatlah). Dan sekiranya Allah menghendaki, tentu Dia jadikan mereka semua mengikuti petunjuk, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang bodoh.
36 Hanya orang-orang yang mendengar sajalah yang mematuhi (seruan Allah), dan orang-orang yang mati, kelak akan dibangkitkan oleh Allah kemudian kepada-Nya mereka dikembalikan.
37 Dan mereka (orang-orang musyrik Mekkah) berkata : “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu mu’jizat dari Tuhannya ?” Katakanlah; “Sesungguhnya Allah berkuasa menurunkan suatu mu’jizat, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
Kesempurnaan Ilmu Allah Dan Bukti-Bukti Kekuasaan-Nya
38 Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu. Tidak ada Sesuatu-pun yang Kami luputkan di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan.
39 Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah tuli, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barangsiapa yang dikehendaki Allah (dalam kesesatan), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa dikehendaki Allah (untuk diberi petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus.
40 Katakanlah (Muhammad) ; “Terangkanlah kepadaku jika datang siksaan Allah kepadamu, atau datang kepadamu hari Kiamat, apakah kamu akan menyeru (tuhan) selain Allah, jika kamu orang yang benar !”
41 (Tidak), hanya kepada-Nya kamu minta tolong. Jika dia menghendaki, Dia menghilangkan yang kamu berdo’a kepada-Nya, jika Dia menghendaki, dan kamu tinggalkan apa yang kamu persekutukan (dengan Allah).
42 Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kemelaratan dan kesengsaraan, agar mereka memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati.
43 Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati ketika siksaan Kami datang menimpa mereka ? Bahkan hati mereka telah menjadi keras dan syaitan-pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.
44 Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka. Kami-pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.
45 Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
46 Katakanlah (Muhammad); “Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu ?” Perhatikanlah, bagaimana Kami berulang-ulang memperlihatkan tanda-tanda kebenaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga).
47 Katakanlah (Muhammad); “Terangkanlah kepadaku jika siksaan Allah sampai kepadamu dengan tiba-tiba atau terang-terangan, maka adakah yang dibinasakan (Allah) selain orang-orang yang zalim ?”.
48 Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu kecuali untuk memberi kabar gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa beriman dan mengadakan perbaikan, maka tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.
49 Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa karena mereka selalu berbuat fasik (dosa).
TUNTUNAN-TUNTUNAN DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT
50 Katakanlah (Muhammad) : ”Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaanAllah ada padaku, dan aku tidak mengetahui yang ghaib dan aku tidak (pula) mengatakan kepadamu bahwa aku malaikat. Aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku” Katakanlah ; “Apakah sama antara orang yang buta dengan orang yang melihat ? Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya) ?”
51 Dan berilah peringatan dengan apa yang diwahyukan itu kepada orang-orang yang takut akan dikumpulkan menghadap kepada Tuhan (pada hari Kiamat), tidak ada bagi mereka pelindung dan pemberi syafa’at (pertolongan) selain Allah, agar mereka bertakwa.
52 Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan petang hari, mereka mengharapkan keridhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikit-pun terhadap perbuatan mereka dan mereka-pun tidak memikul tanggung jawab sedikit-pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim.
53 Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang yang kaya) dengan sebahagian yang lain (orang yang miskin), agar mereka (orang yang kaya itu) berkata : “Orang-orang semacam inikah diantara kita yang diberi anugerah oleh Allah ?” (Allah berfirman); “Tidakkah Allah mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya) ?”
54 Dan apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami itu datang kepadamu, maka katakanlah : “salaamun-alaikum (selamat sejahtera untuk kamu)”. Tuhanmu telah menetapkan sifat kasih sayang pada diri-Nya, (yaitu) barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu karena kebodohan, kemudian bertaubat setelah itu dan memperbaiki diri, maka Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
55 Dan demikianlah kami terangkan ayat-ayat Al Qur’an, (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh) dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa.
56 Katakanlah (Muhammad) : ”Sesungguhnya aku dilarang menyembah tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah”. Katakanlah ; “Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk”.
57 Katakanlah (Muhammad) : “Sesungguhnya aku (berada) di atas keterangan yang nyata (Al Qur’an) dari Tuhan-ku sedang kamu mendustakannya. Bukanlah kewenanganku (untuk menurunkan azab) yang kamu tuntut untuk disegerakan kedatangannya. Menetapkan (hukum itu) hanyaklah hak Allah. Dia menerangkan kebenaran dan Dia Pemberi keputusan yang terbaik.
58 Katakanlah (Muhammad) ; “Seandainya ada padaku apa (azab) yang kamu minta agar disegerakan kedatangannya, tentu selesailah segala urusan antara aku dan kamu”. Dan lebih mengetahui tentang orang-orang yang zalim.
59 Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahui kecuali Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun-pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya, tidak ada sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)
60 Dan Dialah yang menidurkan kamu pada ,mlam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari. Kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umurmu yang telah ditetapkan. Kemudian kepada-Nya tempat kamu kembali, lau Dia memberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
61 Dan Dialah Penguasa mutlak atas semua makhluk-Nya, dan diutusNya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya dan mereka tidak melaikan tugasnya.
62 Kemudian mereka (hamba-hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah bahwa segala hukum (pada hari itu) ada pada-Nya. Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat.
63 Katakanlah (Muhammad) ; “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdo’a kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara yang lembut”, (dengan mengatakan) : “Sekiranya Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur.
64 Katakanlah (Muhammad) ; “Allah yang menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari segala macam kesusahan, namun kemudian kamu (kembali) mempersekutukan-Nya”.
65 Katakanlah (Muhammad) ; “ Dialah yang berkuasa mengirimkan azab kepadamu dari atas atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain”. Perhatikanlah ! bagaimana kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kekuasaan Kami) agar mereka memahami(nya).
66 Dan kaummu mendustakannya (azab) padahal (azab) itu benar adanya. Katakanlah (Muhammad) ; “Aku ini bukanlah penanggung jawab kamu.”
67 Setiap berita (yang dibawa oleh rasul) ada (waktu) terjadinya dank kelak kamu akan mengetahui.
68 Apabila kamu (Muhammad) melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka hingga mereka beralih kepada pembicaraan lain. Dan jika syaitan benar-benar menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), setelah ingat kembali janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim.
69 Dan tidak ada pertanggungan jawab sedikitpun atas orang-orang yang bertakwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah) mengingatkan agar mereka bertakwa.
70 Tingalkanlah orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan sendau-gurau, dan mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al Qur’an agar setiap orang tidak terjerumus (ke dalam neraka), karena perbuatannya sendiri. Tidak ada baginya pelindung dan pemberi syafa’at (pertolongan) selain Allah. Dan jika dia hendak menebus dengan segala macam tebusan apapun, niscaya tidak akan diterima. Mereka itulah orang-orang yang dijerunmuskan (ke dalam neraka), disebabkan perbuatan mereka sendiri. Mereka mendapat minuman dari air yang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.
71 Katakanlah (Muhammad) ; “Apakah kita akan memohon kepada sesuatu selain Allah, yang tidak dapat memberi manfa’at dan tidak (pula) mendatangkan mudharat kepada kita, dan (apakah) kita dikembalikan ke belakang, setelah Allah memberi petunjuk kepada kita, seperti orang yang telah disesatkan oleh syaitan di bumi, dalam keadaan kebingunghan”. Kawan-kawannya mengajaknya ke jalan yang lurus (dengan mengatakan) ; Ikutilah kami”. Katakanlah; “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya); dan kita diperintahkan agar berserah diri kepada Tuhan semesta alam.
72 Dan agar mendirikan shalat serta bertakwa kepada-Nya”. Dan Dialah Tuhan yang kepada-Nya kamu sekalian akan dihimpun.
73 Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan hak (benar), ketika Dia berkata. “Jadilah !” Maka jadilah sesuatu itu. Firman-Nya adalah benar, dan milik-Nyalah segala kekuasaan pada waktu sagka-kala ditiup. Dia mengetahui apa yang ghaib dan yang nyata. Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
CARA NABI IBRAHIM A.S.
MEMIMPIN KAUMNYA KEPADA AGAMA TAUHID
74 Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya Aazar ; “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan ? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata”.
75 Dan demikianlah Kami memperlihatkan kepada Ibrahim kekuasaan (Kami yang terdapat) di langit dan di bumi, dan agar dia termasuk orang-orang yang yakin.
76 Ketika malam telah menjadi gelap, dia (Ibrahim) melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata ; “Inilah Tuhanku”. Maka ketika bintang itu terbenam dia berkata ; “Aku tidak suka kepada yang terbenam”.
77 Lalu ketika dia melihat bulan terbit dia berkata ; “Inilah Tuhanku.” Tetapi ketika bulan itu terbenam dia berkata; “Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat”.
78 Kemudian ketika mereka melihat matahari terbit, dia berkata ; “Inilah Tuhanku, ini lebih besar”. Tetapi ketika matahari terbenam, dia berkata ; “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.
79 Aku hadapkan wajahku kepada (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan (mengikuti) agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik.
80 Dan kaumnya membatahnya. Dia (Ibarahim) berkata; “Apakah kamu hendak membantahku tentang Allah, padahal Dia benar-benar telah memberi petunjuk kepadaku ? Aku tidak takut kepada (malapetaka dari) apa yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali Tuhanku menghendaki sesuatu. Ilmu Tuhanku meliputi segala sesuatu. Tidakkah kamu dapat mengambil pelajaran ?
81 Bagaimana aku takut kepada apa yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak takut dengan apa yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan kepadamu untuk mempersekutukan-Nya. Manakah dari kedua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui ?”
82 Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan iman mereka dengan syirik, mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk.
83 Dan itulah keterangan Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan derajat siapa yang Kami kehendaki. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
MEREKA YANG TELAH DIBERI KITAB, HIKMAT DAN KENABIAN
84 Dan Kami telah menganugerahkan kepada Ishaq dan Ya’qub kepadanya. Kepada masing-masing telah kami beri petunjuk; dan sebelum itu Kami telah memberi petunjuk kepada Nuh dan kepada sebahagian dari keturunannya (Ibrahim) yaitu Daud Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa dan Harun. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
85 dan Zakaria, Yahya, ‘Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh.
86 dan Isma’il, Ilyasa’, Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan (derajatnya) di atas umat lain (pada masanya),
87 (dan Kami lebihkan pula derajat) sebahagian dari nenek moyang mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Kami telah memilih mereka (menjadi nabi dan rasul) dan mereka Kami beri petunjuk ke jalan yang lurus.
88 Itulah petunjuk Allah, dengan itu Dia memberi petunjuk kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki. Sekiranya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah amalan yang telah mereka kerjakan.
89 Mereka itulah orang-orang yang telah Kami beri kitab, hikmat dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya, maka Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang tidak mengingkarinya.
90 Mereka itulah (para nabi) yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah (Muhammad) ; “Aku tidak meminta imbalan kepadamu dalam menyampaikan (Al Qur’an)”. Al Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk (segala umat) seluruh alam.
91 Mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya ketika mereka berkata; “Allah tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia”. Katakanlah (Muhammad) : “Siapakah yang menurunkan kitab (taurat) yang dibawa Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan Kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebahagiannya) dan banyak yang kamu sembunyikan, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang tidak kamu ketahui, baik olehmu maupun oleh nenek moyangmu”. Katakanlah; “Allah-lah (yang menurunkannya)”, kemudian (setelah itu), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.
92 Dan ini (Al Qur’an), Kitab yang telah Kmi turunkan dengan penuh berkah, membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk). Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang ada disekitarnya. Orang-orang yang beriman kepada (kehidupan) akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur’an), dan mereka selalu memelihara shalatnya.
KEBENARAN WAHYU, AKIBAT BERBUAT DUSTA TERHADAP ALLAH DAN LARANGAN MEMAKI BERHALA
93 Siapakah yang lebih zalim dari pada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau yang berkata; “Telah diwahyukan kepadaku”, padahal tidak diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata ; “Aku akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah.” (Alangkah ngerinya) sekiranya kamu melihat pada waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam kesakitan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata) ; “Keluarkanlah nyawamu”, pada hari ini kamu akan dibalas dengan azab yang sangat menghinakan, karena kamu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya.
94 Dan kamu benar-benar datang sendiri-sendiri kepada Kami sebagaimana Kami ciptakan kamu pada mulanya, dan apa yang telah Kami karuniakan kepadamu, kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia). Kami tidak melihat pemberi syafa’at (pertolongan) besertamu yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu (bagi Allah). Sungguh telah terputuslah (semua pertalian) antara kamu dan telah lenyap dari kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah).
95 Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Itulah (kekuasaaan) Allah, maka mengapa kamu masih berpaling ?
96 Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
97 Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Kami telah menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.
98 Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri (Adam), maka (bagimu) ada tempat menetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda (kebesaran Kami) kepada orang –orang yang mengetahui.
99 Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang meghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya pada waktu berbuah, dan menjadi masak. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang berman.
100 Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan Jin itu sekutu Allah, padahal Dia yang menciptakannya (jin-jin itu), dan mereka berbohong (dengan mengatakan) ; “Allah menmpunyai anak laki-laki dan anak perempuan,” tanpa (dasar) pemgetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka gambarkan.
101 Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.
102 Itulah Allah tuhan kamu ; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selan Dia ; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia ; Dialah Pemelihara segala sesuatu.
103 Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu, dan Dialah Yang Halus lagi Maha Mengetahui.
104 Sesungguhnya telah datang bukti-bukti yang terang dari Tuhanmu. Barangsiapa melihat (kebenaran itu), maka (manfa’atnya) bagi dirinya sendiri ; dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka dialah yang rugi. Dan aku (Muhammad) bukanlah penjaga(mu).
105 Dan demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang ayat-ayat Kami agar orang-orang musyrik mengatakan ; « Kamu telah mempelajari ayat-ayat itu (dari Ahli Kitab) », dan agar menjelaskan Al Qur’an itu kepada orang-orang yang mengetahui.
106 Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu ; tidak ada Tuhan selain Dia ; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik
107 Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mempersekutukan(Nya). Dan Kami tidak menjadikan Kamu penjaga mereka; dan kamu bukan pula pemelihara bagi mereka
108 Dan janganlah kamu memaki sesembahan, yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan, tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.
109 Dan Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh jika datang kepada mereka sesuatu mu’jizat, pastilah mereka beriman kepada-Nya. Katakanlah ; « Sesungguhnya mu’jizat-mu’jizat itu hanya berada di sisi Allah ». Dan tahukah kamu, bahwa apabila mu’jizat datang, mereka tidak akan beriman.
110 Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Qur’an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bingung dalam kesesatan.
JUZ 8
SIKAP KEPALA BATU KAUM MUSYRIKIN DAN SIKAP MEREKA TERHADAP KERASULAN MUHAMMAD
111 Dan kalau sekiranya Kami turunkan malaikat-malaikat kepada mereka, dan orang-orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) dihadapan mereka segala sesuatu (yang mereka inginkan) , mereka juga tidak akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
112 Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yang terdiri dari syaitan manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan.
113 Dan agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, tertarik kepada bisikan itu, dan menyenaginya, dan agar mereka mengerjakan apa yang biasa mereka kerjakan.
114 Maka patutkah aku mencari hakim hakim selain Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Qur’an) kepadamu secara terperinci ? Orang-orang yang telah Kami beri kitab mengetahui benar bahwa (Al Qur’an) itu diturunkan dari Tuhanmu dengan benar. Maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu.
115 Dan telah sempurnalah firman Tuhanmu (Al Qur’an) dengan benar dan adil. Tidak ada yang dapat merobah-robah firman-firman-Nya. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
116 Dan jia kamu menuruti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka dan mereka hanyalah membuat kedustaan.
117 Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya, dan Dia lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
118 Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang (ketika disembelih) disebut nama Allah, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.
119 Dan mengapa kamu tidak mamu memakan (binatang-binatang yang halal) yang (ketika disembilih) disebeut nama Allah, padahal Allah telah menjelaskan kepadamu apa yang diharamkan-Nya kepadamu, kecuali jika kamu dalam keadaan terpaksa. Dan sungguh, banyak yang menyesatkan orang dengan keinginan hawa nafsu tanpa dasar pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas.
120 Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi balasan sesuai dengan apa yang mereka kerjakan.
121 Dan janganlah kamu memakan binatang yang (ketika disembelih) tidak disebut nama Allah, perbuatan itu benar-benar suatu kefasikan. Sesungguhnya para syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu. Dan jika kamu menuruti mereka, tentulah kamu menjadi orang-orang musyrik.
122 Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang yang membuatnya dapat berjalan ditengah-tengah orang banyak, sama dengan orang yang berjalan dalam kegelapan, sehingga dia tidak dapat keluar dari sana ? Demikianlah Kami jadikan terasa indah bagi orang-orang kafir terhadap apa yang mereka kerjakan.
123 Dan demikianlah Kami adakan pada setiap negeri pembesar-pembesar yang jahat, agar melakukan tipu daya di negeri itu. Tetapi mereka hanya menipu diri sendiri tanpa menyadarinya.
124 Dan apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata : “Kami tidak akan beriman sehingga kami diberikan seperti yang diberikan kepada rasul-rasul Allah”. Allah lebih mengtahui di mana dia menempatkan tugsas kerasulan-Nya. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan disisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya.
125 Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikendaki Allah menjadi sesat, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.
126 Dan inilah jalan Tuhanmu; (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang menerima peringatan.
127 Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) disisi Tuhannya. Dan Dia-lah pelindung mereka karena amal kebajikan yang mereka kerjakan.
128 Dan (ingatlah) pada hari ketika Dia menghimpunkan mereka semuanya, (dan Allah berfirman) : “Hai golongan jin ! Kamu telah banyak (menyesatkan) manusia”. Lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari (golongan) manusia : “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah saling mendapatkan kesenangan dan sekarang waktu yang telah Engkau tentulkan buat kami telah datang”. Allah berfirman : “Neraka itulah tempat kediaman kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
129 Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim berteman dengan sesamanya, sesuai dengan apa yang mereka usahakan.
DERAJAT SESEORANG SEIMBANG DENGAN AMALNYA
130 Hai golongan jin dan manusia ! Apakah belum datang para rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuan pada hari ini ? Mereka menjawab ; “(Ya) kami menjadi saksi atas diri kami sendiri.” Tetapi mereka tertipu oleh kehidupan dunia dan mereka telah menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.
131 Demikianlah (para rasul diutus) karena Tuhanmu tidak akan membinasakan kota-kota negeri secara zalim, sedangkan penduduknya dalam keadaan lengah.
132 Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang mereka kerjakan. Dan Tuhanmu tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.
133 Dan Tuhanmu Maha Kaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki, Dia akan memusnahkan kamu dan setelah kamu (musnah) akan Dia ganti dengan yang Dia kehendaki, sebagaimana Dia menjadikan kamu dari keturunan golongan lain.
134 Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang dan kamu tidak mampu menolaknya.
135 Katakanlah (Muhammad): “Hai kaumku, bebuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (demikian). Kelak kamu akan mengetahui, siapa yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan mendapat keberuntungan.
PERATURAN-PRATURAN YANG DIBUAT-BUAT OLEH KAUM MUSYRKIN DAN PIMPINAN ALLAH TERHADAP KAUM MIUSLIMIN
136 Dan mereka menyediakan sebahagai hasil tanaman dan ternak yang yang diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka ; “ Ini untuk Allah dan yang ini untuk berhala-berhala kami”. Maka sesajian yang yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan sesajian yang diperuntukkan kepada Allah, maka sesajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Sangat buruklah ketetapan mereka.
137 Dan demikianlah pemmpin-pemimpin mereka telah menjadikan kebanyakan dari orang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan bagi mereka agamanya. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya. Biarkanlah mereka bersama apa (kebohongan) yang mereka ada-adakan.
138 Dan mereka mengatakan : “Inilah binatang ternak dan tanaman yang dilarang; tidak boleh dimakan, kecuali orang yang kami kehendaki”, menurut anggapan mereka, dan ada binatang ternak yang diharamkan menunggangnya dan binatang yang mereka tidak menyebut nama Allah ketika menyembelihnya, itu sebagai kebohongan terhadap Allah. Kelak Allah akan membalas semua yang mereka ada-adakan.
139 Dan mereka mengatakan (pula) : “Apa yang dalam perut binatang ternak ini adalah khusus kaum laki-laki kami, diharamkan atas isteri-isteri kami”. Dan jika yang dalam perut itu (dilahirkan) mati, maka semua boleh (memakannya). Kelak Allah akan membalas mereka terhadap ketetapan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
140 Sesungguhnya rugilah mereka yang membunuh anak-anaknya karena kebodohan tanpa pengetahuan, dan mengharamkan apa yang Allah telah rezkikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.
141 Dan Dia-lah yang menjadikan tanaman-tanaman yang merambat dan yang tidak merambat, pohon korma, tanaman yang beraneka ragam rasanya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak serupa (rasanya). Makanlah buahnya apabila ia berbuah dan berikanlah haknya (zakatnya) pada waktu memetik hasilnya, akan tapi jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.
142 Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan pengangkut beban dan (pula) yang untuk disembelih. Makanlah rezki yang diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti jejak-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu;
143 (yaitu) ada delapan binatang yang berpasangan (empat pasang); sepasang domba dan sepasang kambing. Katakanlah ; « Apakah yang diharamlkan Allah dua yang jantan atau dua yang betina atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya ? Terangkanlah kepadaku dengan berdasar pengetahuan jika kamu memang orang-orang yang benar »
144 dan sepasang dari unta dan sepasang dari sapi. Katakanlah ; « Apakah yang diharamkan dua yang jantan atau dua yang berina, atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya ? Apakah kamu menjadi saksi ketika Allah menetapkan ini bagimu ? Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-ada kebohongan terhadap Allah untuk menyesatkan orang-orang tanpa pengetahuan ? » Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
145 Katakanlah : « Tiadalah aku peroleh dalam wahyu, sesuatu yang diharamkan memakannya bagi yang ingin memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi -karena sesungguhnya semuanya itu kotor- atau binatang yang disembelih menyebut nama selain Allah. Akan tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa bukan karena menginginkan dan tidak melebihi (batas darurat) maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang..
146 Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku ; dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat dipunggung keduanya atau yang diperut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami hukum mereka karena kedurhakaannya. Dan sesunggguhnya Kami adalah Maha Besar.
147 Maka jika mereka mendustakan kamu, katakanlah ; « Tuhanmu mempunyai rahmat yang luas ; dan siksaNya tidak dapat ditolak dari kaum yang berdosa.
148 Orang-orang musyrik akan mengatakan : « Jika Allah menghendaki, niscaya kami dan juga bapak-bapak kami tidak mempersekutukan-Nya dan tidak pula kami mengharamkan apapun ». Demikian pula orang –orang sebelum mereka yang telah mendustakan (para rasul) sampai mereka merasakan azab Kami. Katakanlah (Muhammad) ; “Adakah kamu mempunyai sesutu pengetahuan sehingga dapat kamu mengemukakan kepada Kami ?” Yang kamu ikuti hanya prasangka belaka, dan kamu hanya mengira.
149 Katakanlah (Muhammad) : “Allah mempunyai alasan yang jelas lagi kuat; maka jika Dia menghendaki, niscaya kamu semua mendapata petunjuk.
150 Katakanlah (Muyhammad) : “Bawalah kemari saksi-saksi kamu yang dapat membuktikan bahwa Allah mengharamkan ini”. Jika mereka memberikan kesaksian, kamu jangan (ikut pula) memberikan kesaksian bersama mereka. Dan kamu jangaan mengikuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan orang-orang yang tidak beriman kepada (hari) akhirat, dan mereka mempersekutukan Tuhan.
151 Katakanlah (Muhammad) : “ Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu. Jangan mempersekutukan-Nya dengan apa-pun, berbuat baik kepada ibu bapak, janganlah membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; janganlah kamu mendekati perbuatan keji, baik yang terlihat ataupun yang tersembunyi, janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu menegerti.
152 Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, sampai dia mencapai (usia) dewasa. Dan sepurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya. Apabila kamu berkataka, maka berlaku adil-lah, walaupun dia kerabat(mu) dan penuhilah janji Allah. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu ingat.
153 Dan sesungguhnya, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah ! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang selain) yang akan mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kamu agar kamu bertakwa.
154 Kemudian kami telah memberikan kepada Musa Kitab (Taurat) untuk menyempurnakan (nikmat Kami) kepada orang yang berbuat kebaikan, untuk menjelaskan segala seuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat, agar mereka beriman akan adanya pertemuan dengan Tuhannya.
155 Dan ini adalah Kitab (Al Qur’an) yang Kami turunkan dengan penuh berkah. Ikutilah, dan bertakwalah agar kamu mendapat rahmat.
156 (Kami turunkan Al Qur’an itu) agar kamu (tidak) mengatakan ; “Kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan sebelum kami (Yahudi dan Nasrani) dan sesungguhnya kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca”.
157 Atau agar kamu (tidak) mengatakan ; “Sesungguhnya jikalau Kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk daripada mereka”. Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata dari Tuhanmu, (juga) petunjuk dan rahmat. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling daripadanya ? Kelak, Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan azab yang keras, karena mereka selalu berpaling.
158 Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka, atau kedatangan Tuhanmu, atau sebahagian tanda-tanda dari Tuhanmu. Pada hari datangnya sebahagian tanda-tanda Tuhanmu tidak berguna lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu, atau (belum) berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu. Katakanlah : “ Tunggulah olehmu ! sesungguhnya kamipun menunggu (pula)”.
159 Sesungguhnya orang-orang yang memecaah belah agamanya dan mereka menjadi terpecah menjadi beberapa golongan-golongan, sedikitpun bukan tanggung jawabmu (Muhammad) atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka (terserah) kepada Allah. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.
160 Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya mendapat sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa membawa perbuataan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)
161 Katakanlah (Muhammad) : “Sesungguhnya Tuhanku telah memberi petunjuk ke jalan yang lurus; agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus. Dia (Ibarahim) tidak termasuk orang-orang musyrik.
162 Katakanlah (Muhammad) : “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam,
163 tidak ada sekutu bagi-Nya; dan demikianlah yang diperintahkan kepadamu dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim)”.
164 Katakanlah (Muhammad) : “Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal Dia Tuhan bagi segala sesuatu. Setiap perbuatan dosa seseorang, dirinya sendiri yang bertanggung jawab. Dan seseorang tidak akan memikul beban dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitahukan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan.
165 Dan Dia-lah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia mengangkat (derajat) sebahagian kamu di atas yang lain, untuk mengujimu atas (karunia) yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat memberi hukuman dan sungguh, Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(@ Masud CHATIM)
Minggu, 19 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar